Harga Mahasiswa, Rasa Juara: Ini Dia Bakso Andalan Kampus Tel-U

2 menit baca
Indah Sari Pertiwi
Ditulis oleh Indah Sari Pertiwi diterbitkan
Tampak suasana pelayanan yang ramai pembeli di Sukapura, Kec. Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (08/11/2025).(Sumber: Dok. Penulis | Foto: Indah Sari Pertiwi)
Tampak suasana pelayanan yang ramai pembeli di Sukapura, Kec. Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (08/11/2025).(Sumber: Dok. Penulis | Foto: Indah Sari Pertiwi)

Di suasana yang dingin terdapat sebuah kedai bakso yang aroma kuahnya menggugah selera. Sang pemilik awalnya hanya memiliki warung kecil di Gerlong; dan kini Bakso Mas Japra depan SMAN 1  Dayeuhkolot itu sudah banyak peminatnya dan dikenal dengan rasanya yang gurih dan segar yang bisa ditemui langsung di Kawasan Sukapura, Kec. Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. 

Slamet Triyono selaku pegawai sekaligus kawan seperjuangannya Mas Japra, mengatakan bakso murah meriah ini sudah berdiri sejak 2012, dan pertama kali membuka kedainya itu di Gerlong, Kota Bandung. Ia mengatakan pada tahun itu bakso berkuah gurih ini masih sepi peminat dan hanya memiliki kedai toko yang kecil.

Pada saat itu Mas Japra dan pegawai nya sempat putus asa, namun dengan begitu Mas Japra dan pegawai nya tidak patah semangat, pada tahun 2015 bakso berkuah gurih mulai ramai peminat.

“Waktu itu kami sempat hampir putus asa karena awalnya sulit sekali. Selama tiga tahun pertama, pembeli masih sedikit karena kawasan Gerlong waktu itu belum seramai sekarang,”ungkap pria asal Jawa Tengah ini.

Walaupun bakso murah meriah ini sekarang belum ada cabang lain, tetapi pria berkulit sawo matang itu mengatakan bahwa mereka ada rencana untuk membuka cabang lain, dan pada saat ini mereka masih mencari-cari tempat yang cocok untuk cabang lain bakso tersebut.

Kini, bakso berkuah gurih ini menjadi salah satu tempat makan favorit mahasiswa Telkom University. Dengan memiliki suasana tempat yang hangat dan harga yang relatif murah menjadikan tempat ini bukan hanya sekedar kedai bakso, tetapi juga tempat berkumpul bagi para mahasiswa untuk melepas penat.

“Target saya memang mahasiswa. Karena itu harga saya buat terjangkau, mulai dari sepuluh ribuan saja,” tegasnya.

Tampak depan suasana hangat bakso depan SMAN 1 Dayeuhkolot (Sumber: Indah Sari Pertiwi | Foto: Indah Sari Pertiwi)
Tampak depan suasana hangat bakso depan SMAN 1 Dayeuhkolot (Sumber: Indah Sari Pertiwi | Foto: Indah Sari Pertiwi)

Soal menu bakso, bakso cincang menjadi menu andalan para mahasiswa. Varian ini dikatakan menu paling laris karena isian daging nya yang melimpah dan rasanya yang gurih.

“Yang paling banyak dicari itu bakso cincang sama yang double bakso cincang besar dua biji. Itu favorit pelanggan,” ujarnya pada Sabtu (08/11/2025).

Dengan daftar harga menu mulai dari Rp 10.000-25.000 ribu pelanggan sudah bisa menikmati bakso rasa berurat yang porsi nya cukup besar dan rasanya yang juara. Selain disajikan langsung di tempat, bakso super berurat ini juga bisa dipesan melalui layanan online seperti GrabFood, GoFood serta bisa langsung memesan lewat Whatsapp mereka.

Menariknya, bakso berkuah gurih ini walaupun ramai pembeli tetapi mereka tetap memberikan kualitas rasa yang konsisten untuk pelanggan. Pria berkulit sawo matang itu mengatakan resep selalu dibuat oleh orang yang sama sehingga rasa yang dihasilkan tidak pernah berubah dan kunci dari menjaga cita rasa bakso agar tetap sama adalah konsistensi.

Dengan harga yang terjangkau dan cita rasa yang tidak pernah berubah sejak awal berdiri, bakso super berdaging ini kini telah membuktikan bahwa dengan adanya kesabaran dan rasa konsistensi bisa menjadi kunci utama dari kesuksesan sebuah usaha. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:10

Bandung Menuju Kota Digital Aman

Kota yang benar-benar cerdas bukan hanya kota yang mampu mengadopsi teknologi terbaru, melainkan yang mampu melindungi warganya.

Ilustrasi layanan digital. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Ayo Biz 01 Nov 2026, 15:21

Lahan Sempit di Kota Bandung Disulap Jadi Kebun Produktif, Hasilnya untuk Warga

Sejumlah jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia berkesempatan melihat langsung pengelolaan kebun tersebut melalui kegiatan Fellowship Journalism Menanam di BRInita Buruan Sae.

Pada Jumat, 30 Oktober 2026, sejumlah jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia berkesempatan melihat langsung pengelolaan kebun tersebut melalui kegiatan Fellowship Journalism Menanam di BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 20:39

Stop The Wedding: Tren Perempuan yang Membagikan Cerita Traumatis Pernikahan

Apakah perempuan benar-benar takut menikah karena tidak menemukan urgensinya atau hanya takut karena tren "Stop The Wedding" yang sedang beredar di media sosial

Stop the Wedding sedang menjadi headline di media sosial yang mengangkat pengalaman buruk perempuan dalam pernikahan (Sumber: Ilustrasi Gambar AI)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 19:15

Bandung Akan Terkena Asap Pekat Karhutla

Nafsu-nafsu tidak terkendali untuk menguasai hutan bisa menyebabkan semua wilayah terkena dampak asap pekat kebakaran hutan dan lahan termasuk Kota Bandung

Penanganan karhutla. (Sumber: Kementerian Kehutanan)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 17:11

Merancang Kawasan Hunian untuk Mobilitas Berkelanjutan

Integrasi tata ruang dan transportasi dalam pengembangan kawasan hunian melalui akses berjalan kaki, bersepeda, dan angkutan umum untuk mewujudkan mobilitas yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Halte bus yang berfungsi sebagai tempat pemberhentian angkutan umum di kawasan hunian. (Foto: Angga Marditama Sultan Sufanir)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 16:31

Korupsi di Negeri Bencana

Korupsi di BNPB yang dilakukan oleh oknum, merupakan perbuatan yang biadab.

SDN 1 Babakan Talang di Kampung Cigombong, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat hancur akibat bencana pergerakan tanah , Senin 4 Maret 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 15:17

Ketika Api Menguji Integritas

Bencana menuntut kita bergerak cepat menyelamatkan kehidupan, tetapi juga menguji integritas dalam menjaga amanah dan menyalurkan bantuan.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Sumber: kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 20:24

Bdg-GoX Dibangun, Kapan Warga Bandung Menikmati Internet Murah?

Akses digital bukan hanya persoalan ketersediaan jaringan, melainkan juga keterjangkauan ekonomi.

Ilustrasi Bandung Kota Digital dengan program  Bdg-Gox (Sumber: Ilustrasi di desain dengan ChatGPT oleh Sri Maryati)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 19:47

Cangkoréh Awi Ngarambat

Ada jenis bambu yang merambat, yang dikenal, ada yang menyebutnya awi cangkoréh, ada juga yang menyebutnya awi cangkoré.

Awi ngarambat. (Foto: Wikimedia Commons)