Ayo Netizen

Perbankan di Indonesia Integrasikan UMKM dalam Membangun Citra Positif

Oleh: Muhammad Dhanny Ibrahim
Kedai-kedai UMKM di Pasar Cihapit, Kota Bandung. (Foto: Ayobandung.com/Kavin Faza)

Di tengah perkembangan industri halal yang semakin pesat, peran lembaga keuangan menjadi penting dalam mendukung pertumbuhan UMKM sebagai penggerak ekonomi nasional. Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) melalui program integrasi UMKM dalam pengembangan ekosistem halal Indonesia. Program ini menarik untuk dianalisis karena menunjukkan bagaimana perusahaan membangun citra positif melalui publikasi informasi pada berbagai media komunikasi.

Menurut saya, publikasi Bank Syariah Indonesia mengenai integrasi UMKM halal menarik dianalisis melalui penggunaan kata kunci pada website resmi dan Instagram. Website menggunakan kata kunci formal seperti “integrasi UMKM”, “ekosistem halal”, dan “ekonomi syariah”, sedangkan Instagram menyampaikan pesan serupa dengan bahasa yang lebih sederhana dan mudah dipahami audiens. Menurut saya, publikasi Bank Syariah Indonesia mengenai integrasi UMKM halal menarik dianalisis melalui penggunaan kata kunci pada website resmi dan Instagram.

Website menggunakan kata kunci formal seperti “integrasi UMKM”, “ekosistem halal”, dan “ekonomi syariah”, sedangkan Instagram menyampaikan pesan serupa dengan bahasa yang lebih sederhana dan mudah dipahami audiens. Publikasi ini menunjukkan upaya BSI memperkuat kepercayaan masyarakat melalui informasi yang relevan, edukatif, dan berorientasi pemberdayaan berkelanjutan bagi pelaku usaha. Selain itu, pesan yang disampaikan juga memperlihatkan komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan sektor UMKM halal di Indonesia.

Dari sisi teknik penulisan, website menyajikan informasi secara sistematis dengan penjelasan rinci mengenai program, tujuan, serta manfaat bagi pengembangan UMKM. Sebaliknya, Instagram menyampaikan inti informasi secara lebih ringkas agar pesan mudah dipahami dan menarik perhatian pengguna media sosial. Penyusunan informasi yang terstruktur membantu pembaca memahami tujuan program, manfaat kegiatan, serta arah pengembangan UMKM secara lebih jelas dan menyeluruh. Penggunaan bahasa yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing media juga membuat pesan dapat diterima secara lebih efektif oleh audiens.

Dari sisi konsistensi komunikasi, website dan Instagram sama-sama menampilkan komitmen BSI dalam mendukung pengembangan UMKM dan ekonomi syariah nasional. Meskipun terdapat perbedaan gaya bahasa dan penyampaian pesan, kedua platform tetap membangun citra positif perusahaan secara konsisten. Keseragaman pesan pada kedua platform memperkuat identitas perusahaan sehingga publik menerima informasi yang selaras dan terpercaya dari waktu ke waktu. Hal tersebut menunjukkan bahwa BSI memiliki strategi komunikasi yang terarah dalam menjaga reputasi perusahaan di berbagai media.

Menurut Mulyono dan Yuliatiningtyas (2022), media sosial dapat digunakan sebagai strategi komunikasi perusahaan untuk menyampaikan informasi secara efektif sekaligus membangun citra positif organisasi. Berdasarkan teori tersebut, BSI telah memanfaatkan website dan Instagram sebagai sarana komunikasi yang mendukung pembentukan citra positif melalui publikasi program pengembangan UMKM halal. (*)

Sumber:

  • Mulyono, A., & Yuliatiningtyas, S. (2022). Penggunaan media sosial sebagai strategi komunikasi membangun brand image pada PT Pelindo Energi Logistik. Journal Communication Specialist, 1(1), 123–137. https://ejournal.unitomo.ac.id/index.php/jcs/article/view/4877
Reporter Muhammad Dhanny Ibrahim
Editor Aris Abdulsalam