Jalan Raya Kita Bukan untuk Pesepeda

3 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Pengecatan ulang jalur khusus sepeda untuk meningkatkan kenyamanan dan juga meningkatkan keselamatan lalulintas pengguna sepeda. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Pengecatan ulang jalur khusus sepeda untuk meningkatkan kenyamanan dan juga meningkatkan keselamatan lalulintas pengguna sepeda. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)

Membicarakan hak pesepeda di jalan raya memang bukan masalah sederhana yang bisa diselesaikan dengan begitu saja. Saya mengingat untuk pertama kalinya tentang topik ini karena tulisan itu menjadi momen pertama kalinya saya masuk ke dalam enam kategori dengan tulisan terbanyak sekitar tahun menjelang pandemi. Bahkan dulu ayobandung.id masih belum terbentuk.

Tulisan tentang pesepeda yang menyehatkan atau justru mencelakkan saya tulis karena melihat secara langsung kejadian kecelakaan di depan tempat kerja saya-- beruntungnya tidak ada korban hanya ada luka-luka saja di bagian kaki salah satu anggota komunitas pesepeda.

Menurut saya jalan raya kita di Kota Bandung memang sejak awal tidak diperuntukkan bagi mereka yang suka bersepeda. Kenapa? karena negara kita memang belum mendukung ke arah sana.

Sepeda belum dijadikan sebagai moda transportasi pilihan untuk mengakses aksebilitas dengan jarak yang jauh. Sepeda hanya kendaraan yang biasa digunakan untuk sekedar hobi yang sering dimainkan di lapangan saja. Meski demikian hadirnya berbagai komunitas sepeda membuat valuenya naik. Sepeda menjadi salah satu alat yang digunakan bagi pecintanya untuk berolahraga. Memuaskan rasa bahagia dengan tracking ke beberapa daerah yang memiliki kontur yang lebih tinggi.

Berbeda dengan beberapa negara maju yang menjadikan sepeda sebagai alat transportasi utama yang digunakan sebagai mobilitas kehidupan sehari-hari. Maka tidak heran tingkat kecelakaan disana sangat minim karena jalan didominasi oleh sepeda.

Sementara untuk jalur mobil dan bus memang tidak sepadat di negara kita. Lalu jalur khusus sepeda pun memang digunakan dengan semestinya dan aturan yang dibuat juga ditaati dengan benar. Tentu berbeda dengan negara kita yang masih sulit untuk sekedar membenahi hal sederhana saja dalam dirinya. Itu kenapa ada beberapa faktor yang menurut saya jalan raya kita memang bukan untuk pesepeda.

Sepeda berkelir putih dan taburan bunga di Jalan Soekarno-Hatta menjadi penanda duka sekaligus seruan agar keselamatan pesepeda mendapat perhatian lebih serius di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Sepeda berkelir putih dan taburan bunga di Jalan Soekarno-Hatta menjadi penanda duka sekaligus seruan agar keselamatan pesepeda mendapat perhatian lebih serius di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)

Pertama, di Bandung sendiri Seokarno Hatta memang terkenal dengan julukan jalur tengkorak karena kerap kali memakan korban. Bagi saya yang awam dengan dunia transportasi-- sejauh ini memandang dari sudut pandang yang saya pahami saja. Menurut saya jalur Seokarno Hatta memang tidak diperuntukkan untuk mereka yang bersepeda tidak hanya karena jalurnya yang tidak disediakan. Karena jika pun ada dengan kondisi jalanan yang ramai dan banyak kendaraan besar dengan kecepatan tinggi tentu sangat rawan menyerempet kendaraan lain yang ukurannya lebih kecil.

Kedua, di kota dan negara kita sepeda memang bukan transportasi yang banyak dipilih oleh masyarakat untuk mobilitas. Sehingga jumlah kendaraan roda dua seperti motor kerap kali menjamur dan mendominasi di jalanan.

Tak dipungkiri karakter masyarakat kita yang sebagian besarnya suka dengan hal yang instan tentu sepeda bukan menjadi hal utama dan yang diutamakan fasilitasnya oleh pemangku kebijakan. Itu kenapa meskipun di sebagian jalan sudah difaslitasi jalur khusus untuk yang memakai sepeda. Kenyataannya masih banyak disalahgunakan baik untuk parkir kendaraan motor atau mobil, dijadikan tempat berjualan bahkan ketika macet tiba banyak kendaraan motor yang tidak sabar dan mengambil jalur khusus untuk mereka yang memakai sepeda.

Ketiga, minimnya mitigasi atau pencegahan kecelakaan di jalan transportasi. Sejauh ini meski tingkat kecelakaan di Indonesia tinggi tapi belum ada solusi yang tepat untuk memperbaikinya. Bahkan tak hanya di jalan raya di jalur kereta pun yang seharusnya minim resiko tetap saja banyak terjadi kecelakaan. Dan yang sangat disayangkan penyebabnya lebih banyak karena masyarakat kita yang melanggar lajur perlintasan kereta api.

Jadi menurut saya sembari memperbaiki kualitas dengan menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung untuk transportasi kita. Kesadaran berkendara juga perlu dipupuk sedemikian rupa agar bisa meminimalisir angka kecelakaan. Tak hanya itu negara dan masyarakat harus sama-sama saling bersinergi untuk mengalihkan transportasi yang ramah energi seperti sepeda untuk menjadi komoditas utama di jalanan.

Entah kapan kesadaran itu bisa menekan dealer-dealer yang semakin menjamur di negara kita ? bahkan ketika negara yang memproduksi kendaraan motor itu pun tidak memprioritaskan jenis transportasi itu untuk digunakan di negaranya ? Sampai kapan kah kita terus-terus menjadi korban produksi ? menjadi masyarakat konsumtif karena menggunakan transportasi bukan berdasarkan kebutuhan melainkan status sosial semata. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dias Ashari
Tentang Dias Ashari
Menjadi Penulis, Keliling Dunia dan Hidup Damai Seterusnya...

Berita Terkait

News Update

Beranda 31 Jul 2026, 09:26

Dalam 43 Hari Dua Pesepeda Tewas di Jalan Soekarno Hatta, B2W Bandung Desak Jalur Terproteksi

B2W Bandung desak pemerintah bangun jalur sepeda terproteksi di Soekarno Hatta setelah dua pesepeda tewas dalam rentang waktu kurang dari dua bulan.

Kecelakaan di Jalan Soekarno-Hatta pada Rabu, 29 Juli 2026 mengakibatkan seorang pesepeda meninggal dunia. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Ayo Netizen 31 Jul 2026, 09:16

Perlindungan Pekerja Migran Dimulai dari Tata Kelola, Bukan Sekadar Penindakan

Perlindungan terhadap pekerja migran semestinya tidak dimulai ketika masalah sudah terjadi, melainkan sejak negara mengelola proses keberangkatan mereka.

Perlindungan terhadap pekerja migran semestinya tidak dimulai ketika masalah sudah terjadi, melainkan sejak negara mengelola proses keberangkatan mereka. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 31 Jul 2026, 08:32

Jalan Raya Kita Bukan untuk Pesepeda

Negara kita khsusunya Kota Bandung memang belum siap menjadikan jalan raya sebagai tempat yang ramah dengan sepeda.

Pengecatan ulang jalur khusus sepeda untuk meningkatkan kenyamanan dan juga meningkatkan keselamatan lalulintas pengguna sepeda. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Wisata & Kuliner 30 Jul 2026, 18:40

Panduan Wisata Dieng: Sunrise Sikunir, Kawah Sikidang, hingga Candi Tertua di Jawa Tengah

Panduan lengkap wisata Dieng mulai Bukit Sikunir, Kawah Sikidang, Telaga Warna, Candi Arjuna, harga tiket terbaru, rute, dan tips berkunjung.

Panorama Dieng. (Sumber: Pemprov Jateng)
Ayo Netizen 30 Jul 2026, 18:30

Dari Singkong Menjadi Taart: Jejak Kedaulatan Pangan dari Bandung Tahun 1972

Melalui sentuhan-sentuhan, singkong tidak lagi tampil sebagai bahan pangan sederhana, melainkan sajian dengan kedalaman rasa dan istimewa.

Ilustrasi singkong. (Sumber: Pexels | Foto: Matheus Bertelli)
Ayo Netizen 30 Jul 2026, 17:05

Wujudkan 'Bandung Kota Perkedel' supaya Petani Kentang Makmur

Kota Bandung perlu menjadikan menu perkedel sebagai kuliner unggulan dari usaha kaki lima hingga restoran dan hotel berbintang.

Ilustrasi wujudkan Bandung Kota Perkedel (Sumber: Ayobandung.com dan resepkoki.id)
Ayo Netizen 30 Jul 2026, 16:32

Romantisme Membaca Majalah Jakarta Jakarta: Menyusuri Jejak Peristiwa Era 1990-an

Salah satu majalah yang meninggalkan jejak kuat dalam sejarah pers Indonesia adalah Majalah Jakarta Jakarta atau yang akrab disingkat JJ.

Majalah Jakarta Jakarta, salah satu majalah berita bergambar yang paling diminati masyarakat Indonesia pada era 1990-an. (Sumber: Koleksi Majalah Jakarta Jakarta | Foto: Kin Sanubary)
Beranda 30 Jul 2026, 16:18

Bukan Sekadar Menangkap Begal, Mengembalikan Rasa Aman Warga Lebih Penting

Maraknya aksi begal di Bandung Raya memicu kecemasan warga yang beraktivitas malam dan polemik terkait kebijakan sayembara penangkapan pelaku yang dinilai berisiko memicu aksi main hakim sendiri.

Polrestabes Bandung tangkap 19 orang pelaku kejahatan jalanan yang terjadi sejak 1 hingga 21 Juli 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Ayo Netizen 30 Jul 2026, 15:15

Putri Noong Tahun 1980-an

Kuliner khas di Bandung tahun 1980-an.

Putri noong, salah satu kuliner legendaris di Jawa Barat. (Sumber: Youtube | Foto: Dapur Marlia)
Bandung 30 Jul 2026, 15:04

Suguhkan Sentuhan Seni dan Wangi Teh Pemium nan Otentik, Yuk Nikmati Cerita Baru CHAGEE di Jantung Kota Bandung

CHAGEE merancang gerai flagship secara khusus untuk menampilkan jiwa Kota Bandung yang dikenal berani, ekspresif, kreatif, namun tetap mengakar kuat pada warisan budaya.

CHAGEE secara resmi menjejakkan kakinya untuk pertama kali di Bandung, membawa angin segar bagi lanskap tempat nongkrong di Kota Parijs van Java. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 30 Jul 2026, 15:00

Pelajaran 'Zero Waste' dari Stadion Persib Bandung

Jika stadion macam GBLA bisa dianggap sebagai “laboratorium” dalam pengelolaan sampah, maka kota adalah “ekosistem hidup” yang membutuhkan integrasi lintas sektor.

Stadion GBLA yang menjadi kandang Persib Maung Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 30 Jul 2026, 12:02

Menjelajah Gastronomi Pasundan dalam Mustikarasa: Kesegaran Alami di Lanskap Kuliner Nusantara

Pada tahun 1967, atas arahan Presiden Soekarno, terbitlah sebuah karya monumental bertajuk Mustikarasa.

Ilustrasi Sukarno dan buku Mustikarasa. (Sumber: Ayobandung.id)
Wisata & Kuliner 30 Jul 2026, 11:46

Batagor Tamim, Legenda Kuliner Kaki Lima Bandung yang Bertahan dari Gerobak Sederhana

Batagor Tamim menawarkan batagor kering dan kuah dengan bumbu kacang khas serta rasa ikan yang kuat. Cari tahu lokasi, harga, dan jam bukanya.

Batagor Tamim Bandung.
Ayo Netizen 30 Jul 2026, 08:47

Harus Menunggu Berapa Korban? Jalan Soekarno-Hatta Harus Punya Jalur Sepeda Terproteksi

Kematian pesepeda di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung kembali menegaskan perlunya jalur sepeda terproteksi.

Kecelakaan maut yang menewaskan seorang pesepeda di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di seberang Terminal Leuwipanjang pada Rabu (29/7/2026). (Sumber: Instagram/@ayobandung_official)
Wisata & Kuliner 29 Jul 2026, 23:55

Sejarah Sop Konro, Kuliner Kuah Hitam dari Kluwek yang Kental dengan Sejarah Sulawesi Selatan

Kenali sejarah Sop Konro Makassar, kuah hitam dari kluwek, asal-usulnya, hingga cara penyajian dengan burasa dan ketupat.

Sop Konro Makassar. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 29 Jul 2026, 18:01

Batas Antara Ojek Online dan Ojek Pangkalan

Permasalahan transportasi di Bandung memang seringkali memunculkan persaingan yang tidak sehat antara moda transportasi yang satu dengan yang lainnya.

Ribuan pengemudi ojek dan taksi online melakukan unjukrasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 25 Juni 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 29 Jul 2026, 17:06

Mempersiapkan Agustus 2026, Ide Tema Semarak Kemerdekaan hingga Panggung Seni

Bagi penulis Ayo Netizen yang masih mencari ide, berikut beberapa pijakan tema yang bisa diangkat sepanjang Agustus 2026 nanti.

Kemeriahan lomba setiap tanggal 17 Agustus di Indonesia. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 29 Jul 2026, 16:07

Ketum AMSI Dorong Homeless Media Berafiliasi dengan Perusahaan Pers

Ketua Umum AMSI mendukung kehadiran ISMN sebagai wadah penguatan homeless media sekaligus mendorong perlindungan hukum.

Ketua Umum AMSI Wahyu Dhyatmika mendukung kehadiran ISMN sebagai wadah penguatan homeless media sekaligus mendorong perlindungan hukum.
Ayo Netizen 29 Jul 2026, 16:07

Masih Ada Waktu! 6 Ide Tema untuk Ayo Netizen di Sisa Juli 2026

Berikut beberapa momentum aktual yang bisa diangkat sepanjang 29–31 Juli 2026 ini.

Website ayobandung.id pada layar smartphone. (Sumber: Pexels | Foto: Pixabay)
Ayo Netizen 29 Jul 2026, 15:26

SNT dan Jalan Panjang Pemerataan Pendidikan

Keberhasilan Sekolah Nasional Terintegrasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas bangunan atau fasilitas yang tersedia.

Siswa SMP. (Sumber: Kemendikdasmen.go.id | Foto: Kemendikdasmen)