Menyusuri Jejak Dunia Hiburan Indonesia Era Tahun 70-an

3 menit baca
Kin Sanubary
Ditulis oleh Kin Sanubary diterbitkan
Sampul Majalah Variasari edisi Juli 1970 yang menampilkan Annie Rae, biduanita ternama asal Bandung. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Sampul Majalah Variasari edisi Juli 1970 yang menampilkan Annie Rae, biduanita ternama asal Bandung. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)

Membuka kembali lembar demi lembar majalah lawas selalu menghadirkan sensasi tersendiri. Aroma kertas yang telah menua seakan membawa ingatan berkelana ke masa lalu. Kali ini, saya kembali menikmati Majalah Variasari edisi Juli 1970, sebuah terbitan yang menjadi saksi perkembangan dunia hiburan Indonesia lebih dari setengah abad silam.

Sampul depannya menampilkan sosok penyanyi muda asal Kota Kembang, Annie Rae. Parasnya yang menawan dan pesonanya sebagai pendatang baru membuat namanya tengah menanjak di blantika musik pop Indonesia. Annie Rae bahkan termasuk penyanyi yang beruntung karena mendapat kesempatan melakukan rekaman sekaligus tampil di Singapura, sesuatu yang pada masa itu menjadi prestasi yang membanggakan.

Pada era yang sama, nama Titiek Sandhora juga sedang berada di puncak popularitas. Dengan karakter vokal yang lantang, bening, dan khas, ia berhasil memikat pendengar dari berbagai kalangan. Deretan lagu hit yang dibawakannya menjadikan Titiek salah satu penyanyi perempuan paling bersinar pada zamannya.

Kesuksesan Titiek semakin lengkap lewat duetnya bersama Muchsin Alatas. Kekompakan mereka di atas panggung maupun di studio rekaman melahirkan banyak lagu yang hingga kini masih dikenang para pencinta musik lawas. Kedekatan keduanya bahkan sempat memunculkan berbagai spekulasi, sebelum akhirnya benar-benar berlabuh ke pelaminan.

Tidak hanya mengulas musik, Variasari juga menyajikan perkembangan dunia perfilman nasional. Salah satunya adalah film Bernapas Dalam Kubur produksi PT Serenade Film yang disutradarai Turino Djunaidy. Film ini mewakili Indonesia dalam Festival Film Asia 1970 di Jakarta dan berhasil meraih penghargaan untuk ilustrasi musik terbaik berkat aransemen maestro biola Idris Sardi.

Penulis bersama koleksi majalah hiburan, film, dan musik terbitan tahun 1970-an yang pernah menjadi bacaan favorit masyarakat Indonesia. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Penulis bersama koleksi majalah hiburan, film, dan musik terbitan tahun 1970-an yang pernah menjadi bacaan favorit masyarakat Indonesia. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)

Dunia film nasional juga diramaikan oleh Nyi Ronggeng, sebuah film berwarna berformat Cinemascope produksi DPFN. Dibintangi Chitra Dewi, Dicky Zulkarnaen, dan Sandy Sardi, film garapan Alam Surawijaya ini mengangkat kisah seorang ronggeng yang mendambakan kehidupan rumah tangga yang tenteram di tengah konflik percintaan.

Bagi pencinta cerita silat, nama Naga Sasra Sabuk Inten tentu tidak asing. Karya klasik S.H. Mintardja yang sebelumnya terbit sebagai cerita bersambung di harian Kedaulatan Rakyat akhirnya diangkat ke layar lebar oleh PT Tidar Film milik aktor Dicky Suprapto. Kehadirannya menjadi bukti bahwa genre silat telah memiliki penggemar yang kuat sejak awal dekade 1970-an.

Ada pula film semi-dokumenter Honey Money DF '70 garapan Misbach Yusa Biran, yang diproduksi PT Kartika Bina Prima. Film ini mendokumentasikan semarak Jakarta Fair 1970 sekaligus menggambarkan kehidupan masyarakat ibu kota. Sejumlah artis ternama seperti Connie Sutedja, Mike Widjaja, Ratno Timoer, Ismet Noor, Tan Tjeng Bok, hingga penyanyi Titiek Sandhora, Muchsin Alatas, Ellya Khadam, dan Waldjinah turut ambil bagian.

Rubrik olahraga tak kalah menarik. Variasari memberitakan sengitnya Grand Prix d'Indonesie 1970 di Sirkuit Pantai Binaria, Jakarta. Nama Benny Hidayat tampil sebagai juara di beberapa kelas, bersaing dengan pembalap-pembalap terbaik Indonesia seperti Beng Suswanto, Susilo S.A., Hendra Tirtasaputra, dan Tjetjep Hariyana.

Bagi pembaca setia, rubrik cerita pendek selalu menjadi sajian favorit. Edisi ini memuat Kota Semakin Kelam karya Kelik Diono, Kerudung Putihku karya Windarko Megawijaya, Di Jendela Hatimu Aku Menunggu karya Handrawan Nadesul, Suamiku Abnormal karya NN, serta Iblis Penyebar Maut karya Ching Ping.

Selain itu, hadir pula rubrik-rubrik tetap seperti Numpang Dikit, Kontak Variasari Youth Club (VSYC), Ramalan Bintang, Konsultasi & Observasi, Humor, Sajak, hingga Teka-Teki Silang, yang menjadi hiburan sekaligus teman setia para pembaca pada zamannya.

Membaca kembali majalah lawas seperti Variasari bukan sekadar membuka arsip lama. Setiap halaman menyimpan potongan sejarah, menghadirkan kembali wajah-wajah yang pernah bersinar, karya-karya yang pernah berjaya, dan berbagai peristiwa yang pernah mewarnai kehidupan masyarakat Indonesia.

Semoga ulasan sederhana ini dapat mengajak kita kembali menikmati romantisme masa lalu, sekaligus mengingat bahwa majalah-majalah lawas bukan sekadar bacaan, melainkan juga dokumentasi budaya yang sangat berharga bagi perjalanan sejarah bangsa. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Kin Sanubary
Tentang Kin Sanubary
Kolektor media cetak lawas. Peraih Anugerah PWI Jawa Barat 2023 Kategori Pangajen Rumawat Kalawarta

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 24 Agu 2026, 20:00

Kaukus Indonesia dalam Potret Merdeka

Bagaimanakah kita melihat potret Indonesia merdeka kini? Pertanyaan yang muncul, karena proses historis panjang seakan dilupakan. Barangkali, kaukus Indonesia telah kehilangan sosok tokoh.

Panjat pinang, salah satu lomba yang sering digelar saat Hari Kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus. (Sumber: Pexels | Foto: a Ayyeee Ayyeee)
Ayo Netizen 24 Agu 2026, 18:13

Nasib Kuyang dalam Kebakaran Hutan Kalimantan

Ketika hutan kalimantan terbakar mungkin kuyang bisa protes kepada manusia dengan menyebar teror tapi bagaimana dengan pohon, hewan atau penghuni hutan lainnya?

Ilustrasi orang utan di tengah kebakaran hutan. (Sumber: Gemini AI)
Ayo Netizen 24 Agu 2026, 17:07

Jejak Rasa dari Negeri Tirai Bambu: Menelusuri Warisan Kuliner Tionghoa yang Mengakar di Bandung

Kedatangan bangsa Tionghoa membawa teknik pengolahan pangan yang secara organik berfusi dengan bahan lokal, menciptakan identitas kuliner baru yang diterima secara luas.

Cakwe Lie Tjay Tat di Gor Pajajaran, Jl. Pajajaran No.37, Pasir Kaliki, Kec. Cicendo, Kota Bandung. (Sumber: Google Review | Foto: Buyung)
Ayo Netizen 24 Agu 2026, 16:19

Pengalaman Berburu Buku Tua di Toko Buku Tua di Kota Bandung

Seratus persen buku-buku kuliahku aku beli di Pasar Buku Palasari. Aku sering sempatkan untuk berburu membeli buku-buku tua dan buku-buku baru, bahkan termasuk ke pasar-pasar loak di Kota Bandung.

Toko Buku di bagian depan Pasar Buku Palasari. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Ridwan K)
Ayo Netizen 24 Agu 2026, 15:50

Dari Josepha Alexandra Kita Belajar untuk Berani dan Kritis Terhadap Kesewenang-wenangan

LCC 4 Pilar MPR RI yang seharusnya memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan, nilai-nilai pancasila, dan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda, bukan malah mempertontonkan arogansi orang dewasa.

Potret Josepha Alexandra saat mengikuti Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat. (Sumber: YouTube | Foto: @MPRRIOfficial)
Ayo Netizen 24 Agu 2026, 15:28

Mitigasi Kebakaran: Kota Bandung Butuh Drone dan Bambi Bucket 

Diperlukan drone dengan kemampuan Based Fire Monitoring and Suppression System yang dilengkapi kemampuan deteksi yang menggunakan AI driven hotspot.

Mitigasi kebakaran hebat di kota Bandung dengan teknologi drone dan bambi bucket (Sumber: digambar dengan bantuan AI | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 24 Agu 2026, 11:39

Mamah Bule dan Kang Ian, Kisah Menarik Nenek dan Cucu yang Mewarnai Media Sosial

Akun media sosial Bridgia Adhella kini telah memiliki sekitar 71 ribu pengikut, dengan ratusan unggahan yang memperlihatkan berbagai sisi kehidupan Mamah Bule dan Kang Ian.

Nenek Bule, Adellina Ganda Prawira, bersama cucu tercinta, Kang Iyan. (Sumber: Kang Iyan)
Ayo Netizen 24 Agu 2026, 09:14

Urgensi Program Bandung Peduli Lansia

Perlu dicari jalan tengah terkait dengan pro kontra perawatan lansia dengan cara ageing in place versus perawatan institusi

Ilustrasi program peduli lansia di Kota Bandung (Sumber: kreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 24 Agu 2026, 08:58

Kala Ponsel para ASN Jadi Arena Judi

Perang melawan judi online tidak cukup dilakukan dengan slogan moral. Ia membutuhkan kombinasi antara teknologi, penegakan hukum, literasi digital.

ASN sedang mengikuti apel. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 20:16

Menjelajahi Autentisitas Kuliner Sunda: Telaah 50 Hidangan Khas Jawa Barat

Eksplorasi terhadap 50 masakan khas Jawa Barat ini membuktikan bahwa kuliner Sunda adalah aset budaya tak ternilai.

Buku berjudul 50 Masakan Khas Jawa Barat karya Ajen Dianawati (2025). (Sumber: Dokumentasi penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Linimasa 22 Agu 2026, 13:32

Menengok Pabrik Bata Merah Manual di Nagreg Saat Musim Kemarau

Pabrik bata merah di Nagreg meningkatkan produksi saat kemarau karena proses pengeringannya masih mengandalkan panas matahari.

Menengok pabrik bata merah manual di Nagreg saat musim kemarau. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 13:25

Menelusuri Jejak Rasa: Potret Autentik Masakan Jawa Era 1960-an

Buku "Kawan Dapur: Masakan Asli Indonesia (Khusus Jawa)" hadir sebagai kompas bagi mereka yang ingin mendalami seni memasak Jawa pada masanya.

Buku berjudul "Kawan Dapur: Masakan Asli Indonesia (Khusus Jawa)" karya Ida S. yang diterbitkan Toko Buku Amin Madiun. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 11:36

Cuanki Teh Yuyun Cianjur: Obat Rindu Ketika Jauh dari Bandung

Ternyata Bandung terasa Istimewa setelah ditinggalkan. Satu hal yang saya rindukan dari Bandung adalah keragaman kulinernya.

Cuanki Sambal Ijo Teh Yuyun Cianjur. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 09:19

Sejarah Nama-Nama Hari dan Hari Libur (1)

Mengulas sejarah penamaan hari, asal-usul tujuh hari dalam sepekan, serta perkembangan penanggalan dan tradisi hari libur dari berbagai peradaban.

Kalender bulan Agustus 1898. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 08:18

Perempuan yang Merdeka tapi Masih Takut dengan Stigma Sosial

Hari ini mungkin perempuan memiliki banyak kesempatan seperti kaum pria tapi ada yang diam-diam membuat perempuan ragu ketika penilaian sosial merenggut kepercayaan dirinya

Ilustrasi perempuan. (Sumber: Pexels | Foto: Febry Arya)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 19:18

Apalah Arti Sebuah Nama: Rekonstruksi Hubungan Agus dan Agustus

Pada ruang masyarakat sering kita mendengar atas nama Agus bagi laki-laki dan Agustina bagi perempuan. Terdengar biasa saja. Nama yang diberikan oleh orangtuanya sebatas nama.

Festival Seni dan Budaya Tamansari 2026 di Taman Cascade, kawasan bawah jembatan layang Mochtar Kusumaatmadja, Tamansari, Kota Bandung, Sabtu 15 Agustus 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 17:29

Dari Serial Drama Korea 'Teach You a Lesson' dan Realitas Pendidikan Bangsa Kita

Drama yang menyajikan tentang bobroknya pendidikan di negara yang sudah dikatakan maju, serta keberpihakan pada sifat politisasi dibidang pendidikan.

Serial drama Korea "Teach You a Lesson" (Sumber: Netflix)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 16:11

Manipulasi Terselubung di Balik Penggunaan Kata Nett Zero Emission pada Perusahan Perbankan

Membahas bagaimana istilah Net Zero Emission (NZE) yang digunakan sebagai strategi pencitraan dengan menyoroti pentingnya transparansi, verifikasi independen, dan sanksi yang tegas.

Cerobong asap yang mengeluarkan asap menembus kabut tebal, yang menyoroti masalah atau kekhawatiran tentang polusi udara. (Sumber: Pexels | Foto: Сергей Нестеров)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 15:08

Pentingnya Kecerdasan Finansial di Tengah Kemudahan Transaksi Digital

Esai ini membahas pentingnya kecerdasan finansial di tengah kemudahan transaksi digital yang dapat mendorong perilaku konsumtif.

Pecahan uang seratus ribu rupiah. (Sumber: Pexels | Foto: Defrino Maasy)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 14:37

Ketergantungan Program MBG: Potret Penjajahan Era Modern

Ketika sebuah negara memiliki kendali yang sangat besar terhadap distribusi kebutuhan dasar masyarakat. Maka akankah muncul relasi baru dari ketergantungan antara negara dengan warganya

Siswa menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 9 Bandung, Jalan Suparmin, Pajajaran, Kota Bandung pada Senin, 6 Januari 2024. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)