Batas Antara Ojek Online dan Ojek Pangkalan

3 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Ribuan pengemudi ojek dan taksi online melakukan unjukrasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 25 Juni 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ribuan pengemudi ojek dan taksi online melakukan unjukrasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 25 Juni 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Jam menunjukkan pukul 02:30 saat saya membuka ponsel yang ada di meja belajar. Saya menyadari bahwa itu adalah waktu yang pas untuk memulai aktivitas dan menyiapkan segala keperluan untuk berangkat ke tempat PKPA. Namun suhu udara Bandung yang lebih dingin dari biasanya membuat saya meminta jeda kepada diri sendiri untuk menarik selimut 15 menit saja untuk menuntaskan rasa kantuk yang belum selesai. Padahal saya sudah paham konsekuensinya berdasarkan pengalaman jika sudah terbangun lalu tertidur kembali biasanya akan terlambat dan benar saja-- saya kembali terbangun di jam 05:20. Saya hanya punya waktu 10 menit dari waktu keberangkatan yaitu 5:30.

30 menit berselang dari jam 5:30 betul saja jalanan sudah ramai dan sedikit padat -- membuat perjalanan semakin terhambat. Akhirnya saya hanya diantarkan sampai kawasan Rumah Sakit Jantung yang ada di Seokarno Hatta. Pilihan yang tepat adalah melanjutkan menggunakan ojek online agar waktu yang ditempuh bisa lebih cepat dibandingkan transportasi umum lainnya.

Lima menit berselang, ojek online pun datang. Baru saja duduk dan menggunakan helm , driver memulai percakapan yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh saya.

"Neng ini tujuannya yang lewat pangkalan ojek ya ?"

" Iyah pak" jawab saya yang belum menaruh keanehan.

Ada sekitar tiga menit dan saya mulai menyadari satu hal

" Oh iya pak, saya baru inget boleh ga ya gojek lewat pangkalan?"

"Gak bisa neng paling saya antar sampe bawah saja tidak bisa lanjut ke manisi"

"Terus gimana pak, saya kan sudah bayar tarif ongkosnya sesuai tujuan. (Saya pikir karena jalan dari manisi bawah menuju tempat pkpa cukup jauh)"

" Ya terus gimana, neng mau tanggung jawab kalau ada apa-apa dengan saya"

"Boleh ga pak kalau sudah dekat , jaket gojeknya dilepas saja. Soalnya saya sudah kesiangan dan sedang buru-buru".

" Coba aja edit tujuannya biar ongkosnya menyesuaikan"

Ojek online menjadi salah satu moda transportasi andalan warga Bandung zaman kiwari. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ojek online menjadi salah satu moda transportasi andalan warga Bandung zaman kiwari. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)

Saya pun mencoba mengikuti arahan dari driver ojek dan mencoba mengganti rute tujuan tapi bukannya ongkos berkurang justru aplikasi meminta biaya tambahan. Akhirnya saya memutuskan untuk turun saja di bunderan Cibiru dengan ongkos yang pertama. Dan melanjutkan menggunakan ojek pangkalan menuju tempat PKPA.

"Pak saya turun saja di bunderan Cibiru, soalnya kalau edit tujuan justru ada biaya tambahan"

"Baik, maaf ya neng".

Membicarakan soal ojek online dan ojek pangkalan memang tidak pernah selesai. Di awal kehadirannya pun seringkali mendapat protes dari ojek pangkalan. Pada beberapa lokasi ojek pangkalan yang memperbolehkan jika ada penumpang yang memilih ojek online. Namun ada respon sebaliknya yang justru menolak dan mengundang kriminalitas dengan cara teguran hingga menggunakan kekerasan fisik.

Dilansir dari kumparan.com kasus yang pernah terjadi pada (22/12) 2024 terhadap mahasiswi UIN Sunan Gunung Djati pun menyebabkan korban luka-luka pada area wajah dan kepala sehingga harus dirawat di Rumah Sakit Al Islam. Tak hanya itu bahkan driver ojol juga mendapat penganiayaan.

Perseteruan ini berlanjut ketika puluhan ojek online datang ke pangkalan ojek yang dekat dengan stasiun Cimekar. Namun beruntungnya pihak berwajib segera datang untuk melakukan mediasi di antara keduanya.

Menurut saya fenomena yang menyebabkan kecemburuan sosial diantara keduanya terjadi karena kondisi ekonomi negara kita. Karena ketika kemajuan teknologi terjadi dan melahirkan peluang pekerjaan baru. Maka biasanya mulai banyak pekerjaan yang sudah tidak relevan lagi dan mulai ditinggalkan.

Faktanya negara kita belum benar-benar siap dalam menghadapi kemajuan teknologi sehingga pemetaan lapangan pekerjaan masih terdapat banyak ketimpangan dan akhirnya melahirkan kecemburuan sosial.

Selain itu juga birokrasi atau peraturan mengenai moda transportasi di kota Bandung masih belum terlihat baik. Terbukti dari moda transportasi yang masih berebut penumpang. Selain itu juga maraknya penggunaan kendaraan roda dua seperti motor kian menjamur dan masyarakat sudah mulai beralih menggunakan kendaraan pribadi.

Namun dibalik setiap kejadian tentunya selalu ada hikmah dibaliknya. Keterlambatan kita bisa saja menjadi rezeki untuk orang lain. Aada bagian atau hak orang lain yang harus ditunaikan dari apa yang kita miliki. Lewat peristiwa ini juga saya jadi teringat untuk menuliskan fenomena ini menjadi sebuah tulisan. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dias Ashari
Tentang Dias Ashari
Menjadi Penulis, Keliling Dunia dan Hidup Damai Seterusnya...

Berita Terkait

News Update

Linimasa 16 Sep 2026, 23:37

Ketika Rentatan Gempa Guncang Kertasari

Puluhan gempa tercatat di sekitar Kertasari dan Pangalengan. Warga mengaku masih trauma dengan gempa yang terjadi pada 2024.

Ilustrasi gempa Kertasari tahun 2024. (Sumber: Ayomedia | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 20:23

Filosofi Orang Kampung: Membaca Kehidupan Lewat Kisah Si Doel

Filosofi Orang Kampung mengajak kita mengenang Si Doel sekaligus memahami nilai kehidupan dan budaya yang tumbuh dari kampung.

Buku Filosofi Orang Kampung karya Harry Tjahjono, penulis serial televisi legendaris Si Doel Anak Sekolahan. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 19:02

Pendidikan Empati dalam Isu Sosial

urgensinya pendidikan empati diajarkan. Bukan hanya mencari jalan keviralan. Demi meningkatkan kuantitas konten tanpa memfilter isinya.

Ilustrasi anak sekolah di ladang sawah. (Sumber: Pexels | Foto: Noel Snpr)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 17:03

Stadion Persib Kelas Dunia Kapan ?

Persib Bandung bermain di stadion kelas Piala Dunia saat Asian LC 2 melawan FC Seoul Korea Selatan medio September 2026

Kondisi rumput liar tak terawat di luar Stadion GBLA yang sempat disorot pada 2019 lalu. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 15:29

Mewaspadai Gunung Berapi Aktif dan Sesar Aktif di Bandung Raya

Mengupas potensi bahaya gunung berapi, sesar aktif di Bandung Raya dan langkah mitigasi demi keselamatan warga. Simak informasi artikel Mewaspadai Gunung Berapi Aktif dan Sesar Aktif di Bandung Raya.

Poster Riset - Kesiapan Obyek Wisata Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu Terhadap Bencana (Sumber: issuu.com/anggasafik/docs/poster_riset_tangkuban_perahu | Foto: Angga Safik Ul Ridwa)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 13:45

Penyiar Legendaris dan Perjalanan RRI di Era 1970-an Hingga Masa Kini

Terkadang wajah penyiar tidak pernah dilihat, tapi suaranya bisa menjadi kenangan dalam sejarah. Sambas, Hasan Azhari Oramahi, Poppy Tiendas, dll adalah nama legendaris penyiar RRI dengan suara emas.

Gedung Kantor RRI Bandung. (Sumber: RRI | Foto: R.Erlan W.K)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 10:32

Kenapa Gaji ASN Jadi Rebutan Bank?

Payroll sesungguhnya buka cuma rekening gaji. Dana yang masuk secara rutin saban bulan menciptakan aktivitas lanjutan.

Gedung bank BJB. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 08:11

Kebakaran Cihanja Punclut dan Pentingnya Penanganan Lingkungan Berkelanjutan

Catatan Lukman Nurhakim tentang material mudah terbakar di bawah timbunan, dampak asap terhadap warga, dan pentingnya penanganan pascakebakaran membuka pertanyaan yang lebih luas.

Kebakaran lahan di Cihanja-Punclut Kawasan Bandung Utara. (Foto: Dokumen Lukman Nurhakim)
Ayo Biz 15 Sep 2026, 20:08

Dari Lereng Arjuno ke Peta Jalan Net Zero: Jejak United Tractors Merawat Industri Berkelanjutan

UT menghubungkan pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan transisi energi dalam perjalanan menuju industri berkelanjutan.

UT menghubungkan pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan transisi energi dalam perjalanan menuju industri berkelanjutan. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan bantuan ChatGPT)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 19:51

200 Ikon Bandung #5: Pemandian Tjihampelas, Kolam Renang Pertama di Indonesia

Pemandian Tjihampelas menyimpan sejarah panjang olahraga renang di Indonesia sebelum bangunannya hilang dan berganti menjadi kawasan hunian modern.

Pemandian Tjihampelas pada masa kolonial. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 17:12

200 Ikon Bandung #4: Saritem

Sekarang, kawasan lokaslisasi Saritem telah tiada, bahkan telah digantikan dengan keberadaan sebuah pesantren yang cukup besar.

Sebuah roman Sunda karya Aan Merdeka Permana yang berjudul "Saritem". (Sumber: Istimewa)
Seni Budaya 15 Sep 2026, 16:00

Hikayat Wayang Tavip, Inovasi Wayang dari Sampah Plastik

Wayang Tavip lahir dari plastik bekas. Karya seni ciptaan Muhammad Tavip ini terus berkembang dari bentuk 2D hingga 3D.

Wayang Tavip menjadi inovasi dalam seni pewayangan dengan bentuk karakter yang khas dan unik. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 15:17

Menjaga Wajah Kota: Sinergi Penanganan PPKS dan Penataan RTH di Kota Bandung

Mereka tidak sekadar ditertibkan, melainkan langsung dibawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Bandung di Rancacili.

Ilustrasi Penanganan PPKS dan Penataan RTH di Kota Bandung. (Sumber: dibuat dengan chatgpt.com | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 13:25

Seandainya Saya Jadi Presiden - Bagian 2

Negara bukanlah panggung pertunjukan, tetapi seandainya saya jadi presiden, saya ingin ada yang membaca puisi kenegaraan saat pelantikan. Negara akan maju jika semua warga diwajibkan membaca buku.

Bendera Republik Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Firman Marek_Brew)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 11:41

Jangan Sampai Pilkades di Jabar Menjadi Kotak Hitam Digital

Sistem pemilu yang baik bukan hanya harus mampu menghasilkan angka, tetapi juga harus memungkinkan pihak yang berwenang memeriksa bagaimana angka tersebut dihasilkan.

Ilustrasi Pilkades. (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung.com)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 09:56

Obituari untuk Kanaya Whu

Ada suara yang justru menemukan kehidupan keduanya setelah kematian. Kanaya Whu salah satunya. Kematian selalu memiliki cara yang aneh untuk menjadi kenangan. Ada sebuah puisi elegi dalam obituari ini

Kanaya Whu. (Sumber: Instagram | Foto: Kanaya Whu)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 19:01

Stiker Radio: Ketika Kenangan Lama Kembali Mengudara

Masih dalam suasana memperingati Hari Radio Nasional pada 9 September 2026, menarik untuk menengok kembali salah satu memorabilia radio yang kerap luput dari perhatian: stiker radio.

Beragam stiker radio dari berbagai stasiun radio di seluruh Indonesia yang menjadi bagian dari koleksi penulis. (Sumber: Foto dan koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 18:24

Nestapa Dago Dairy dan Asa Kedaulatan Pakan dari Bangku SMK

Kita abai menyiapkan cetak biru pendidikan modern di hulu peternakan.

Ilustrasi Mewujudkan SMK Peternakan Jurusan Pakan yang sesuai dengan perkembangan teknologi. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 17:05

Menggelorakan Wisata Olahraga di Kota Bandung

Wisata olahraga sebagai wisata yang mulai dijadikan model wisata yang sangat menarik dan mampu mengundang wisatawan menemukan wisata sembari berolahraga.

Bagi generasi Z, lari bukan hanya olahraga, tetapi gaya hidup yang terus berkembang. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 15:11

Riung Gunung Bandung, 'Bandung Kakurung ku Gunung'

Riung Gunung Bandung mengungkap pesona alam legendaris Bandung kakurung ku gunung.

Nuansa Riung Gunung Pangalengan, Wisata Bandung Murah. (Sumber: Instagram | Foto: nuansariunggunung_)