Ayo Netizen

Mampukah Bajigur Merebut Hati Anak Muda? Melawan Gempuran Kedai Minuman Modern

Oleh: Muhammad Ridwan Abdul Malik
Minuman tradisional bagjigur. (Sumber: flickr.com | Foto: Yopi Pratama)

Pernahkah Anda menyadari betapa sulitnya menemukan penjual bajigur di sudut-sudut kota belakangan ini?

Baik gerobak apalagi kedai yang khusus menjual minuman tersebut nihil sekali. Sebaliknya, hanya dengan menengok ke kanan dan kiri jalan, kita disuguhi deretan kedai modern seperti kopi kekinian yang tak pernah sepi antrean.

Industri minuman di Indonesia memang tengah melesat tajam. Cuaca yang semakin terik ditambah perubahan gaya hidup membuat bisnis ini menjamur. Merujuk pada data BPS dan Kemenperin, industri makanan dan minuman menyumbang lebih dari 38% PDB nonmigas pada tahun 2024. Senada dengan itu, laporan GoodStats juga pada tahun yang sama menyoroti adanya lonjakan penjualan minuman modern berbasis kopi, teh, dan susu hingga 18%. Bukan tidak mungkin, hal ini akan terus bertambah setiap tahunya.

Sayangnya, di tengah menjamurnya tren tersebut, minuman tradisional khas Jawa Barat, bajigur, perlahan terpinggirkan. Bagi sebagian besar anak muda masa kini, aroma daun pandan dan gurihnya santan bajigur mungkin terasa asing. Lidah mereka telanjur akrab dengan legitnya sirup karamel, matcha, atau taburan boba.

Bajigur dengan potongan roti dan kelapa muda serta gula aren. (Sumber: commons.wikimedia.org)

Lebih Sehat, Lebih Sarat Makna

Bila ditelisik lebih jauh, bajigur sebenarnya memiliki "senjata rahasia" yang tidak dimiliki mayoritas minuman kekinian. Berbeda dengan minuman modern yang kerap mengandalkan pemanis buatan, pewarna sintetik, dan pengawet, bajigur lahir dari hasil perpedadu bahan alami.

Komposisi utamanya merupakan perpaduan bahan-bahan organik pilihan: santan, gula aren, jahe, dan daun pandan serta dapat ditambahkan bahan alami lainya untuk memperkuat rasa. Penggunaan bahan alami ini bukan sekadar urusan rasa, melainkan sebagai bentuk keramahan pada tubuh kita. Kandungan jahe di dalamnya ibarat pelukan hangat yang efektif menjadi teman santay. Sementara itu, perpaduan murni gula aren dan santan menjadi sumber energi alami yang ramah bagi pencernaan.

Lebih dari sekadar minuman fungsional, bajigur menawarkan sesuatu yang mustahil direplikasi oleh mesin-mesin espresso modern: memori kolektif dan kehangatan warisan budaya nusantara.

Strategi Bertahan di Era Digital

Meski sarat manfaat, kita harus realistis. Berpegang pada nilai sejarah saja tidak cukup untuk memenangkan hati konsumen modern. Agar tidak hilang tergerus zaman, bajigur harus bersedia bersolek dan beradaptasi.

Salah satu kendala utama yang membuat bajigur kurang dilirik adalah proses pembuatannya yang memakan waktu. Di era yang menuntut serba cepat ini, inovasi seperti bajigur instan siap seduh dalam kemasan yang estetis bisa menjadi gerbang pembuka untuk kembali mengenalkannya ke masyarakat luas.

Lebih jauh lagi, para pelaku usaha lokal bisa mulai mengawinkan bajigur dengan tren masa kini. Bayangkan jika menu kafe akhir pekan kita diisi dengan Bajigur Latte yang disajikan dingin, Es Krim Bajigur dengan topping kelapa sangrai, atau perpaduan Es Kopi Bajigur yang legit.

Kue balok dengan cangkir berisi bajigur dan bandrek (Sumber: commons.wikimedia.org)

Langkah terakhir yang tak kalah krusial adalah menjemput bola di dunia maya. Cerita tentang khasiat kesehatan dan proses panjang pembuatan bajigur adalah teman bercerita yang sangat menarik untuk dikemas di media sosial. Dengan visual yang menggugah selera dan narasi yang dekat dengan keseharian, bajigur punya peluang besar untuk kembali viral.

Bajigur mungkin saat ini sedang tertidur lelap di bawah bayang-bayang minuman modern. Namun, dengan sedikit sentuhan inovasi rasa, kemasan yang praktis, dan promosi yang tepat sasaran, minuman warisan ini sangat siap untuk kembali menemani hiruk-pikuk keseharian anak muda Indonesia. (*)

Sumber Referensi:

  • Alodokter. (2025). Bajigur, minuman tradisional yang punya banyak manfaat. Alodokter. https://www.alodokter.com/bajigur-minuman-tradisional-yang-punya-banyak-manfaat
  • IDN Times. (t.t.). Kreasi bajigur yang sukses bersaing dengan minuman kekinian. IDN Times. https://www.idntimes.com/food/dining-guide/kreasi-bajigur-yang-sukses-bersaing-dengan-minuman-kekinian-c1c2-01-tdp64-823c77
  • Island Sun Indonesia. (2024). Peningkatan industri minuman di Indonesia. Island Sun Indonesia. https://islandsunindonesia.com/id/peningkatan-industri-minuman-di-indonesia/
  • Papandayan Cargo. (2026, 18 Februari). Minuman kekinian bukan sekadar tren, tapi mesin ekonomi baru 2026. Papandayan Cargo. https://www.papandayancargo.com/minuman-kekinian-bukan-sekadar-tren-tapi-mesin-ekonomi-baru-2026/
  • Purbaya, G. F. (2023, 14 April). Ini alasan minuman tradisional masih sulit diminati anak muda. Validnews. https://validnews.id/kultura/ini-alasan-minuman-tradisional-masih-sulit-diminati-anak-muda
Reporter Muhammad Ridwan Abdul Malik
Editor Aris Abdulsalam