Wujudkan 'Bandung Kota Perkedel' supaya Petani Kentang Makmur

4 menit baca
Sri Maryati
Ditulis oleh Sri Maryati diterbitkan
Ilustrasi wujudkan Bandung Kota Perkedel (Sumber: Ayobandung.com dan resepkoki.id)
Ilustrasi wujudkan Bandung Kota Perkedel (Sumber: Ayobandung.com dan resepkoki.id)

Berharap petani kentang di Bandung Raya sorak-sorak gembira karena usaha budidaya pertanian kentang yang dilakukan membawa keuntungan yang bagus. Mestinya Bandung bisa menobatkan dirinya sebagai kota perkedel. Apalagi budidaya pertanian kentang di Bandung Raya memiliki prospek yang bagus karena kondisi geografisnya sangat menunjang.

Kota Bandung perlu menjadikan menu perkedel sebagai kuliner unggulan dari usaha kaki lima hingga restoran dan hotel berbintang. Dari rumah tangga sederhana hingga gedongan.

Perlu kreativitas dan inovasi segenap warga kota dan sekolah kejuruan terkait dengan menu dasar perkedel dengan variasi bahan lainnya.

Apalagi Kota Bandung punya warung kuliner perkedel yang legendaris, yakni Perkedel Bondon di Terminal Stasiun Hall, Jalan Kebonjati.

Ciri khas perkedel Bondon kentangnya dikukus dulu baru dihaluskan selagi panas, lalu dicampur tepung biar luarnya kriuk dalamnya lembut. Proses memasak memakai arang kayu sebagai bahan bakar.

Jenis kentang yang dipakai adalah varietas kentang Granola L. Alasannya karena kadar air pas, nggak terlalu becek jadi gampang dibentuk. Rasanya gurih dan teksturnya lembut pas dikukus. Varietas kentang tersebut paling banyak ditanam oleh petani Pangalengan, Kabupaten Bandung. Selain itu juga banyak ditanam di Lembang, Ciwidey, Pasir Jambu dan juga dari Garut dan Cianjur.

Asal mula menu perkedel dari Belanda, dari kata "Frikadel". Perlu kreativitas pembuatan perkedel dengan berbagai campuran. Tidak harus dengan daging. Bisa juga bervariasi dengan jamur yang lebih murah dan lebih sehat. Sedangkan Perkedel Bondon murni dari kentang saja.

Budidaya Kentang Perlu Perhatian KDM

Para petani kentang membutuhkan perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM). Saat ini secara nasional dan secara daerah, lahan pertanian kentang semakin sempit.

Padahal konsumsi kentang semakin meningkat dan impor kentang semakin bertambah dan terus membanjiri pasar domestik.

Luas panen kentang di tanah air menyusut sebesar 18 persen dari 76.728 hektare menjadi 62.436 hektare. Berdasarkan sebaran provinsi, Pulau Jawa masih mendominasi produksi kentang selama dua tahun terakhir. Di saat yang sama, Pulau Kalimantan terpantau belum kunjung menyuplai komoditas tersebut.

Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran utama yang mengandung protein, asam amino esensial, mineral, vitamin C, dan vitamin B (tiamin, niasin, B6).

Kentang dapat dijadikan berbagai macam produk olahan atau bahan baku industri. Tingginya permintaan kentang, merupakan peluang bagi pengusaha agribisnis kentang dan industri berbahan baku kentang. Untuk menghasilkan kentang berkualitas perlu didukung oleh ketersediaan benih kentang bermutu. Benih bermutu diperoleh melalui proses produksi yang mengikuti standar ketentuan yang berlaku melalui Standar Nasional Indonesia (SNI).

Semenjak pertama kali ditemukan di Amerika Selatan pada 1791, kentang telah melintasi berbagai penjuru dunia hingga menjadi komoditas pangan umum. Di Indonesia, produksi kentang kian menyusut diikuti oleh penyempitan lahan tanam.

Karena jasa Columbus kentang yang semula hanya tumbuh di sebagian kecil Amerika Selatan, bisa menyebar keseluruh dunia. Daerah Amerika Selatan yang menjadi tempat asal mula kentang ini tepatnya di sekitar danau Titicaca, di daerah pegunungan Andes, dekat perbatasan Peru dan Bolivia. Dari sini, kentang menyebar ke Peru, Bolivia, Cili, Kolombia, dan Ekuador. Kemudian, kentang dibawa ke Spanyol pada abad XVI. Oleh para pedagang Spanyol, baik lewat daratan maupun larutan, kentang ke seluruh benua Eropa.

Menurut penelitian tanaman kentang yang pertama masuk masuk Indonesia adalah kentang yang berasal dari Amerika Utara. Kentang ini pada tahun 1794 ditemukan di sekitar Cimahi, Bandung. Kemudian, sekitar tahun 1811 disebarkan disebarkan di daerah Karo, Sumatera Utara, Aceh, Padang, Bengkulu,Palembang, Minahasa, Bali, Flores, Seram, dan Timor.

Maraknya kentang impor menekan harga kentang di tingkat petani dalam negeri. Cina merupakan produsen kentang terbesar kedua di dunia. Menurut FAO, sekitar 12 persen dari produksi kentang dunia adalah Cina. Bahkan, tren produksi kentang Cina memiliki pengaruh yang signifikan pada tren dunia kentang

Masalah benih kentang masih menjadi perhatian di Indonesia. Kebutuhan benih mesti terpenuhi sesuai kebutuhan varietas, jumlah, mutu, waktu, dan lokasi yang tepat. Pentingnya usaha perbenihan yang tangguh dan mandiri dengan skala usaha yang layak secara komersial dan berkesinambungan.

Masalah penyempitan area tanaman kentang bisa diatasi dengan teknologi aeroponik. Keuntungan menggunakan aeroponik selain praktis, tidak perlu menggunakan media campuran tanah dan pupuk kandang steril, tidak banyak menggunakan pestisida, menghasilkan benih umbi yang sehat dan bersih,tetapi produksi tinggi. Bisa 10 kali lipat dibandingkan cara konvensional.

Teknik ini lebih mudah dipanen dan diatur sesuai ukuran yang diinginkan, Selain itu kebutuhan tenaga kerja juga sedikit, cukup cukup 1 orang pekerja. Teknik aeroponik memiliki keunggulan karena bebas patogen (bakteri dan cendawan), nutrisari dapat diatur dan secara optimum diserap oleh tanaman.

Perlu membenahi Balai Pengembangan Benih Kentang Dinas Pertanian Tanaman Pangan yang selama ini berperan sebagai seed centre menghasilkan benih sumber kelas G0, G1, G2 dan G3 terbaik mutunya dan memiliki andil yang cukup besar terhadap pemenuhan kebutuhan benih kentang.

Selain sebagai pusat perbanyakan benih kentang, juga berperan sebagai pusat teknologi dan pembelajaran dalam perbenihan kentang. Teknologi yang diterapkan di Balai Pengembangan Benih Kentang yaitu teknologi perbanyakan benih sumber melalui kultur jaringan, teknologi perbanyakan benih kentang G0 bebas virus (konvensional), teknologi aeroponik yang dapat menghasilkan benih kentang G0 dengan produktivitas 5-10 kali lipat, teknologi perbanyakan benih kentang G1 bebas virus, teknologi irigasi tetes dan sprinkler di kebun benih yang dapat mengefisiensikan penggunaan air.

Selain budidaya kentang jenis Granola yang selama ini digiatkan, kentang jenis Atlantik juga perlu digenjot produksinya. Kentang Atlantik pada umumnya menjadi bahan baku industri makanan ringan seperti keripik. Namun, bibitnya kebanyakan masih diimpor dari Australia. (SRI)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:10

Bandung Menuju Kota Digital Aman

Kota yang benar-benar cerdas bukan hanya kota yang mampu mengadopsi teknologi terbaru, melainkan yang mampu melindungi warganya.

Ilustrasi layanan digital. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Ayo Biz 01 Nov 2026, 15:21

Lahan Sempit di Kota Bandung Disulap Jadi Kebun Produktif, Hasilnya untuk Warga

Sejumlah jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia berkesempatan melihat langsung pengelolaan kebun tersebut melalui kegiatan Fellowship Journalism Menanam di BRInita Buruan Sae.

Pada Jumat, 30 Oktober 2026, sejumlah jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia berkesempatan melihat langsung pengelolaan kebun tersebut melalui kegiatan Fellowship Journalism Menanam di BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 20:39

Stop The Wedding: Tren Perempuan yang Membagikan Cerita Traumatis Pernikahan

Apakah perempuan benar-benar takut menikah karena tidak menemukan urgensinya atau hanya takut karena tren "Stop The Wedding" yang sedang beredar di media sosial

Stop the Wedding sedang menjadi headline di media sosial yang mengangkat pengalaman buruk perempuan dalam pernikahan (Sumber: Ilustrasi Gambar AI)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 19:15

Bandung Akan Terkena Asap Pekat Karhutla

Nafsu-nafsu tidak terkendali untuk menguasai hutan bisa menyebabkan semua wilayah terkena dampak asap pekat kebakaran hutan dan lahan termasuk Kota Bandung

Penanganan karhutla. (Sumber: Kementerian Kehutanan)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 17:11

Merancang Kawasan Hunian untuk Mobilitas Berkelanjutan

Integrasi tata ruang dan transportasi dalam pengembangan kawasan hunian melalui akses berjalan kaki, bersepeda, dan angkutan umum untuk mewujudkan mobilitas yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Halte bus yang berfungsi sebagai tempat pemberhentian angkutan umum di kawasan hunian. (Foto: Angga Marditama Sultan Sufanir)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 16:31

Korupsi di Negeri Bencana

Korupsi di BNPB yang dilakukan oleh oknum, merupakan perbuatan yang biadab.

SDN 1 Babakan Talang di Kampung Cigombong, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat hancur akibat bencana pergerakan tanah , Senin 4 Maret 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 15:17

Ketika Api Menguji Integritas

Bencana menuntut kita bergerak cepat menyelamatkan kehidupan, tetapi juga menguji integritas dalam menjaga amanah dan menyalurkan bantuan.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Sumber: kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 20:24

Bdg-GoX Dibangun, Kapan Warga Bandung Menikmati Internet Murah?

Akses digital bukan hanya persoalan ketersediaan jaringan, melainkan juga keterjangkauan ekonomi.

Ilustrasi Bandung Kota Digital dengan program  Bdg-Gox (Sumber: Ilustrasi di desain dengan ChatGPT oleh Sri Maryati)