Ayo Netizen

Tahu Bungkeng: Dari Olahan Dapur Menjadi Kuliner Khas di Tanah Sumedang

Oleh: Ahmad Hafiz Nurrohim
Tahu Bungkeng adalah pelopor dan cikal bakal dari tahu Sumedang yang legendaris. (Foto: Ahmad Hafiz Nurrohim)

Tahu Sumedang merupakan salah satu kuliner yang menjadi identitas Kabupaten Sumedang. Di balik kepopulerannya, terdapat Tahu Bungkeng yang memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah tahu khas Sumedang. Tahu Sumedang sendiri memiliki ciri khas berupa tekstur kulit yang kering, gurih, dan renyah, dengan bagian dalam yang lembut sehingga menghadirkan cita rasa yang berbeda dari tahu pada umumnya.

Sebagai salah satu ikon kuliner Sumedang, Tahu Sumedang mudah dijumpai di berbagai sudut daerah. Pengunjung yang datang ke Sumedang dapat menemukan banyak toko yang menjual tahu dengan beragam pilihan. Kondisi tersebut menjadikan tahu tidak hanya sebagai makanan sehari-hari, tetapi juga sebagai oleh-oleh yang identik dengan Kabupaten Sumedang.

Cikal bakal Tahu Bungkeng bermula ketika seorang imigran Tiongkok bernama Ong Kino membuat olahan tahu untuk istrinya. Melihat hasil olahannya mendapat respons yang positif dari masyarakat Sumedang, ia kemudian mulai menjual tahu tersebut. Namun, usaha yang dirintisnya masih dilakukan secara sederhana sehingga penjualannya belum berkembang dengan baik.

Perjalanan usaha itu kemudian dilanjutkan oleh putranya, Ong Bungkeng. Ia melakukan berbagai pembaruan dalam pengolahan dan mempertahankan cita rasa tahu yang khas. Upaya tersebut membuat usahanya semakin dikenal dan mendapat sambutan yang lebih luas dari masyarakat, hingga nama Tahu Bungkeng melekat sebagai salah satu pelopor perkembangan Tahu Sumedang.

Seiring berjalannya waktu, usaha Tahu Bungkeng terus berkembang dan kini memiliki tiga cabang yang berpusat di Jalan 11 April. Hingga sekarang, kios-kios yang menjual Tahu Sumedang dapat ditemukan di jalan-jalan penghubung antardaerah, terminal, pedagang kaki lima, hingga restoran yang menyediakan berbagai oleh-oleh khas Sumedang.

Berawal dari olahan sederhana yang dibuat di dapur keluarga, Tahu Bungkeng kemudian berkembang menjadi bagian penting dalam sejarah kuliner Sumedang. Keberadaannya tidak hanya memperkenalkan cita rasa tahu khas Sumedang kepada masyarakat luas, tetapi juga menjadi warisan kuliner yang terus bertahan dari generasi ke generasi. Hingga kini, nama Tahu Bungkeng tetap dikenang sebagai salah satu pelopor yang turut mengangkat Tahu Sumedang menjadi kuliner khas yang identik dengan Kabupaten Sumedang. (*)

Reporter Ahmad Hafiz Nurrohim
Editor Aris Abdulsalam