Ayo Netizen

Peran para Pendukung Tim Lokal di Kota Bandung Terhadap Keberlangsungan Persib

Oleh: Aldi Akbar Fadilah Selasa 16 Jun 2026, 09:19 WIB
Ribuan bobotoh memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Kamis 7 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Sepakbola di Kota Bandung mengalami perkembangan melalui banyaknya torehan prestasi dalam periode tiga tahun terakhir. Prestasi yang diperoleh pada tiga tahun terakhir menunjukkan bahwa proses yang dilalui membuahkan hasil melalui torehan trofi yang akhirnya berhasil didapatkan setelah penantian panjang sebelas tahun. Ada beberapa faktor pendukung yang mendorong pencapaian tersebut.

Di antaranya adalah dukungan yang dilakukan secara konsisten dan masif  dari berbagai lapisan pendukung, serta evaluasi dari manajemen club terkait keseriusan mereka dalam pengelolaan yang lebih baik, seperti contohnya memperbaiki komunikasi pihak club dengan berbagai lapisan pendukung, dan penambahan fasilitas penunjang untuk club itu sendiri.

Selain itu, fokus manajemen club terhadap ekosistem bisnis yang ada pada tubuh club mulai berjalan beriringan dengan para pendukung yang juga menginginkan hasil dari sekian banyak usaha yang dilakukan dari kedua pihak. Manajemen dengan tujuan bisnis dan prestasi mentereng, dan para pendukung yang senantiasa mendampingi tujuan tersebut melalui dukungan masif dalam banyak hal, karna didasari tujuan yang sama, berjaya-nya tim kebanggan mereka melalui kolaborasi dengan masing masing peran yang dijalankan.

Ungkapan Motivasi Dari Para Pendukung (Sumber: Dokumentasi Pribadi/Aldi Akbar Fadilah | Foto: Aldi Akbar Fadilah)

Perubahan yang terjadi pada awal perkembangan antara lain adalah keberanian manajemen untuk memutuskan kerja sama nya dengan Luis Milla pada awal musim 2023/2024 hingga akhirnya menunjuk Bojan Hodak sebagai pelatih kepala. Penunjukkan tersebut dapat dikatakan sebagai keberanian, karena pelatih sebelumnya yaitu Luis Milla adalah pelatih yang track record nya perlu diperhitungkan, selain itu ia juga merupakan nama besar dalam kancah sepakbola nasional.

Kepercayaan manajemen terhadap Bojan Hodak membuahkan hasil baik dengan konsistensi yang pada akhirnya mulai mendapatkan perhatian dari para pendukung. Selain itu, transisi kepemimpinan yang ada pada pihak manajemen juga menjadi faktor terjadinya perubahan dalam berbagai aspek, mundurnya Deputi CEO pada pertengahan 2024 juga mendapatkan perhatian besar dari berbagai kalangan, hal ini terlihat dari tokoh baru yang menggantikannya mulai menunjukkan bahwasanya sebuah club adalah milik bersama, pendukung dengan rasa memiliki terhadap club tersebut secara mentalitas, dihargai lebih jauh perannya melalui berbagai kolaborasi yang berhasil menguatkan hubungan antara manajemen dengan pendukung club, juga melalui komunikasi yang pada akhirnya membaik diantara kedua elemen tersebut.

Setelah melalui berbagai perubahan dan kolaborasi yang baik, akhirnya club memiliki stabilitas finansial yang lebih baik, hal tersebut berdampak pada berubahnya fasilitas yang menjadi lebih baik, dan memberikan dukungan secara finansial kepada tim kepelatihan terkait pendatangan pemain berkualitas sebagai penunjang prestasi club. Akhirnya hal tersebut memberi kendali penuh kepada pelatih untuk menentukan dan membuktikan hasil dari berbagai proses kolektif yang dilakukan oleh manajemen dan atas kolaborasi dari para pendukung

Peran Bobotoh dalam periode tersebut juga menjadi penunjang keberhasilan besar yang telah lama dinantikan. Melalui keputusan manajemen dalam perubahan mekanisme penonton, awalnya disambut dengan kurang baik oleh berbagai lapisan pendukung, karena hal tersebut dinilai menghalangi mereka untuk memberikan dukungan secara penuh. Hal ini dikarenakan, putusan manajemen untuk menetapkan sistem tiket online. Namun seiring berjalannya waktu, pihak pendukung mulai menyadari bahwa hal tersebut adalah langkah maju dari pihak manajemen melalui digitalisasi, sesuai tujuan mereka dengan menjadikan club ini lebih modern.

Tetapi hal tersebut tidak terlepas dari “melunaknya” standar yang diberikan oleh para pendukung terhadap keberlangsungan club. Namun berbagai tekanan yang diberikan bersifat membangun, hal ini dilakukan karena ekspektasi tinggi dari pendukung terhadap club sekaligus manajemen untuk mengedepankan marwah club diatas segalanya. Dalam hal ini menunjukkan bahwa pendukung yang kritis bersifat penting sebagai “pengawas” keberlangsungan club, karena tidak dapat dipungkiri sebuah club bergantung pada animo pendukung melalui penjualan tiket, dan penjualan merchandise, serta performa club di lapangan juga bergantung pada hadirnya pendukung.

Selain itu, Kota Bandung yang mempunyai rasa memiliki tinggi terhadap club sepakbola lokalnya, memiliki peran aktif dan masif dalam setiap rencana perkembangan club, akan selalu menjadi pendukung stabilitas finansial sesuai dengan tujuan manajemen dalam aspek bisnis

Semangat Membara Dari Tribun Utara (Sumber: Dokumentasi Pribadi/Aldi Akbar Fadilah | Foto: Aldi Akbar Fadilah)

Oleh karena itu, setiap elemen pendukung yang berkolaborasi merupakan faktor penting dalam berhasilnya tujuan awal yang direncanakan.

Rasa memiliki yang tinggi juga standar tinggi menjadi pengawas penting dalam perkembangan rencana–rencana tersebut. Pihak–pihak yang berkolaborasi pada akhirnya akan mendapatkan hasil yang baik melalui komunikasi dan eksekusi yang baik. (*)

Reporter Aldi Akbar Fadilah
Editor Aris Abdulsalam