Ayo Netizen

Publikasi Hasil Lisensi Klub Berhasil Menjaga Konsistensi Komunikasi pada Dua Platform Digital

Oleh: Fikri Fakhrozi
Persib Bandung Vs Semen Padang FC. (Sumber: ileague.id)

PT I.League mengumumkan hasil Club Licensing Cycle 2025/2026 melalui website dan Instagram resmi sebagai bentuk penyampaian informasi kepada publik sepak bola Indonesia. Publikasi tersebut menarik untuk dianalisis karena menunjukkan bagaimana konsistensi komunikasi diterapkan pada dua platform digital yang berbeda.

Menganalisis kata kunci, saya melihat pada website resmi istilah yang digunakan adalah “Club Licensing”, “profesionalisme”, “standar AFC”, dan “tata kelola klub” yang berfungsi untuk menekankan pentingnya pemenuhan standar klub profesional. Sementara itu, pada caption Instagram juga digunakan istilah “Club Licensing”, “profesionalisme”, “standar AFC”, dan “tata kelola klub” yang bertujuan mempertahankan fokus pesan mengenai pengelolaan kompetisi sepak bola Indonesia kepada audiens media sosial.

Dari sisi kata kunci, website dan Instagram sama-sama menggunakan istilah “Club Licensing,“profesionalisme”, “standar AFC”, dan “tata kelola klub” secara konsisten. Penggunaan kata kunci tersebut menunjukkan bahwa kedua media sama sama memiliki fokus komunikasi yang sama dalam menyampaikan pesan profesionalisme kompetisi sepak bola Indonesia.

Pada website resmi, informasi utama mengenai hasil Club Licensing Cycle 2025/2026 langsung ditempatkan pada bagian awal berita dengan menggunakan teknik piramida terbalik secara jelas. Setelah menyampaikan informasi utama, website kemudian memberikan penjelasan tambahan mengenai aspek penilaian lisensi klub dan tujuan program dengan lebih rinci.

Teknik penulisan pada website terlihat lebih lengkap karena menjelaskan hasil lisensi klub melalui beberapa penjelasan tambahan dan rincian informasi pendukung lainnya. Sebaliknya, Instagram lebih menonjolkan penyampaian informasi cepat melalui caption yang singkat serta dukungan visual publikasi yang dapat menarik perhatian audiens media sosial instagram.

Instagram resmi PT I.League juga menggunakan teknik piramida terbalik karena inti informasi langsung disampaikan melalui bagian awal caption postingan resmi mereka. Setelah informasi utama disampaikan, caption Instagram kemudian dilengkapi dengan penjelasan tambahan secara singkat agar lebih mudah dipahami oleh pengikut media sosial perusahaan.

Dari analisis tersebut, dapat dilihat bahwa poin teknik penulisan antara website dan Instagram memiliki kesamaan karena sama sama menggunakan teknik piramida terbalik dalam publikasinya. Perbedaan hanya terlihat pada panjang isi tulisan karena website disusun lebih detail sedangkan Instagram disusun lebih singkat.

Pada poin konsistensi gaya penulisan, kedua media tetap menunjukkan gaya komunikasi formal, informatif, dan profesional sejak awal hingga akhir publikasi perusahaan. Konsistensi gaya komunikasi tersebut membantu menjaga kesamaan penyampaian pesan serta memperkuat identitas PT I.League sebagai pengelola kompetisi sepak bola profesional di Indonesia.

Walaupun format media berbeda, website dan Instagram tetap memiliki kesamaan dalam menyampaikan pesan utama mengenai profesionalisme pengelolaan kompetisi sepak bola Indonesia. Kesamaan tersebut dapat dilihat melalui penggunaan bahasa formal, penyampaian informasi utama di awal publikasi, dan konsistensi penggunaan kata kunci utama.

Pada poin konsistensi gaya penulisan, website dan Instagram menunjukkan gaya komunikasi yang tetap formal, informatif, dan profesional meskipun disesuaikan dengan karakteristik masing masing platform. Sejalan dengan yang disebutkan oleh Cornelissen (2020) menjelaskan bahwa gaya penulisan yang konsisten pada berbagai saluran komunikasi dapat memperkuat identitas, kredibilitas, dan reputasi organisasi.

Dari hasil analisis yang telah dilakukan, konsistensi gaya penulisan yang ditunjukkan melalui penggunaan bahasa formal, informatif, dan profesional pada website serta Instagram menunjukkan bahwa pesan organisasi tetap disampaikan secara seragam kepada publik. Temuan tersebut memperlihatkan kesesuaian dengan pandangan Cornelissen (2020) bahwa konsistensi gaya penulisan pada berbagai saluran komunikasi berperan dalam memperkuat identitas dan kredibilitas organisasi.

Dengan demikian, hasil analisis menunjukkan bahwa website dan Instagram telah menerapkan konsistensi komunikasi dalam publikasi hasil Club Licensing Cycle 2025/2026. Kesamaan tersebut terlihat dari penggunaan kata kunci yang seragam, penerapan teknik penulisan dengan pola piramida terbalik, serta gaya penulisan yang tetap formal, informatif, dan profesional meskipun disesuaikan dengan karakteristik dari masing masing platform. (*)

Reporter Fikri Fakhrozi
Editor Aris Abdulsalam