SAAT ITU laga big match--atau banyak orang menyebutnya sebagai laga el classico Indonesia--Persib vs Persija baru berjalan 4 menit. Tempo permainan kedua kesebelasan belum terlalu panas dan keras. Suara puluhan ribu Bobotoh yang memadati Stadion GBLA Bandung itu pun belum gaduh benar. Bahkan bisa jadi ada penonton yang belum masuk karena ketatnya pemeriksaan petugas kepada penonton.
Tapi, tiba-tiba Berguinho, pemain sayap kanan Persib, di lapangan tengah mendapat “bola liar” dan ia dengan cepat membawa bola menyusuri sayap kanan dan menusuk pertahanan sebelah kiri Persija. Lalu, Berguinho melakukan umpan tarik ke mulut gawang Persija. Umpannya sebenarnya kurang akurat. Bola lebih mengarah ke bek tengah Persija, Bruno Tubarao. Tapi, Bruno Tubarao entahlah gagal mengantisipasi secara sempurna dan bola menjadi liar di dalam kotak penalti.
“Kojo” Persib Beckham Putra yang berada di dekatnya seperti sudah menebak ke mana arah bola dan sepersekian detik bola itu mendekati Beckham. Tak disia-siakan, dengan secepat kilat ia menendang si kulit bundar yang liar itu ke gawang Persija yang dijaga Carlos Eduardo. Gol! Skor 1-0 untuk tuan rumah Persib dan Beckham berlari ke sudut lapangan melakukan selebrasi “Ice Cold—Kedinginan—Ngahodhod Katirisan”. Selebrasi ini pernah dilakukan oleh Cole Palmer, bintang Chelsea.
Rupanya gol Etam—panggilan akrab Beckham Putra—menjadi satu-satunya gol di pertandingan sarat gengsi kemarin, Minggu, 11 Januari 2026 itu meskipun lawannya, Tim Macan Kemayoran, unggul dalam penguasaan bola dan terus menggempur gawang Persib yang dijaga Teja Paku Alam yang tampil gemilang.
Dengan tambahan tiga poin dari laga ini, Persib kini kembali duduk di posisi teratas klasemen Super League dengan 38 poin dan menjadi juara paruh musim. Sementara, Borneo di urutan kedua dengan 37 poin, dan Persija di posisi ketiga dengan koleksi 35 poin.
Selebrasi “Ngahodhod Katirisan” Beckham Putra sebenarnya bukan yang pertama kali. Ia pernah melakukannya pada liga musim 2024/2025. Ketika itu, Beckham Putra bermain pada laga Persib dengan lawan yang sama: Persija. Momen itu terjadi pada laga pekan ke-23. Persib mampu menyamakan skor menjadi 2-2 dan Beckham merayakannya dengan emosional. Beckham melakukan selebrasi “Ngahodhod Katirisan” dan momen itu berujung pada sanksi dari Komdis PSSI.
Baca Juga: Teja Paku Alam Bermain Gemilang, ’Sudahlah Persib Tak Butuh Kiper Asing’
Beckham Putra mendapat sanksi yang cukup berat. Ia dilarang bermain di tiga kali pertandingan. Selain itu, pemain berusia 24 tahun itu juga mendapat denda Rp75 juta. Saat itu selebrasi Beckham dianggap provokatif. Lalu, apakah selebrasi Beckham “Ngahodhod Katirisan” di laga kemarin akan kena sanksi lagi dari Komdis PSSI? Kita tunggu.
Siapa Beckham Putra Nugraha? Beckham lahir di Bandung, 29 Oktober 2001. Ia dikenal sebagai talenta muda Persib Bandung dan Tim Nasional Indonesia U-23. Adik dari Gian Zola ini telah memenangkan berbagai gelar termasuk medali emas SEA Games 2023 serta gelar Liga 1 bersama Persib.
Beckham pantas disebut “kojo” Persib karena karir sepak bolanya dimulai di tim junior Persib Bandung (2017-2018), di mana ia menjadi bagian dari skuat yang menjuarai Liga 1 U-19 (2018). Berkat prestasinya, pada 2019, ia resmi tergabung dalam tim Persib Liga 1 hingga menjadi kapten sekaligus menjadi bagian Timnas Indonesia. (*)