Bagaimana Ojek Online Cetak Laba Pertama Dikomunikasikan lewat Website, Instagram, dan Media Online

4 menit baca
Shalsabila Ratu
Ditulis oleh Shalsabila Ratu diterbitkan
Salah satu driver ojol menunggu orderan di pinggir jalan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Kavin Faza)
Salah satu driver ojol menunggu orderan di pinggir jalan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Kavin Faza)

Kabar bersejarah GoTo yang akhirnya mencetak laba bersih pertama sebesar Rp171 miliar pada kuartal I 2026 dikemas dalam tiga cara yang berbeda oleh tiga platform yang berbeda. Website resmi gotocompany.com tampil sebagai dokumen korporat sarat data dan terminologi finansial, Instagram GoTo memilih pendekatan emosional dan visual untuk merangkul audiens yang lebih luas, sementara Tribun Jabar sebagai media online eksternal berupaya menyederhanakan informasi teknis tanpa kehilangan substansinya.

Ketiganya membawa pesan inti yang sama, namun pilihan kata kunci, teknik penulisan, dan konsistensi penyajian yang berbeda justru mencerminkan bagaimana setiap platform mendefinisikan pembacanya secara berbeda dan menurut hemat saya, perbedaan itu bukan sekadar soal gaya komunikasi, melainkan cerminan strategi yang perlu dibaca secara kritis jika kita ingin memahami bagaimana narasi korporat dibentuk dan disebarluaskan di era ekosistem media yang terfragmentasi.

Website resmi GoTo secara konsisten menggunakan kata kunci teknis seperti "EBITDA yang disesuaikan," "GTV inti," "arus kas bebas disesuaikan," dan "Annual Transacting Users (ATU)" yang jelas menargetkan pembaca dari kalangan investor dan analis pasar modal. Pilihan kata kunci yang sangat spesifik ini memang tepat untuk menjaga kredibilitas rilis pers korporat, namun secara tidak langsung membangun jarak dengan pembaca awam yang justru paling banyak berinteraksi dengan layanan GoTo sehari-hari.

Instagram GoTo memilih kata kunci yang jauh lebih populis dan emosional, seperti "pertama kali," "sejarah baru," dan "laba bersih" tanpa disertai akronim atau angka yang rumit, menciptakan narasi pencapaian yang mudah dicerna oleh pengguna umum platform. Pendekatan tersebut cerdas karena mampu mengubah laporan keuangan yang kering menjadi momen perayaan yang bisa dibagikan ulang, meskipun konsekuensinya adalah hilangnya nuansa dan detail penting dari informasi aslinya.

Tribun Jabar memadukan kata kunci dari kedua dunia dengan menggunakan istilah seperti "laba bersih," "rugi bersih," "YoY," dan "GTV" namun tetap menempatkan angka nominal di depan sebagai jangkar berita yang mudah dipahami. Menurut saya, strategi ini adalah yang paling seimbang di antara ketiganya karena berusaha menjembatani pembaca awam dan pembaca berpengetahuan finansial sekaligus, walau kadang terasa kurang mendalam jika dibandingkan dengan kedalaman terminologi yang dipakai sumber primernya.

Website resmi menggunakan teknik penulisan press release korporat dengan struktur piramida data: diawali pernyataan ringkas tentang laba bersih, dilanjutkan dengan sederetan angka performa per segmen bisnis secara sistematis, dan ditutup dengan kutipan direktur utama yang memperkuat narasi optimisme. Saya berpendapat bahwa teknik ini sangat efektif untuk keperluan dokumentasi resmi dan kepercayaan investor, tetapi terasa dingin secara emosional karena hampir tidak ada narasi human interest yang menjelaskan dampak pencapaian ini bagi jutaan pengguna dan mitra driver di lapangan.

Instagram GoTo mengandalkan teknik storytelling singkat berformat caption dengan penekanan pada momen historis, didukung elemen visual seperti desain grafis bermerek yang membuat informasi lebih mudah diingat dan disebarkan. Teknik ini sangat mahir dalam menciptakan engagement, namun kelemahan mendasarnya adalah ketidakmampuan platform ini menyampaikan konteks dan nuansa yang dibutuhkan untuk memahami makna sesungguhnya dari angka Rp171 miliar dalam lanskap bisnis teknologi Indonesia yang lebih besar.

Tribun Jabar menggunakan teknik penulisan berita straight news dengan lead langsung yang menempatkan fakta terpenting di paragraf pertama, diikuti penjelasan kontekstual dan kutipan narasumber yang dipilih secara selektif dari siaran pers resmi. Menurut opini saya, teknik ini adalah yang paling jujur secara jurnalistik karena memberi pembaca informasi esensial tanpa distorsi berlebihan, meski penggunaan ulang kutipan dari sumber yang sama tanpa reportase tambahan menunjukkan keterbatasan yang lazim ditemui dalam pemberitaan media online berbasis siaran pers.

Website resmi GoTo menunjukkan konsistensi yang paling kuat dalam hal terminologi, angka, dan pesan karena seluruh konten bersumber dari satu tim komunikasi korporat yang terkontrol, sehingga tidak ada inkonsistensi antara angka laba, persentase pertumbuhan, maupun klaim strategis di seluruh dokumen. Konsistensi ini adalah standar minimum yang wajib dipenuhi oleh sebuah rilis pers resmi perusahaan publik yang terdaftar di bursa efek, karena ketidakakuratan sekecil apapun berpotensi menimbulkan implikasi hukum dan merusak kepercayaan pasar.

Instagram GoTo mempertahankan konsistensi pesan utama yaitu pencapaian bersejarah laba pertama, namun secara inheren tidak konsisten dengan detail teknis karena format media sosial memang tidak dirancang untuk menyajikan data lengkap, sehingga audiens hanya mendapatkan fragmen informasi yang dipilih secara kuratorial. Saya berargumen bahwa inkonsistensi ini sebenarnya adalah fitur, bukan bug, dari komunikasi media sosial korporat yang lebih mementingkan dampak emosional dan jangkauan viral daripada akurasi dan kelengkapan data yang komprehensif.

Perbedaan karakteristik setiap platform digital memang secara inheren mendorong penyesuaian pesan yang dapat mengurangi kedalaman informasi dari sumber aslinya. Mahmudah dan Rahayu (2020) dalam penelitian pengelolaan konten media sosial korporat menemukan bahwa konten yang dibagikan di media sosial menyesuaikan dengan karakteristik dari masing-masing khalayak pengguna media sosial tersebut, sehingga pesan teknis dari rilis resmi korporat pun harus disederhanakan agar sesuai dengan logika platform tersebut.

Dengan demikian, website, Instagram, dan Media Online GoTo masing-masing menyesuaikan teknik penulisan dan juga pesan dengan karakteristik masing-masing pengguna nya agar tersampaikan dengan benar. Sehingga masing-masing kalimat yang dikomunikasikan memang berbeda, akan tetapi pesan dan kata kunci nya tetap tersampaikan dengan baik dan sesuai. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Shalsabila Ratu
Tentang Shalsabila Ratu
MAHASISWA DIGITAL PUBLIC RELATIONS UNIVERSITAS TELKOM

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 18 Agu 2026, 18:41

Pemborosan Pangan dalam Lingkungan Rumah serta Dampaknya Terhadap Lingkungan

Mengurangi food waste menjadi langkah sederhana untuk menjaga lingkungan dan mendukung ketahanan pangan.

Ilustrasi sampah makanan. (Sumber: Pexels | Foto: Sarah Chai)
Ayo Netizen 18 Agu 2026, 18:08

Pengaruh AI dalam Meningkatkan Efektivitas dan Akurasi di Dunia Akuntansi

Dalam dunia akuntansi Artificial Intelligence memudahkan dalam penyusunan laporan keuangan, meminimalisir kesalahan, mendeteksi adanya kecurangan, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat.

ilustrasi dunia akuntansi. (Sumber: Pexels | Foto: RDNE Stock project)
Ayo Netizen 18 Agu 2026, 17:09

Masa Depan Forensic Accounting: Optimalisasi Artificial Intelligence dan Data Analytics dalam Mengungkap Korupsi di Indonesia

Memahami bagaimana peran dari artificial intelligence dan data analysis dalam forensic accounting dalam mengungkap fraud dan korupsi di Indonesia.

Ilustrasi akuntan. (Sumber: Pexels | Foto: Mikhail Nilov)
Ayo Netizen 18 Agu 2026, 15:30

Penggunaan Artificial Intelligence dan Simulasi Studi Kasus dalam Mengatasi Masalah Mahasiswa Akuntansi

AI dan simulasi studi kasus membantu mahasiswa akuntansi memahami perubahan standar, membandingkan GAAP, IFRS, dan SAK, serta melatih kemampuan menghadapi permasalahan akuntansi secara lebih realistis

Ilustrasi penggunaan AI. Simulasi studi kasus dan penggunaan Artificial Intelligence (AI) menjadi solusi inovatif untuk berbagai kendala yang dialami oleh mahasiswa akuntansi.
Ayo Netizen 18 Agu 2026, 14:37

KDM Minta Maaf Gara-gara 80.000 Warga Jabar Masih Gelap-gelapan

Kang Dedi Mulyadi menyoroti 81 tahun kemerdekaan Indonesia. Ia menilai pemerintah masih memiliki pekerjaan besar untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di seluruh Jawa Barat secara merata.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, saat upacara hari kemerdekaan di Gedung Sate.  (Sumber: ayobandung.com | Foto: Rachmadi Rasyad)
Ayo Netizen 18 Agu 2026, 13:48

Membaca Bahasa Kekuasaan di Balik Fenomena Pemasangan Pagar Mal Agustus 2026

Ketika mal-mal besar mendadak berpagar tinggi lalu semua pihak buru-buru membantah kaitannya dengan kerusuhan, yang tersingkap justru ketakutan itu sendiri.

Ilustrasi pagar di mal. (Sumber: Pexels | Foto: Thiago Calamita)
Ayo Netizen 18 Agu 2026, 10:49

Mengisi Kemerdekaan dengan Ilmu dan Integritas

Mari mengisi kemerdekaan dengan ilmu yang mencerahkan, pendidikan yang memanusiakan, teknologi yang beretika, agama yang menebarkan kedamaian, dan pengabdian yang menghadirkan kemaslahatan.

Ilustrasi bendera Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Daris Ardiansyah)
Wisata & Kuliner 18 Agu 2026, 10:06

Kebun Teh Jayanegara Sukabumi, Wisata Perkebunan dengan Panorama Gunung Salak

Hamparan kebun teh, kabut pagi, dan udara sejuk menjadi daya tarik utama Kebun Teh Jayanegara di Kecamatan Kabandungan, Sukabumi.

Kebun Teh Jayanegara Sukabumi. (Sumber: Instagram @smiling.wetjava)
Ayo Netizen 18 Agu 2026, 08:15

81 Tahun Merdeka, Untuk Siapa Kemerdekaan Bekerja?

Mungkin persoalannya bukan apakah Indonesia telah merdeka, melainkan ke mana kemerdekaan itu dibawa dan untuk siapa ia bekerja.

Pada sebuah acara peringatan Hari Kemerdekaan di Gedung Indonesia Menggugat. (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 18 Agu 2026, 07:48

Makna Hari Kemerdekaan: Wujudkan Bandung Berdikari dengan Optimasi Aset

Mewujudkan Bandung berdikari, mesti mengembangkan lebih banyak lagi ragam profesi atau jenis pekerjaan masa kini.

Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Pemkot Bandung (Sumber: bandung.go.id)
Ayo Netizen 17 Agu 2026, 21:22

Kedaulatan Komunikasi sebagai Wajah Baru Kemerdekaan

Di usia ke-81 RI, kemerdekaan bukan hanya soal wilayah, tetapi kedaulatan komunikasi: kemampuan berpikir jernih, memverifikasi kebenaran, dan berdialog sehat di tengah gempuran algoritma dan hoaks.

Apakah kemerdekaan hanya sebatas bebas dari kolonialisme fisik? (Sumber: Pexels/ahmad syahrir)
Ayo Netizen 17 Agu 2026, 19:20

Mengenai ‘Tujuh Belas Agustusan’ dan Apa Itu Fotografi pada Sejarah Visual (Bagian 2)

Menelusuri hubungan sejarah dan fotografi, dari foto sebagai rekaman masa lalu hingga teknologi visual mutakhir yang membuka cara baru dalam membaca sejarah.

Foto Cipanas Garut dengan view Gunung Guntur yang diambil Thilly Weissenborn. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 17 Agu 2026, 16:20

El Bahar dan Sang Merah Putih Menjelang Hari Kemerdekaan

Koran yang usianya kini telah mencapai 57 tahun itu hadir hanya dua hari menjelang peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Suratkabar El Bahar, salah satu surat kabar yang dikenal kritis dan cukup disegani pada masanya. (Koleksi: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 17 Agu 2026, 15:00

Mengenai ‘Tujuh Belas Agustusan’, dan Apa Itu Fotografi pada Sejarah Visual (Bagian 1)

Mengulas sejarah fotografi di Indonesia, perannya sebagai sumber sejarah visual, serta persoalan pelestarian arsip foto dalam merekam perjalanan kemerdekaan Indonesia.

Ilustrasi foto klasik. (Sumber: Pexels | Foto: tapoy)
Ayo Netizen 17 Agu 2026, 13:02

Refleksi Indonesia Merdeka

Dalam refleksi Indonesia merdeka adalah Indonesia harus terus belajar menjadi Indonesia yang adil, berdaulat, beradab dan manusiawi, itulah kemerdekaan sesungguhnya.

Acara pengibaran bendera Merah Putih berukuran 10×18 meter di Tebing Hawu, Kabupaten Bandung Barat, Senin 17 Agustus 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 17 Agu 2026, 11:26

Bendera Berkibar Janji Ditebar

81 tahun kemerdekaan bukan semata-mata untuk kepentingan negara yang punya hajat. Tetapi masyarakat yang memiliki harapan untuk merdeka. Hidup di negeri ini dengan jutaan cita-cita.

Warga membentangkan bendera Merah Putih raksasa berukuran 10x18 meter sebagai persiapan pengibaran pada 17 Agustus 2026 di Tebing Gunung Hawu. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 17 Agu 2026, 10:05

Pendakian Gunung Bukit Tunggul via Taman Bincarung: Trek Pendakian, Lokasi, dan Harga Tiket

Pendakian Gunung Bukit Tunggul via Bincarung, informasi trek pendakian, lokasi gunung, dan harga tiket yang perlu diketahui sebelum melakukan pendakian.

Peta Pendakian Gunung Bukit Tunggul via Bincarung. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Rio Praja)
Ayo Netizen 17 Agu 2026, 09:22

Ketimpangan Terselubung di Balik Pilihan Kos Mahasiswa

Ketimpangan dalam soal pilihan tempat kos mungkin tidak selalu kentara, tetapi dampaknya nyata dan berlapis.

Mahasiswa baru salah satu PTN mengikuti Sidang Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Agu 2026, 21:58

Dari Kaki Gunung Wayang ke Ruang Sidang Doktoral: Saatnya Pendidikan Belajar Mengenali Keunikan

Jika setiap anak berbeda, mengapa sistem pendidikan kita masih begitu gemar menyeragamkan? Kisah Luthfi dari Kertasari membuka pertanyaan itu.

Luthfi Audia Pribadi dalam ujian promosi doktor di UPI, 13 Agustus 2026.
Ayo Netizen 16 Agu 2026, 18:15

Efektivitas Perusahaan Listrik sebagai Perusahaan Monopoli?

Ada berbagai bentuk pasar dalam perekonomian. Apakah perusahaan listrik sebagai perusahaan monopoli efektif?

PLN Nusantara Power UP Cirata memastikan seluruh unit PLTA Cirata siap menjaga keandalan listrik Jawa-Madura-Bali saat Idul Adha.