Mutu pendidikan di negeri ini seyogianya harus terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Pendidikan yang bermutu sangat diperlukan agar anak-anak muda bangsa ini menjadi generasi muda yang tangguh dalam menghadapi beragam persoalan.
Tak hanya itu, pendidikan yang bermutu juga akan melahirkan sumber daya manusia yang bermutu juga. Ini artinya, mutu pendidikan sangatlah urgen dan tidak boleh diabaikan oleh pemerintah, para pemangku kebijakan, lembaga-lembaga pendidikan, dan juga masyarakat secara luas.
Melansir keterangan kuanta.id (20/4/2024), peningkatan mutu pendidikan memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Lembaga pendidikan harus selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat. Perhatian khusus diberikan kepada perkembangan dan kemajuan pendidikan guna meningkatkan mutu pendidikan.
Tingkatkan Mutu Pendidikan dengan TKA
Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan salah satu dari berbagai upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu atau kualitas pendidikan di negeri ini. TKA dirancang dengan tiga fungsi utama: Assessment of Learning (untuk memotret capaian akademik), Assessment for Learning (sebagai dasar perbaikan pembelajaran), dan Assessment as Learning (bagian dari penilaian komprehensif).
Tujuannya adalah memetakan capaian siswa secara objektif, memberikan data untuk perbaikan kualitas pendidikan, bukan penentu kelulusan, dan bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa TKA sebagai bagian dari upaya penyediaan data capaian akademik nasional. Abdul Muti, selaku Mendikdasmen, memaparkan bahwa pelaksanaan TKA secara umum berjalan lancar. Seluruh proses dilaksanakan berbasis Computer Based Testing (CBT), tanpa ujian manual. Adapun kendala yang muncul, seperti pemadaman listrik akibat cuaca ekstrem atau murid yang berhalangan sakit, dapat ditangani melalui mekanisme ujian susulan (kemendikdasmen.go.id).
Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2025 sudah dilaksanakan. Pihak Kemendikdasmen mencatat bahwa proses TKA secara umum berjalan lancar, partisipasi yang sangat tinggi padahal baru pertama kali dilaksanakan dan dukungan stakeholder.
Kemendikdasmen secara resmi mengumumkan hasil TKA SMA, SMK, MA, dan Paket C Tahun 2025 pada Selasa (23/12). Pengumuman hasil TKA dilakukan melalui mekanisme berjenjang guna menjamin ketepatan data, akuntabilitas, dan ketertiban administrasi dalam penyampaian informasi kepada satuan pendidikan dan murid (kemendikdasmen.go.id).
Masih dari sumber senada, hasil TKA akan disampaikan Kemendikdasmen kepada Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten/Kota, serta Kantor Wilayah Kementerian Agama untuk diverifikasi kelengkapan dan kesesuaiannya sebelum diteruskan kepada satuan pendidikan. Mekanisme ini diterapkan agar informasi hasil TKA yang diterima oleh satuan pendidikan dan murid bersumber dari data resmi serta terhindar dari kesalahan administrasi.
Sekali lagi penting digarisbawahi, Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Toni Toharudin selaku Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) menjelaskan bahwa TKA merupakan bagian dari sistem asesmen nasional yang berorientasi pada perbaikan mutu pembelajaran (kemendikdasmen.go.id).
Baca Juga: Fiskal Menyempit, Demokrasi Terancam: Analisis Manajemen Risiko Pendidikan Politik di Daerah
“Hasil TKA tidak dimaksudkan untuk memberi label atau peringkat kepada murid, melainkan sebagai gambaran capaian kemampuan akademik yang dapat dimanfaatkan oleh satuan pendidikan dan pemerintah daerah dalam merancang tindak lanjut pembelajaran yang lebih tepat sasaran,” ungkap Toni Toharudin (kemendikdasmen.go.id).
Mudah-mudahan upaya pemerintah lewat Kemendikdasmen dalam meningkatkan mutu pendidikan lewat TKA menuai hasil yang menggembirakan dan bermanfaat untuk para siswa.
Segala kendala yang pernah muncul semoga dapat menjadi bahan introspeksi dan evaluasi bersama. Semoga penyelenggaraan TKA ke depannya semakin membaik dengan hasil yang lebih memuaskan. (*)