Eksistensi Arumba sebagai Musik Tradisional Sunda di Tengah Modernisasi

2 menit baca
Zaikha Kamila Andharinie
Ditulis oleh Zaikha Kamila Andharinie diterbitkan
Kegiatan siswa memainkan Arumba sebagai bentuj pelestarian seni musik tradisional Sunda di lingkungan sekolah (Sumber: dokumentasi pribadi)
Kegiatan siswa memainkan Arumba sebagai bentuj pelestarian seni musik tradisional Sunda di lingkungan sekolah (Sumber: dokumentasi pribadi)

Arumba merupakan alat musik tradisional dari Sunda yang masih eksis hingga saat ini meskipun berada di tengah arus modernisasi. Arumba merupakan alat musik tradisional yang menggunakan bahan bambu dan berasal dari Jawa Barat, dan juga dikenal sebagai singkatan dari "Alunan Rumpun Bambu". Alat musik ini mulai berkembang sekitar tahun 1960-an (Daryana & Murwaningrum, 2018), sebagai hasil perkembangan dari beberapa alat musik bambu lain seperti angklung dan calung. Dengan begitu, eksistensi Arumba merupakan bukti bahwa seni tradisional tetap bisa disukai masyarakat, meski banyak perkembangan pada musik modern.

Seiring dengan perkembangan zaman, Arumba juga mengalami perkembangan dalam cara penyajiannya. Pada awalnya, Arumba dimainkan secara tradisional dengan memakai alat musik seperti angklung dan calung. Namun seiring berjalannya waktu, penampilan Arumba pun mengalami perkembangan dalam hal aransemen serta cara penyajiannya. Perkembangan ini mencerminkan pengembangan aransemen musik serta inovasi pada penampilan tontonan tersebut.

Saat ini, Arumba tidak hanya dimainkan dengan cara tradisional, tetapi juga digabungkan dengan alat musik modern dalam penampilannya, sepertu gitar, drum, dan keyboard. Perubahan ini menunjukkan kemampuan Arumba untuk beradaptasi dengan kemajuan musik modern tanpa kehilangan identitas tradisionalnya.

Penampilan Arumba oleh Sanggar Seni Kartika pada acara Good Day Schoolicious di SMA Kartika XIX - 1 Bandung. pertunjukan ini menunjukkan perkembangan penyajian Arumba yang dapat dipadukan dengan konsep pertunjukan modern tanpa menghilangkan unsur tradisionalnya (Sumber: dokumentasi pribadi)
Penampilan Arumba oleh Sanggar Seni Kartika pada acara Good Day Schoolicious di SMA Kartika XIX - 1 Bandung. pertunjukan ini menunjukkan perkembangan penyajian Arumba yang dapat dipadukan dengan konsep pertunjukan modern tanpa menghilangkan unsur tradisionalnya (Sumber: dokumentasi pribadi)

Tidak Hanya mengalami perkembangan dalam penyajiannya, Arumba juga mengalami perubahan fungsi dalam masyarakat. Jika sebelumnya hanya digunakan sebagai sarana hiburan, kini kesenian ini juga dimanfaatkan sebagai media pendidikan dan sarana pertunjukan seni. Bahkan, Arumba kini sudah diajarkan di sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan seni sebagai bagian dari pembelajaran budaya lokal. Ini menandakan bahwa Arumba tidak hanya berkembang dalam aspek musik, tetapi juga memiliki posisi yang lebih besar dalam kehidupan masyarakat.

Arumba sebagai alat musik tradisional Sunda yang masih bertahan di tengah arus modernisasi yang berkembang. Hal ini dikarenakan terjadinya perubahan pada penampilannya dari yang awalnya sederhana menjadi semakin beragam dengan setuhan modern, sehingga tetap menarik bagi masyarakat. Selain itu, Arumba mengalami perubahan dalam fungsinya, yaitu tidak lagi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan dan pertunjukan seni.

Upaya pelestarian melalui kegiatan pendidikan dan budaya, turut mendukung keberadaan Arumba agar tetap dikenal, terutama oleh generasi muda. Dengan adanya perkembangan dan pelestarian tersebut, Arumba tetap memiliki peran penting sebagai bagian dari budaya Sunda yang perlu dijaga dan dilestarikan. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Zaikha Kamila Andharinie
Zaikha Kamila Andarini adalah mahasiswi yang memiliki minat besar dalam bidang sejarah, budaya, dan kegiatan organisasi.

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 26 Jun 2026, 16:30

Perempuan dan Polarisasi Modern

Perubahan zaman modern terkadang masih diselimuti oleh isu-isu kaum marjinal, terutama kaum perempuan.

Ilustrasi perempuan Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Ruly Nurul Ihsan)
Linimasa 26 Jun 2026, 16:25

Hikayat Pelatih Kuda Renggong, Bisa Berganti Ratusan Kuda Karena Tidak Cocok

Menjadi pelatih kuda renggong tak hanya butuh keahlian, tetapi juga chemistry. Usep telah berganti ratusan kuda demi menemukan pasangan terbaik.

Usep, salah seorang pelatih kuda renggong di Ujungberung, Kota Bandung. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 16:03

Publikasi Hasil Lisensi Klub Berhasil Menjaga Konsistensi Komunikasi pada Dua Platform Digital

Konsistensi komunikasi menjadi kunci kredibilitas sebuah perusahaan. Artikel ini menganalisis konsistensi komunikasi PT I.League pada dua platform digital.

Persib Bandung Vs Semen Padang FC. (Sumber: ileague.id)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 15:24

Mengenal Karel Albert Rudolf Bosscha

Karel Albert Rudolf Bosscha merupakan salah satu figur Belanda yang berperan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan di Indonesia

Karel Albert Rudolf Bosscha. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Jodya Maulana)
Linimasa 26 Jun 2026, 15:18

Hikayat Kampung Pembuat Panci di Bandung, Bertahan di Tengah Perubahan Zaman

Kampung Cikalang Kaler di Bandung telah puluhan tahun memproduksi panci. Kini mereka bertahan di tengah perubahan teknologi dapur modern.

Pengrajin di kampung pembuat panci Cileunyi, Kabupaten Bandung, bertahan di tengah perubahan zaman. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 15:04

Perkembangan Industri Perfilman Indonesia dari Tahun 1950-2026

Menelisik sejarah panjang perfilman di Indonesia dan karya-karya tersohor yang muncul sepanjang delapan dekade.

Judul film Darah dan Doa (1950). Film pertama yang diproduksi oleh orang Indonesia (Sumber: Wikipedia)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 14:33

Eksistensi Arumba sebagai Musik Tradisional Sunda di Tengah Modernisasi

Arumba merupakan alat musik tradisional dari Sunda yang masih eksis hingga saat ini meskipun berada di tengah arus modernisasi.

Kegiatan siswa memainkan Arumba sebagai bentuj pelestarian seni musik tradisional Sunda di lingkungan sekolah (Sumber: dokumentasi pribadi)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 14:13

Kuy Ah ... ke Sekolah Swasta

Melihat sekolah swasta yang sekarang semakin banyak melahirkan pelajar berprestasi hebat.

Ilustrasi siswa sekolah. (Sumber: Pexels | Foto: Airlangga Jati)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 13:09

Perbankan di Indonesia Integrasikan UMKM dalam Membangun Citra Positif

Publikasi BSI terkait integrasi UMKM halal menarik dianalisis: website menggunakan kata kunci formal, sedangkan Instagram menggunakan bahasa yang lebih sederhana bagi audiens.

Kedai-kedai UMKM di Pasar Cihapit, Kota Bandung. (Foto: Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 12:50

Dari Patriarki ke Femisida: Membaca Kekerasan terhadap Perempuan sebagai Warisan Struktur Historis

Bagaimana sistem kuasa yang diwariskan lintas generasi membentuk, menormalkan, dan melanggengkan kekerasan terhadap perempuan hingga titik terparahnya.

Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan. (Sumber: Istimewa)
Wisata & Kuliner 26 Jun 2026, 11:25

Panduan Berkunjung ke Lembang Park and Zoo: Kebun Binatang Bergaya Eropa di Dataran Tinggi Bandung

Lembang Park and Zoo menawarkan kebun binatang modern, wahana bermain, safari mini, hingga cat café unik di kawasan sejuk Lembang.

Lembang Park and Zoo. (Sumber: Ayomedia | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 09:42

HANI dan Tren Modus Operandi Kasus Narkotika

Bandung Raya kian rawan narkoba dengan adanya industri rumahan tembakau sintetis.

Polda Jabar musnahkan narkotika. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Rahmat Kurniawan))
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 09:16

Peringatan Darurat Kekerasan terhadap Perempuan

Mata dibutakan, bibir digunting: krisis keamanan berbasis gender yang mengancam perempuan.

Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan. (Sumber: Unplash)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 08:20

Memperjuangkan Representasi Anak-Anak Autis Bersama Komunitas Autistik

Peluncuran Boneka Barbie autis pada website dan instagram PT Mattel menunjukkan bentuk penghargaan dan penghormatan kepada anak-anak penyandang autisme dalam bentuk boneka.

Ilustrasi anak autisme. (Sumber: Pexels | Foto: Mah mud)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 07:56

Makna Sejati Karangan Bunga KDM untuk Jakarta

Provinsi lain perlu belajar dari Jakarta terkait dengan keberhasilan mendongkrak indeks pembangunan manusia (IPM) dan sukses menata sistem pengembangan SDM.

Karangan bunga KDM untuk HUT Jakarta (Sumber: tangkapan layar)
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 20:12

Kembang Tanpa Dedaunan

Menjaga kondisi hawa atau cuaca di Kota Bandung agar tidak menjadi lebih panas di tahun-tahun berikiutnya sesuai dengan tema hari Lingkungan Hidup sedunia tahun 2026.

The Rollies (1972). (Sumber: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 19:02

Menilik Perbedaan Gaya Komunikasi Website dan Instagram pada Kampanye Perusahaan Telekomunikasi

Kampanye “Nyalakan Semangat Indonesia” dari Telkomsel menunjukkan bagaimana perbedaan karakter website dan Instagram dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan yang sama secara efektif kepada audiens.

Ilustrasi.
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 18:33

Kopi Ajaib dari Tanah Priangan: Kejayaan dan Keruntuhan Kopi Priangan (1808–1875)

Mengenai kopi preanger yang melawati beberapa zaman kepengurusan Gubernur Jendral Hindia Belanda.

Perkebunan kopi arabica yang masih eksis sampai saat ini di Loa, Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Sumber: Dokumen Pribadi | Foto: Junior Fajar Rimbawan)
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 18:11

Turunkan Tensi, Naikkan Empati

Turunkan tensi, naikkan empati, dan kuatkan ikhtiar. Karena hidup tidak berubah oleh harapan semata, tetapi oleh usaha yang nyata.

Sejumlah siswa MI Al-Mujtahidin membawa sampah hasil dari sedekah sampah dan disetorkan ke Bank Sampah Produktif Cidadap Berseri, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, (11/11/2022). (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 17:26

Jejak dan Pengaruh Kesenian Barat dalam Perkembangan Seni Modern Indonesia

Menjelajahi jejak seni modern di Indonesia melalui pengaruh datangnya bangsa Eropa ke Indonesia.

Seniman Raden Saleh yang melukis dengan gaya lukis Eropa sebagai pelopor seni modern di Indonesia.  (Sumber: wikimedia.org)