Redesain Kota Bandung: Sehat Rakyatnya Jaya Kotanya

3 menit baca
Muh Husen Arifin
Ditulis oleh Muh Husen Arifin diterbitkan
Suasana Jalan Braga, Kota Bandung saat diberlakukannya Braga Free Vehicle pada Sabtu, 4 Mei 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Suasana Jalan Braga, Kota Bandung saat diberlakukannya Braga Free Vehicle pada Sabtu, 4 Mei 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Instruksi Wali Kota Bandung tentang fasilitas kesehatan di kota Bandung harus mendahulukan pasien atau masyarakatnya bukan sekadar administrasi mengundang perhatian luas dan membangun sebuah kepercayaan masyarakat tentang pelayanan publik yang mulai mendapat perhatian. 

Setelah banyaknya keluhan dan aspirasi masyarakat, keputusan dari Wali Kota Bandung menjadi mata kebahagiaan.

Identitas Bandung mengalami perubahan signifikan. Identitas yang sangat ditunggu-tunggu agar perubahan yang muncul mencirikan bahwa pemerintah Kota Bandung benar-benar melakukan pekerjaannya sebagai pengambil kebijakan yang terbaik.

Dapat kita ketahui bahwa kesehatan merupakan salah satu kebijakan yang perlu diambil sesegera mungkin selain pendidikan. Kesehatan merupakan kunci utama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari masyarakat. 

Berkaitan dengan itu, tahun 2018 terdapat peristiwa yang terjadi adanya penolakan dari rumah sakit terhadap pasien, sampai Ridwan Kamil eks Wali Kota Bandung saat itu langsung memerintahkan jajaran dinas kesehatan untuk memverifikasi kebenaran kejadian.

Akibatnya ada preseden buruk tentang layanan kesehatan di kota Bandung yang belum berpihak kepada masyarakat.

Dari sini kita mengapresiasi atas instruksi Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan yang meletakkan dasar kebutuhan masyarakat, nyawa pasien didahulukan daripada sekadar menunggu administrasi yang sangat lama.

Hadirnya Kebijakan Pemerintah 

Jumlah rumah sakit di Kota Bandung berdasarkan data, terdapat 41 Rumah Sakit. Jumlah yang cukup banyak. Yaitu rumah sakit yang dimiliki oleh pemerintah kota Bandung, rumah sakit yang dimiliki oleh kementerian kesehatan, rumah sakit yang dimiliki oleh TNI atau Polri, rumah sakit yang dimiliki oleh Swasta, BUMN, atau yayasan. 

Maka bukan hal sulit jika pemerintah menghadirkan kebijakan tentang kesehatan yang solutif dan representatif kepada masyarakat, sebab rumah sakit yang sudah tersedia sangat lengkap dan juga didukung oleh Puskesmas dan klinik yang memadai untuk mendorong kesehatan bagi masyarakat secara keseluruhan.

Upaya pemerintah hadir dalam kebijakan turut mendukung masyarakat untuk selalu menjaga pola sehat yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan taat dengan peraturan yang sudah diberikan. 

Selain itu kemandirian masyarakat untuk waspada dan memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat secara rutin juga menjadikan kebijakan tersebut berfungsi dan peranan masyarakat untuk mengedepankan sehat sebagai alasan utama mendorong pertumbuhan ekonomi di kota Bandung.

Kota Bandung. (Sumber: Unsplash | Foto: uji kanggo gumilang)
Kota Bandung. (Sumber: Unsplash | Foto: uji kanggo gumilang)

Kolaborasi Dua Arah

Pembenahan infrastruktur jalan dan bangunan juga semakin intens, menggagas tentang jalan yang aman dan ramah bagi pejalan kaki. Trotoar diperbaiki. 

Selain itu, fasilitas kesehatan yang solutif kepada masyarakat merupakan perwujudan atas program berkala dan membutuhkan konsistensi yang wajib dijaga ritmenya.

Menjaga dan merawatnya adalah salah satu pilihan dari dukungan masyarakat kota Bandung untuk kejayaan kota Bandung. Dari dan untuk untuk masyarakat.

Bagaimanapun program terbaik jika tanpa dukungan dari masyarakat tidak menghasilkan apa-apa. Maka sudah seharusnya program kesehatan yang diberikan oleh pemerintah kota Bandung harus didukung dengan semangat kebersamaan.

Konsistensi terhadap bidang kesehatan ini harus dibarengi pula kebijakan kepada pelayanan kesehatan, baik sebagai dokter, perawat dan pelaku kesehatan lainnya sehingga tidak ada komentar negatif, sekaligus menjunjung kesejahteraan secara holistik.

Seperti yang sering disampaikan dalam kampanye politik, sehat rakyatnya, jaya kotanya. Maka keberhasilan mendesain kota Bandung diperlukan kolaborasi yang efektif dan efisien. 

Masyarakat membutuhkan layanan, pemerintah memberikan layanan, dan muaranya adalah kesejahteraan. Apakah permasalahan sudah tuntas? Bagi pemerintah kota Bandung adalah selalu memperbaiki kotanya, merawat masyarakatnya, bertumbuh dalam kehidupan yang lebih baik dan berkelanjutan. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Muh Husen Arifin
Dosen Aktif di Prodi PGSD UPI Kampus Cibiru

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 12 Agu 2026, 11:24

Defisit Rp300 Miliar, Siapa yang Gagal Mengelola Bandung?

Defisit Rp300 miliar itu tentu saja merupakan cerita yang jauh lebih kompleks dari sekadar kekurangan duit kas.

Balai Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Humas Setda Kota Bandung  via ayobandung.com)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 08:18

Merdeka dalam Berpikir, Merdeka dalam Bertindak

Makna kemerdekaan di era digital tercermin dari kemampuan masyarakat dalam berpikir kritis, menyaring informasi, dan bertindak secara bertanggung jawab.

Ilustrasi orang Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Heru Dharma)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 20:01

Membaca Gaya Komunikasi di Balik Publikasi Koleksi Jam Tangan Edisi Khusus

Analisis ini berfokus pada cara perusahaan menyampaikan produknya kepada publik, bukan membahas spesifikasi produk secara rinci.

Ilustrasi iklan.
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 18:10

Menulis sebagai Cara Membangun Pengetahuan

Sebuah refleksi tentang menulis yang tidak berhenti pada keterampilan menyusun kata dan kalimat, tetapi melihat menulis sebagai bagian dari proses membangun pengetahuan dan membentuk cara berpikir.

Ilustrasi mengetik artikel dengan laptop. (Sumber: Unsplash | Foto: Sergey Zolkin)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 17:02

Indonesia Raya Tercipta di Bandung

Gagasan menciptakan lagu kebangsaan muncul setelah W.R. Soepratman membaca tantangan di majalah Timboel pada 1924.

Ilustrasi Wage Rudolf Soepratman. (Sumber: Ayobandung.id)
Beranda 11 Agu 2026, 16:53

Bandung Makin Panas di Siang dan Makin Dingin di Malam, Ada Apa dengan Suhu Kota?

Suhu Kota Bandung menunjukkan perubahan menarik. Siang makin panas dan malam tetap dingin. Pohon serta ruang hijau punya peran pent

Kota Bandung tampak seperti cekungan dengan dominasi kawasan pemukiman serta industri. Sementara bagian hijau sudah sangat kurang. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 16:08

Penyiaran Proklamasi Kemerdekaan di Bandung

Berita mengenai proklamasi kemerdekaan dengan cepat menyebar dan meluas dalam masyarakat Kota Bandung.

Jawa hokokai pada 1944. (Sumber: Polri.go.id)
Wisata & Kuliner 11 Agu 2026, 15:39

Panduan Wisata Telaga Biru Cicerem, Danau Jernih di Kaki Gunung Ciremai

Jelajahi Telaga Biru Cicerem, telaga alami dengan air biru kehijauan yang jernih, ikan warna-warni, dan panorama kaki Gunung Ciremai.

Telaga Biru Cicerem. (Sumber: Instagram @telagabiruciceremofficial)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 15:17

Dilema PKL: Tertib atau Mati Pelan-pelan

Data menunjukkan bahwa sektor informal, seperti PKL, masih menjadi tulang punggung tenaga kerja di Indonesia.

Petugas Satpol PP Kota Bandung menggunakan alat berat merobohkan bangunan liar dan lapak PKL di Jalan Ibrahim Adjie, Kiaracondong, Kota Bandung, Senin 10 Agustus 2026. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 13:48

Berjumpa dengan Bari Lukman, Pengibar Merah Putih Pertama di Bandung

Yang menarik, perjumpaan dengan Bari Lukman tidak diawali oleh pencarian seorang tokoh sejarah.

Bari Lukman (memegang bolpoin) bersama rekan-rekan wartawan di Bandung. (Sumber: Dokumentasi  Kin Sanubary)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 12:27

Jejak Memori Rijsttafel: Simfoni Akulturasi dan Potret Budaya Kolonial di Nusantara

Sebagai warisan budaya, Rijsttafel mengajak kita untuk melakukan penelusuran terhadap sebuah tradisi adiboga yang tumbuh di tengah ketegangan kolonialisme.

Momen rijsttafel pada tahun 1880-an. (Sumber: Collectie Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen | Foto: Jhr. Josias Cornelis Rappard)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 08:58

Membangkitkan Kembali Pesawat Kebanggaan Indonesia 

Membangkitkan kembali pesawat asli Indonesia sebenarnya perwujudan yang logis bagi Indonesia, pemerintahan saat ini pun perlu mendanainya dengan sungguh-sungguh.

Kondisi Bandara Husein Sastranegara sebelum penerbangan dipindahkan. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 18:19

Resensi Novel 'Permulaan Sebuah Musim Baru di Suriname': Kisah Jungkir Balik Sebuah Keluarga Jawa

Novel ini menceritakan tentang sebuah keluarga Jawa yang mencoba untuk mengadu nasib ke Suriname.

Buku "Permulaan Sebuah Musim Baru di Suriname". (Sumber: Ayobandung.id)
Bandung 10 Agu 2026, 17:54

Inovasi Kudapan Nostalgia, Cara Kuliner Lokal Bandung Bikin Biskuit Gabin Naik Kelas

Dinamika jajanan di Kota Bandung rasanya tidak pernah kehabisan akal untuk memanjakan lidah para pencintanya, tak terkecuali untuk inovasi biskuit gabin.

Biskuit gabin, kudapan sederhana yang akrab dengan memori masa kecil yang dapat panggung untuk tampil lebih modern dan kekinian. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 17:47

Berburu Buku Tahun 1980-an

Kilasan informasi masa tahun 1980-an tentang literasi yang dominasi membaca buku, koran, majalah, novel dan komik

Ilustrasi toko buku di Pasar Palasari. (Sumber: Ayobandung.id)
Wisata & Kuliner 10 Agu 2026, 17:47

Warung Perkedel Ibu Kokom, Hidden Gem Kuliner Bandung di Cimenyan

Warung Ibu Kokom menjadi destinasi kuliner favorit di Cimenyan berkat perkedel renyah, sambal terasi, dan terutama pemandanagan serta suasana alam yang sejuk.

Perkedel di Warung Ibu Kokom Cimenyan. (Sumber: Instagram @warung_ibukokom)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 16:24

Shrinkflation Tanda Inflasi Tersembunyi pada Suatu Negara

Shrinkflation adalah fenomena ekonomi ketika perusahaan mengurangi kuantitas atau ukuran suatu produk tanpa menaikkan harga jual secara langsung. Fenomena ini umumnya jarang diketahui oleh konsumen.

Ilustrasi shrinkflation dengan kemasan produk yang makin kecil akibat inflasi. (Sumber: Flickr | Foto: Brett Jordan)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 15:52

Makna Kemerdekaan untuk Kembalikan Esensi Pajak Penerangan Jalan di Bandung

Sangat ironis jika bulan kemerdekaan diwarnai dengan ruas jalan dan ruang publik yang gelap gulita.

Ilustrasi makna hari kemerdekaan untuk mengatasi kegelapan di ruas jalan dan ruang publik. (Sumber: Hasil kreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 12:51

Ketika Tuntutan Produktivitas dalam Hustle Culture Memicu Beban Mental Mahasiswa

Berangkat dari keresahan mahasiswa terhadap tuntutan selalu produktif, yang di mana sering disalahartikan sebagai keharusan selalu terlihat sibuk.

Seorang wanita duduk di atas tempat tidur sambil memegang bantal, dikelilingi kertas dan laptop, menunjukkan ekspresi stress. (Sumber: pexels | Foto: Ron Lach)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 11:12

Sawah, Kerbau (Baja), dan Kenangan

Munding boleh berganti traktor. Sawah bisa saja berubah wajah menjadi rumah, kos-kosan. Permainan anak-anak boleh berganti zaman. Tapi kenangan tentang kebersamaan semestinya tetap tumbuh

Asyiknya membajak sawah menggunakan kerbau dulu, kini digantikan perannya oleh traktor (Sumber: Instagram @kangnandarvlog)