Ayo Netizen

Penataan Kota Bandung Dinilai Gagal Mengatasi Banjir yang Terus Mengganggu Kehidupan Warga

Oleh: manda navizalita Selasa 30 Des 2025, 18:39 WIB
Pemerintah kota membuka galian drainase ini tanpa perencanaan yang tepat, sehinga mengganggu aktivitas warga di sekitar Kiaracondong (03 Desember 2025). (Foto: Foto : Manda Naviza

Kota Bandung kembali mengalami banjir di berbagai titik setelah hujan deras turun, sehingga menghambat aktivitas masyarakat dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

Saya melihat banjir berulang ini sebagai bukti bahwa Wali Kota Farhan belum membuat rencana yang menyeluruh untuk menyelesaikan masalah lingkungan kota.

Proyek penataan trotoar tampak dilakukan tanpa pertimbangan resapan air memadai sehingga hujan deras terus menghasilkan genangan di banyak kawasan kota.

Menurut pengamatan saya, betonisasi yang terus dilakukan Muhammad Farhan justru menghilangkan fungsi ekologis jalan yang sebelumnya membantu menahan limpahan air hujan.

Genangan di Kiaracondong hingga Pajajaran menunjukkan bahwa penataan kota selama masa kepemimpinan Muhammad Farhan belum memberikan dampak perbaikan yang signifikan.

Saya melihat Muhammda Farhan terlalu mengutamakan estetika kota dibanding kebutuhan lingkungan, sehingga memperburuk kemampuan tanah menyerap air saat hujan.

Penebangan pohon dan pemadatan tanah dinilai menghilangkan ruang hijau penting sehingga memperbesar risiko banjir pada setiap musim hujan berlangsung.

Klaim Farhan mengenai perbaikan drainase tidak sesuai dengan fakta lapangan karena banyak jalan masih tergenang meskipun hujan turun sebentar.

Saya menilai perencanaan teknis seharusnya melibatkan kajian banjir lebih mendalam agar pembangunan tidak menambah risiko genangan di wilayah-wilayah yang rawan.

Baca Juga: Banjir namun Hidup Tetap Harus Berjalan

Kondisi yang tidak kunjung membaik memperlihatkan bahwa kebijakan Farhan belum memiliki arah jelas dalam mengurangi potensi banjir di wilayah kota.

Saya menyarankan Farhan memperbanyak ruang resapan, menambah vegetasi kota, serta mengevaluasi secara menyeluruh seluruh proyek betonisasi yang memperparah situasi banjir.

Warga berharap Farhan mau mendengar kritik publik dan segera mengambil langkah konkret agar Kota Bandung tidak terus dilanda banjir berkepanjangan. (*)

Reporter manda navizalita
Editor Aris Abdulsalam