Catatan Warga untuk Wali Kota M. Farhan: Menata Arah Penanganan Pengangguran Bandung

2 menit baca
Khalidullah Assyauqi
Ditulis oleh Khalidullah Assyauqi diterbitkan
Seorang pengendara motor melaju di jalan Kota Bandung siang hari. (29/10/2024) (Sumber: Khalidullah As Syauqi)
Seorang pengendara motor melaju di jalan Kota Bandung siang hari. (29/10/2024) (Sumber: Khalidullah As Syauqi)

Pengangguran di Kota Bandung yang menjadi perhatian karena lowongan kerja tidak sejalan dengan meningkatnya jumlah pencari kerja. Hal ini memberikan harapan bagi warga untuk respons cepat dari Wali Kota Bandung, M. Farhan, seiring warga mengharapkan Walikota untuk mengatasi masalah mereka yang terdampak kehilangan pekerjaan.

Tingkat pengangguran di Bandung semakin meningkat seiring sektor padat karya masih pulih dari perlambatan ekonomi tahun sebelumnya.Situasi ini menandakan bahwa kebijakan ketenagakerjaan yang ada belum cukup menjangkau warga yang membutuhkan kesempatan.

Jumlah lulusan Sarjana meningkat setiap tahunnya, sementara perusahaan atau company tidak menambah lowongan yang sebanding dengan kebutuhan. Kondisi yang memperlihatkan bagaimana Gen Z Bandung kesulitan memperoleh pekerjaan karena keterampilan bekerja yang belum memadai.

Peluang kerja masih terfokus di pusat kota sehingga wilayah pinggiran tidak merasakan akses ekonomi yang setara. Fenomena ini menunjukkan bahwa banyak warga terpinggirkan karena jarak, informasi, dan minimnya fasilitas penunjang kerja.

Program pelatihan yang ada belum relevan karena banyak materi tidak mengikuti kebutuhan industri kreatif dan digital yang berkembang pesat. Hal ini membuat peserta pelatihan gagal memenuhi kompetensi yang sebenarnya dicari perusahaan lokal.

Sistem informasi ketenagakerjaan Bandung belum terintegrasi sehingga pencari kerja sulit menunjukkan kemampuan secara tertata dan terverifikasi. Keadaan ini menyebabkan perusahaan kesulitan mengenali talenta lokal yang sebenarnya memiliki potensi besar.

Masuknya pendatang ke Bandung meningkatkan persaingan dan mempersempit peluang bagi warga lokal yang belum memiliki pengalaman kuat. Hal ini menjadi kekhawatiran warga karena merasa kalah bersaing tanpa dukungan pemerintah untuk meningkatkan kapasitas yang memadai.

hasil karya lukisan yang di jual di pinggir trotoar. (16/09/2024) (Sumber: Khalidullah As Syauqi)
hasil karya lukisan yang di jual di pinggir trotoar. (16/09/2024) (Sumber: Khalidullah As Syauqi)

Farhan dapat mulai memperbaiki situasi dengan membuat peta kebutuhan industri yang memetakan sektor kerja paling banyak menyerap tenaga lokal. Inisiatif ini membantu merumuskan arah kemampuan yang perlu dikuatkan bagi warga dari berbagai latar pendidikan.

Walikota eks penyiar bisa mendorong UMKM sebagai motor penyerap tenaga kerja melalui insentif yang membuat pelaku usaha lebih percaya diri membuka perekrutan baru. Pendekatan tersebut dapat memperluas ekonomi lokal sehingga warga memperoleh peluang kerja tanpa hambatan biaya dan perizinan.

Sertifikasi pelatihan skill dapat diperbarui oleh orang nomor satu di Kota bandung dengan menggandeng perusahaan digital agar keterampilan peserta selaras kebutuhan industri terkini. Langkah ini untuk memastikan warga memiliki skill yang bisa langsung diimplementasikan dalam pekerjaan nyata.

Pria berkacamata dapat menginisiasi pusat data ketenagakerjaan tunggal yang menampilkan profil kompetensi warga secara akurat dan mudah diakses perusahaan. Upaya ini mempercepat proses pencocokan kebutuhan tenaga kerja sehingga peluang tidak hilang hanya karena keterbatasan informasi.

Sertifikasi kompetensi berbasis standar industri dapat diperluas oleh Walikota eks penyiar untuk memberi warga bukti keterampilan yang dapat dipercaya perusahaan. Pendekatan ini membantu warga bersaing secara objektif sehingga tidak tertinggal dari pendatang yang lebih berpengalaman.

Pria berkacamata juga dapat menerapkan kebijakan afirmasi perekrutan lokal pada proyek strategis kota agar warga mendapat prioritas dalam peluang kerja. Langkah ini memastikan manfaat pembangunan kota mengalir merata dan menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat Bandung. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Khalidullah Assyauqi
Mahasiswa Telkom University Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial Program Studi S1 Digital Public Relations 2024

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 19 Sep 2026, 20:19

Mengenang Wa Kepoh Maestro Dongeng Sunda di Gelombang Radio

Sandiwara Radio Saur Sepuh, yang pernah membuat pendengarnya di berbagai daerah larut dalam cerita.

H. Ahmad Sutisna alias Wa Kepoh, maestro dongeng Sunda dan salah satu tokoh penting dalam dunia penyiaran radio di Jawa Barat. (Sumber: Tabloid Nova, September 1996.)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 19:40

Tantangan Literasi Antara Menulis dan Kepunahan Bahasa Daerah

Begitu miris ketika kita membaca judul "Benarkah Indonesia mengalami Darurat Literasi?" Ada banyak penulis yang hanya sekadar menulis, tetapi tidak ada visi menjaga literasi terutama bahasa lokal.

Ilustrasi orang Sunda. (Sumber: Unsplash/Mahmur Marganti)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 18:17

Mengenal Bahaya Letusan Gunung Berapi di Bandung Raya dan Sekitarnya

Temukan ulasan mendalam mengenai potensi bahaya vulkanik di Bandung Raya. Pelajari langkah mitigasi yang tepat dan tingkatkan kesiapsiagaan Anda demi keselamatan bersama dari ancaman bencana alam.

Hoogvlakte van Bandoeng autowegenkaart, D E 29,1. Bandoeng: HOVIC, ca. 1920 (Peta jalan Dataran Tinggi Bandung, D E 29.1. Bandung: HOVIC, ca. 1920). (Sumber: Digital Collections Universteit Leiden | Foto: Anonim)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 17:46

Optimis atau Oportunis

Dari aktivis pro–demokrasi yang berujung menjadi elit rezim yang selalu mereka tentang selama masa nya menjadi mahasiswa.

Budiman Sudjatmiko bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendeklarasikan kelompok relawan Prabowo-Budiman Bersatu (Prabu) di Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (18/08/2023). (Sumber: Gerindra.id)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 20:09

Sejarah dan Transformasi Nahdlatul Ulama di Bumi Pasundan (1926–1967)

Kehadiran Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah ini bukanlah sebuah kebetulan sejarah, melainkan kebutuhan strategis untuk menjaga keseimbangan antara tradisi pesantren yang mengakar dan gelombang modernism

Gedung Dakwah PWNU Jawa Barat. (Sumber: Tangkapan layar YT: Kang inoe)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 17:52

Hebatnya Kreatifitas Dasa Warsa 1980-an

Bernostaldia dengan kehidupan remaja tahun 1980-an.

Motor klasik vespa. (Sumber: Pexels | Foto: setengah lima sore)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 15:17

Ketika Anak Bangsa Kehilangan Kesempatan Menjadi Cerdas dan Kritis

Sebetulnya apa yang menjadi akar persoalan dalam pendidikan kita. Pendidikan seharusnya tidak hanya butuh jawaban benar, tetapi bagaimana anak bisa bertanya secara kritis dan berpikir cerdas.

Ilustrasi anak sekolah. (Sumber: Pexels | Foto: Ida Rizkha)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 14:01

Jejak Rasa dan Budaya Kuliner Arab di Tatar Sunda

Kuliner Arab di Jawa Barat tumbuh dari jejak migrasi menjadi bagian dari keragaman rasa dan budaya Tatar Sunda.

Nasi kebuli, hidangan khas Timur Tengah yang populer di kalangan masyarakat Arab di Indonesia, termasuk di Jawa Barat. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 12:26

Ketika Layar Perak Menjadi Denyut Hiburan Bandung Tempo Doeloe

Jejak bioskop Bandung tempo dulu merekam bagaimana hiburan, kehidupan sosial, dan perkembangan kota pernah berpadu di balik layar perak.

Iklan ucapan selamat hari jadi Kota Bandung dari perusahaan film N.V. Sirna Galih Ind. Ltd.. Iklan tersebut memuat daftar bioskop yang dikelolanya. (Sumber: Dimuat dalam Pikiran Rakjat, 31 Maret 1956 | Foto: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 09:59

200 Ikon Bandung #7: Karmaka Surjaudaja

Kisah Karmaka Surjaudaja menjadi teladan tentang perjuangan, kejujuran, dan ketekunan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Adegan dalam film Love and Faith pada 2015, yang menceritakan kisah kehidupan Karmaka. (Sumber: Love and Faith)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 08:23

Bukan Macan yang Salah Cari Alamat, tapi Kita yang Mengubah Alamat Mereka

Macan yang masuk kampung atau kera yang turun ke permukiman bukan sekadar kisah tentang satwa yang “nakal”.

Seekor macan terdampar di rumah warga. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Istimewa via ayobandung.com)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 18:03

Menelusuri Jejak 216 Tahun Kota Bandung dalam Surat Kabar Lawas

Bandung adalah kota yang tumbuh dari perjalanan sejarah yang panjang.

Beberapa surat kabar yang pernah menjadi bagian dari kehidupan dan kebanggaan warga Bandung pada era 1970–1990-an. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 17:34

Jejak Gunung Api Purba di Kabupaten Bandung Barat

Singkapan batuan dan ignimbrit di Kabupaten Bandung Barat menjadi bukti keberadaan aktivitas gunungapi purba yang dapat dipelajari melalui geowisata.

Hasil kerajin patung kuyabatok dari batu di Kampung Ciawitali, Desa Cipangeran, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, memenuhi pesanan dari Jepara, Jawa Tengah, untuk diekspor ke Korea. (Sumber: T Bachtiar)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 16:05

Badut, Mimpi, dan Rizki

Mimpi tidak pernah benar-benar sendirian. Ya selalu ditemani ikhtiar, doa, dan keberanian untuk terus mencoba. Kendati, di antara semua itu, ada satu yang sering kita lupakan. Pekerjaan yang halal

Riasan badut yang dikenakannya saat merayakan wisuda bukan sekadar untuk tampil berbeda, (Sumber: Dokumentasi istimewa/ Kak Hakim (@badutbandung_kakhakim12))
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 15:09

Merdeka Berdaya, Merdeka Berkarya: Kaum Marginal Membangun Masa Depan

Setiap goresan tinta yang tercurahkan melalui hati, merupakan ketegaran dalam setiap halaman.

Bedah Buku "Prajurit Yang Tenggelam" Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II B Majalengka. (Foto: Ayu Maimun)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 13:49

Rp7.000 dan Masa Depan Supir dan Angkot Bandung

Angkot berseliweran, penumpang naik-turun, uang masuk. Sopir mengejar setoran. Calon penumpang dicari. Angkot ngetem ketika dianggap perlu. 

Warga hendak turun dari angkot. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 12:08

200 Ikon Bandung #6: Raden Adipati Wiranatakusumah II, Dalem Kaum Bukan Hanya Nama Jalan

Di balik nama Dalem Kaum, tersimpan jejak Wiranatakusumah II sebagai salah satu tokoh penting dalam lahirnya Kota Bandung.

Alun-Alun Bandung pada masa kolonial. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 09:38

Belajarlah Mencintai Bandung Seperti Haryoto Kunto Sang Kuncen Bandung

Selami kisah Haryoto Kunto, sang Kuncen Bandung dan temukan cara terbaik mencintai Kota Kembang (Paris van Java) lewat sejarah, romantisme dan sudut pandang mendalam.

Ilustrasi buku karya Haryoto Kunto. (Sumber: Istimewa)
Linimasa 16 Sep 2026, 23:37

Ketika Rentatan Gempa Guncang Kertasari

Puluhan gempa tercatat di sekitar Kertasari dan Pangalengan. Warga mengaku masih trauma dengan gempa yang terjadi pada 2024.

Ilustrasi gempa Kertasari tahun 2024. (Sumber: Ayomedia | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 20:23

Filosofi Orang Kampung: Membaca Kehidupan Lewat Kisah Si Doel

Filosofi Orang Kampung mengajak kita mengenang Si Doel sekaligus memahami nilai kehidupan dan budaya yang tumbuh dari kampung.

Buku Filosofi Orang Kampung karya Harry Tjahjono, penulis serial televisi legendaris Si Doel Anak Sekolahan. (Sumber: Kin Sanubary)