Membuka kembali lembaran surat kabar lawas selalu menghadirkan sensasi yang sukar dilupakan dan menjadi kenangan tersendiri. Saat menelusuri halaman demi halaman Harian Umum Mandala edisi 13 Juni 1986, terbitan 40 tahun silam. Kita seakan diajak berkelana menembus waktu, kembali ke Bandung tempo dulu, ketika hiburan terasa sederhana namun berkesan, terlebih dalam suasana bulan Ramadan yang syahdu.
Pada koran lawas tersebut terdapat kolom khusus berisi iklan film-film yang tengah dan akan diputar di bioskop-bioskop Kota Bandung, baik produksi dalam negeri maupun mancanegara. Iklan-iklan itu bukan sekadar informasi hiburan, melainkan juga penanda denyut kehidupan kota, orang bisa memilih tontonan sambil menunggu waktu berbuka, merencanakan hiburan malam selepas tarawih, atau sekadar mencari pelepas penat setelah seharian berpuasa.
Bandung kala itu memiliki banyak gedung bioskop legendaris seperti Paramount Theatre, Majestic Theatre, Dallas Theatre, Palaguna Theatre, Nusantara Theatre dan sederet gedung layar lebar lain yang masing-masing punya penggemar setia. Promosi film sangat mengandalkan iklan koran berupa gambar poster, sinopsis singkat, serta jadwal tayang. Harian Mandala termasuk media yang rajin memuatnya, sebuah metode promosi yang secara prinsip masih bertahan hingga kini, meski medianya telah bergeser ke platform digital.

Adapun film-film yang diputar di bioskop-bioskop Bandung ketika bulan puasa saat itu, tepatnya tanggal 13 Juni 1986 atau Ramadan 1406 H yaitu sebagai berikut:
- PARAMOUNT Theatre yang beralamat di Jl. Jenderal Sudirman dan NUSANTARA Theatre di Jl. Alun-Alun Timur, Bandung memutar film Commando (1985). Sebuah film aksi Amerika Serikat yang dibintangi Arnold Schwarzenegger sebagai mantan pasukan khusus yang harus menyelamatkan putrinya dari penculik. Film ini populer berkat aksi tembak-menembak eksplosif khas sinema laga era tahun 1980-an. Dan kala itu Arnold Schwarzenegger menjadi seorang super star di kancah perfilman selain Silverter Stallone yang terkenal dengan film fenomenal "Rambo".
- QUEEN Theatre yang berada di Jl. Kepatihan dan VANDA Theatre diJl. Merdeka 17 Bandung mempersembahkan film Tuareg: The Desert Warrior (1984), sebuah film petualangan produksi Spanyol dan Italia tentang pejuang gurun yang sendirian melawan pasukan bersenjata demi menolong tamunya yang ditangkap.
- Sementara itu GALAXY Theatre yang berada di Jl. Kepatihan, Bandung memutar film The Emerald Forest (1985). Sebuah film drama petualangan tentang anak yang hilang di hutan Amazon dan perjalanan panjang sang ayah menemukannya, dengan sentuhan tema lingkungan dan budaya masyarakat adat.
- Lalu KING’S Theatre di Jl. Dalem Kaum, Bandung mempersembahkan film Sheena (1984). Film aksi petualangan adaptasi komik Sheena "Queen of the Jungle", menampilkan tokoh perempuan tangguh yang dibesarkan di rimba Afrika dibintangi aktris cantik Tanya Roberts yang dikenal sebagai bintang serial televisi "Charlie's Angels" dan menjadi pendamping James Bond dalam film "A View to A Kill".
- Selanjutnya BANDUNG Theatre yang berada di Jl. A. Yani dan DIAN Theatre di Jl. Dalem Kaum Bandung memutar film Bangunnya Nyi Roro Kidul (1985). Sebuah film horor legenda Indonesia yang mengangkat mitos penguasa Laut Selatan. Ceritanya berkisar pada manusia yang mencoba berhubungan dengan kekuatan gaib sang Ratu Pantai Selatan dan konsekuensi mistis yang mengikutinya. Film ini mencerminkan tren horor lokal era 1980-an yang memadukan unsur mitologi Jawa, ritual spiritual, serta dramatisasi visual yang kerap menjadi daya tarik utama penonton. Dibintangi oleh para bintang film ternama Indonesia saat itu, seperti Suzanna, George Rudy dan Nenna Rosier. Film ini disutradarai oleh Siswono Gautama Putra.
- MAJESTIC Theatre di Jl. Braga Bandung mempersembahkan film Tattoo, film aksi thriller yang beredar di jaringan bioskop komersial masa itu, mencerminkan selera penonton terhadap film penuh ketegangan dan adegan laga.
- Lalu ada bioskop PLAZA Theatre di Jl. A. Yani daerah Kosambi, Bandung memutar film The Crime Hunter film Mandarin bergenre aksi kriminal, tipikal tontonan yang menonjolkan penyelidikan, kejar-kejaran, dan konfrontasi antara penegak hukum dan penjahat. Dibintangi oleh bintang laga Jacky Chan dan aktris cantik Lin Ching Shia, film ini menjadi "best picture 1986" film Hongkong.
- Empat gedung bioskop terbaik di Bandung yaitu PALAGUNA, PASUNDAN, DALLAS, dan PRESIDENT Theatre mempersembahkan film yang sama yaitu Sama Juga Bohong (1986). Film komedi Warkop DKI garapan sutradara Arizal. Mengisahkan tiga sahabat yang terjebak dalam rangkaian kebohongan demi menutupi kesalahan mereka sendiri. Seperti film-film Warkop lainnya, cerita dipenuhi dialog jenaka, satire sosial ringan, serta situasi kacau yang berujung tawa. Film ini memperkuat posisi Warkop DKI yang beranggotakan Dono, Kasino dan Indro sebagai ikon komedi layar lebar Indonesia pada dekade 1980-an.
Baca Juga: Ngabuburit di Bandung Tahun 1980-an

Pada masa itu, menonton film di bioskop merupakan hiburan populer masyarakat Bandung. Bioskop seperti Nusantara, Palaguna, Queen, King’s, Plaza, Galaxy, Dian, dan Bandung Theatre rutin menayangkan film nasional maupun impor, dengan jadwal yang bisa dipantau setiap hari melalui koran. Kehadiran daftar film di surat kabar menjadikan halaman hiburan sebagai rujukan penting warga kota dalam merencanakan kegiatan malam mereka.
Membaca kembali koran lawas bukan sekadar menelusuri informasi, melainkan juga merasakan denyut zaman. Di antara aroma kertas tua dan huruf-huruf cetak yang mulai pudar, tersimpan kenangan tentang masa ketika menonton film di bioskop adalah peristiwa istimewa, terlebih saat Ramadan, ketika malam terasa lebih panjang, kota lebih teduh, dan kisah di layar lebar seolah menyatu dengan romantisme kehidupan nyata. (*)