Ayo Netizen

Memahami Komunikasi Iklan Masa Kini, Apa Itu Global “Off The Wall” Campaign Launch?

Oleh: Reifan Hikmal
Memahami campaign “Off The Wall Authentic” melalui website resmi, Instagram, dan media online untuk memperkuat identitas street culture serta menjangkau audiens global. (Sumber: Vans)

Vans melakukan campaign “Off The Wall Authentic” melalui website resmi, media sosial Instagram, dan berbagai media online sebagai bagian dari strategi komunikasi brand kepada audiens global. Campaign tersebut menunjukkan bagaimana Vans mempertahankan identitas street culture melalui komunikasi yang konsisten pada berbagai platform digital.

Dalam website resmi Vans, perusahaan menampilkan narasi campaign, visual utama, serta pesan yang menekankan kreativitas, kebebasan berekspresi, dan budaya street culture. Di media sosial seperti Instagram, Vans mengunggah berbagai konten berupa foto campaign, video pendek, behind the scene, serta penggunaan hashtag “Off The Wall” untuk meningkatkan interaksi dengan audiens muda. Sementara itu, media online seperti Hypebeast dan Sole Retriever turut memberitakan campaign tersebut sebagai bagian dari perkembangan tren streetwear dan lifestyle global. Strategi ini menunjukkan adanya integrasi komunikasi yang dilakukan Vans agar pesan campaign dapat diterima secara konsisten di berbagai media publikasi. Selain itu, penggunaan figur publik, musisi, dan komunitas kreatif dalam campaign tersebut turut memperkuat citra Vans sebagai brand yang dekat dengan budaya anak muda dan kreativitas.

Menurut pengamatan saya, website resmi, Instagram, dan media online menggunakan kata kunci yang relatif sama dalam mempublikasikan campaign “Off The Wall Authentic”. Website resmi Vans menggunakan kata seperti “Off The Wall”, “Authentic”, “creativity”, dan “self-expression” untuk menjelaskan filosofi campaign kepada audiens. Pada Instagram resmi Vans, kata kunci seperti “Off The Wall” dan “Authentic” juga digunakan melalui caption, hashtag, dan visual konten yang ditampilkan. Sementara itu, media online seperti Hypebeast dan Sole Retriever tetap menggunakan istilah “Off The Wall”, “street culture”, dan “classic Vans style” dalam pemberitaan mereka. Kesamaan penggunaan kata kunci tersebut menunjukkan bahwa pesan utama campaign tetap dipertahankan pada berbagai media publikasi. Dari sudut pandang komunikasi public relations, strategi tersebut membantu memperkuat awareness sekaligus positioning brand di benak audiens.

Teknik penulisan yang digunakan pada website resmi, Instagram, dan media online memiliki karakteristik yang berbeda, tetapi tetap membawa pesan yang sama. Website resmi Vans menggunakan gaya bahasa yang lebih formal dan storytelling untuk menjelaskan filosofi campaign “Off The Wall Authentic”. Sebaliknya, Instagram menggunakan caption yang lebih singkat, santai, dan interaktif agar sesuai dengan kebiasaan konsumsi konten digital anak muda. Media online fashion dan lifestyle cenderung menggunakan gaya editorial yang lebih informatif dengan menyoroti perkembangan streetwear dan budaya populer yang berkaitan dengan Vans. Meskipun terdapat perbedaan gaya penulisan, seluruh media tetap menekankan pesan utama yang sama, yaitu kreativitas, kebebasan berekspresi, dan identitas street culture. Hal ini menunjukkan adanya penyesuaian pesan sesuai karakter media tanpa menghilangkan identitas campaign secara keseluruhan.

Konsistensi gaya publikasi juga terlihat dari penggunaan visual dan konsep yang seragam pada website resmi, Instagram, dan media online. Vans menggunakan elemen visual berupa streetwear, skateboarding, musik, dan suasana urban sebagai identitas utama campaign “Off The Wall Authentic”. Website resmi Vans menampilkan visual campaign yang lebih artistik dan sinematik, sedangkan Instagram menampilkan visual yang lebih dinamis dan interaktif. Media online juga menggunakan foto dan visual campaign yang serupa ketika memberitakan Vans sehingga identitas brand tetap terlihat konsisten. Kesamaan gaya visual tersebut membantu menciptakan brand recall yang kuat karena audiens dapat dengan mudah mengenali hubungan antara pesan campaign dan identitas brand Vans.

Praktik komunikasi yang dilakukan Vans dalam campaign ini sejalan dengan konsep Integrated Marketing Communication (IMC), yaitu penyampaian pesan yang konsisten melalui berbagai saluran komunikasi untuk memperkuat citra dan hubungan dengan audiens. Menurut Kotler dan Keller (2018), konsistensi pesan dalam berbagai media menjadi faktor penting untuk membangun efektivitas komunikasi pemasaran dan memperkuat persepsi publik terhadap sebuah brand. Selain itu, Fill dan Turnbull (2019) menjelaskan bahwa penggunaan pesan dan visual yang konsisten pada berbagai media dapat meningkatkan efektivitas komunikasi brand kepada audiens. Berdasarkan teori tersebut, strategi komunikasi Vans pada website resmi, Instagram, dan media online menunjukkan adanya kesesuaian antara teori IMC dengan praktik komunikasi brand yang dilakukan dalam campaign “Off The Wall Authentic”. (*)

Sumber Sitasi:

  • Kotler, P., & Keller, K. L. (2018). Marketing Management: An Asian Perspective. Pearson.
  • Fill, C., & Turnbull, S. (2019). Marketing Communications: Touchpoints, Sharing and Disruption. Pearson.
Reporter Reifan Hikmal
Editor Aris Abdulsalam