Dias Ashari
Netizen AyoBandung.id
"Menjadi Penulis, Keliling Dunia dan Hidup Damai Seterusnya..."
Kontribusi
190 Artikel
Sisi Lain Kota Bandung: Kebiasaan Lama yang Berulang Kembali
Bahkan peringatan "Kesurupan" pun tetap tidak menghentikan oknum pembuang sampah sembarangan di kawasan Cibaduyut.
Ketika Kebebasan Ber-(SUARA) Disalahpahami
Katanya Silahkan jadi Penulis yang Kritis tapi jangan abcd
Penyalin Cahaya: Ketika Kekerasan Seksual tidak Memandang Gender
Kekerasan dan Pelecehan Seksual hari ini tidak memandang gender karena bisa terjadi kepada perempuan maupun laki-laki.
Menyoal Eksklusivitas dalam Komunitas Baca Buku
Menurutku cukup pejabat yang terlihat hidup lebih eksklusif dibandingkan rakyatnya tapi jangan sampai ruang-ruang membaca, ruang-ruang diskusi juga ikut membentuk kesenjangan diantara anggotanya
Taat Rambu Lalu Lintas adalah Hal Sepele tapi Menyelamatkan Nafas Kehidupan
Satu detik yang menurut kita sepele bisa saja jadi harapan kehidupan bagi orang lain.
Perempuan yang Menjerit-Membuncah Keheningan Malam Kota Bandung
Bahkan di keheningan malam pun perempuan selalu ramai dengan isi kepalanya.
Eksistensi Koran dan Bapak Loper di Penghujung Era Digital
Koran dan bapak loper sama-sama berjuang di dunia yang semakin dinamis. Yang satu untuk literasi dan satunya bertahan hidup.
Apoteker Bertahan Melawan Penyalahgunaan Obat di Bandung tapi Tidak dengan Regulasinya
Terlalu banyak lahan basah yang bisa disalahgunakan dalam dunia kesehatan.
Serpihan Napas Kehidupan bagi Penarik Becak di Bandung
Bandung terus berjalan cepat mengikuti arus perkembangan zaman.
Meminjam Semangat Bobotoh Persib untuk Perubahan Indonesia
Perubahan besar sering kali dimulai dari akumulasi kecil seperti loyalitas, suportivitas, humanitas dan solidaritas dan semua itu bisa kita lihat dari antuasiasme Bobotoh Persib
Urban Legend Rel Kereta Api: Bukan Setannya yang Budeg tapi Manusianya yang Bebal
Kadang manusia lebih setan dari setan itu sendiri. Satu tindakan impulsif atas pilihan pribadi sering kali justru mengkambinghitamkan mahluk di dunia lain.
Bertahan di Dunia Praktisi yang Membedakan Mahasiswa Berdasarkan Alamamater
Almamater bukan salah satu tolak ukur bagi kualitas seorang mahasiswa.
Molornya Acara Nobar 'Pesta Babi': Pilih Bertahan atau Pergi
Untuk peduli dan mengajak banyak orang peduli dengan isu-isu krusial dan besar.
Bertahan dari Stereotipe 'Perempuan Belum Menikah'
Seberdaya apapun seorang perempuan tapi jika belum menikah, mereka seringkali dianggap tidak cukup lengkap hidup di tengah masyarakat.
Untuk Bertahan Jangan jadi Manusia Polos di Bandung
Bertahan bukan tentang bisa makan dan memiliki pekerjaan saja melainkan bertahan dari segala tindak kriminalitas dan modus penipuan yang terjadi di ruang publik di Kota Bandung.
Semangkuk Soto dan Kepulan Asap Rokok
Apakah menjadi hal yang berlebihan ketika memimpikan Bandung yang bersih dari asap rokok sehingga aroma soto bisa dinikmati secara utuh?
Peran dan Tantangan Perempuan Multiidentitas di Kota Bandung
Kota Bandung tidak lepas dari peran seorang perempuan baik sebagai penggerak ekonomi kreatif maupun keterlibatannya dalam bidang sosial yang tidak luput dri tantangan sebagai perempuan multiidentitas.
Sepatu Berlubang untuk Mengukir Masa Depan
Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi--yang ada proses bertahan yang selalu harus terus diperjuangkan untuk terus bertahan sebagai manusia dan juga menjadi masyarakat Kota Bandung yang lebih baik.
Separuh Kehidupan untuk Kemacetan di Kota Bandung
Bagi pengguna fasilitas transportasi umum, kemacetan adalah pergumulan yang melelahkan tapi harus dilewati setiap hari.
Potret Buruh Perempuan di Bandung: Independent Woman atau Tuntutan Kapitalisme?
Independent women acap kali lahir dari kesadaran seorang perempuan untuk berdikari sebagai manusia. Tapi apakah buruh perempuan juga lahir dari itu atau menjelma dari sistem kapitalis?