Fashion era kekinian menjadi landasan pacu bagi perempuan utamanya untuk membuat penampilan selalu menjadi dambaan dan menyenangkan. Jika dilihat dari segi tampilan memang fashion tidak pernah luntur dan masih sebagai tolok ukur dari pelbagai kegiatan.
Pada fashion tidak selalu mengedepankan unsur mode yang kebaratan melainkan pentingnya tetap menjaga kebudayaan di negeri sendiri. Pada dasar kebutuhan fashion, perempuan di Indonesia memiliki standarnya tersendiri.
Keseriusan untuk membuat penampilan semakin diminati perempuan biasa memilih dari baju yang mahal dan berbahan kain yang nyaman dan tenar, dijahit oleh desainer handal dan terkenal. Oleh karenanya pakaian yang dikenakannya sangat elegan dan mewah.
Masalahnya adalah apakah perempuan berkenan mengembalikan pakaian yang unggul dari Nusantara? Sementara tidak banyak perempuan yang siap terlihat berbeda, khawatir disebut saltum alias salah kostum.
Kostum terbaik bagi perempuan adalah hal mutlak dan wajib disiapkan jauh hari dengan biaya yang tidak murah, persiapan lainnya berkaitan dengan tema yang diusung pada setiap kegiatannya.
Bagaimana perempuan Indonesia dalam memandang kebaya?
Identitas Kebudayaan Nusantara
Tidak dapat ditawar lagi dengan berkebaya. Kebaya sudah menjadi identitas yang sangat penting bagi Indonesia.
Kebaya adalah pakaian tradisional yang dikenakan terutama oleh perempuan di Indonesia, serta di beberapa negara Asia Tenggara lainnya. Kebaya umumnya berupa atasan berlengan panjang dengan potongan yang mengikuti bentuk tubuh dan dipadukan dengan kain batik, songket, tenun, atau kain tradisional lainnya. Selain menjadi busana adat, kebaya juga merupakan simbol keanggunan, identitas budaya, dan warisan budaya yang terus berkembang mengikuti zaman.
Dari setiap kegiatan yang dilaksanakan baik secara formal maupun non formal dapat menggunakan kebaya. Tidak perlu lagi malu mengenakan kebaya. Perempuan yang tidak dapat melupakan bahwa kebaya bukan sebagai busana tetapi menjadi penciri penting. Busana paling unik dan menarik.
Kenapa kebaya sebagai simbol keanggunan dan identitas kebudayaan? Perempuan wajib mengetahui. Simbol keanggunan mengenakan kebaya menjadi ruang bagi perempuan menunjukkan bahwa negeri ini menjunjung tinggi peradaban berkebaya.
Melampaui Batas Fashion

Setiap individu perempuan pasti tahu bahwa busana berkebaya untuk melampaui batas berbusana, yang artinya memiliki banyak kisah dalam berkebaya. Kepentingan berkebaya untuk mempromosikan kebudayaan. Promosi kebudayaan ini dimaksudkan bahwa di setiap tempat yang paling terbaik tentunya tidak terlepas dari berkebaya.
Perkembangan yang terjadi pada dunia busana, kebaya masih banyak yang tidak diketahui sedangkan kebaya sudah diputuskan sebagai hari kebaya nasional.
Tidak ada yang bilang jika berkebaya tidak modern, berkebaya tidak mendorong perempuan disegani, justru perempuan berkebaya menuntaskan stigma jika kebaya hanya dipakai oleh orang tua.
Padahal berkebaya di era fashion berkiblat ke Prancis, berkebaya untuk perempuan mendambakan bahwa Indonesia memiliki kekayaan kebudayaan yang tertulis dan tidak tertulis.
Kaya budayanya disebut sebagai warisan yang tidak dapat dimiliki oleh negara lainnya. Wisatawan mancanegara pun mengakui keutuhan berkebaya untuk merepresentasikan perempuan Indonesia seutuhnya dan sesungguhnya.
Jika melihat perempuan berkebaya menawarkan berbagai macam kegiatan wisata Kebudayaan. Pada kebaya inilah sejarah berbusana di zamannya memberi suasana yang penuh kenangan yang bercerita tentang perjalanan perjuangan dalam membangun keadaban di negeri ini.
Selain itu, memberikan wisata bercorak lokalitas. Menjadi pribadi wisatawan tahu bahwa berkebaya tidak sekadar baju melainkan filosofi kebudayaan yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia.
Apalagi jika berkebaya dan berperilaku baik akan memberikan kesan kepada wisatawan mancanegara lebih banyak lagi datang dan menikmati kebudayaan yang megah dan berkarakter.

Meski sudah dirayakan sebagai hari kebaya nasional, pemerintah belum memberikan kegiatan berkebaya dengan totalitas. Sebab belum ada kegiatan berkebaya diwajibkan menggunakan kebaya dan belum ada sanksi bagi perempuan yang tidak memakai kebaya.
Keseriusan pemerintah membuat kegiatan berkebaya belum nampak serentak.
Maka dibutuhkan gebrakan bagi pemerintah menjunjung kebaya. Bermaksud agar kebaya tidak bersifat normalitas, tetapi menjadi identitas yang sangat penting bagi Indonesia dan khususnya penyuka kebaya.
Jaminan berkebaya bukan sekadar perintah namun menjadi tuntunan. Berkebaya untuk mendefinisikan perempuan yang cerdas, perempuan yang anggun, perempuan yang tidak bisa dilepaskan dari predikat tertinggi sebagai perempuan bersimbol kebudayaan. (*)