Aroma kaldu sapi yang semerbak dari Bakso Tjap Haji menjadi pemantik utama antrean panjang di Jalan Burangrang, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, pada Senin (03/11/2025).
Keramaian ini membuktikan kisah sukses Haji Dede dalam mengubah komitmen kualitas dari pemasok daging menjadi warisan kuliner yang dinanti.
Dhea, selaku Supervisor Bakso Tjap Haji , menjelaskan bahwa restoran mereka berani menjamin integritas produk dari proses awal (peternakan) sampai penyajian di meja pelanggan.
“Meskipun Bandung dikenal sebagai surga nya kuliner, saat itu kami melihat bahwa belum ada restoran bakso yang benar benar membawa konsep otentik dan berani menjamin kualitas daging dari proses awal sampai ke penyajian,” papar Dhea.
Bakso Tjap Haji menjunjung tinggi terhadap kualitas bakso yang mereka sajikan, mereka berani menjamin integritas produk dari proses awal (peternakan) sampai penyajian di meja pelanggan.
Ada prinsip utama yang menjadi landasan operasional restoran ini dalam menjaga kepercayaan pelanggan.
"Jaminan kualitas kami didukung penuh oleh kepemilikan dan pengelolaan Peternakan Sapi serta Rumah Potong Hewan (RPH) bersertifikat Halal sendiri. Inilah landasan filosofi bisnis kami yang mengutamakan kepercayaan," lanjutnya menjelaskan.
Alih-alih mengikuti tren bakso modern yang cepat berganti, restoran Bakso Tjap Haji secara strategis memilih fokus pada keaslian rasa dan porsi melimpah, dengan hidangan andalan berupa bakso dan topping seperti koyor dan tetelan. Pilihan strategis ini diperkuat oleh konsep open kitchen atau dapur terbuka.
"Konsep open kitchen tersebut bertujuan untuk menjamin transparansi mutu dengan menampilkan secara langsung proses peracikan dan kebersihan kuah kaldu kepada para pengunjung,” tambahnya.

Untuk memastikan integritas kualitas dari hulu ke hilir yang diusung oleh Haji Dede, mereka merangkum beberapa ulasan dan testimoni pengunjung mengenai keunggulan rasa, tekstur, dan tampilan.
“Kuah kaldunya sungguh otentik, sangat gurih dan terasa kaya rempah, membuktikan kualitas bahan baku daging sapi yang diklaim; dipadukan dengan tekstur bakso yang padat namun tetap lembut, sehingga tempat ini memang layak mendapatkan predikat bakso legendaris Bandung,” ungkap Wanita berumur 19 tahun itu.
"Tampilan penyajiannya unik karena kita bisa lihat langsung di etalase, jadi kita tahu kualitas daging yang akan kita makan itu segar. Pilihan topping-nya yang 'melimpah' itu memang sangat menggugah selera." tutupnya.
Di luar integritas produk dan kualitas, Bakso Tjap Haji membawa nilai tambah unik yaitu program hadiah Umrah Gratis yang sudah berlangsung selama dua tahun. Inisiatif ini bukan sekadar wujud syukur Haji Dede untuk berbagi, tetapi juga strategi cerdas untuk meningkatkan loyalitas konsumen dengan persyaratan belanja minimal Rp100.000 per kupon undian. (*)