Bandung Simbol Transformasi Otomotif Nasional Menuju Mobilitas Rendah Emisi

Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ditulis oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil diterbitkan Selasa 09 Des 2025, 10:46 WIB
Ilustrasi. Industri EV di Indonesia sedang bergerak cepat, dan Bandung menjadi salah satu panggung utama di mana masa depan mobilitas sedang dibentuk. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

Ilustrasi. Industri EV di Indonesia sedang bergerak cepat, dan Bandung menjadi salah satu panggung utama di mana masa depan mobilitas sedang dibentuk. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

AYOBANDUNG.ID -- Industri kendaraan listrik dan hybrid di Indonesia pada 2025 memasuki fase akselerasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat penjualan mobil listrik berbasis baterai (BEV) mencapai 7.690 unit pada April 2025, turun dari 8.835 unit pada Maret, namun tetap menunjukkan tren pertumbuhan tahunan yang kuat. Angka ini menegaskan bahwa EV mulai menjadi bagian nyata dari pasar otomotif nasional.

Pertumbuhan ini tidak berdiri sendiri. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan produksi 600 ribu unit mobil listrik dan 2,45 juta sepeda motor listrik pada 2030. Target ini menjadi peta jalan ambisius yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu pusat produksi kendaraan elektrifikasi di Asia Tenggara.

Selain itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan target populasi 2 juta unit mobil listrik dan 13 juta unit kendaraan listrik roda dua di jalan raya pada 2030. Angka ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pada adopsi massal di tingkat konsumen.

Bandung dan Jawa Barat menjadi salah satu panggung penting dalam transisi energi bersih. Data BPS Jawa Barat menunjukkan jumlah kendaraan bermotor di Kota Bandung mencapai lebih dari 1,1 juta unit pada 2023. Dengan populasi kendaraan sebesar ini, pergeseran ke elektrifikasi akan memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan emisi dan kualitas udara perkotaan.

Dinas Perhubungan Jawa Barat pun menegaskan bahwa pertumbuhan kendaraan listrik di wilayah ini meningkat pesat sejak 2021, ketika hanya ada enam mobil listrik yang beroperasi. Pada 2025, jumlahnya sudah ribuan unit. Lonjakan ini memperlihatkan bahwa masyarakat Jawa Barat semakin terbuka terhadap mobilitas berkelanjutan.

Baca Juga: Bandung Simbol Transformasi Otomotif Nasional Menuju Mobilitas Rendah Emisi

Di tengah dinamika tersebut, produsen otomotif global dan lokal berlomba menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Peluncuran Chery TIGGO 8 CSH Comfort (PHEV) dan Chery J6T (EV) di Bandung menjadi contoh kecil bagaimana produsen memanfaatkan momentum pertumbuhan EV untuk memperkuat posisinya di pasar Indonesia.

Regional Manager Jabar–Jateng PT Chery Sales Indonesia, Joshua Mikhail Kusuma menegaskan bahwa Bandung menjadi pasar strategis. “Kita Chery launching dua line up, satunya EV, satunya PHEV. Yang PHEV merupakan Tiggo 8 CSH varian convert yang kita hadirkan untuk harga yang lebih terjangkau untuk warga di Jabar dan Jateng termasuk di Bandung,” ujarnya.

Sebagai informasi, TIGGO 8 CSH Comfort hadir sebagai solusi hybrid yang menjembatani transisi menuju kendaraan listrik murni. Dengan teknologi Chery Super Hybrid (CSH), SUV premium ini menawarkan fleksibilitas mesin konvensional sekaligus efisiensi motor listrik. Strategi ini relevan dengan kondisi infrastruktur pengisian daya di Indonesia yang masih berkembang.

Joshua menambahkan bahwa varian Comfort tetap mempertahankan kualitas mesin dan suspensi. “Untuk Tiggo 8 dan PHEV yang kita luncurkan ini, kita sudah ada varian ini dari tahun lalu. Cuma kita luncurkan yang convert punya dengan ada sedikit pengurangan fitur. Tapi tentu saja untuk kenyamanan, untuk mesin, suspensi semuanya sama dengan yang premium jadi tidak ada beda sama sekali,” jelasnya.

Sementara itu, J6T memperlihatkan bagaimana produsen berusaha menjawab kebutuhan konsumen urban yang menginginkan kendaraan listrik murni dengan karakter maskulin. SUV bergaya boxy ini tampil gagah dengan ground clearance tinggi dan motor listrik ganda yang mampu menghadapi medan berat.

Baca Juga: BIUTR sebagai Solusi Kemacetan atau Sekadar Menambah Mobil di Jalanan Bandung?

Joshua menekankan bahwa J6T dirancang untuk penggemar SUV bergaya jeep. “Untuk yang J6T, untuk para penggemar-penggemar tipe-tipe jeep, tipe-tipe maskulin kita adakan tipe yang lebih maskulin lagi dibanding J6 sebelumnya dengan fender yang lebih besar, lebih lebar untuk bumper depan dan belakang,” katanya.

Namun, peluncuran produk hanyalah satu bagian dari ekosistem besar. Tantangan utama industri EV di Indonesia tetap pada infrastruktur pengisian daya. Hingga akhir 2025, jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) baru mencapai sekitar 1.200 unit secara nasional menurut data PLN. Angka ini masih jauh dari kebutuhan, terutama jika target produksi 600 ribu unit EV pada 2030 ingin tercapai.

Selain infrastruktur, tantangan lain adalah harga. Meski insentif pajak membantu menekan biaya, harga EV masih relatif tinggi dibanding kendaraan konvensional. Produsen seperti Chery mencoba menjawab dengan menghadirkan varian hybrid yang lebih terjangkau, seperti TIGGO 8 CSH Comfort.

Di sisi lain, peluang industri EV di Indonesia sangat besar. Dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa dan pertumbuhan kelas menengah yang pesat, pasar domestik menjadi daya tarik utama bagi produsen global. Bandung, dengan karakter masyarakatnya yang progresif, menjadi pasar ideal untuk menguji penerimaan konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi.

Joshua menegaskan bahwa kendaraan Chery dirancang untuk perjalanan jauh. “Jangan lupa liburan dengan mobil Chery Tiggo 8 CSH terutamanya, karena kalau mau keluar kota sampai keluar pulau pun dengan Tiggo 8 CSH varian PHEV ini sudah dipastikan aman, nyaman, tentram, irit, dan happy,” ujarnya.

Baca Juga: Ilusi Hijau di Jalan Raya: Sisi Gelap Mobil Listrik di Indonesia

Selain aspek ekonomi, perkembangan industri EV juga memiliki dampak sosial dan lingkungan. Pengurangan emisi karbon menjadi salah satu tujuan utama. Menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sektor transportasi menyumbang sekitar 27 persen emisi nasional. Adopsi kendaraan listrik diharapkan dapat menekan angka tersebut secara signifikan.

Industri EV juga membuka peluang baru dalam rantai pasok. Indonesia sebagai produsen nikel terbesar di dunia memiliki posisi strategis dalam pengembangan baterai. Investasi besar-besaran di sektor ini memperkuat daya saing nasional sekaligus menciptakan lapangan kerja baru. Oleh karena itu, Joshua menaruh harapan besar terhadap penerimaan masyarakat Bandung.

Apalagi dengan semua dinamika ini, Bandung tidak hanya menjadi lokasi peluncuran produk, tetapi juga simbol transformasi otomotif nasional. Kota kreatif ini memperlihatkan bagaimana teknologi, kebijakan, dan gaya hidup urban bertemu dalam satu momentum transisi energi bersih.

Peluncuran TIGGO 8 CSH Comfort dan J6T hanyalah contoh kecil dari gelombang besar yang sedang berlangsung. Industri EV di Indonesia sedang bergerak cepat, dan Bandung menjadi salah satu panggung utama di mana masa depan mobilitas sedang dibentuk.

“Harapannya Chery untuk ke depannya bisa provide makin banyak kebutuhan warga-warga Bandung, terutama dari sisi aman, kenyamanan, teknologinya juga, baik untuk anak muda, untuk keluarga, untuk yang penasaran mengenai brand Chery ini silakan. Karena saya bisa jamin, ini kita buat mobilnya dengan R&D yang sangat menyeluruh, dengan kenyamanan, fitur, dan dengan aftersales yang bagus untuk seluruh pengguna Chery di Indonesia,” ujarnya.

Alternatif kebutuhan kendaraan atau produk serupa:

  1. https://s.shopee.co.id/5q0t3ovn2J
  2. https://s.shopee.co.id/4Asf4gmI0i
  3. https://s.shopee.co.id/VzMhzqNFz
  4. https://s.shopee.co.id/7AWGeE4mUy
  5. https://s.shopee.co.id/8AOnq0kejg

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 25 Jan 2026, 11:05 WIB

Interior Bus Listrik Metro sebagai Pengalaman Ruang Bergerak di Kota Bandung

Transportasi publik dalam konteks ini, dipahami sebagai ruang interior bergerak yang dialami secara nyata oleh pengguna/penumpang.
Bus listrik metro. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Biz 24 Jan 2026, 21:30 WIB

Menyelami Dinamika Properti Indonesia: Antara Regulasi, Pasar, dan Integritas Developer

Industri properti kini bukan lagi sekadar urusan semen dan baja, melainkan pertarungan kecerdasan dalam menafsirkan naskah regulasi yang terus berganti.
Industri properti kini bukan lagi sekadar urusan semen dan baja, melainkan pertarungan kecerdasan dalam menafsirkan naskah regulasi yang terus berganti. (Sumber: Freepik)
Beranda 24 Jan 2026, 09:15 WIB

Memaknai Filosofi Warna Wayang Golek sebagai Cermin Karakter dan Arti Kehidupan

Tak hanya posisi mahkota, warna pada wajah wayang juga menjadi kunci untuk memahami filosofi karakter.
Tatang Ruhiana dan koleksi wayan goleknya yang dijual di galeri Alan Ruchiat. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 22:10 WIB

Normalisasi Sungai Mandiri: Kepemimpinan RT/RW Menjawab Tantangan Banjir

Kabupaten Bandung termasuk wilayah yang hampir setiap musim penghujan mengalami banjir di sejumlah titik.
Ketua RT 02 dan warga membersihkan tumbuhan liar dan semak semak di aliran sungai. (Foto: Jumali indrayanto)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 20:43 WIB

Kualitas Perjalanan Warga Bandung Menurun, Evaluasi Infrastruktur Transportasi Mengemuka

Kemacetan di Bandung membuat perjalanan harian warga lebih lama, menurunkan produktivitas, dan menurunkan kenyamanan mobilitas. Perlu pengaturan lalu-lintas lebih baik.
Pengendara terjebak macet di Buah Batu Ketika hujan turun, Senin (01/12/2025). (Foto: Nabila Khairunnisa P)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 19:47 WIB

Lisa Blackpink di Bandung Barat: Antara Gengsi Global dan Ujian Tatakrama Kita

Lisa Blackpink syuting di Bandung Barat? Intip alasan Netflix memilih Citatah dan bagaimana warga menyikapi bocornya lokasi syuting tersebut.
Salah satu tebing karst yang terus dijaga bersama adalah Tebing Citatah 125 karena di sinilah sejarah panjat tebing Indonesia bermula. (Sumber: Eiger)
Ayo Biz 23 Jan 2026, 17:24 WIB

Industri Sepak Bola Putri Indonesia Sedang Bertumbuh di Tengah Kekosongan Liga Resmi

Dari Bandung, Tangerang hingga Samarinda, gairah sepak bola putri tumbuh dengan cepat, menghadirkan pemandangan baru yang beberapa tahun lalu masih jarang terlihat.
Dari Bandung, Tangerang hingga Samarinda, gairah sepak bola putri tumbuh dengan cepat, menghadirkan pemandangan baru yang beberapa tahun lalu masih jarang terlihat. (Sumber: MilkLife Soccer Challenge)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 16:58 WIB

Menata Ulang Wajah Transportasi Bandung

Lalu lintas Bandung yang terbilang sangat padat telah menjadi masalah bagi warga sejak tahun 2024.
Kemacetan Bandung Pada malam hari (21.52 WIB) di Jln. Terusan Buah Batu. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Muhammad Airell Fairuzia)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 16:24 WIB

Kota Wisata dengan Beban Mobilitas Tinggi: Tantangan Tata Transportasi Bandung

Pemerintah sudah mencoba menerapkan berbagai cara untuk mengatasi permasalahan kemacetan, namun masih tak kunjung menemukan solusi yang tepat.
Kemacetan arus lalu lintas di ruas jalan Buah Batu, Turangga, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, menjadi pemandangan sehari hari bagi warga yang melintas (03/12/2025). (Sumber: Ramadhan Dwiadya Nugraha)
Ayo Biz 23 Jan 2026, 15:58 WIB

Menjaga Pertumbuhan di Tengah Krisis Fiskal: Strategi Obligasi dan Sukuk Jawa Barat

Ekonomi Jawa Barat pada Triwulan II 2025 tumbuh solid sebesar 5,23% year-on-year. Namun, di balik angka yang tampak menjanjikan itu, terdapat bayangan tantangan fiskal yang semakin nyata.
Ilustrasi obligasi dan sukuk daerah memperluas inklusi keuangan. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 15:01 WIB

Ketika Mobilitas Tersendat, Kepercayaan Publik Ikut Tergerus

Kemacetan yang terus menerus terjadi membuat masyarakat Bandung semakin resah.
Pengendara mobil dan motor yang menunggu macet di malam hari (02/11/2025). (Foto: Sherina Khairunisa)
Ayo Jelajah 23 Jan 2026, 14:03 WIB

Kisah Para Warga Bandung yang Terjerat Tipu Daya Judi Online Kamboja

Judi online jaringan Kamboja menjalar hingga Bandung lewat iklan kerja digital. Anak muda direkrut sebagai operator dari rumah kontrakan atau luar negeri dengan janji gaji bulanan yang terlihat wajar.
Ilustrasi judi Kamboja.
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 13:38 WIB

Dana Indonesiana Tertunda, Pelestari Budaya Ngada Alami Tekanan Mental

Dana Indonesiana belum cair, program budaya Ngada tertunda, pelakunya menghadapi tekanan sosial dan mental di kampungnya sendiri.
Desa Adat Bena. (Sumber: Arsip pribadi narasumber)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 12:08 WIB

Catatan Awal Tahun dari Wargi Bandung

Januari 2026 tiba, udara Bandung terasa berbeda.
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di dekat Terminal Cicaheum, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 10:07 WIB

Semestinya Kita Berefleksi dari Bencana Sumatra

Peristiwa ini bukan sekadar kabar duka dari satu wilayah, melainkan cermin rapuhnya kesiapsiagaan kita menghadapi bencana yang berulang.
Sisa banjir di Sumatra Barat pada awal Desember 2025. (Sumber: pkp.go.id)
Beranda 23 Jan 2026, 06:49 WIB

Konsistensi infoantapani Menyapa Warga Antapani Selama 12 Tahun, Bukan Cuma Urusan Algoritma dan Engagement

Akun ini tidak ingin dipandang sebagai media yang semata-mata mengutamakan kecepatan, namun juga tidak memilih gaya bahasa yang saklek, kaku, atau terlalu formal.
Owner dan founder @infoantapani, Venda Setya Nugraha. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 06:33 WIB

Bunderan Cibiru dan Tumpukan Kendaraan

Bunderan Cibiru menjadi salah satu titik macet yang ada di Bandung.
Macet menjelang Malam Natal dan Tahun Baru. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 22 Jan 2026, 21:00 WIB

Hanya 'Keajaiban' yang Bisa Menuntaskan Masalah Kemacetan di Kota Bandung

Macetnya Kota Bandung kerap menjadi sorotan, bagaimana cara mengatasinya?
Padatnya Kota Bandung pada sore hari, Rabu (3/12/2025). (Sumber: Dokumentasi penulis | Foto: Venecia Fiantika)
Ayo Biz 22 Jan 2026, 18:39 WIB

Industri Belajar Bernapas Hijau: Ketika Sustainability Jadi Nafas Baru

Dengan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, industri dapat menekan dampak negatif melalui efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan pemanfaatan bahan baku ramah lingkungan.
Dengan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, industri dapat menekan dampak negatif melalui efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan pemanfaatan bahan baku ramah lingkungan. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 22 Jan 2026, 18:14 WIB

Cinta Bobotoh pada PERSIB, Sebuah Kesetiaan Tanpa Syarat

Kesetiaan Bobotoh terhadap PERSIB Bandung yang tidak bergantung pada kemenangan atau prestasi semata.
Jadi warna lain yang menyapa di laga Persib, Bobotoh Unyu-unyu bukan sekadar pendukung tapi wajah baru dalam dinamika suporter sepak bola Indonesia. (Sumber: dok. Bobotoh Unyu-unyu)