Efektivitas Perusahaan Listrik sebagai Perusahaan Monopoli?

6 menit baca
Caecilia M
Ditulis oleh Caecilia M diterbitkan
PLN Nusantara Power UP Cirata memastikan seluruh unit PLTA Cirata siap menjaga keandalan listrik Jawa-Madura-Bali saat Idul Adha.
PLN Nusantara Power UP Cirata memastikan seluruh unit PLTA Cirata siap menjaga keandalan listrik Jawa-Madura-Bali saat Idul Adha.
Highlights

Poin Penting

Quick Read
  • Perusahaan monopoli yang sejati membantu masyarakat dengan membuat hal-hal baru tanpa kompetisi karena apabila ada kompetitor.

  • Perusahaan monopoli ini digolongkan ke dalam pasar persaingan tidak sempurna di mana jumlah penjualnya lebih sedikit dibandingkan pembelinya.

  • Perusahaan listrik sebagai perusahaan monopoli memiliki banyak kelebihan namun memiliki risiko yang besar untuk disalahgunakan.

Pernahkah melihat penguasa tunggal di suatu pangsa pasar? Itulah yang disebut perusahaan monopoli. Dalam buku Zero to One (2014), Peter Thiel, salah satu pendiri “Paypal”, menulis, “If you want to build a successful company, you should aim to build a monopoly”, yang berarti jika anda ingin membangun suatu perusahaan yang sukses, kamu harus menargetkan untuk membuat perusahaan monopoli.

Peter Thiel berpandangan bahwa perusahaan monopoli merupakan suatu hal yang positif terutama bagi perkembangan perusahaan. Menurutnya, perusahaan monopoli yang sejati membantu masyarakat dengan membuat hal-hal baru tanpa kompetisi karena apabila ada kompetitor, mereka terpaksa menurunkan harga mengikuti harga-harga pesaing dan mengabaikan kualitas produk yang mereka tawarkan.

Di sisi lain, Adam Smith, bapak ekonomi modern, dalam bukunya An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations (1776) berpendapat, “A monopoly granted the same effect as a secret in trade or manufactures” yang berarti, perusahaan monopoli memberikan efek yang sama seperti rahasia bisnis. Perusahaan monopoli menjaga stok barang agar selalu lebih sedikit dari permintaan (undersupplied) agar mereka bisa menjual produk di atas harga yang seharusnya. Hal ini membuat perusahaan monopoli bisa  mendapatkan profit yang jauh lebih tinggi dibandingkan pasar kompetitif (competitive market) yang harus bersaing dengan para kompetitor.

Perusahaan monopoli menguasai seluruh pasar sehingga mereka dapat memproduksi barang atau jasa dalam jumlah yang banyak. Semakin besar volume barang yang diproduksi maka akan semakin murah biaya rata-rata per unit. Air, listrik, energi, dan sumber daya lainnya membutuhkan biaya yang sangat besar untuk mengelolanya. Biaya yang sangat tinggi ini akan jauh lebih hemat jika dikelola oleh satu perusahaan tunggal daripada dikelola oleh banyak perusahaan. Contoh perusahaan monopoli di Indonesia seperti PT PLN, PDAM, PT Pertamina, dan lain-lain.

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau yang kita kenal sebagai PT PLN adalah sebuah badan usaha milik negara penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum. Baru-baru ini terjadi pemadaman listrik (blackout) di berbagai wilayah antara lain wilayah Sumatera, sebagian Kalimantan, dan Jawa yang disebabkan oleh pasokan bahan bakar batu bara yang terganggu. Blackout ini menimbulkan banyak kerugian bagi masyarakat terutama pelaku-pelaku usaha kecil (UMKM). Omset usaha mengalami penurunan, transaksi terganggu, dan para pedagang kehilangan potensi penjualan. Karena kejadian tersebut, muncul pertanyaan, apakah perusahaan listrik sebagai perusahaan monopoli efektif?

Kelebihan dan Kekurangan Perusahaan Monopoli

Seperti koin yang memiliki 2 sisi, semua hal pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Karena tidak ada kompetitor, perusahaan monopoli memiliki kemampuan finansial yang lebih stabil sehingga akan lebih mudah untuk mendanai riset dan pengembangan teknologi perusahaan. Ketiadaan kompetitor juga membuat perusahaan monopoli menjadi penentu harga tunggal. Hal ini meningkatkan stabilitas ekonomi dengan meminimalkan risiko terjadinya perang harga yang fluktuatif. Itulah kelebihan dari perusahaan monopoli.

Di sisi yang lain, perusahaan monopoli memiliki banyak kelemahan. Sisi paling gelap dari struktur pasar monopoli adalah hilangnya daya tawar konsumen. Tanpa adanya pesaing, perusahaan monopoli memiliki kekuatan penuh dalam menentukan harga dan pasokan. Tidak adanya kompetitor juga membuat perusahaan menjadi puas diri sehingga enggan untuk berkembang dan mengabaikan kualitas produk atau layanan. Harga akan semakin mahal dan kualitas yang diterima konsumen pun akan semakin memburuk. Tanpa tekanan dari rival, konsumen terpaksa menerima apa adanya karena tidak ada alternatif.

Perusahaan monopoli juga sering kali sengaja membatasi jumlah produksi barang agar dapat menetapkan harga tinggi meskipun permintaan masyarakat sangat besar. Hal ini disebut sebagai kelangkaan buatan (Artificial Scarcity). Perusahaan monopoli mematikan kompetisi di suatu pasar, padahal kompetisi adalah penggerak utama inovasi. Tanpa ancaman dari pesaing, perusahaan monopoli cenderung malas melakukan riset dan pengembangan lebih lanjut. Selain itu, perusahaan monopoli juga menimbulkan ketimpangan distribusi pendapatan. Keuntungan yang besar hanya mengalir ke segelintir pemilik modal sehingga memperlebar jurang antara kaya dan miskin.

Apa Itu Pasar Persaingan Sempurna?

Salah satu Pembangkit Listrik Tenaga Panas di Indonesia, PLTP Kamojang. (Sumber: Dok. PLN)
Salah satu Pembangkit Listrik Tenaga Panas di Indonesia, PLTP Kamojang. (Sumber: Dok. PLN)

Ada beragam jenis pasar dalam perekonomian. Perusahaan monopoli ini digolongkan ke dalam pasar persaingan tidak sempurna di mana jumlah penjualnya lebih sedikit dibandingkan pembelinya.

Selain itu, ada jenis pasar lain yaitu pasar persaingan sempurna. Pasar persaingan sempurna merupakan pasar yang memiliki penjual dan pembeli berjumlah banyak, di mana kedua pihak tersebut tidak bisa mempengaruhi keadaan pasar. Jenis pasar ini dianggap paling ideal karena mampu mencapai efisiensi pasar. Jenis produk dan kualitas barang di pasar persaingan sempurna relatif sama sehingga harga cenderung lebih stabil dan persaingan lebih sehat.

Selain itu, hal tersebut juga memicu produsen untuk lebih menjaga kualitas barang-barang mereka. Harga barang murni ditentukan berdasarkan permintaan dan penawaran yang terjadi, tidak ada kekuatan lain yang memengaruhi. Sayangnya, di pasar persaingan sempurna, keuntungan yang didapat oleh pedagang lebih sedikit dibandingkan perusahaan yang berjenis monopoli.

Bagaimana Perusahaan Listrik di Negara Lain?

Negara tetangga kita, Singapura, merupakan negara yang sangat mengandalkan kegiatan ekspor dan pendanaan dari pihak eksternal, para investor. Oleh karena itu, mereka perlu memberikan penawaran yang menarik agar negara-negara lain tertarik untuk berinvestasi di Singapura. Salah satu caranya adalah dengan melakukan efisiensi biaya melalui penurunan biaya listrik.

Industri energi listrik pertama di Singapura dimulai pada tahun 1878 yang merupakan investasi yang dilakukan oleh investor swasta, Tanjong Pagar Dock Company, yang salah satunya digunakan untuk memfasilitasi dermaga. Setelah perusahaan tersebut diambil alih menjadi lembaga negara (government agency) pada tahun 1906, beridirilah perusahaan listrik pertama di Mackenzie Road, Singapura.

Awalnya, bahan bakar yang digunakan terbuat dari batu bara, pada tahun 1940, Singapura menggunakan minyak bakar (fuel oil) sebagai bahan bakar untuk menghasilkan listrik. Setelah berakhirnya perang 1945, permintaan akan listrik di Singapura semakin meningkat. Hal ini menyebabkan terjadinya blackout karena tidak bisa menyuplai kebutuhan masyarakat. Menanggapi kejadian tersebut, pemerintah terus mengembangkan dan memperbanyak pembangkit listrik. Pada tahun 1963, dibentuklah Public Utility Board (PUB), perusahaan gabungan yang menyediakan listrik, piped gas, dan air di Singapura. Singapura terus mengembangkan pembangkit-pembangkit listrik untuk memenuhi permintaan masyarakatnya. Pada tahun 1995, pemerintah Singapura mulai meliberasi perusahaan listrik secara bertahap. 

Pada awalnya, perusahaan listrik di Singapura merupakan perusahaan monopoli yang menjadi satu-satunya penguasa di pasar tersebut. Pada Januari 2003, perusahaan listrik tersebut berubah menjadi pasar persaingan sempurna. Dikembangkan sebuah platform berupa Open Electric Market (OEM) yaitu National Electricity Market of Singapore (NEMS). Di platform tersebut, konsumen bisa memilih untuk membeli listrik dari perusahaan yang mereka ingini. Sampai saat ini, Singapura memiliki belasan perusahaan listrik yang aktif menyediakan jasa mereka. 

Perusahaan listrik sebagai perusahaan monopoli memiliki banyak kelebihan namun memiliki risiko yang besar untuk disalahgunakan. Pembukaan pasar persaingan sempurna mendorong perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Dengan adanya kompetitor, harga listrik menjadi lebih rendah karena para penjual berlomba-lomba untuk memperebutkan pembeli. Hal ini memberikan dampak yang sangat baik di berbagai sektor salah satunya, dapat memberikan tawaran yang lebih menarik bagi investor luar untuk berinvestasi.

Selain itu, hal ini juga membuat terbukanya berbagai lapangan pekerjaan baru yang dapat memajukan perekonomian negara. Dengan adanya persaingan yang sehat, maka kualitas yang ditawarkan akan lebih konsisten dan terjamin. Jadi, dapat dipertimbangkan perubahan pasar perusahaan listrik menjadi pasar persaingan sempurna karena lebih efektif dan efisien. Namun meliberalisasi perusahaan tersebut tetap memerlukan pendekatan yang sangat hati-hati, harus memerhatikan keamanan dan meminimalkan risiko kekacauan yang dapat ditimbulkan.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Caecilia M
Tentang Caecilia M
Mahasiswa Akuntansi Universitas Katolik Parahyangan

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 02 Okt 2026, 20:31

Saat Pajak Terus Mencekik, Masihkah 'Worth It' untuk Membangun Usaha Mandiri?

Di Negara ini menjadi Karyawan atau Wirausahawan bukan satu-satunya pilihan yang menguntungkan. Keduanya punya konsekuensi yang terkadang merugikan.

Apakah kita benar-benar bisa memilih antara menjadi karyawan dan pengusaha di negeri ini? (Sumber: pixabay)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 19:15

Masjid Menara Sangat Terkait Kali Semarang

Kali Semarang dan anak-anak sungainya, dermaga sungai di Kampung Melayu dengan Masjid Menaranya, menjadi satu situs penting dalam sejarah perkembangan Kota Semarang.

Pak Ali (berbaju putih), sedang memberikan keterangan tengtang penimbunan lantai satu masjid. (Foto: T Bachtiar)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 18:02

Investasi Bangsa Dimulai dari Penguasaan Literasi Generasi Muda

Penguasaan literasi generasi muda harus ditempatkan sebagai fondasi utama untuk membangun bangsa yang kuat, mandiri, adaptif dalam menghadapi perubahan zaman.

Anak muda sedang membaca buku. (Sumber: Pexels | Foto: Abby Chung)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 16:45

Mengenang Masa Keemasan Acara Musik di Layar Kaca TVRI

Bagi generasi yang tumbuh pada era 1980-an hingga 1990-an, acara musik di TVRI bukan sekadar tontonan.

Aneka Ria Safari. Salah satu acara musik televisi favorit penonton Indonesia era 1980-1990-an. Program ini menghadirkan penyanyi dan grup musik populer serta lagu-lagu yang tengah digemari masyarakat. (Sumber: Majalah Monitor TVRI)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 15:14

Makna Filosofis, Persamaan, dan Perbedaan Pupuh Sunda, Jawa, Madura, Bali dan Sasak

Makna filosofis, persamaan dan perbedaan Pupuh Sunda, Jawa, Madura, Bali dan Sasak.

Seniman tembang pupuh. (Sumber: Dika Dzikriawan)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 11:49

Seragam Khaki

Cerita seorang guru honorer yang mendapat ujian ekonomi tapi tetap bekerja profesonal.

Ilustrasi 'Khaki'. (Sumber: ChatGPT)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 10:28

Mabuk Sejarah dalam 'Telunjuk dan Pelatuk'

Resensi buku kumpulan cerpen 'Telunjuk dan Pelatuk' karya Ikrom Rifai.

sampu buku Telunjuk dan Pelatuk.
Ayo Netizen 01 Okt 2026, 19:02

Pengalaman Mengikuti Lomba Baca Puisi Sunda 'Wangsit Siliwangi' (1964) Karya Wahyu Wibisana

Pengalaman berharga mengikuti lomba baca puisi Sunda membawakan karya legendaris Wahyu Wibisana, "Wangsit Silwangi" (1964). Menghayati setiap bait sastra penuh makna dan nuansa perjuangan budaya.

Ilustrasi penulis sedang membacakan puisi Bahasa Sunda "Wangsit Siliwangi" karya Wahyu Wibisana (1964). (Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan ChatGPT)
Ayo Netizen 01 Okt 2026, 17:34

5 Mahasiswa Digital Public Relations Telkom University Harumkan Nama Indonesia di ICIC 2026

Lima mahasiswa Program Studi S1 Digital Public Relations Telkom University berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Lima mahasiswa Program Studi S1 Digital Public Relations Telkom University berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Ayo Netizen 01 Okt 2026, 15:25

Hari Lansia Internasional, sebagai Momen Kebersamaan bagi para Lansia

Tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Lansia Internasional, apakah ini hanya momen peringatan? Ada sejarah yang tidak pernah dibaca generasi muda, tetapi ingatan para lansia tetap menyimpannya.

Diproyeksikan jumlah lansia terus meningkat dan pada tahun 2045 akan mencapai 20 persen atau hampir satu per lima dari total penduduk. (Sumber: Freepik/Jcomp)
Ayo Netizen 01 Okt 2026, 14:09

Perbedaan Antara Cara Penyangraian Torrefacto dengan Kopi Tiam

Perbedaan utama kopi torrefacto dan kopi tiam terletak pada proses karamelisasinya. Torrefacto menyangrai biji dengan gula, sementara kopi tiam menambahkan margarin atau mentega dan gula.

Proses penyangraian metode Torrefacto (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo)
Ayo Netizen 01 Okt 2026, 11:26

Revitalisasi Kereta Api: Tulang Punggung Transportasi di Jawa Barat

Bagaimanapun juga hadirnya kereta api ini membuka oase panjang, transportasi yang setiap hari menjadi perbincangan di tengah masyarakat, transportasi yang ditunggu-tunggu di era kemacetan

Mengangkat barang sekaligus memandu penumpang menjadi tugas keseharian para porter di Stasiun Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 01 Okt 2026, 08:24

Bandung Benahi Drainase, Jangan Lupakan Pompa dan Kolam Retensi

Pembangunan drainase dan pompa tidak boleh hanya berdasarkan perkiraan. Kota membutuhkan data spasial yang akurat.

Sistem pencegahan banjir di kota Bandung dengan perbaikan drainase, pompa dan kolam retensi (Sumber: dokpri - dikreasi dengan chatgpt | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 01 Okt 2026, 07:55

Masa Depan Kebudayaan Kota Bandung dan Kunci Menghidupkan Museum

Kapasitas SDM pengelola museum dan pelaku seni di Bandung harus digenjot secara total.

Ilustrasi Kebudayaan Kota Bandung dan Kunci Menghidupkan Museum (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 30 Sep 2026, 20:36

Sarapan Pagi Estetik di Dapoer Pagi Cianjur

Menyambangi Cianjur tidak lengkap jika tidak mengeksplor kulinernya. Dapoer Pagi menjadi salah satu tempat yang bisa dicoba bagi mereka yang mencari tempat kuliner yang estetik

Menu Bubur Mandarin Dapoer Pagi Cianjur. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 30 Sep 2026, 19:12

Kerancuan dalam Penamaan Geografi Lokal antara Gunung dan Bukit di Indonesia Khususnya di Jawa Barat

Artikel ini mengulas fenomena kerancuan penamaan geografi lokal di Indonesia, di mana perbukitan sering kali salah kaprah disebut sebagai gunung, serta dampaknya terhadap aspek pemetaan wilayah.

Potret bangunan yang menduduku perbukitan di Kawasan Bandung Utara (KBU) (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 30 Sep 2026, 17:32

Meneropong Avengers Endgame: Encore dengan Perspektif Fikih Lingkungan Muhammadiyah

Membandingkan perspektif Thanos dengan Muhammadiyah dalam isu lingkungan.

Meneropong Avengers Endgame: Encore dengan perspektif fikih lingkungan Muhammadiyah.  (Sumber: Gemini AI)
Beranda 30 Sep 2026, 15:19

Manusia Bisa Hidup Tanpa AI, Tapi Bagaimana Bila Tanpa Air?

Manusia masih bisa hidup tanpa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Namun, manusia tidak bisa hidup tanpa air.

Pemandangan Waduk Jatiluhur pada 10 Oktober 2023. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 30 Sep 2026, 11:40

Mempertahankan Tata Kelola Kota Kebanggaan Warga Bandung

Seringkali kita temukan pada saat pemilihan umum, data ganda ini penyebabnya dari perubahan data kependudukan yang belum terbarui dengan baik di dalam sistem pusat.

Kawasan padat penduduk di Tamansari, Kota Bandung, Senin 5 Mei 2025. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 30 Sep 2026, 10:39

Pergumulan Bandung Menjelang Magrib

Dibalik wajah cantiknya Bandung yang gemerlap ada mereka yang datang pada waktu menjelang magrib untuk mencari toko tutup sebagai tempat tidur sementara.

Sejumlah ruas di Kota Bandung masih dipenuhi tunawisma saat malam tiba (Sumber: pexels)