Menonton Film di Bioskop Legendaris Bandung Era 90-an
Jauh sebelum bioskop hadir di dalam pusat perbelanjaan dan sinepleks modern, Bandung memiliki banyak gedung bioskop yang menjadi bagian dari denyut kehidupan kota.
Koleksi Media Cetak Lawas: Merawat Ingatan dan Sumber Pengetahuan
Di tengah derasnya arus informasi digital yang serba cepat dan instan, koleksi media cetak lawas menghadirkan cara lain untuk memahami perjalanan bangsa.
Jalur FM: Ketika Suara dari Udara Menjadi Lebih Jernih
Sebelum gelombang FM semakin ramai di Bandung, perubahan serupa lebih dahulu terasa di Jakarta.
Imaji Papua Bersilaturahmi dengan Caraka Sundanologi Bandung
Imaji Papua membawa cerita tentang manusia, budaya, dan kehidupan Tanah Papua ke Bandung melalui film dan dialog lintas komunitas.
Mengenang Wa Kepoh Maestro Dongeng Sunda di Gelombang Radio
Sandiwara Radio Saur Sepuh, yang pernah membuat pendengarnya di berbagai daerah larut dalam cerita.
Ketika Layar Perak Menjadi Denyut Hiburan Bandung Tempo Doeloe
Jejak bioskop Bandung tempo dulu merekam bagaimana hiburan, kehidupan sosial, dan perkembangan kota pernah berpadu di balik layar perak.
Menelusuri Jejak 216 Tahun Kota Bandung dalam Surat Kabar Lawas
Bandung adalah kota yang tumbuh dari perjalanan sejarah yang panjang.
Filosofi Orang Kampung: Membaca Kehidupan Lewat Kisah Si Doel
Filosofi Orang Kampung mengajak kita mengenang Si Doel sekaligus memahami nilai kehidupan dan budaya yang tumbuh dari kampung.
Stiker Radio: Ketika Kenangan Lama Kembali Mengudara
Masih dalam suasana memperingati Hari Radio Nasional pada 9 September 2026, menarik untuk menengok kembali salah satu memorabilia radio yang kerap luput dari perhatian: stiker radio.
Romantisme Membaca Majalah Vista September 1983: Ketika Radio, Kaset, Bioskop dan Idola Menghidupkan Kenangan
Membaca Vista hari ini seperti memutar kembali sebuah kaset lama.
Sekali di Udara, Tetap di Hati: 81 Tahun Perjalanan RRI
Radio Republik Indonesia (RRI) memperingati hari jadinya setiap 11 September.
Remy Sylado: Jejak Sang Maestro di Bandung
Jejak Remy Sylado di Bandung kembali ditelusuri melalui buku, arsip, dan kesaksian orang-orang terdekat yang menghidupkan kembali sosok maestro multidisipliner tersebut.
Menyusuri Jejak Peristiwa Era 80-an dalam Lembaran Majalah Zaman
Majalah Zaman edisi 1984 bukan sekadar bacaan lama, melainkan rekaman suasana, budaya, dan cara pandang masyarakat Indonesia pada sebuah masa yang kini telah berlalu.
Membuka Nostalgia Lewat Kartu Pilihan Pendengar di Radio Bandung
Di balik kartu pilihan lagu dan suara penyiar, radio pada masanya menjadi ruang perjumpaan yang menghubungkan pendengar, persahabatan, dan kenangan hingga melampaui batas kota.
Maut Menjemput Putri Diana, Dunia Berduka
Catatan Nostalgia dan In Memoriam 29 Tahun Kepergian “Lady Di”.
Romantisme Membaca Majalah Mangle Edisi Agustus 1962: Jejak Mojang Bandung Doeloe dan Kiwari
Ada romantisme tersendiri ketika membuka kembali sebuah majalah tua yang telah berusia puluhan tahun.
Festival Film Bandung: Konsisten Merawat Apresiasi Perfilman Indonesia
Festival Film Bandung bukan sekadar seremoni tahunan. Selama hampir empat dekade, FFB telah menjadi bagian dari perjalanan perfilman Indonesia.
Mamah Bule dan Kang Ian, Kisah Menarik Nenek dan Cucu yang Mewarnai Media Sosial
Akun media sosial Bridgia Adhella kini telah memiliki sekitar 71 ribu pengikut, dengan ratusan unggahan yang memperlihatkan berbagai sisi kehidupan Mamah Bule dan Kang Ian.
Romantisme Membaca Majalah Monitor : Ketika TVRI Menjadi Jendela Hiburan Keluarga
Membuka kembali Majalah Monitor Radio dan Televisi edisi Agustus 1980 seperti membuka jendela kecil menuju masa lalu.
El Bahar dan Sang Merah Putih Menjelang Hari Kemerdekaan
Koran yang usianya kini telah mencapai 57 tahun itu hadir hanya dua hari menjelang peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.