10 Netizen Terpilih September 2026, Menangkap Ragam Isu Bandung dan Jawa Barat

2 menit baca
Aris Abdulsalam
Ditulis oleh Aris Abdulsalam diterbitkan
Simulasi penanganan bencana gempa bumi akibat Sesar Lembang. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Simulasi penanganan bencana gempa bumi akibat Sesar Lembang. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Highlights

Poin Penting

Quick Read
  • Redaksi Ayobandung.id mengumumkan 10 penulis terbaik kanal "Ayo Netizen" untuk periode September 2026, dengan total hadiah tetap Rp1,5 juta.

  • Format bebas tetap berjalan. Para penulis mengangkat beragam isu yang berkembang di tengah masyarakat, dengan sentuhan lokal Bandung dan Jawa Barat.

  • Oktober 2026 kaya momentum, mulai dari Hari Kesehatan Mental Sedunia, Sumpah Pemuda, dan Bulan Bahasa, hingga peralihan menuju musim hujan.

AYOBANDUNG.ID -- Redaksi Ayobandung.id kembali mengumumkan para penulis terbaik di kanal "Ayo Netizen" untuk periode September 2026, dengan total hadiah tetap dipertahankan sebesar Rp1,5 juta.

Format bebas yang diterapkan sejak edisi Juli terus berjalan. Penulis dipersilakan mengangkat isu apa pun yang relevan dengan momentum di masyarakat.

Sepanjang September, ragam tulisan yang masuk kembali menunjukkan bahwa para penulis Ayo Netizen peka terhadap dinamika sekitar, dari persoalan kota hingga cerita keseharian warga, tanpa kehilangan kekhasan Bandung dan Jawa Barat.

Kriteria Penilaian

Mekanisme penjurian tetap mengacu pada tiga kriteria baku yang selama ini digunakan redaksi:

  1. Jumlah pembaca akumulatif, yaitu total keterbacaan tulisan selama periode penilaian, sebagai indikator seberapa besar tulisan tersebut menjangkau dan menggugah perhatian publik.
  2. Kualitas tulisan, dinilai dari kekuatan narasi, ketajaman analisis, dan kesesuaian (relevansi) topik dengan konteks yang sedang berkembang di Bandung maupun nasional.
  3. Produktivitas penulis, yaitu konsistensi dan intensitas kontribusi seorang penulis sepanjang bulan berjalan, termasuk bagi mereka yang menulis dalam bentuk seri.

Penilaian dilakukan terhadap keseluruhan karya yang dikirimkan masing-masing penulis sepanjang periode berjalan, bukan hanya satu tulisan tunggal.

10 Pemenang Ayo Netizen September 2026

  1. Djoko Subinarto – Rp350.000 & Piagam
  2. Totok Siswantara – Rp250.000 & Piagam
  3. Kin Sanubary – Rp150.000 & Piagam
  4. Badiatul Muchlisin Asti – Rp150.000 & Piagam
  5. Vito Prasetyo – Rp100.000 & Piagam
  6. R.M.A. Ahmad Said Widodo – Rp100.000 & Piagam
  7. Dias Ashari – Rp100.000 & Piagam
  8. Malia Nur Alifa – Rp100.000 & Piagam
  9. bram herdiana – Rp100.000 & Piagam
  10. Bayu Hikmat Purwana – Rp100.000 & Piagam

Selamat kepada seluruh pemenang! Semua nama di atas juga akan mendapatkan piagam penghargaan.

Terima kasih pula kepada semua penulis yang telah mengirimkan karyanya sepanjang September. Kontribusi kalian menjadi bagian penting dari perjalanan kanal ini di era format bebas.

Baca Juga: 10 Penulis Ayonetizen Terbaik Agustus 2026, Beropini di Bulan Kemerdekaan

Ide dan Momentum untuk Ayo Netizen Oktober 2026

Momentum Oktober 2026 tak kalah kaya untuk digali. Dari kalender peringatan, ada Hari Kesehatan Mental Sedunia pada 10 Oktober, Hari Santri pada 22 Oktober, serta Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa pada 28 Oktober. Isu kesehatan mental bisa dikaitkan dengan layanan kesehatan mental di tingkat kecamatan yang baru diluncurkan Pemkot Bandung, sedangkan Bulan Bahasa membuka ruang untuk refleksi tentang literasi dan bahasa daerah, termasuk bahasa Sunda.

Dari sisi cuaca dan kebencanaan, BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah Jawa Barat baru memasuki musim hujan pada November 2026. Peralihan musim ini bisa diangkat lewat tulisan tentang kesiapsiagaan banjir, apalagi Pemkot Bandung tengah menyiapkan skema penanganan banjir Bandung Selatan senilai Rp800 miliar. Isu lain yang layak ditulis adalah soal sampah, mengingat volume sampah Bandung Raya disebut mencapai sekitar 5.000 ton per hari dengan TPA Sarimukti terancam penuh, serta penataan kota seperti penertiban 63 bangunan liar di kawasan Dipatiukur.

Seperti biasa, penulis tetap didorong menangkap dinamika lokal Bandung yang berkembang secara organik sepanjang bulan, mulai dari infrastruktur, lingkungan, dan budaya hingga cerita keseharian warga. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 05 Okt 2026, 20:09

Ruang Terbuka Hijau di 30 Kecamatan di Kota Bandung

Artikel ini mengulas kondisi Ruang Terbuka Hijau di 30 kecamatan Kota Bandung. Temukan sebaran, fasilitas publik, keasrian lingkungan dan upaya pelestarian taman kota demi Bandung yang lebih asri.

Aktivitas warga di taman Alun-Alun Cicendo, Kota Bandung, Sabtu, 9 Juli 2022. (Sumber: Ayobandung | Foto: Magang Foto/Algifari Tohaga Abdillah)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 19:22

Ketika Wajah-Wajah Populer Mengisi Halaman Majalah Selecta Edisi Oktober 1970

Membuka kembali majalah lawas selalu menghadirkan sensasi tersendiri. Begitu pula ketika kembali membaca Majalah Selecta edisi Oktober 1970.

Hastarita Abdullah, fotomodel 17 tahun, tampil di sampul depan Majalah Selecta edisi Oktober 1970. Sementara Trio Nindya Sisters, tiga bersaudari asal Solo, tampil di sampul belakang, 56 tahun silam. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 17:03

10 Netizen Terpilih September 2026, Menangkap Ragam Isu Bandung dan Jawa Barat

Redaksi Ayobandung.id mengumumkan 10 penulis terbaik kanal "Ayo Netizen" untuk periode September 2026, dengan total hadiah tetap Rp1,5 juta.

Simulasi penanganan bencana gempa bumi akibat Sesar Lembang. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 16:16

Ronda Malam: Mereka yang Berjaga saat Warga Terlelap

Ketika warga terlelap, petugas ronda tetap terjaga. Di RW 10 Kelurahan Karang Mekar, Kota Cimahi, ronda malam menjadi ikhtiar keamanan sekaligus bukti bahwa semangat gotong royong masih menyala.

Ilustrasi warga Indonesia sedang ronda. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan Gemini AI)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 15:02

Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung

Kota Bandung kini terus berbenah menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH). Selain berfungsi menjaga keseimbangan alam dan menekan polusi, kehadiran taman kota ini juga menjadi sarana rekreasi warga.

Taman di Jl. Tongkeng No.46, Merdeka, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 13:41

Mencegah KBGO di Kampus: Bukan Lagi Soal Perempuan Menjaga Diri

Seruan agar perempuan "pandai menjaga diri" di ruang digital tak lagi cukup. Kampus harus hadir secara sistemik menjamin ekosistem belajar yang aman bagi mahasiswi.

Pembukaan Latsar CPNS Tahun 2022 (Sumber: Humas Pusjar SKTAN | Foto: Humas Pusjar SkTAN)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 11:04

Kesehatan Mental Kita di Hari Sumpah Pemuda

Refleksi peringatas Sumpah Pemuda dengan isu keshatan mental.

Sumpah Pemuda & Kesehatan Mental. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 10:14

Amit-Amit, Jangan sampai Keranda Jadi Alat Ukur Tata Kota

Keranda seharusnya hanya mengantar manusia ke tempat peristirahatan terakhir. Ia jangan sampai berubah menjadi alat ukur apakah sebuah kota bekerja dengan baik atau tidak.

Lahan pekuburan di salah satu sudut Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 19:10

Batik dari Warisan Budaya Tradisional Menuju Fashion Internasional

Tahun 2009, UNESCO telah telah memasukkan batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. Batik perlu bergerak dari craft based economy menuju creative fashion industry. Dan dari produk menjadi nilai.

Koleksi batik Retno Mulyo. (Sumber: Batik Retno Mulyo)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 16:38

Memikirkan Kembali Sumber Daya Energi Baru: Terbarukan Berbiaya Murah dan Ramah Lingkungan

Mengulas solusi energi baru dan terbarukan yang murah serta ramah lingkungan.

Pengelola Waduk Jatiluhur menyebutkan kemarau panjang pada Juli 2023 menyebabkan tinggi muka air waduk mengalami penyusutan hingga 10 meter atau 2 meter diambang batas kritis. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 14:22

Masa Depan Podcast: Kemana Arah Komunikasi Digital Antara Manusia dan Akal Imitasi?

Perkembangan teknologi turut membuat podcast dengan pelbagai macam tema yang bisa diangkat. Maka tidak ada lagi batasan bahwa kita tidak bisa menyuarakan aspirasi melalui podcast.

Ilustrasi alat studio podcast. (Sumber: Pexels | Foto: Markus Winkler)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 10:47

Peringati Bulan Bahasa dengan Membaca Indeks Literasi

Refleksi tingkat literasi Indonesia dalam momentum bulan bahasa tahun 2026.

Bulan Bahasa dan Literasi. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 09:59

KDM Mengingatkan Pers, tetapi Siapa yang Mengingatkan KDM?

KDM tidak perlu takut kepada wartawan yang kritis. Justru seorang gubernur memerlukan wartawan yang mampu menjadi semacam cermin yang tidak bisa diedit.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 20:31

Saat Pajak Terus Mencekik, Masihkah 'Worth It' untuk Membangun Usaha Mandiri?

Di Negara ini menjadi Karyawan atau Wirausahawan bukan satu-satunya pilihan yang menguntungkan. Keduanya punya konsekuensi yang terkadang merugikan.

Apakah kita benar-benar bisa memilih antara menjadi karyawan dan pengusaha di negeri ini? (Sumber: pixabay)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 19:15

Masjid Menara Sangat Terkait Kali Semarang

Kali Semarang dan anak-anak sungainya, dermaga sungai di Kampung Melayu dengan Masjid Menaranya, menjadi satu situs penting dalam sejarah perkembangan Kota Semarang.

Pak Ali (berbaju putih), sedang memberikan keterangan tengtang penimbunan lantai satu masjid. (Foto: T Bachtiar)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 18:02

Investasi Bangsa Dimulai dari Penguasaan Literasi Generasi Muda

Penguasaan literasi generasi muda harus ditempatkan sebagai fondasi utama untuk membangun bangsa yang kuat, mandiri, adaptif dalam menghadapi perubahan zaman.

Anak muda sedang membaca buku. (Sumber: Pexels | Foto: Abby Chung)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 16:45

Mengenang Masa Keemasan Acara Musik di Layar Kaca TVRI

Bagi generasi yang tumbuh pada era 1980-an hingga 1990-an, acara musik di TVRI bukan sekadar tontonan.

Aneka Ria Safari. Salah satu acara musik televisi favorit penonton Indonesia era 1980-1990-an. Program ini menghadirkan penyanyi dan grup musik populer serta lagu-lagu yang tengah digemari masyarakat. (Sumber: Majalah Monitor TVRI)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 15:14

Makna Filosofis, Persamaan, dan Perbedaan Pupuh Sunda, Jawa, Madura, Bali dan Sasak

Makna filosofis, persamaan dan perbedaan Pupuh Sunda, Jawa, Madura, Bali dan Sasak.

Seniman tembang pupuh. (Sumber: Dika Dzikriawan)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 11:49

Seragam Khaki

Cerita seorang guru honorer yang mendapat ujian ekonomi tapi tetap bekerja profesonal.

Ilustrasi 'Khaki'. (Sumber: ChatGPT)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 10:28

Mabuk Sejarah dalam 'Telunjuk dan Pelatuk'

Resensi buku kumpulan cerpen 'Telunjuk dan Pelatuk' karya Ikrom Rifai.

sampu buku Telunjuk dan Pelatuk.