Sejarah Nama-Nama Hari dan Hari Libur (1)

4 menit baca
Malia Nur Alifa
Ditulis oleh Malia Nur Alifa diterbitkan
Kalender bulan Agustus 1898. (Sumber: Istimewa)
Kalender bulan Agustus 1898. (Sumber: Istimewa)
Highlights

Poin Penting

Quick Read
  • Asal-usul tujuh hari dalam sepekan dikaitkan dengan peradaban Babilon kuno dan keyakinan terhadap angka tujuh sebagai angka keramat.

  • Nama-nama hari memiliki sejarah panjang, mulai dari bahasa Arab, tradisi Romawi, hingga penyebutan dalam budaya Anglo-Saxon.

  • Hari libur dan penanggalan terus berkembang, dari penggunaan matahari, bulan, bintang, dan musim hingga sistem kalender yang digunakan saat ini.

Kebanyakan hari besar adalah hari libur, yakni di mana kita tidak perlu beraktivitas seperti biasanya. Hari-hari ini kerap merupakan hari untuk bersuka ria, hari seluruh anggota keluarga berkumpul di meja makan, untuk makan bersama. Berpiknik atau membakar sate di kebun belakang rumah. Kadang kala pada hari libur ada pawai atau kembang api, dan pada hari-hari libur itu pula kita pergi ke rumah ibadah kita. Dalam bahasa Inggris Holiday artinya adalah Hari Suci, karena pada hari ini orang beribadah dan menghormati tradisi nenek moyang juga semesta, untuk mengucapkan terima kasih kepadaNya.

Apabila ingin melihat beberapa hari libur mari kita tengok kalender kita. Dahulu kala orang menggunakan matahari, bulan, bintang dan musim sebagai kalender, bahkan kita pun sekarang masih menggunakan bulan dan matahari untuk acuan kalender kita. Penanggalan yang dibuat menggunakan peredaran bulan disebut kamariah, dan penanggalan yang dibuat berdasarkan peredaran matahari disebut syamsiah.

Terkadang saya termenung di teras rumah, memikirkan dari mana asal nama-nama hari, apa arti nama-nama hari tersebut? Mengapa ada tujuh hari dalam satu minggu? Mengapa tidak enam, atau delapan atau bahkan sepuluh?

Dalam bahasa Inggris kata week yang kini berarti pekan atau minggu dahulu berarti belokan. Dahulu kala satu minggu atau satu pekan sama dengan jangka waktu antara hari pasar satu sampai hari pasar berikutnya. Dahulu kala pasar atau pekan tidak dibuka setiap hari. Jadi, satu minggu dapat berkisar antara empat sampai sepuluh hari. Inilah sebabnya mengapa satu minggu disebut juga satu pekan.

Kita tidak tahu pasti kapan mulai ada tujuh hari dalam satu minggu dan mengapa demikian. Gagasan ini mungkin berasal dari orang-orang Babilonia kuno. Bagi orang Babilon, angka tujuh adalah angka keramat. Mereka pun menyembah tujuh benda angkasa yang dapat dilihat, yakni bulan, matahari, dan lima planet yaitu Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus.

Yang kita ketahui bahwa orang-orang Ibrani kuno adalah orang-orang pertama yang membuat dalam satu minggu terdapat tujuh hari. Jumlah hari dalam satu minggu mereka ditetapkan berdasarkan cerita penciptaan dalam Alkitab dan dalam Al-Quran pun disebutkan bahwa Tuhan menciptakan dunia dalam waktu tujuh hari.

Sejarah nama-nama hari

Ahad atau minggu adalah hari pertama dalam pekan, asalnya dari bahasa Arab Yaum Al Ahad, yang berarti hari yang pertama, bagi orang Kristen hari ini adalah hari Sabat yang berarti beristirahat dan beribadah, karena Kristus bangkit dari antara orang mati pada hari itu. Minggu berasal dari bahasa Portugis yaitu Domingo atau Dominggo yang berarti hari Tuhan. Bagi orang Romawi, mereka mempersembahkan hari kepada matahari dan menyebutnya dengan dies solis atau hari matahari, hingga orang Anglo Saxon menyebut sunnandaeg atau hari matahari, yang sekarang kita kenal dengan Sunday.

Senin adalah hari kedua dalam pekan, asalnya dari bahasa Arab yaitu Yaum- Al Itsnin, yang berarti hari kedua. Orang Romawi mempersembahkan hari ini kepada bulan dan menyebutnya dengan dies lunae, atau hari bulan. Orang Anglo Saxon menamakannya dengan Monandaeg atau hari bulan yang kini terkenal dengan Monday.

Selasa adalah hari ketiga dalam pekan, asalnya dari bahasa Arab yaitu Yaum Al-Tsalatsa yang artinya hari ketiga. Orang Romawi mempersembahkan hari itu kepada Mars, dewa perangnya dan menyebutnya dengan dies martis atau hari Mars, dewa perang orang Norwegia yang bernama Tyr. Orang Anglo Saxon menyebut hari ini dengan Tiwesdaeg atau hari Tyr yang menjadi pelafalan Tuesday sekarang.

Rabu adalah hari keempat dalam pekan, berasal dari bahasa Arab yaitu Yaum Al-Arbi’a yang berarti hari keempat. Orang Romawi menamai hari ini dengan dies mercurii atau hari Mercury untuk menghormati Merkurius, utusan dewa yang kecepatannya secepat kilat. Orang Norwegia mempersembahkan hari ini kepada Odin dan Woden dewa paling berkuasa mereka. Orang Anglo Saxon menamakan hari ini dengan Wodnesdaeg atau hari Woden yang menjadi Wednesday.

Hari Kamis adalah hari kelima dalam pekan, berasal dari bahasa Arab yaitu Yaum Al-Khamis yang berarti hari kelima. Orang Romawi menamakannya dengan dies jovis atau hari Jupiter, dewa utama mereka. Orang Norwegia mempersembahkan hari ini kepada Thor atau dewa guntur. Orang Anglo Saxon menamakannya Thuresdaeg atau hari Thor yang sekarang menjadi Thursday.

Hari Jumat adalah hari keenam dalam pekan, berasal dari bahasa Arab yaitu Yaum Al-Jum'ah yang berarti hari untuk berkumpul dalam jamaah, dan merupakan hari besar bagi umat muslim. Orang Romawi mempersembahkan hari ini kepada dewi cinta yaitu Venus dan menyebutnya dengan dies veneris. Dewi cinta orang Norwegia bernama Friegg, maka orang Anglo Saxon menyebutnya dengan Frigedaeg atau hari Frig dan sekarang menjadi Friday.

Sabtu adalah hari terakhir dalam pekan, berasal dari bahasa Arab yaitu Yaum Al-Sabt, yang berarti hari beristirahat. Orang Romawi mempersembahan hari ini kepada dewa pertanian, Saturnus. Dan menyebutnya dengan dies saturni. Orang Anglo Saxon menamakannya dengan Saeterdaeg yang sekarang menjadi Saturday. Orang Yahudi menjadikannya hari Sabat atau hari beribadah atau beristirahat.

Tadi, adalah kisah hari libur dan nama-nama hari, lalu pikiran saya kembali melanglangbuana, mengapa dalam satu tahun hanya ada dua belas bulan, mengapa tidak tiga belas atau lima belas? Hal ini akan dibahas dalam tulisan selanjutnya ya, semoga bermanfaat. (*)


Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Malia Nur Alifa
Tentang Malia Nur Alifa
Periset sejarah Lembang sejak 2009. Menuliskan beberapa buku sejarah tentang Lembang dan pemandu wisata sejarah sejak 2015.

Berita Terkait

News Update

Linimasa 16 Sep 2026, 23:37

Ketika Rentatan Gempa Guncang Kertasari

Puluhan gempa tercatat di sekitar Kertasari dan Pangalengan. Warga mengaku masih trauma dengan gempa yang terjadi pada 2024.

Ilustrasi gempa Kertasari tahun 2024. (Sumber: Ayomedia | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 20:23

Filosofi Orang Kampung: Membaca Kehidupan Lewat Kisah Si Doel

Filosofi Orang Kampung mengajak kita mengenang Si Doel sekaligus memahami nilai kehidupan dan budaya yang tumbuh dari kampung.

Buku Filosofi Orang Kampung karya Harry Tjahjono, penulis serial televisi legendaris Si Doel Anak Sekolahan. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 19:02

Pendidikan Empati dalam Isu Sosial

urgensinya pendidikan empati diajarkan. Bukan hanya mencari jalan keviralan. Demi meningkatkan kuantitas konten tanpa memfilter isinya.

Ilustrasi anak sekolah di ladang sawah. (Sumber: Pexels | Foto: Noel Snpr)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 17:03

Stadion Persib Kelas Dunia Kapan ?

Persib Bandung bermain di stadion kelas Piala Dunia saat Asian LC 2 melawan FC Seoul Korea Selatan medio September 2026

Kondisi rumput liar tak terawat di luar Stadion GBLA yang sempat disorot pada 2019 lalu. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 15:29

Mewaspadai Gunung Berapi Aktif dan Sesar Aktif di Bandung Raya

Mengupas potensi bahaya gunung berapi, sesar aktif di Bandung Raya dan langkah mitigasi demi keselamatan warga. Simak informasi artikel Mewaspadai Gunung Berapi Aktif dan Sesar Aktif di Bandung Raya.

Poster Riset - Kesiapan Obyek Wisata Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu Terhadap Bencana (Sumber: issuu.com/anggasafik/docs/poster_riset_tangkuban_perahu | Foto: Angga Safik Ul Ridwa)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 13:45

Penyiar Legendaris dan Perjalanan RRI di Era 1970-an Hingga Masa Kini

Terkadang wajah penyiar tidak pernah dilihat, tapi suaranya bisa menjadi kenangan dalam sejarah. Sambas, Hasan Azhari Oramahi, Poppy Tiendas, dll adalah nama legendaris penyiar RRI dengan suara emas.

Gedung Kantor RRI Bandung. (Sumber: RRI | Foto: R.Erlan W.K)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 10:32

Kenapa Gaji ASN Jadi Rebutan Bank?

Payroll sesungguhnya buka cuma rekening gaji. Dana yang masuk secara rutin saban bulan menciptakan aktivitas lanjutan.

Gedung bank BJB. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 08:11

Kebakaran Cihanja Punclut dan Pentingnya Penanganan Lingkungan Berkelanjutan

Catatan Lukman Nurhakim tentang material mudah terbakar di bawah timbunan, dampak asap terhadap warga, dan pentingnya penanganan pascakebakaran membuka pertanyaan yang lebih luas.

Kebakaran lahan di Cihanja-Punclut Kawasan Bandung Utara. (Foto: Dokumen Lukman Nurhakim)
Ayo Biz 15 Sep 2026, 20:08

Dari Lereng Arjuno ke Peta Jalan Net Zero: Jejak United Tractors Merawat Industri Berkelanjutan

UT menghubungkan pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan transisi energi dalam perjalanan menuju industri berkelanjutan.

UT menghubungkan pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan transisi energi dalam perjalanan menuju industri berkelanjutan. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan bantuan ChatGPT)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 19:51

200 Ikon Bandung #5: Pemandian Tjihampelas, Kolam Renang Pertama di Indonesia

Pemandian Tjihampelas menyimpan sejarah panjang olahraga renang di Indonesia sebelum bangunannya hilang dan berganti menjadi kawasan hunian modern.

Pemandian Tjihampelas pada masa kolonial. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 17:12

200 Ikon Bandung #4: Saritem

Sekarang, kawasan lokaslisasi Saritem telah tiada, bahkan telah digantikan dengan keberadaan sebuah pesantren yang cukup besar.

Sebuah roman Sunda karya Aan Merdeka Permana yang berjudul "Saritem". (Sumber: Istimewa)
Seni Budaya 15 Sep 2026, 16:00

Hikayat Wayang Tavip, Inovasi Wayang dari Sampah Plastik

Wayang Tavip lahir dari plastik bekas. Karya seni ciptaan Muhammad Tavip ini terus berkembang dari bentuk 2D hingga 3D.

Wayang Tavip menjadi inovasi dalam seni pewayangan dengan bentuk karakter yang khas dan unik. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 15:17

Menjaga Wajah Kota: Sinergi Penanganan PPKS dan Penataan RTH di Kota Bandung

Mereka tidak sekadar ditertibkan, melainkan langsung dibawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Bandung di Rancacili.

Ilustrasi Penanganan PPKS dan Penataan RTH di Kota Bandung. (Sumber: dibuat dengan chatgpt.com | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 13:25

Seandainya Saya Jadi Presiden - Bagian 2

Negara bukanlah panggung pertunjukan, tetapi seandainya saya jadi presiden, saya ingin ada yang membaca puisi kenegaraan saat pelantikan. Negara akan maju jika semua warga diwajibkan membaca buku.

Bendera Republik Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Firman Marek_Brew)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 11:41

Jangan Sampai Pilkades di Jabar Menjadi Kotak Hitam Digital

Sistem pemilu yang baik bukan hanya harus mampu menghasilkan angka, tetapi juga harus memungkinkan pihak yang berwenang memeriksa bagaimana angka tersebut dihasilkan.

Ilustrasi Pilkades. (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung.com)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 09:56

Obituari untuk Kanaya Whu

Ada suara yang justru menemukan kehidupan keduanya setelah kematian. Kanaya Whu salah satunya. Kematian selalu memiliki cara yang aneh untuk menjadi kenangan. Ada sebuah puisi elegi dalam obituari ini

Kanaya Whu. (Sumber: Instagram | Foto: Kanaya Whu)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 19:01

Stiker Radio: Ketika Kenangan Lama Kembali Mengudara

Masih dalam suasana memperingati Hari Radio Nasional pada 9 September 2026, menarik untuk menengok kembali salah satu memorabilia radio yang kerap luput dari perhatian: stiker radio.

Beragam stiker radio dari berbagai stasiun radio di seluruh Indonesia yang menjadi bagian dari koleksi penulis. (Sumber: Foto dan koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 18:24

Nestapa Dago Dairy dan Asa Kedaulatan Pakan dari Bangku SMK

Kita abai menyiapkan cetak biru pendidikan modern di hulu peternakan.

Ilustrasi Mewujudkan SMK Peternakan Jurusan Pakan yang sesuai dengan perkembangan teknologi. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 17:05

Menggelorakan Wisata Olahraga di Kota Bandung

Wisata olahraga sebagai wisata yang mulai dijadikan model wisata yang sangat menarik dan mampu mengundang wisatawan menemukan wisata sembari berolahraga.

Bagi generasi Z, lari bukan hanya olahraga, tetapi gaya hidup yang terus berkembang. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 15:11

Riung Gunung Bandung, 'Bandung Kakurung ku Gunung'

Riung Gunung Bandung mengungkap pesona alam legendaris Bandung kakurung ku gunung.

Nuansa Riung Gunung Pangalengan, Wisata Bandung Murah. (Sumber: Instagram | Foto: nuansariunggunung_)