Gunung Alit Telah Lahir di Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu

4 menit baca
T Bachtiar
Ditulis oleh T Bachtiar diterbitkan
Gunung Alit lahir di dalam Kawah Ratu pascaletusan Juli–Agustus 2019. (Sumber: T Bachtiar)
Gunung Alit lahir di dalam Kawah Ratu pascaletusan Juli–Agustus 2019. (Sumber: T Bachtiar)

Pada Juli - Agustus 2019, terjadi letusan freatik di kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu, Jawa Barat. Letusan itu terjadi ketika magma yang panasnya 1.200 derajat Celsius naik ke permukaan, kemudian bersentuhan dengan air tanah dangkal. Bila panas uap yang terbentuk melebihi panas batuan penutupnya, akan menghasilkan letusan uap, letusan freatik, letusan yang terjadi karena dorongan yang sangat kuat akibat adanya perubahan jumlah besar air yang menjadi uap panas. Pada saat dipanaskan, satu meter kubik air akan berubah menjadi 1.600 meter kubik uap, yang akan menghasilkan letusan vertikal uap, air, abu, bom vulkanik, dan puing-puing batu, bila batuan penutupnya tidak kuat. 

Walau letusannya kecil dan berupa letusan freatik, tapi menjadi penting, karena pascaletusan tahun 2019, merupakan momentum kelahiran gunungapi baru di Kawah Ratu. Gunungapi baru telah lahir. Inilah miniatur gunungapi. Ukurannya kecil, namun sudah memperlihatkan adanya endapan material letusan yang membentuk lereng gunung yang melingkar. Dan, di dalam kawah mininya, terjadi penurunan dasar kawah yang membentuk cekungan. Ketika air meteorik turun di kawah kecil yang baru terbentuk, dengan dasar kawah yang kedap air, maka air meteorik itu tertampung menjadi danau kawah kecil. Dari tepian bibir Kawah Ratu, terlihat air danau kawahnya kehijauan yang segar, merupakan perpaduan warna belerang dengan air. 

Kegembiraan atas kelahiran gunungapi, belum punya nama walau sudah lahir tujuh tahun yang lalu. Atas kelahiran gunungapi kecil itu, rasanya nama yang cocok dengan ukuran gunungnya adalah Gunung Alit. Gunung berarti gunungapi, dan alit diambil dari Bahasa Sunda yang berarti kecil, karena memang gunungapi itu masih sangat kecil. Itulah miniatur gunung api. Mari menjadi saksi atas kelahiran gunungapi, dan akan bertumbuh bila nanti terjadi letusan-letusan berikutnya. Material letusan itu akan mengendap di lerengnya, sehingga akan menambah ketinggian dinding kawah, yang akan menambah volume air danau kawahnya.

Sebagai pembanding tentang kelahiran gunungapi, contoh pertama, lahirnya gunungapi dari kaldera Gunung Tambora di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, sejak letusan tahun 1913. Oleh masyarakat setempat, gunung api yang baru lahir itu dinamai Doroafitoi. Doro berarti gunung, afi berarti api, dan toi berarti kecil. Contoh kedua, dari kaldera Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, lahir Gunung Barujari. Baru berarti baru, dan jari berarti jadi. Gunungapi yang baru jadi, baru terbentuk. Kelahiran gunung api baru dari kaldera gunung api yang terbentuk pascaletusan 1883, terbentuk sejak letusan-letusan bawah laut pada Desember 1927, dan muncul di atas permukaan laut pada Januari 1928. Gunung yang baru lahir itu dinamai Gunung Anak Krakatau, gunungapi anaknya Gunung Krakatau. Dan ada gunungapi yang lahir dari lereng Gunung Ranaka di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Desember 1987. Ranaka berasal dari kata rana yang berarti telaga atau danau, dan ka berarti burung gagak. Gunung Api baru ini kemudian oleh peneliti dinamai Gunung Anak Ranaka, gunungapi anaknya Gunung Ranaka. Padahal masyarakat Manggarai, Flores, menamainya Gunung Namparnos. Nampar berarti tebing, dan nos berarti kerak gosong sisa pembakaran.   

Gunung Alit ini lahir di sisi utara Kawah Ratu Gunung Tangkubanparahu. Van Bemmelen membuat sketsa puncak Gunung Tangkubanparahu dengan kawah-kawah yang jumlahnya mencapai 12 kawah, seperti yang muat ulang oleh Dr JA Katili dalam bukunya Pengantar Geologi Umum (Jilid 2, 1962). 

Kawah itu cekungan yang terbentuk karena adanya letusan gunungapi, sebagai lubang utama tempat keluarnya magma, gas gunungapi, dan material letusan gunungapi lainnya.

Menurut M Nugraha Kartadinata (2005), Gunung Tangkuban Parahu lahir dari kaldera Gunung Sunda. Kawah pertama yang terbentuk adalah Kawah Pangguyangan Badak, yang letusan-letusannya terjadi antara 90.000 tahun sampai 40.000 tahun yang lalu. Sebagai penanda posisi Kawah Pangguyangan Badak adalah menara penerima dan pemancar yang didirikan di pinggir Kawah Pangguyangan Badak, di sebelah barat Kawah Upas. Selain letusan eksplosif, terjadi juga letusan efusif yang mengalirkan lava hingga jauh di lembah-lembahnya. Antara 40.000 tahun sampai 10.000 tahun yang lalu terjadi letusan-letusan yang membentuk Kawah Upas. Pascaletusan 10.000 tahun yang lalu, Kawah Ratu terbentuk, yang posisinya berada di sebelah timur dan sejajar dengan Kawah Upas.  

Perlu ada pemetaan dengan menggunakan teknologi yang mudah dan terjangkau biayanya, misalnya pemetaan menggunakan pesawat drone. Pentingnya pemetaan itu untuk mengetahui dimensi Gunung Alit secara akurat. Berapa linggi lereng Gunung Alit dari dasar Kawah Upas, berapa volume air danau kawah saat pemetaan, berapa meter garis tengahnya, berapa luasnya, dll.

Data itu penting untuk diketahui dan dimaknai untuk melakukan mitigasi bencana bila Gunung Alit meletus di kemudian hari. Sebab, walau terjadi letusan freatik kecil, karena terdapat air danau kawah di Gunung Alit, maka letusannya akan menghamburkan bebatuan ke udara bersamaan dengan uap panas, air panas, abu, dan material magmatik.

Bila lembaga yang mempunyai otoritas dalam bidang kegunungapian sudah menaikkan status keaktifan gunungnya, maka keputusan itu tidak boleh ditawar-tawar lagi oleh siapapun. Dan, masyarakat pun harus paham, tidak perlu mendatangi gunung itu untuk alasan apapun bila sudah ditentukan berapa km jarak amannya. Jalan terbaiknya adalah tidak boleh mendekat dalam radius yang sudah ditentukan. Ada saatnya, ketika gunungapi itu tenang, masyarakat boleh mendekat, dan ada saatnya pula harus menjauh, membiarkan gunung apinya bekerja sesuai dinamikanya. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 24 Jul 2026, 19:06

Ketika Pelajar Diminta Pulang Cepat, Apakah Bandung Menjadi Lebih Aman?

Jika seorang pelajar dianggap aman hanya karena berada di rumah setelah pukul 21.00, lalu bagaimana dengan keamanan kota setelah jam itu?

Warga berlalu lalang di kawasan Asia Afrika, Kota Bandung, pada malam hari. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ditya Rafi Muttaqin/Magang)
Linimasa 24 Jul 2026, 18:41

Menengok Produksi Kerajinan Ukir Arjasari

Seni ukir kayu menjadi cara warga Kampung Bunisakti, Arjasari, memperkenalkan daerahnya. Beragam ukiran bernilai seni diproduksi dengan teknik khas.

Menengok Produksi Kerajinan Ukir Arjasari. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Wisata & Kuliner 24 Jul 2026, 18:33

5 'Warung' Sarapan di Pilihan Bandung, dari Kedai Legendaris hingga Hidden Gem

Jelajahi 5 kedai sarapan favorit di Bandung dengan pilihan menu rumahan, panorama asri, hingga hidden gem yang cocok untuk memulai hari.

Sajian di Sepiring Pagi.
Ayo Netizen 24 Jul 2026, 17:15

Di Balik Kampanye Digital Jakarta International Marathon 2025: Analisis Merek Air Mineral Nasional

Membedah hal-hal yang tidak terlihat di balik kampanye digital.

Ilustrasi. (Sumber: AI)
Ayo Netizen 24 Jul 2026, 16:18

Pesta Kesenian Bali sebagai Bukti Apresiasi Seni yang Perlu Ditularkan ke Provinsi Lain

Ketika suatu festival seni dapat memberi inspirasi bagi daerah lain.

Pertunjukan Pesta Kesenian Bali tahun 2026 (Sumber: Youtube: Disbud Prov. Bali)
Ayo Netizen 24 Jul 2026, 15:27

Mega Korupsi Era 90-an Skandal Bapindo dan Eddy Tansil Mengguncang Indonesia

Pengusaha bernama lengkap Edy Tansil (Tan Tjoa Ing) dituntut hukuman penjara seumur hidup serta diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp800 miliar.

Surat kabar Bandung Pos edisi akhir Juli 1994 yang menampilkan berita utama mengenai kasus mega korupsi Eddy Tansil. (Sumber: Foto dan koleksi surat kabar Kin Sanubary)
Ayo Netizen 24 Jul 2026, 15:10

Modernisasi Berkebaya yang Berbudaya

Tidak dapat ditawar lagi dengan berkebaya. Kebaya sudah menjadi identitas yang sangat penting bagi Indonesia.

Perempuan lokal Indonesia memakai kebaya. (Sumber: Pexels | Foto: David Tumpal)
Ayo Netizen 24 Jul 2026, 14:17

Telusur Arca Derenten: Ikonografi Durga-Agastya, Omon-Omon dari Kebun Binatang ke Museum Kota

Pengejawantahan arkeolog sebagai 'detektif masa lalu': mengkaji ikonografi Arca batu, menelusuri jejak hilangnya, hingga mengurai urgensi lembaga Museum Kota

Pintu masuk kebun binatang Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 24 Jul 2026, 13:40

Pentingnya Patuh Minum Obat Hipertensi: Penyuluhan Mahasiswa PKPA UMB di Puskesmas Cibiru

Kegiatan kolaborasi yang dilakukan oleh mahasiswa dan praktisi fasilitas pelayanan kesehatan di puskesmas dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup pasien di puskesmas cibiru.

Mahasiswa PKPA Universitas Muhammadiyah Bandung sedang melaksanakan Penyuluhan di Puskesmas Cibiru. Kamis (23/6/2026). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Indri Wahyuni A)
Wisata & Kuliner 24 Jul 2026, 13:22

Lontong Goreng Gasibu, Kuliner Pagi Favorit di Kawasan Gedung Sate Bandung

Cari sarapan enak di Bandung? Lontong Goreng Gasibu menawarkan lontong goreng hangat dan tahu Sumedang dengan harga mulai Rp4.000 di kawasan Lapangan Gasibu.

Lontong Goreng Gasibu. (Sumber: Instagram @hayulahgaskeun)
Ayo Netizen 24 Jul 2026, 10:22

Sate, Sang Mahakarya Kuliner Nusantara: Dari Warisan Budaya hingga Diplomasi Rasa Dunia

Indonesia boleh dibilang merupakan "Negeri Seribu Sate".

Pedagang sate. (Sumber: Pexels | Foto: nourrie zein)
Ayo Netizen 24 Jul 2026, 07:55

Kesantunan Berdigital bagi Anak

Kecerdasan buatan tidak boleh membatasi proses tumbuh kembang anak.

Orang tua dan anaknya. (Sumber: Pexels/Lgh_9)
Ayo Netizen 23 Jul 2026, 19:42

Gunung Alit Telah Lahir di Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu

Gunung Alit ini lahir di sisi utara Kawah Ratu Gunung Tangkubanparahu.

Gunung Alit lahir di dalam Kawah Ratu pascaletusan Juli–Agustus 2019. (Sumber: T Bachtiar)
Ayo Netizen 23 Jul 2026, 18:02

Serunya Belajar di Alam Bebas

Pendidikan terbaik bukan selalu tentang seberapa cepat anak mampu membaca, menulis, berhitung. Melainkan ketika anak tumbuh menjadi manusia yang rasa ingin tahunya tetap hidup, hatinya tetap lembut

Asyiknya Kakang naik Bebek Gowes di Pondok Tandang Bakti Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Ahad (31/5/2026) (Sumber: Istimewa | Foto: Aa Akil)
Ayo Netizen 23 Jul 2026, 17:00

Hari Anak Nasional: Kenalkan Proses Kreatif Sejak Dini Lewat Program Little Creator

Kreativitas di segala bidang kehidupan adalah kunci masa depan anak.

Program Kreator Cilik yang diselenggarakan oleh Omochatoys menekankan proses kreatif sejak usia dini (Foto: dok Omochatoys)
Wisata & Kuliner 23 Jul 2026, 16:22

Wahana Pilihan TMII, dari Kereta Gantung hingga Drone Show Gratis

Rencanakan kunjungan ke TMII dengan panduan wahana terbaik, lengkap dengan tiket, museum pilihan, Jagat Satwa Nusantara, dan tips berkunjung hemat.

Museum Indonesia TMII. (Sumber: TMII)
Ayo Netizen 23 Jul 2026, 16:21

Hari Anak Nasional: Sudahkah Anak-Anak Indonesia Merdeka?

Apakah anak-anak layak dikatakan sudah merdeka? jika rasa aman, nyaman dan hak-hak dasar dalam hidup mereka belum sepenuhnya bisa ditunaikan.

Seorang anak sekolah di Aceh yang menyebrangi jembatan tali menuju sekolah. (Sumber: Generated AI (Terinspirasi dari Video Asli di Aceh))
Ayo Netizen 23 Jul 2026, 15:11

Hari Anak Nasional Menjadi Momen Tumbuhnya Generasi Kuat dan Cerdas

Seharusnya peringatan Hari Anak Nasional dijadikan momentum penting untuk membangun anak-anak yang kuat dan cerdas.

Butuh kerjasama dan partisipasi dari berbagai pihak dalam rangka mewujudkan pendidikan terbaik bagi anak-anak negeri ini. (Sumber: Pexels/Agung Pandit Wiguna)
Ayo Netizen 23 Jul 2026, 14:39

Ketika Kritik Tenggelam dalam Kebisingan

Status quo tidak selalu bertahan karena kritik dibungkam, tetapi karena perhatian kita terlalu mudah dialihkan.

Sebuah pagelaran seni dog-dog di tengah sebuah aksi. (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 23 Jul 2026, 13:33

Sayembara Tangkap Begal dan Batas Tanggung Jawab Negara

Keamanan merupakan salah satu alasan paling fundamental mengapa negara dibentuk.

Ilustrasi sayembara tangkap begal. (Sumber: Arsip pribadi | Foto: AI Gemini)