Harga Mahasiswa, Rasa Juara: Ini Dia Bakso Andalan Kampus Tel-U

2 menit baca
Indah Sari Pertiwi
Ditulis oleh Indah Sari Pertiwi diterbitkan Rabu 19 Nov 2025, 16:09 WIB
Tampak suasana pelayanan yang ramai pembeli di Sukapura, Kec. Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (08/11/2025).(Sumber: Dok. Penulis | Foto: Indah Sari Pertiwi)

Tampak suasana pelayanan yang ramai pembeli di Sukapura, Kec. Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (08/11/2025).(Sumber: Dok. Penulis | Foto: Indah Sari Pertiwi)

Di suasana yang dingin terdapat sebuah kedai bakso yang aroma kuahnya menggugah selera. Sang pemilik awalnya hanya memiliki warung kecil di Gerlong; dan kini Bakso Mas Japra depan SMAN 1  Dayeuhkolot itu sudah banyak peminatnya dan dikenal dengan rasanya yang gurih dan segar yang bisa ditemui langsung di Kawasan Sukapura, Kec. Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. 

Slamet Triyono selaku pegawai sekaligus kawan seperjuangannya Mas Japra, mengatakan bakso murah meriah ini sudah berdiri sejak 2012, dan pertama kali membuka kedainya itu di Gerlong, Kota Bandung. Ia mengatakan pada tahun itu bakso berkuah gurih ini masih sepi peminat dan hanya memiliki kedai toko yang kecil.

Pada saat itu Mas Japra dan pegawai nya sempat putus asa, namun dengan begitu Mas Japra dan pegawai nya tidak patah semangat, pada tahun 2015 bakso berkuah gurih mulai ramai peminat.

“Waktu itu kami sempat hampir putus asa karena awalnya sulit sekali. Selama tiga tahun pertama, pembeli masih sedikit karena kawasan Gerlong waktu itu belum seramai sekarang,”ungkap pria asal Jawa Tengah ini.

Walaupun bakso murah meriah ini sekarang belum ada cabang lain, tetapi pria berkulit sawo matang itu mengatakan bahwa mereka ada rencana untuk membuka cabang lain, dan pada saat ini mereka masih mencari-cari tempat yang cocok untuk cabang lain bakso tersebut.

Kini, bakso berkuah gurih ini menjadi salah satu tempat makan favorit mahasiswa Telkom University. Dengan memiliki suasana tempat yang hangat dan harga yang relatif murah menjadikan tempat ini bukan hanya sekedar kedai bakso, tetapi juga tempat berkumpul bagi para mahasiswa untuk melepas penat.

“Target saya memang mahasiswa. Karena itu harga saya buat terjangkau, mulai dari sepuluh ribuan saja,” tegasnya.

Tampak depan suasana hangat bakso depan SMAN 1 Dayeuhkolot (Sumber: Indah Sari Pertiwi | Foto: Indah Sari Pertiwi)
Tampak depan suasana hangat bakso depan SMAN 1 Dayeuhkolot (Sumber: Indah Sari Pertiwi | Foto: Indah Sari Pertiwi)

Soal menu bakso, bakso cincang menjadi menu andalan para mahasiswa. Varian ini dikatakan menu paling laris karena isian daging nya yang melimpah dan rasanya yang gurih.

“Yang paling banyak dicari itu bakso cincang sama yang double bakso cincang besar dua biji. Itu favorit pelanggan,” ujarnya pada Sabtu (08/11/2025).

Dengan daftar harga menu mulai dari Rp 10.000-25.000 ribu pelanggan sudah bisa menikmati bakso rasa berurat yang porsi nya cukup besar dan rasanya yang juara. Selain disajikan langsung di tempat, bakso super berurat ini juga bisa dipesan melalui layanan online seperti GrabFood, GoFood serta bisa langsung memesan lewat Whatsapp mereka.

Menariknya, bakso berkuah gurih ini walaupun ramai pembeli tetapi mereka tetap memberikan kualitas rasa yang konsisten untuk pelanggan. Pria berkulit sawo matang itu mengatakan resep selalu dibuat oleh orang yang sama sehingga rasa yang dihasilkan tidak pernah berubah dan kunci dari menjaga cita rasa bakso agar tetap sama adalah konsistensi.

Dengan harga yang terjangkau dan cita rasa yang tidak pernah berubah sejak awal berdiri, bakso super berdaging ini kini telah membuktikan bahwa dengan adanya kesabaran dan rasa konsistensi bisa menjadi kunci utama dari kesuksesan sebuah usaha. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Indah Sari Pertiwi
Mahasiswa Digital Public Relations Telkom University 2024

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 12 Jun 2026, 09:00

Kecemasan Mahasiswa Perantau, Kenaikan BBM Memicu Efek Domino

Kenaikan harga BBM di Cirebon memicu kecemasan di kalangan mahasiswa,terutama yang merantau.

Illustrasi. (Sumber AI)
Ayo Netizen 12 Jun 2026, 08:37

Mengulik Sejarah Benteng Vastenburg dan Perkembangannya Menjadi Tempat Rekreasi

Benteng Vastenburg dahulu hampir menjadi benteng yang terbengkalai.

 (Sumber: sinar.big.go.id)
Ayo Netizen 11 Jun 2026, 20:52

Moro Langlayangan

Layangan yang tersangkut di atap jemuran rumah sore itu. Bila bagi seorang anak, hanyalah galabag yang berhasil didapatkan.

Anak-anak bermain layangan di atas rel kereta api Jalan Laswi (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Bandung 11 Jun 2026, 20:34

Edukasi Tata Kelola Kopi, Bekali Kopi Dampingi Petani di Lembang Tanpa Beli Lahan

Bekali Kopi hadir mendampingi petani kopi di Pasir Angling, Lembang, melalui edukasi tata kelola dan pengolahan hasil panen tanpa harus membeli lahan mereka.

Bekali Kopi hadir mendampingi petani kopi di Pasir Angling, Lembang, melalui edukasi tata kelola dan pengolahan hasil panen tanpa harus membeli lahan mereka. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 11 Jun 2026, 19:47

Dari Jalan Pos, Pecinan, dan Wisata Kuliner: Lapisan Waktu di Surya Kencana

Surya Kencana berawal dari jalur pos kolonial, kampung dagang Tionghoa, hingga destinasi kuliner yang tak pernah tidur.

Potret Suryakencana pada malam hari. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Ayo Netizen 11 Jun 2026, 19:36

Memahami Konsep Iklan 'Mie Nyemek': Perlukah Inovasi Kuliner Lokal dan Warmindo?

Membedah peluncuran Indomie Hype Abis Mie Nyemek melalui tiga platform yaitu website, Instagram, dan news online.

Penulis menganalisis teknik penulisan PT. Indofood dari ketiga platform yaitu website, media sosial, dan news online untuk melihat konsistensi pesan.
Wisata & Kuliner 11 Jun 2026, 18:17

Panduan Tamasya ke Situ Cileunca Pangalengan, Danau Buatan yang Jadi Ikon Bandung Selatan

Situ Cileunca di Pangalengan menawarkan wisata danau, rafting, camping, dan sejarah PLTA sejak 1919.

Situ Cileunca, Pangalengan, Kabupaten Bandung. (Sumber: Disbudpar Kabupaten Bandung)
Ayo Netizen 11 Jun 2026, 18:09

Surabi Bandung Melintasi Zaman: Dari Menu Sarapan Kaum Agraris hingga Ikon Kuliner Kafe

Kudapan bundar berbahan dasar tepung beras dan kelapa ini adalah contoh sempurna dari kelenturan budaya kuliner Nusantara.

Salah satu varian surabi di Bandung. (Sumber: Pexels | Foto: JENNI AGUSTINA)
Wisata & Kuliner 11 Jun 2026, 15:14

5 Penginapan Estetik Pilihan di Yogyakarta, Bukan Cuma Buat Tempat Tidur

Dari hotel ramah lingkungan hingga penginapan bernuansa Meksiko, berikut lima penginapan estetik di Yogyakarta yang menawarkan pengalaman menginap berbeda.

Por Aqui Stay & Dine
Linimasa 11 Jun 2026, 09:46

ITC Kebonkalapa, Pusat Perbelanjaan Kota Bandung yang Memudar

Dulu penuh pembeli, kini ITC Kebonkalapa menghadapi sepinya pengunjung dan banyak kios kosong.

Kondisi ITC Kebonkalapa yang dulu sempat jadi tempat nongkrong dan belanja andalan warga Bandung. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 11 Jun 2026, 09:08

Bagaimana Musik Membantu Anak Tunagrahita Berinteraksi dengan Orang Lain?

Anak tunagrahita menghadapi hambatan sosial akibat gangguan fungsi kognitif.

Ilustrasi. (Sumber: gemini.ai)
Ayo Netizen 11 Jun 2026, 08:20

Mengapa Banjir di Majalaya Hari Ini Berbeda dengan Era Hindia-Belanda?

Apakah banjir di Majalaya terjadi baru baru ini atau dimulai pada abad 20?

Gambar banjir di Majalaya (Sumber: wa grup | Foto: Mufti Nurlita Sari)
Ayo Netizen 11 Jun 2026, 08:03

Menyoal Eksklusivitas dalam Komunitas Baca Buku

Menurutku cukup pejabat yang terlihat hidup lebih eksklusif dibandingkan rakyatnya tapi jangan sampai ruang-ruang membaca, ruang-ruang diskusi juga ikut membentuk kesenjangan diantara anggotanya

Komunitas Baca Buku seharusnya menjadi ajang paling ramah bagi mereka yang ingin mencari ruang aman untuk berdiskusi dan berdialetika bukan justru terasing karena punya pilihan yang berbeda. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Bandung 10 Jun 2026, 21:21

Menjembatani Komunitas dan Profesional Urban, Strategi Respiro Definisikan Ulang Fashion Berkendara Tropis

Respiro menangkap peluang emas ini dengan merumuskan ulang konsep estetika visual produk agar selaras dengan kebutuhan gaya hidup kaum urban yang serbacepat.

Koleksi perlengkapan berkendara atau riding apparel dari Respiro Indonesia. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 10 Jun 2026, 20:24

Tugu Koperasi Tasikmalaya, Bukti Nyata Lahirnya Semangat Koperasi Indonesia

Artikel ini membahas Tugu Koperasi Tasikmalaya sebagai simbol sejarah lahir dan berkembangnya semangat koperasi di Indonesia.

Depan Tugu koperasi Tasikmalaya saat ini (Sumber: Dokumen Pribadi | Foto: Nabila imania)
Ayo Netizen 10 Jun 2026, 18:47

Ulos: Kain yang Menjadi Simbol dari Masyarakat Batak

Ulos adalah kain tenun khas Batak berbentuk selendang. Benda sakral ini merupakan simbol restu, kasih sayang dan persatuan.

Kain Ulos Ragi Hidup (Sumber: https://repositori.kemendikdasmen.go.id/19484/1/2010-Booklet-Mengenal%20Ulos.pdf)
Bandung 10 Jun 2026, 17:55

Mengenal Kanemura, Brand Kuliner Jepang yang Mengusung Sistem Manajemen Terpusat dalam Bisnis Waralaba

Brand kuliner Jepang, Kanemura, menawarkan berbagai paket kemitraan menarik bagi masyarakat yang ingin merambah bisnis waralaba (franchise).

Brand kuliner Jepang, Kanemura, menawarkan berbagai paket kemitraan menarik bagi masyarakat yang ingin merambah bisnis waralaba (franchise). (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Biz 10 Jun 2026, 17:29

Denyut Digitalisasi Perbankan yang Menghidupi Perajin Sepatu Kulit Cibaduyut

Sejak 2018, Mochamad Indra Yusuf Wahyudin aktif mengikuti pelatihan di Rumah BUMN Bandung.

Mochamad Indra Yusuf Wahyudin, pemilik Koku Footwear (produsen sepatu kulit) di Taman Cibaduyut Indah, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, (26/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Linimasa 10 Jun 2026, 16:50

Ibun Bajra, Fenomena Alam Embun Membeku di Kertasari Bandung

Fenomena ibun bajra kembali muncul di Kertasari. Embun membeku jadi lapisan es dan berdampak pada pertanian.

Daun teh membeku di Kertasari saat cuaca dingin menyergap Bandung 2019 silam. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 10 Jun 2026, 16:48

Menelusuri Jejak Historis Surabi, Oleh-Oleh Khas Jawa Barat

Surabi adalah salah satu makanan tradisional khas Jawa Barat.

Surabi Cihapit Bandung. (Sumber: Instagram | Foto: Surabi Cihapit)