Selamat Hari Raya Idul Adha
1447 H • Hari Raya Kurban & Kebajikan

Menjelajahi Curug Layung, Surga Alam dengan Sentuhan Kopi Hutan

3 menit baca
humaira mazaya
Ditulis oleh humaira mazaya diterbitkan Rabu 19 Nov 2025, 12:20 WIB
Derai air Curug Layung mengiringi langkah pengunjung saat bermain di antara bebatuan pada 9 November 2025 di Desa Kartawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Humaira Mazaya | Foto: Humaira Mazaya)

Derai air Curug Layung mengiringi langkah pengunjung saat bermain di antara bebatuan pada 9 November 2025 di Desa Kartawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Humaira Mazaya | Foto: Humaira Mazaya)

Matahari pagi menembus sela pepohonan hutan lindung, sementara udara sejuk membalut tubuh para pengunjung yang mulai berdatangan dan gemericik Curug Layung terdengar lembut dari kejauhan. Menampilkan perpaduan ketenangan dan keindahan yang tak lekang oleh waktu di Desa Kartawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu (9/11/2025).

Di balik rindangnya hutan dan segarnya aliran air, Curug Layung menyimpan cerita panjang tentang asal-usulnya. Dahulu kawasan ini merupakan hutan produksi yang kemudian berubah status menjadi hutan lindung. Perubahan itu sempat membuat masyarakat sekitar kehilangan sumber penghasilan sehingga muncul gagasan untuk membuka potensi wisata berbasis alam.

Nandang, salah satu staff pengelola, menjelaskan sejarah dari wisata alam yang memesona ini.

“Dulu asal-usulnya itu hutan lebat, namanya Leuwi Jurig. Karena ada potensi dan masyarakat butuh penghasilan, akhirnya dibuka jadi wisata. Lalu muncul fenomena pelangi, diartikan sebagai jembatan putri, makanya dinamakan Curug Putri layung,” katanya.

Ia menambahkan penamaan ‘layung’ merujuk pada lembayung, warna kemerahan pelangi yang dianggap membawa makna kecantikan sekaligus keberkahan alam.

Menurutnya, masyarakat mulai mengenal Curug Layung sekitar tahun 2004. Saat itu kawasan baru dirintis, kemudian dilegalkan pada 2005 dengan tiket masuk Rp2.500 per orang. Namun sempat terbengkalai hampir sembilan tahun sebelum akhirnya dibuka kembali pada 2016. Sejak saat itu, pengunjung terus berdatangan, terutama mereka yang mencari destinasi alam yang tenang dan bersih.

Pengelola kawasan wisata ini menjelaskan bahwa Curug Layung memiliki keunikan tersendiri dibandingkan curug lainnya.

“Kalau curug lain itu tinggi air terjunnya, tapi Curug Layung beda. Ada tiga kolam alami seperti pemandian putri,” ujarnya.

Selain pesona alamnya, kawasan ini juga memiliki Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Layung Coffee yang dikelola oleh masyarakat sekitar. Kedai kecil tersebut menyajikan kopi dari biji yang ditanam langsung di area hutan sekitar curug, memberikan cita rasa autentik yang berpadu harmonis dengan suasana alam sekitarnya.

Meski area wisata ini tetap mengedepankan nuansa alaminya, sejumlah fasilitas dasar telah disediakan bagi pengunjung, seperti area camping ground, titik kegiatan outdoor, serta ruang sederhana untuk membersihkan diri dan beribadah. Pengelolaan kawasan dilakukan dengan prinsip menyesuaikan diri dengan alam, dengan tujuan menumbuhkan rasa cinta dan upaya pelestarian terhadap lingkungan, sehingga tidak ada pembangunan bangunan besar di area tersebut. Fokus utama pengelola tetap pada kenyamanan, keamanan, dan kebersihan kawasan wisata.

Terkait biaya, pengunjung dapat memilih beberapa opsi sesuai kegiatan yang diinginkan. Aktivitas hiking dikenakan tarif Rp15.000 dengan biaya parkir motor Rp5.000 dan mobil Rp10.000. Sementara itu, untuk kegiatan camping dikenakan tarif Rp25.000 per orang dengan parkir motor Rp10.000. Dalam pelaksanaannya, terdapat sejumlah aturan yang harus dipatuhi, seperti larangan menebang pohon, membawa minuman keras, serta membakar sesuatu yang dapat membahayakan hutan. Pengelola menegaskan pentingnya menghormati alam agar kelestariannya tetap terjaga.

Upaya pelestarian alam menjadi prioritas utama bagi pengelola. Mereka secara rutin melakukan kegiatan reboisasi untuk menjaga kelestarian ekosistem. Sumber air dijaga agar tetap stabil, karena keberadaan air merupakan elemen penting bagi curug itu sendiri. Ketersediaan air yang terpelihara tidak hanya bermanfaat bagi wisatawan, tetapi juga mendukung kebutuhan masyarakat di sekitar kawasan.

Keberadaan Curug Layung turut memberi dampak ekonomi yang positif. Warga lokal yang bersedia ikut terlibat menjadi bagian dari pengelolaan melalui Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). “Dampaknya ada. Kita kontribusi ke desa, ke RW sekitar. Yang diuntungkan itu warga yang tinggal dekat kawasan hutan,” ujar Nandang.

Meski tidak semua mendapat gaji tetap, kontribusi dalam bentuk kegiatan, peluang usaha, termasuk berkembangnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) seperti Layung Coffee, menjadi salah satu manfaat nyata.

Ke depannya, pengelola berencana mengembangkan konsep wisata dengan menghadirkan private camp atau area berkemah privat yang tetap menyatu dengan alam. Konsep ini ditujukan untuk menarik minat wisatawan dari kalangan menengah ke atas, dengan pengalaman berkemah yang lebih eksklusif namun tetap menjaga keaslian lingkungan. Rencana tersebut disusun berdasarkan masukan dari para pengunjung agar Curug Layung memiliki pilihan aktivitas yang lebih beragam tanpa mengurangi keasrian kawasan alamnya. (*)

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

humaira mazaya
Mahasiswa Aktif S1 Digital Public Relations, Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial, Telkom University.

Berita Terkait

News Update

Beranda 28 Mei 2026, 09:45

Idul Adha 1447 H, PLN NP UP Cirata Tebar Kepedulian lewat Bantuan Hewan Kurban

PT PLN Nusantara Power UP Cirata menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat dan stakeholder di Purwakarta pada Idul Adha 1447 H.

PT PLN Nusantara Power UP Cirata menyalurkan 5 sapi dan 21 kambing kurban kepada masyarakat dan stakeholder di Purwakarta pada Idul Adha 1447 H.
Ayo Netizen 28 Mei 2026, 09:34

Harga Mahal Sebuah Piala: Saat Euforia Juara Persib Bandung Harus Dibayar dengan Nyawa

Merayakan Persib boleh menggila, tetapi logika dan kemanusiaan jangan sampai ikut mati.

Ribuan Bobotoh mengikuti konvoi perayaan juara Super League 2025–2026 di Kota Bandung, Minggu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 28 Mei 2026, 00:27

Kelola Belanja Keluarga lewat HP, Ibu Rumah Tangga Perlu Paham Ancaman Digital Perbankan

Era digital yang sudah serba canggih telah memberikan kemudahan untuk pelbagai sektor, termasuk perbankan.

Aplikasi BRImo dari Bank BRI. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 18:04

Wajah Ganda Kota Kembang: Ramah Wisatawan, Menantang bagi Pekerja

Bandung memikat jutaan wisatawan, tetapi pekerjanya menghadapi tekanan biaya hidup.

Kawasan legendaris Braga bukan sekadar jalan, melainkan lembaran sejarah yang hidup, menyatu dengan denyut nadi modernitas kota. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Biz 27 Mei 2026, 15:17

Ketika BUMDes dan BRILink Jadi Duet Andalan untuk Tingkatkan Ekonomi Desa Margamukti

BRILink di Margamukti adalah cermin dari cara berpikir BUMDes Marga Makmur secara keseluruhan.

Agen BRILink BUMDes Marga Makmur, di Desa Margamukti, Sumedang Utara, (22/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 13:19

Ibadah Qurban atau Ibadah Udhiyyah? Yuk Kenali Istilah yang benar dalam Islam

Seringkali terdengar ibadah qurban pada momentum Idul Adha, apa arti sebenarnya?

Hewan udhiyyah di Indonesia adalah sapi, kambing, domba, kerbau (Sumber: Pixeabay | Foto: Paskvi)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 12:31

Menolak Lupa: Surat Samantha untuk Perdamaian Dunia

Kisah seorang anak yang memberi pesan bahwa perdamaian dunia adalah hak mutlak setiap umat manusia

Samantha Smith (Sumber: Kennebec Journal)
Beranda 27 Mei 2026, 10:59

Sambut Idul Adha, PLN Nusantara Power Pastikan PLTA Cirata Beroperasi Prima

PLN Nusantara Power UP Cirata memastikan seluruh unit PLTA Cirata siap menjaga keandalan listrik Jawa-Madura-Bali saat Idul Adha.

PLN Nusantara Power UP Cirata memastikan seluruh unit PLTA Cirata siap menjaga keandalan listrik Jawa-Madura-Bali saat Idul Adha.
Beranda 27 Mei 2026, 10:38

Kalau Tidak Ada Ketupat, Rasanya Bukan Lebaran

Lapak-lapak kecil di Jalan Gurame memperlihatkan satu hal sederhana beberapa tradisi ternyata masih bertahan.

Rio penjual ketupat musiman di Jalan Gurame, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 10:06

Cicaheum Purna, Mampukah Leuwipanjang Menanggung Bebannya?

Pemusatan terminal ke Leuwipanjang patut diapresiasi karena membawa janji modernisasi.

Suasana Terminal Cicaheum, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 18:26

Makna Berkurban di Tengah Hidup yang Serba Sulit

Hari Raya Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban, tetapi juga refleksi atas berbagai pengorbanan masyarakat yang sering kali tidak terlihat di tengah hidup yang semakin sulit.

Ilustrasi hewan kurban. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 26 Mei 2026, 17:05

Melon Premium Margamukti, dari Desa ‘Tanpa Keunikan’ sampai Berhasil Ciptakan Ekosistem Mandiri

BUMDes Marga Makmur menciptakan ‘pasar’. Menciptakan jaringan petani sampai menghubungkan mereka kepada para pembeli.

Hasil budidaya melon premium di Desa Margamukti, Sumedang Utara, (22/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 15:15

Demokratisasi Rasa: Potret Arsitektur Sosial dan Spiritual di Atas Meja Makan Idul Adha

Pesta kuliner yang terjadi selama Idul Adha merupakan manifestasi dari rasa syukur yang mendalam.

Ilustrasi olahan rendang dari daging kurban Idul Adha. (Sumber: Unsplash | Foto: prananta haroun)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 14:04

Duel Klasik Persib vs PSMS di Final Divisi Utama Perserikatan 1985

Final Divisi Utama Perserikatan 1985 antara Persib Bandung melawan PSMS Medan di Stadion Utama Senayan, Jakarta, pada 23 Februari 1985.

Berdiri dari kiri: Iwan Sunarya, Dede Iskandar, Sobur, Kosasih, Wawan Karnawan,  Ajat Sudrajat. Jongkok: Jafar Sidik, Suryamin, Sukowiyono, Adeng Hudaya dan Robby Darwis. (Sumber: tabloid BOLA edisi Februari 1983 | Foto: koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 13:00

Wededed ... Ikoniknya para Bobotoh Encib

Selebrasi para bobotoh Persib saat ini yang paling ikonik adalah sepeda motor yang digeber-geber sehingga menghasilkan suara wededed.

Ribuan Bobotoh mengikuti konvoi perayaan juara Super League 2025–2026 di Kota Bandung, Minggu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 12:12

Di Balik Konvoi Juara Persib 2026, Netizen Heran Banyak Kejadian 'Aneh' Tahun Ini

Keresahan sebagaian publik yang terjadi pada momentum konvoi juara tim Persib Bandung tahun 2026.

Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 26 Mei 2026, 11:24

3 Catatan untuk Konvoi Persib di Masa Depan: Sterilisasi Jalur, Keselamatan Bobotoh, dan Masalah Sampah

Konvoi juara Persib menyisakan sejumlah evaluasi, mulai dari sterilisasi jalur, keselamatan Bobotoh saat berdesakan, hingga 112 ton sampah di Kota Bandung.

Pemain dan official Persib Bandung bersama Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Wisata & Kuliner 26 Mei 2026, 09:58

Pemandian Air Panas Cimanggu kini hadir dengan wajah baru sebagai Jiwanta Hot Spring di kawasan Ciwidey.

Jiwanta Hot Spring menghadirkan konsep baru pemandian air panas alami dengan fasilitas lebih modern di Ciwidey.

Pemandian Air Panas Cimanggu. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Linimasa 26 Mei 2026, 09:51

Dupan, Ketika Citarum Menolak Surut

Banjir kembali merendam Sapan Bandung. Luapan Sungai Citarum membuat Dupan terus hidup sebagai langganan genangan warga.

Banjir Citarum di Sapan. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Biz 26 Mei 2026, 09:29

Ukir Prestasi Gemilang, PT PLN Nusantara Power UP Cirata Sabet Trofi TOP CSR Awards 2026

PT PLN Nusantara Power UP Cirata sukses memborong penghargaan bergengsi TOP CSR Awards 2026 atas komitmen keberlanjutan sosial mereka.

Ukir Prestasi Gemilang, PT PLN Nusantara Power UP Cirata Sabet Trofi TOP CSR Awards 2026