Persaingan Ojek Online, Ojek Pangkalan, dan Dampaknya pada Kenyamanan Publik Bandung

3 menit baca
aisha felicia
Ditulis oleh aisha felicia diterbitkan
Sejumlah pengendara ojek pangkalan menunggu penumpang di area pangkalan Cijambe, pada Senin 1 Desember 2025. (Sumber: Dokumentasi penulis | Foto: Aisha Felicia A)
Sejumlah pengendara ojek pangkalan menunggu penumpang di area pangkalan Cijambe, pada Senin 1 Desember 2025. (Sumber: Dokumentasi penulis | Foto: Aisha Felicia A)

Persaingan antara ojek pangkalan dan ojek online di bandung ini sudah menjadi fenomena sehari hari yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Di zaman yang sudah serba modern ini hadirlah layanan transportasi online yang berbasis aplikasi yang menawarkan solusi agar memudahkan untuk memesan jasa transportasi hanya melalui smartphone yang dimiliki. 

Pada akhirnya, masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi menjadi pihak yang paling merasakan dampak akibat ojek pangkalan. Rasa tidak nyaman ataupun takut yang bisa menjadi konflik, hingga keterbatasan mobilitas yang menjadi konsekuensi dari adanya persaingan antar dua kelompok ini.

Masyarakat pasti ingin ketenangan dalam memesan jasa transportasi online yang memudahkan mereka untuk berkegiatan. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat sering menjadi saksi dari kejadian yang tidak seharusnya terjadi, situasi ini justru menurunkan kualitas pengalaman penggunaan transportasi harian.

Wali Kota Bandung M. Farhan perlu lebih serius untuk menata persoalan tentang ojek pangkalan yang hingga kini masih menimbulkan konflik di berbagai daerah terutama di kota-kota besar seperti bandung. Regulasi yang minim juga membuat praktik ojek pangkalan berjalan tanpa kepastian hukum yang jelas, sehingga berujung kepada intimidasi pengemudi ojek online maupun untuk kenyamanan masyarakat. 

Menurut saya, kehadiran transportasi berbasis aplikasi seharusnya menjadi momentum untuk melakukan pengamatan menyeluruh, bukan hanya membiarkan saja adanya perseteruan antara dua pihak terus berlangsung tanpa adanya solusi yang jelas. Walikota juga belum menghadirkan ruang dialog yang adil bagi semua pihak, ojek pangkalan, ojek pangkalan, ojek online dan pengguna jasa harus ditempatkan pada mediasi yang transparan agar tidak terjadi diskriminasi kebijakan. 

Ojek pangkalan ini memiliki aturan tidak tertulis nya sendiri yaitu ojek online tidak boleh melewati area yang diklaim sebagai wilayah “kekuasaan” dari ojek pangkalan tersebut. Seringkali penumpang ojek online sedikit berjalan untuk melewati area ojek pangkalan ini atau harus melewati rute yang lebih jauh agar terhindar dari wilayah mereka. 

Tarif yang ditawarkan oleh ojek pangkalan ini juga menjadi sorotan, dikarenakan tarif yang diberikan oleh ojek pangkalan ini seringkali berubah-ubah. Ini menjadi alasan mengapa lebih banyak masyarakat yang memilih untuk memesan ojek online daripada ojek pangkalan.

Dampak dari ojek pangkalan ini tidak selalu negatif, tetapi ada positif nya juga seperti memberikan akses transportasi yang cepat, fleksibilitas tarif dan rute, meningkatkan ekonomi lokal. Dampak negatif dari ojek pangkalan ini adalah potensi konflik dengan ojek online, tarif tidak konsisten, pembatasan area, dan juga ketidakpastian layanan.

Masyarakat tidak seharusnya menjadi korban atas persaingan antara ojek online dan ojek pangkalan ini. Kondisi tersebut mengubah ruang publik yang awalnya tenang menjadi wilayah yang penuh dengan tekanan sosial.

Persaingan ini juga melihatkan ketidaksiapan sebagian ojek pangkalan untuk beradaptasi dengan era digital di masa kini. Beberapa pihak berpendapat bahwa konflik ini bukan semata karena perebutan penumpang, tetapi juga soal ketimpangan akses teknologi.

Baca Juga: Buruknya Penataan Master Plan Kota Bandung: Warga Terdampak, Citra Tercoret

Modernisasi layanan ini dapat menjadi langkah penting untuk kita bisa mempertahankan keberlangsungan usaha yang berkualitas. Maka dari itu hal ini bisa menjadi momentum bagi para ojek pangkalan untuk beradaptasi dan berinovasi.

Banyak perubahan yang menunjukkan perubahan besar dari ekonomi tradisional yang bersifat lokal menuju ekonomi digital yang lebih global. Ojek pangkalan merupakan pekerjaan tradisional yang mengandalkan kedekatan sosial dan hubungan personal antara pengemudi dan pelanggan.

Dari sudut pandang ekonomi dan teknologi, perubahan adalah hal yang sangat tidak bisa kita hindari. Teknologi memberikan kita akses yang lebih luas dan efisiensi waktu yang lebih baik. Dalam hal ini, jika ojek pangkalan ingin tetap relevan, mereka perlu beradaptasi dengan zaman yang sudah modern seperti sekarang. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

aisha felicia
Tentang aisha felicia
hi

Berita Terkait

News Update

Sejarah 29 Agu 2026, 10:47

Jejak K.F. Holle, Tokoh Kolonial yang Membawa Perubahan Pertanian di Garut

K.F. Holle meninggalkan jejak panjang di Cikajang, Garut, dari perkebunan teh, pertanian, hingga pengembangan domba Garut.

Monumen K.F. Holle di perkebunan teh Giriawas, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Bandung 28 Agu 2026, 22:17

Dobrak Stigma 'Bandung Coret', FKB 2026 Boyong Kuliner Legendaris demi Gaet Wisatawan hingga Gen Z

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong kuliner legendaris seperti Perkedel Bondon ke Gedebage, langkah gerilya untuk gaet wisatawan dan Gen Z.

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong berbagai kuliner legendaris Bandung dan Jawa Barat. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Biz 28 Agu 2026, 19:12

Lipat demi Lipat, Dimsum Inmons Menyusun Resep Paten dari Gang Sempit Cicadas

Kisah Dimsum Inmons, UMKM kuliner asal gang sempit Cicadas, yang menyeimbangkan kanal digital dengan kekuatan penjualan konvensional.

Ani Andriyani, pemilik Dimsum Inmons, UMKM asal Kota Bandung, (12/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 18:08

Menerapkan Pompa Submersible Tenaga Surya untuk Atasi Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) di berbagai wilayah dihadang masalah klasik yakni titik api jauh dari sumber air dan listrik.

Ilustrasi penggunaan sistem pompa untuk atasi karhutla (Sumber: dibuat dengan Gemini | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 17:38

Alibasah Sentot Abdullah Mustafa Prawirodirdjo Menumpas Kerusuhan China di Karawang pada Mei 1832

Kisah heroik Alibasah Sentot Prawirodirdjo saat memimpin pasukan menumpas kerusuhan China di Karawang pada Mei 1832. Analisis sejarah mendalam tentang strategi dan dampaknya bagi kolonial.

Alibasah Sentot Prawirodirdjo. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: G.L. Kepper: Wapenfeiten van het Nederlandsch-Indisch leger)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 16:29

Romantisme Membaca Majalah Mangle Edisi Agustus 1962: Jejak Mojang Bandung Doeloe dan Kiwari

Ada romantisme tersendiri ketika membuka kembali sebuah majalah tua yang telah berusia puluhan tahun.

Majalah Mangle edisi Agustus 1962, menampilkan mojang Bandung, Tatty Kartika, sebagai wajah sampul. (Sumber: Dokumentasi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 15:52

Riwayat Cikao dan Cikaobandung Sejak Dahulu Hingga Sekarang

Riwayat Cikaobandung dari masa lalu hingga masa kini. Menelusuri jejak perkembangan wilayah, peran strategis, transformasi sosial dan budaya yang kaya nilai historis dalam narasi yang mendalam.

Tjikao Koffiepakhuis – Gudang Kopi Cikao, 1880. (Sumber: Koleksi Leiden University Libraries)
Linimasa 28 Agu 2026, 15:09

Riwayat Hitam Kebakaran Hutan di Kalimantan, 4 Dekade Kabut di Lahan Gambut

Kebakaran hutan berulang di Kalimantan sejak 1982. Ketahui riwayat karhutla besar, El Niño, lahan gambut, hingga peristiwa 2026.

Ilustrasi kebakaran hutan.
Sejarah 28 Agu 2026, 14:30

Sejarah Gempa NTT, Tercatat Sejak 1898

Sejarah gempa besar NTT berlangsung lebih dari satu abad, dengan sejumlah peristiwa disertai tsunami dan korban jiwa besar.

Dampak tsunami Lunyuk 1977. (Sumber: Pulau Sumba News)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 14:01

Peran Unpad Membantu Gen Z Raih LoA Universitas Top Dunia

Saat ini adalah momentum untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) agar setara dengan negara maju.

Ilustrasi peran Unpad membantu siswa memperoleh LoA dari universitas top dunia (Sumber: dibuat dengan Gemini | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 12:42

Jangan Menjadikan ‘Pitbull’ sebagai Tersangka Tunggal

Dalam kasus pitbull di Arjasari, Anjing itu memang yang menyerang anak. Itu terlihat jelas dalam rekaman video yang sempat viral di media sosial. 

Ilustrasi anjing sebagai hewan peliharaan. (Sumber: Magnific)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 10:25

Motivasi dan Peluang Mahasiswa Wirausaha

Sebab di era digital dan era yang penuh ketidakpastian ini, mahasiswa sangat ditekankan untuk mengelola setiap keputusannya.

Ilustrasi mahasiswa (Sumber: Pexels | Foto: hartono subagio)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 20:20

Ayyuhal Walad: Kumpulan Nasihat Imam Al-Ghazali untuk Orang yang Sedang Mencari

Ayyuhal Walad merupakan kumpulan nasihat yang ditulis ketika Al-Ghazali mendapatkan surat dari salah satu murid kinasihnya.

Buku "Ayyuhal Walad". (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 18:34

Sudahkah Hukum Berpihak pada Korban Kekerasan Seksual Anak di Bawah Umur?

Mengangkat isu mengenai kekerasan seksual pada anak sebagai persoalan yang sensitif dan penting, memaparkan berbagai kekerasan seksual, dan membahas mengenai sulitnya bagi korban untuk bersuara.

Ilustrasi anak yang mengalami trauma kekerasan. (Sumber: Pexels/Ron Lach)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 17:25

Istilah Sunda untuk Besar Guncangan Gempa Bumi

Masyarakat Sunda memiliki lima istilah untuk menggambarkan tingkat guncangan gempabumi, dari riyeg hingga pralaya, yang berkaitan dengan skala MMI dan dampak kerusakannya.

Gambar tafsir baru mitologi gempabumi. Bola bumi berada di ujung tanduk sapi yang berdiri di atas paus. Bila paus dan sapi bergerak, terjadilah gempabumi. (Sumber: Dok. T Bachtiar)
Beranda 27 Agu 2026, 16:55

Kemenkes Temukan Jutaan Kasus PTM lewat Cek Kesehatan Gratis, Prioritaskan Tata Laksana demi Indonesia Emas 2045

Skrining Cek Kesehatan Gratis terhadap 73,8 juta peserta hingga Juli 2026 mengungkap jutaan kasus penyakit tidak menular yang selama ini tidak terdeteksi.

Pelaksanaan program cek kesehatan gratis (CKG) untuk anak sekolah di SMPN 5 Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin 4 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 27 Agu 2026, 16:20

73,8 Juta Peserta Jangkau Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes Ubah Paradigma Menuju Indonesia Emas 2045

Generasi yang sakit akan sulit menjadi generasi unggul, sementara generasi yang sehat menjadi modal utama menuju Indonesia Emas 2045.

Program cek kesehatan gratis (CKG) untuk anak sekolah di SMPN 5 Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin 4 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 15:17

Selawatan, Muludan, dan Perdamaian 

Dari buku yang semula hanya tergeletak di rak sederhana tiba-tiba menjadi pintu masuk untuk membicarakan Islam tidak hanya mengajarkan bagaimana mencintai Nabi, tetapi harus menjadi landasan bersama

Anak-anak tengah asyik diskusi sebelum belajar ngaji bersama. (Sumber: instagram @jaro_numoto)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 13:53

Nasib CFD Bandung yang Terjerat Audit Rp2,7 Miliar

BPK menemukan penggunaan anggaran sekitar Rp 2,7 miliar terkait CFD untuk membayar personel non-ASN tanpa dasar hukum yang memadai.

CFD di kawasan Dago. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Kavin Faza)
Ikon 27 Agu 2026, 13:40

Gedung Sate Cikajang Garut, Bangunan Unik di Tengah Perkebunan Teh

Di pelosok Cikajang, Garut, berdiri Gedung Sate Cikajang yang dibuat mirip ikon Jawa Barat dan digunakan untuk kegiatan warga.

Bangunan miniatur Gedung Sate di Cikajang, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)