Beranda

Hutan di Papua Selatan yang Dincar untuk PSN Seluas 3,5 Juta Lapangan Sepakbola Standar FIFA

Oleh: Andres Fatubun Jumat 22 Mei 2026, 15:02 WIB
Tayangan di film Pesta Babi. (Sumber: Jubi TV)

AYOBANDUNG.ID - Perempuan suku Marind Anim di Papua Selatan tak pernah membayangkan kampungnya menjadi titik awal salah satu proyek konversi hutan terbesar di dunia modern.

Dalam film dokumenter Pesta Babi, garapan Dandhy Laksono dan Cypri Dale, luas hutan Papua yang masuk ke proyek pangan dan energi disebut mencapai 2,5 juta hectare.

Jika dibandingkan dan dihitung menggunakan ukuran lapangan sepak bola FIFA sekitar 105 x 68 meter, maka luas 2,5 juta hektare setara sekitar 3,5 juta lapangan sepak bola standar internasional FIFA.

Dalam film berdurasi 96 menit tersebut disebutkan, sekitar 1,3 juta hektare lahan disiapkan untuk cetak sawah dan perkebunan tebu yang akan digunakan untuk produksi gula dan bioetanol E-10.

Cuplikan film Pesta Babi. (Sumber: Jubi TV)

Selain itu, sekitar 400 ribu hektare lahan sawit disiapkan untuk program biodiesel. Ada pula sekitar 380 ribu hektare lahan yang direncanakan untuk peternakan.

Pembangunan jalan sepanjang 135 kilometer juga ditampilkan dalam film tersebut. Jalan itu disebut digunakan untuk menghubungkan kawasan perkebunan sekaligus mobilisasi pasukan.

Salah satu perusahaan yang disorot ialah PT Murni Nusantara Mandiri yang memiliki konsesi tebu seluas 52 ribu hektare. Dari jumlah itu, sekitar 2.300 hektare disebut berada di wilayah hutan adat marga Kwipalo.

Di sisi lain, marga Kimko masih menjaga sekitar 479 hektare hutan adat yang digunakan untuk keberlangsungan tradisi dan pesta babi.

Reporter Andres Fatubun
Editor Andres Fatubun