Kelola Belanja Keluarga lewat HP, Ibu Rumah Tangga Perlu Paham Ancaman Digital Perbankan

3 menit baca
Aris Abdulsalam
Ditulis oleh Aris Abdulsalam diterbitkan Kamis 28 Mei 2026, 00:27 WIB
Aplikasi BRImo dari Bank BRI. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)

Aplikasi BRImo dari Bank BRI. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)

AYOBANDUNG.ID Era digital yang sudah serba canggih telah memberikan kemudahan untuk pelbagai sektor, termasuk perbankan. Pun dengan pesatnya perkembangan teknologi, akses terhadap tautan daring makin mudah dilakukan. Hanya saja, kemudahan ini berjalan dua arah, dalam arah positif bagi pihak konsumen dan perbankan; dan dalam kaidah negatif ketika dimanfaatkan oleh penipu.

Contohnya, belum lama ini, seorang ibu muda bernama Amalia Nurhidayah Kurnia menerima sebuah pesan masuk yang mengatasnamakan institusi keuangan. Saat berbicara kepada ayobandung.id, (27/5/2026) ia menyebut isi pesan itu memintanya mengeklik sebuah tautan untuk memverifikasi data rekening. 

Tanpa berpikir panjang, ibu rumah tangga berusia 31 tahun asal Cileunyi, Kabupaten Bandung, itu langsung menghapus pesan tersebut.

Alasannya bertindak cepat amat sederhana, malas buang-buang waktu.

"Langsung saya hapus. Tidak saya klik sama sekali. Sekarang kalau ada yang aneh-aneh, saya sudah refleks curiga," ujarnya sambil tersenyum.

Bagi Amalia, kewaspadaan semacam itu sudah menjadi kebiasaan. Sebagai nasabah yang mengandalkan aplikasi BRImo untuk hampir seluruh transaksi hariannya, menerima uang belanja bulanan dari suami, berbelanja kebutuhan keluarga, hingga mengelola keuangan dari lapak jualannya di platform online, ia sadar betul bahwa data pribadinya adalah sesuatu yang harus dijaga ketat.

Literasi yang ia miliki sebenarnya bukan ilmu istimewa pada masa kini. Amalia mengaku pesan-pesan edukasi tentang dunia perbankan kerap ia temui, baik dari aplikasi perbankan, media sosial, maupun saat bertransaksi di ATM, semua imbauan yang tidak sengaja dibaca itu perlahan membentuk kewaspadaannya.

"Saya sudah tahu, kalau ada yang telepon mengaku dari bank lalu minta nomor OTP, itu pasti penipuan. OTP itu tidak boleh dikasih ke siapa pun, sudah sering diingatkan," katanya.

Apa yang dialami Amalia mencerminkan hasil dari upaya edukasi yang konsisten dan berlapis yang tengah digencarkan oleh perbankan. Di tengah ancaman kejahatan siber yang terus berkembang, mulai dari phishing, penipuan berkedok hadiah, hingga modus social engineering yang kian canggih, perlindungan nasabah menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.

Contoh notifikasi resmi dari aplikasi BRImo yang terjamin keamanannya. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Contoh notifikasi resmi dari aplikasi BRImo yang terjamin keamanannya. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)

Regional CEO BRI Regional Office Bandung (Region 9), Dewi Hestiningrum S., menjelaskan bahwa BRI menjalankan kampanye "Perlindungan Data Nasabah" secara masif dan berkelanjutan di seluruh kanal, mulai dari aplikasi BRImo, media sosial, hingga ruang publik di kantor cabang.

"Kepercayaan nasabah adalah aset paling berharga. Karena itu, BRI menerapkan keamanan berlapis yang melekat di setiap produk kami," ujar Dewi dalam pernyataan resminya kepada ayobandung.id

Edukasi tidak hanya berhenti pada kanal digital. Seluruh jajaran insan Brilian, mulai dari Mantri, Relationship Manager, Front Liner, hingga Agen BRILink, difungsikan sebagai garda terdepan yang secara aktif mengingatkan nasabah saat bertransaksi.

"Edukasi yang dilakukan secara repetitif dan multi-kanal terbukti membangun kewaspadaan kolektif," tambah Dewi.

Pesan inti yang terus dikampanyekan pun terbilang sederhana namun krusial: jaga kerahasiaan Username, Password, PIN, dan kode OTP seperti menjaga kunci rumah sendiri. BRI menegaskan tidak akan pernah meminta data rahasia tersebut melalui kanal apa pun dan dengan alasan apa pun.

Dewi juga mengingatkan agar masyarakat tidak ragu untuk segera melapor apabila menemui hal yang mencurigakan.

"Jika menerima pesan, telepon, atau tautan yang mencurigakan, segera abaikan dan laporkan ke call center resmi BRI di 1500017. Kewaspadaan satu detik bisa menyelamatkan tabungan seumur hidup," tegasnya.

Tantangan ke depan memang tidak ringan. Dewi mengakui bahwa menjaga keseimbangan antara akselerasi teknologi dan kesiapan literasi digital masyarakat menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar industri perbankan saat ini.

"Jika teknologi melaju jauh lebih cepat dari kesiapan penggunanya, risiko eksklusi dan penyalahgunaan justru meningkat. Percepatan inovasi harus selalu berjalan seiring dengan edukasi dan perlindungan nasabah yang setara intensitasnya," pungkasnya. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Bandung 08 Jun 2026, 19:34

Menilik Eksistensi Dawa Rempah, Racikan Minuman Herbal Tradisional dengan Sentuhan Modern

Gaya hidup sehat turut menjadi tren kekinian yang santer digandrungi oleh masyarakat di masa kini. Salah satu caranya lewat menjaga kesehatan dan kebugaran.

Dawa Rempah (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 18:31

Hari Laut Sedunia, Masih Adakah Prospek Galangan Kapal di Jabar?

Masih sedikit industri galangan kapal di Jabar. Padahal provinsi ini memiliki sebelas pelabuhan yang bisa digunakan sebagai prasarana galangan kapal.

Ilustrasi Hari Laut Sedunia 2026, pemandangan Pantai Jayanti di Kecamatan Cidaun. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Muhammad Ikhsan)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 18:01

Polemik Penggusuran Perumahan Warga di Anyer Dalam akibat Pembangunan oleh KAI

Perumahan Warga di Anyer Dalam digusur untuk pembangunan yang dilakukan oleh oleh KAI merupakan kejadian yang terjadi 5 tahun yang lalu.

Foto Grafiti Bekas 2021 di Tembok Menyusuri di Jalan Serang menyusuri Jalan Anyer Dalam, 17 April 2026. (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Hikmat Nur Hidayat)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 17:29

Polemik SPPG Sukabumi: Antara Harapan Gizi dan Alarm Nyata bagi Gen Z

Tercatat sudah tiga kali gelombang unjuk rasa terjadi di pertengahan tahun ini.

Dokumentasi demo SPPG Sukabumi
Beranda 08 Jun 2026, 17:04

Bandung Pernah Jadi Kiblat Musik Indie, Kini Para Musisi Berusaha Merebutnya Kembali

Bandung pernah menjadi salah satu pusat musik independen Indonesia. Melalui Bandung Music Indie, para musisi kini berupaya membangun kembali ruang bersama dan semangat kolektif yang mulai memudar.

Atmosfer hangat dan akrab mewarnai gelaran Bandung Music Indie saat musisi lintas generasi dan penikmat musik bertemu dalam satu ruang yang sama. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 16:53

Gedung BAT Cirebon, Pusat Industri yang Kini Hidup sebagai Cagar Budaya Kota

Bukan hanya bangunan kosong, Gedung BAT Cirebon merupakan saksi bisu kejayaan industri kolonial di Kota Cirebon.

Potret Gedung BAT Cirebon saat ini (Sumber: siceppot.cirebonkota.go.id)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 15:07

Gor Saparua sebagai Ruang Ekspresi Anak Muda dan Panggung Musik Kota Bandung

Satu tempat yang sekarang banyak dipakai orang untuk mencurahkan keringat selama 1990-an-2000-an.

Gor Saparua Bandung. (Sumber: Magang Ayobandung | Foto: Miftahul Zikri)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 12:00

Perempuan yang Menjerit-Membuncah Keheningan Malam Kota Bandung

Bahkan di keheningan malam pun perempuan selalu ramai dengan isi kepalanya.

Suasana alam di Kota Bandung. (Sumber: Pexels | Foto: KOSONGDANSATU)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 10:41

Ibu Kota di Bawah Hujan Plastik: Bagaimana Peran Pemerintah dalam Mengatasinya?

Hujan mikroplastik di Ibu Kota dan pernah menjadi berita hangat pada 2025 akhir tahun.

Banjir akibat hujan deras di Jakarta. (Sumber: Pexels | Foto: Jeffry Surianto)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 09:43

Fenomena Geologi Mata Air Asin dalam Memori Kolektif dan Toponimi Desa Ciuyah

Fenomena mata air asin di Desa Ciuyah, Kab. Sumedang, berasal dari air laut purba (connate water).

Kondisi terkini situs mata air asin purba (connate water) di Desa Ciuyah, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, saat didokumentasikan pada 28 Maret 2026 pukul 10.50 WIB. (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Fatia Siti Biladi)
Wisata & Kuliner 08 Jun 2026, 09:42

Panduan Wisata Sea World: Dunia Bawah Laut yang Bisa Dijelajahi dalam 3 Jam

Panduan lengkap Sea World Ancol mulai dari harga tiket, Antasena Tunnel, feeding shark, Jellyfish Sphere, hingga tips berkunjung agar pengalaman lebih maksimal.

Sea World Indonesia. (Sumber: KCIC)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 09:02

Rompi "Psikolog Klinis" di Puskesmas: Niat Baik yang Menabrak Aturan

Pemasangan rompi bertuliskan "Psikolog Klinis" di puskesmas menuai sorotan. Di balik niat baik meningkatkan layanan, ada aturan profesi yang dipertanyakan.

Seorang warga berkonsultasi dengan psikolog di Puskesmas Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Rabu 13 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 08:26

Wujudkan Optimasi Pajak Bumi dan Bangunan dengan Drone  

Mengelola Pajak Bumi dan Bangunan dengan drone sangat efektif untuk melakukan pemetaan udara, pemutakhiran data blok, dan penilaian properti secara presisi.

Demo drone produksi Iter Aero di Kabupaten Subang terkait dengan bidang perkebunan (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 07 Jun 2026, 19:05

Bangsa Penghafal: Ketika Pancasila Dipisahkan dari Tradisi Berpikir yang Melahirkannya

Pancasila tidak lahir dari hafalan. Ia lahir dari pergulatan pemikiran yang panjang. Ironisnya, bangsa yang mewarisinya justru semakin terbiasa menghafal daripada memahami.

Bung Karno (Foto: Dokumen Historia.ID)
Bandung 07 Jun 2026, 18:19

Dari K-Pop hingga Kuliner, Mengintip Cara Bandung dan Korea Selatan Ubah Hubungan Kultural Jadi Peluang Bisnis Kreatif

Dari kegemaran menikmati musik hingga tren produk kecantikan, adaptasi kultural ini perlahan tapi pasti membuka ruang-ruang usaha baru yang melibatkan para pelaku industri kreatif lokal.

“Oullim Korea: Rhythm & Recipes” yang memadati 23 Paskal Shopping Center, Bandung, pada 5–7 Juni 2026.
Bandung 07 Jun 2026, 15:04

Dari Tren Jadi Cuan, Kisah Mawaru Matcha Ekspansi Ratusan Gerai Lewat Minuman Kalcer

Gelombang hype yang mengakar dari tren makanan hingga minuman kalcer masa kini seperti dessert, kopi, sampai matcha greentea, kian menarik respons positif masyarakat.

Mawaru Matcha. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Sejarah 07 Jun 2026, 09:41

Riwayat Cibiru, Pusat Kesenian Hingga Kemacetan

Cibiru dikenal karena kemacetannya, tetapi kawasan ini juga menjadi rumah bagi benjang dan wayang golek.

Kondisi kemacetan di Cibiru, Bandung. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Wisata & Kuliner 07 Jun 2026, 08:33

Jelajah Yogyakarta untuk Pemula: Destinasi, Kuliner, dan Itinerary Pilihan

Panduan lengkap untuk pertama kali ke Yogyakarta, mulai dari transportasi, tempat menginap, wisata budaya, hingga kuliner khas yang wajib dicoba.

Tugu Jogja. (Sumber: Kemenparekraf)
Ayo Netizen 07 Jun 2026, 07:09

Menelusuri Jejak Bioskop Capitol di Sukabumi

mengenai bioskop capitol di sukabumi, yang pernah menjadi pusat hiburan masyarakat ditahun 90-an

Bioskop Capitol sudah ada sejak masa kolonial Belanda. (Sumber: Dokumentasi Penulis)