Bahaya! Trotoar di Sejumlah Titik Kota Bandung Rusak dan Ancam Keselamatan Pejalan Kaki

Radhit adhiyaksa Hermanto
Ditulis oleh Radhit adhiyaksa Hermanto diterbitkan Selasa 30 Des 2025, 20:01 WIB
Trotoar di jalan sumbawa kota Bandung 03/12/2025. (Sumber: Dok. pribadi | Foto: Radhit adhiyaksa hermanto)

Trotoar di jalan sumbawa kota Bandung 03/12/2025. (Sumber: Dok. pribadi | Foto: Radhit adhiyaksa hermanto)

Bandung Adalah kota terbesar ke-3 di Indonesia berdasarkan kepadatan penduduk,namun berbagai persoalan mendasar terkait layanan public masih muncul. Situasi ini menuntut evaluasi menyeluruh dari Walikota Bandung M. Farhan guna memastikan kualitas pelayanan yang merata.Pengamatan warga pada beberapa wilayah menunjukan adanya ketimpangan antara Pembangunan baru dan pemeliharaan fasilitas lama. Hal ini menimbulkan kesenjangan kualitas layanan yang dirasakan langsung dalam aktivitas sehari–hari.

Fasilitas public di Bandung kurang penangganan karena berbagai masalah, seperti kerusakan akibat vandalisme dan minimnya infrastruktur yang aksesibel bagi penyandang disabilitas, seperti trotoar yang rusak dan lampu jalan yang mati. Selain itu, masih ada isu kurangnya ruang terbuka hijau (RTH) yang ideal, meskipun pemerintah berusaha memperbaikinya.

Sejak dilantik pada 20 februari lalu, penulis tidak menemukan dan melihat adanya terobosan besar yang dilakukan oleh walikota Farhan. Program yang dilakukan justru terkesan ceremony dan tidak berkelanjutan seperti penertiban trotoar dan perbaikan trotoar yang kecil, mungkin akan benar tapi akan rusak kembali jika tidak di cek secara berkala.

Bukankah pembenaran fasilitas umum seperti trotoar dan lampu lampu di kota Bandung membantu perekonomian dan kenyamanan bagi Masyarakat? Pemerintah kota harus siap berbenah. Tidak perlu langsung melaksanakan semua program secara bersamaan mengingat anggaran yang terbatas, setidaknya pemerintah bisa memprioritaskan yang urgent terlebih dahulu

Seharusnya walikota lebih aware terhadap bobroknya fasilitas umum dikota Bandung yang sangat buruk seperti minimnya trotoar yang layak bagi penjalan kaki maupun disabilitas dan lampu lampu dikota bandung yang masih gelap dan tidak terang. Walikota harus memulai program penataan ulang untuk setiap fasilitas umum.

Pengerjaan revitalisasi trotoar di sepanjang Jalan Lombok Kota Bandung pada Jumat, 26 September 2025. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ikbal Tawakal)
Pengerjaan revitalisasi trotoar di sepanjang Jalan Lombok Kota Bandung pada Jumat, 26 September 2025. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ikbal Tawakal)

Walikota harus tegas dan berpegang teguh pada pendirian demi menjaga kenyaman bagi Masyarakat kota Bandung dan mulai mennata kembali trotoar di Bandung dan lampu lampu di kota Bandung. Berani untuk menegur para oknum yang merusak  fasilitas umum di kota Bandung.

M. Farhan harus menata dengan serius  jalan jalan  di kota Bandung untuk meminimalisir kemacetan dan tata Kelola kota. Tak lupa juga untuk memperbaiki dan membuat trotoar di kota Bandung layak untuk dipakai oleh Masyarakat dan para disabilitas.

Peningkatan kualitas trotoar di Kota Bandung menjadi kebutuhan mendesak mengingat tingginya aktivitas pejalan kaki di berbagai kawasan pusat kota. Banyak trotoar yang saat ini mengalami kerusakan, tidak rata, atau tertutup material bangunan sehingga mengurangi kenyamanan dan keselamatan pengguna. Pemerintah Kota Bandung perlu melakukan identifikasi lokasi-lokasi yang paling membutuhkan perbaikan trotoar, sehingga penanganannya dapat dilakukan secara lebih terarah dan efektif. 

Aksesibilitas bagi penyandang disabilitas juga menjadi aspek penting dalam penataan trotoar. Saat ini, banyak jalur Masyarakat  di Bandung yang masih belum dilengkapi guiding block, ramp kursi roda, maupun penanda visual yang memadai. Karena itu, setiap pembangunan dan perbaikan trotoar perlu mengacu pada prinsip universal design agar dapat digunakan oleh semua kalangan tanpa pengecualian. Penerapan guiding block yang tersambung dengan baik, ramp dengan kemiringan sesuai ketentuan, serta penanda visual maupun auditif yang jelas akan meningkatkan keamanan dan kenyamanan pejalan kaki, termasuk penyandang disabilitas. Dengan pendekatan yang lebih menyeluruh dan konsisten, Bandung dapat menghadirkan jaringan trotoar yang inklusif, fungsional, dan ramah bagi seluruh masyarakat.

Baca Juga: Memiliki Kendaraan Pribadi di Bandung Bukan Sebuah Pilihan, Ini Kewajiban!

Aspek aksesibilitas bagi penyandang disabilitas turut menjadi bagian penting dalam penataan trotoar. Banyak jalur pedestrian di Bandung yang belum dilengkapi guiding block, ramp kursi roda, maupun penanda visual yang memadai. Pemerintah kota perlu memastikan bahwa seluruh perbaikan dan pembangunan baru pada trotoar mengacu pada prinsip universal design sehingga dapat digunakan oleh semua kalangan tanpa hambatan.

Edukasi terhadap Masyarakat mengenai pentingnya menjaga fasilitas umum di kota Bandung  juga bisa menjadi strategi yang bagus . Kampanye yang melibatkan komunitas, sekolah, serta pelaku usaha dapat mendorong kesadaran tersendiri  bahwa trotoar bukan ruang serbaguna, tetapi sarana  bagi keselamatan banyak orang. Dengan partisipasi publik yang lebih aktif, keberlanjutan program penataan trotoar akan lebih terjamin.

Terakhir, diperlukan transparansi dan keterlibatan publik dalam proses perencanaan maupun evaluasi proyek perbaikan trotoar. Pemkot Bandung dapat membuka kanal pengaduan yang responsif serta laporan perkembangan proyek secara berkala agar warga dapat menilai kualitas pekerjaan di lapangan. Dengan pendekatan kolaboratif dan terstruktur, upaya penanganan trotoar akan menghasilkan kota yang lebih ramah pejalan kaki, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Bandung. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Radhit adhiyaksa Hermanto
Mahasiswa S1 Digital Public Relations
Nilai artikel ini
Klik bintang untuk menilai

Berita Terkait

News Update

Ayo Biz 10 Jan 2026, 19:34 WIB

Pisau Bermata Dua Naturalisasi: Prestasi, Bisnis, dan Tantangan Olahraga Indonesia

Naturalisasi atlet asing kini bukan sekadar isu teknis, melainkan fenomena yang mengubah wajah industri olahraga Indonesia.
Naturalisasi atlet asing kini bukan sekadar isu teknis, melainkan fenomena yang mengubah wajah industri olahraga Indonesia. (Sumber: Satria Muda Bandung)
Ayo Biz 10 Jan 2026, 16:11 WIB

Ribuan Sepeda Motor Menumpang Kereta, Tren Baru Mobilitas Masyarakat di Libur Panjang

Keramaian di stasiun besar pada akhir tahun 2025 hingga awal 2026 memperlihatkan wajah baru. Tidak hanya penumpang yang berdesakan menunggu keberangkatan, tetapi juga deretan sepeda motor.
Ilustrasi pengiriman sepeda motor melalui layanan kereta api menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin tetap praktis, aman, dan efisien dalam perjalanan liburan panjang. (Sumber: KAI Logistik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 20:34 WIB

Bandung dan Tawanan Kota yang Terjajah Diam-Diam: Sebuah Resolusi Baru

Kota bergerak maju, tapi belum pulih. Di balik modernitas, tersisa warisan kolonial yang membentuk birokrasi, selera, dan mimpi warga.
Persimpangan Jalan Braga dan Jalan Naripan tahun 1910-an. (Sumber: kitlv)
Beranda 09 Jan 2026, 19:07 WIB

Sebelum Terlambat 2030, Strategi Komunikasi SDGs Harus Melampaui Jargon Birokrasi

SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif.
SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 17:49 WIB

Keamanan Data dan Masa Depan AI: Jalan Panjang Membangun Kepercayaan Publik

Di Indonesia, AI sudah semakin relevan dan meresap ke dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari rekomendasi konten hiburan, aplikasi belajar daring, hingga layanan finansial digital.
Ilustrasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI). (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 17:14 WIB

Bandung Semakin Padat, Saatnya Berbenah Sebelum Terlambat

Kemacetan di Bandung dipicu kendaraan berlebih, jalan sempit, angkutan umum kurang baik, wisatawan, dan parkir liar.
Kemacetan di salah satu ruas jalan Kota Bandung di Jl. A. Yani  Kacapiring. 01/12/25 (Sumber: Naila Husna Ramadan)
Beranda 09 Jan 2026, 16:37 WIB

Wajah Lain Wisata Delman di Kota Bandung: Romantis bagi Wisatawan, Berat bagi Kuda

Tantangan besarnya adalah kebutuhan akan regulasi yang mampu menjembatani kepentingan hewan, kusir, dan penumpang secara adil.
Ade, kusir delman di sekitar wilayah Gedung Sate. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 16:28 WIB

Food Genomics, Teknologi Nutrisi Presisi yang Mengubah Cara Anak Muda Makan

Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik.
Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik. (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 16:13 WIB

Balai Kota Bandung sebagai Promotor Produk Kriya Unggulan Glassware dan Mesin Roaster Kopi

Gedung balai kota mesti bisa menjadi promotor bagi kriya glassware eksklusif dan mesin roaster kopi buatan Bandung.
Halaman balai kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Jelajah 09 Jan 2026, 16:00 WIB

Hikayat Tamasya Baheula di Kawah Putih Ciwidey, Tempat Healing Kompeni yang Sepi dan Sunyi

Kawah Putih Ciwidey tampil sebagai tujuan berat dan hening dalam Gids van Bandoeng 1927 lengkap dengan belerang dan tanjakan panjang.
Lukisan Kawah Putih Franz Wilhelm Junghuhn. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:43 WIB

Penipuan Online: Apakah Ada Hukumnya?

Penipuan melalui telepon berkembang lebih cepat daripada aturan hukumnya.
Media dalam jaringan (daring). (Sumber: Pexels | Foto: Torsten Dettlaff)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:06 WIB

'Berkawan' dengan Gelapnya Jalan Soekarno Hatta

Jalan Soekarno Hatta makin gelap karena lampu PJU mati, membuat warga merasa was-was setiap melintas.
Jalan Soekarno Hatta ramai malam hari, motor, dan mobil bergerak di tengah padatnya arus, (01/12/2025). (Sumber: Fayyaza Jasmine | Foto: Fayyaza Jasmine)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 14:39 WIB

Bobotoh Cek! Cara Beli Single Ticket Pertandingan PERSIB di Aplikasi Resmi

Cara membeli single ticket pertandingan kandang PERSIB Bandung melalui aplikasi resmi PERSIB (PERSIBapp).
Pemain Persib Bandung, Adam Alis. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Arif Rahman)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 13:26 WIB

Bandung Terus Diganggu oleh Pungli yang Tak Kunjung Teratasi

Pungli terus mengganggu kenyamanan warga Bandung muncul berulang di berbagai ruang publik, menunjukkan lemahnya pengawasan dan kebutuhan akan tindakan tegas untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.
Area parkir di salah satu kawasan kuliner Bandung yang sedang dipadati oleh beberapa kendaraan, terutama pada jam makan siang (4/12/2025). (Sumber: Keira Khalila K | Foto: Keira Khalila K)
Beranda 09 Jan 2026, 11:20 WIB

PKL Cicadas Tolak Jalur BRT, Spanduk Protes Bermunculan: Kami Butuh Kepastian, Bukan Sekadar Proyek

Berdasarkan temuan di lapangan, kegelisahan pedagang memuncak setelah adanya pendataan mendadak yang dilakukan dua kali, masing-masing oleh konsultan dan Satpol PP.
Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Cicadas menolak pembangunan jalur Bus Rapid Transit (BRT). (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:27 WIB

Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia

Suasana akrab dan inspiratif menyelimuti acara "Weekend Retreat" yang diselenggarakan oleh Bright Scholarship Regional Bandung.
Membangun Visi dan Networking: Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung Bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:01 WIB

Optimalisasi Keterampilan Pemrograman dalam Kehidupan Sehari-Hari

Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya?
Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya? (Sumber: Pexels | Foto: hitesh choudhary)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 07:53 WIB

Bentuk Sadar Toleransi terhadap Penganut Sunda Wiwitan

Kesadaran toleransi sedang ramai digaungkan, namun terkadang hanya dirasakan oleh penganut agama resmi versi pemerintah.
Podcast bersama Bapak Ira Indrawardana, S.Sos., M.Si., Dosen Antropologi Universitas Padjajaran. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Paguyuban Project)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 20:32 WIB

Dari Ancaman TPA hingga Harapan Transformasi

Sampah menumpuk, citra kota terancam. Bagaimana Bandung mengubah krisis jadi peluang?
Tumpukan sampah yang mencerminkan darurat lingkungan yang butuh solusi cepat di Gudang Selatan, Bandung, Jawa Barat, (01/12/2025). (Sumber: Azzahra Syifa Lestari)