Warisan Cinta Ibu yang Diteruskan Lewat Benang dan Desain Khal Label

Firza Adzkia Rizky
Ditulis oleh Firza Adzkia Rizky diterbitkan Selasa 18 Nov 2025, 18:22 WIB
Suasana toko Khal Label di Bandung yang menampilkan berbagai koleksi busana muslimah dan kasual rancangan orisinal, (12/11/2025).  (Sumber: Dokumentasi penulis | Foto: Firza Adzkia Rizky)

Suasana toko Khal Label di Bandung yang menampilkan berbagai koleksi busana muslimah dan kasual rancangan orisinal, (12/11/2025). (Sumber: Dokumentasi penulis | Foto: Firza Adzkia Rizky)

Pagi itu, suasana hangat memenuhi sebuah ruangan yang telah disulap menjadi studio kecil. Di sana, kain berpola dan benang warna-warni tersusun rapi serta menjadi saksi lahirnya Khal Label, brand fashion lokal yang memadukan sentuhan personal dan makna keluarga.

Sang ibu mendirikan brand ini pada tahun 2015, kemudian putri semata wayangnya, Khalisah Azka, meneruskan usaha tersebut sekaligus menjadi inspirasi di balik nama brand. Semua proses kreatif berlangsung di Antapani Kidul, Kota Bandung.

Selain itu, Khal Label memiliki kisah unik di balik namanya.

“Nama Khal Label itu sebenarnya berasal dari nama saya. Ibu saya dulu mendirikannya karena saya putri satu-satunya dan kedua adik saya laki-laki. Jadi, ibu saya menggunakan nama saya untuk nama brand-nya,” ujar Khalisah Azka, penerus brand tersebut saat ini, Selasa (12/11/2025).

Kini, fashion brand ini terus berinovasi mengikuti tren tanpa melupakan ciri khasnya.

“Kami tetap mempertahankan desain orisinal hasil rancangan sendiri. Semua model dibuat langsung oleh tim kami agar eksklusif dan berbeda dari yang lain,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa toko ini juga menjual berbagai aksesori seperti kacamata, ciput, ikat rambut, gelang, tas, dan parfum.

Usaha fashion tersebut tumbuh dari kecintaan sang ibu terhadap dunia fashion. Pemilik toko ini awalnya mendesain pakaian untuk dirinya sendiri hingga akhirnya memiliki penjahit pribadi dan memutuskan untuk membuat brand. Koleksi pertamanya dipasarkan di salah satu toko fashion ternama, Alisha, yang menjadi awal perjalanan brand ini dikenal masyarakat.

Target pasar busana lokal ini mencakup kalangan yang cukup luas, mulai dari remaja hingga lansia.

“Produk kami memang banyak berupa gamis dan kerudung, tapi kami juga punya celana dan kemeja kasual yang bisa digunakan siapa saja,” jelasnya. Dengan kisaran harga Rp100.000 hingga Rp400.000, koleksi fashion di toko ini mudah diterima oleh berbagai kalangan tanpa batas usia.

Dalam strategi pemasaran, busana fashion ini memanfaatkan kekuatan media sosial sebagai jembatan utama dengan konsumen. Baginya, platform yang paling efektif tetap Instagram dan Shopee karena banyak pengunjung berasal dari kalangan ibu-ibu yang lebih sering melihat pembaruan di Instagram. Khal Label juga dapat ditemukan di toko fashion Alisha yang berlokasi di Jl. Salendro Utara No. 27, Turangga, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40264.

Namun, Khalisah mengakui bahwa tantangan terbesar dalam industri fashion saat ini adalah kecepatan tren yang berubah. Tren datang dan pergi dengan sangat cepat sehingga sebuah brand harus mampu menyesuaikan diri tanpa kehilangan identitas. Meski begitu, Khalisah tetap percaya bahwa orisinalitas menjadi kunci keberhasilan brand fashion.

Respons konsumen terhadap brand tersebut sangat positif. Banyak pelanggan telah menjadi pembeli setia dan selalu menantikan koleksi terbaru. Beberapa pengunjung bahkan meminta label ini untuk meluncurkan kembali varian parfum lama yang sudah tidak tersedia.

Ke depannya, pemilik toko ini berencana menambah varian aroma parfum dan menghadirkan koleksi busana yang lebih up to date. Pemilik brand ini berharap dapat terus berkembang serta menjangkau generasi muda tanpa kehilangan ciri khasnya. Dengan semangat keluarga dan desain khas Bandung, Khal Label siap melangkah lebih jauh di dunia fashion Indonesia. (*)

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Firza Adzkia Rizky
Mahasiswi Digital Public Relations Telkom University

Berita Terkait

News Update

Beranda 11 Apr 2026, 08:51

JPO Berkarat dan Berlubang Membahayakan Pelajar di Batas Kota Bandung–Cimahi, Tanggung Jawab Siapa?

JPO di Jalan Amir Machmud rusak parah: lantai berlubang, berkarat, dan tanpa atap pelindung, membahayakan pejalan kaki terutama pelajar.

Pelejar berjalan di JPO di Jalan Amir Machmud, perbatasan Kota Bandung dan Cimahi, Jumat, 10 April 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 10 Apr 2026, 20:01

Antara Bandung yang Kubayangkan dan Kenyataan yang Kutemui

Bagi banyak orang, Bandung selalu punya tempat istimewa dalam imajinasi.

Jalan Asia-Afrika, depan Alun-Alun Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Suci Firda)
Ayo Netizen 10 Apr 2026, 18:23

WFH sebagai Cermin Budaya Kerja Aparatur

Hilangnya kehadiran fisik dalam WFH menantang organisasi untuk membangun sistem penilaian kerja yang berbasis output dan tanggung jawab.

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). (Sumber: Diskominfo Depok)
Bandung 10 Apr 2026, 16:36

Mengenal Dongmoon Dimsum, Ikon Kuliner Baru di Pasar Cihapit yang Viral Lewat Varian Mentai

Di tengah gempuran tren kuliner viral yang silih berganti, Dongmoon Dimsum tetap kokoh menancapkan eksistensinya, memperkuat jajaran destinasi kuliner di Pasar Cihapit, Bandung.

Di tengah gempuran tren kuliner viral yang silih berganti, Dongmoon Dimsum kokoh menancapkan eksistensinya, memperkuat jajaran destinasi kuliner di Pasar Cihapit, Bandung. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Iqbal Roem)
Ikon 10 Apr 2026, 15:17

Sejarah Istana Cipanas, Warisan Kolonial di Kaki Gunung Gede Pangrango

Istana Cipanas bermula dari rumah singgah abad ke-18, berkembang menjadi istana kepresidenan yang menyimpan jejak kolonial, perang, hingga keputusan penting negara

Lukisan Istana Cipanas, Cianjur, tahun 1880-1890-an. (Sumber: Tropenmuseum)
Wisata & Kuliner 10 Apr 2026, 13:26

Jelajah Wisata Pangalengan dengan Pilihan Tempat Menginapnya

Pangalengan punya sejarah penginapan panjang, dari Berghotel hingga glamping modern di Rahong dan Situ Cileunca dengan nuansa alam yang menenangkan.

Muara Rahong Hills, salah satu glamping tempat menginap wisatawan di Pangalengan. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Wisata & Kuliner 10 Apr 2026, 13:18

Panduan Wisata Gunung Guntur, "Semeru"-nya Jawa Barat dengan Panorama Spektakuler

Gunung Guntur menawarkan jalur berpasir terjal, panorama pegunungan luas, serta pengalaman mendaki unik di gunung berapi aktif dekat pusat Kota Garut.

Gunung Guntur dilihat dari kawasan pemandian Cipanas, Garut (Sumber: Wikimedia)
Beranda 10 Apr 2026, 09:29

Power of Ibu-ibu Cibogo Mengubah Sampah Jadi Gerakan Kolektif yang Berdampak Nyata

Power of Ibu-Ibu Cibogo mengubah pengelolaan sampah rumah tangga menjadi gerakan kolektif yang berdampak, menghadirkan solusi lingkungan sekaligus manfaat sosial dan ekonomi bagi warga.

Ibu-ibu di Cibogo, Kecamatan Sukajadi mengolah sampah rumah tangga yang memberikan perubahan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi warga. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 10 Apr 2026, 08:30

Tren Rambut Lady Diana

Kehebohan para wanita Kota Bandung dari berbagai kalangan usia meniru gaya rambut Lady Diana saat tahun 1980-an

Lady Diana. (Sumber: Flickr | Foto: Joe Haupt)
Bandung 09 Apr 2026, 19:40

Urgensi Literasi Keuangan dan Akselerasi Sektor Riil demi Resiliensi Ekonomi Jawa Barat

Di tengah derasnya arus digitalisasi keuangan, Jawa Barat menghadapi tantangan besar: bagaimana memastikan inklusi keuangan berjalan selaras dengan literasi?

Ilustrasi. Di tengah derasnya arus digitalisasi keuangan, Jawa Barat menghadapi tantangan besar bagaimana memastikan inklusi keuangan berjalan selaras dengan literasi. (Sumber: Ayobiz.id/Gemini Generated)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 18:18

Asyiknya Berburu Koran Era 2000-an

Berburu koran tidak hanya mencari informasi, berita, ilmu pengetahuan, melainkan momentum bersejarah saat menerima (menjemput), ikhtiar, harapan dan kenyataan untuk terus belajar sepanjang hayat.

Aa Akil, anak kedua tengah asyik baca koran, Sabtu (4/4/2026) (Sumber: Istimewa | Foto: IBN GHIFARIE)
Wisata & Kuliner 09 Apr 2026, 16:40

Wisata Pantai Patimban, Pesisir Subang Utara yang jadi Pelabuhan Logistik

Pantai Patimban tawarkan sunset, kuliner laut, dan suasana santai, namun kini berubah sejak hadirnya Pelabuhan Internasional.

Pantai Patimban Subang. (Sumber: Wikimedia)
Beranda 09 Apr 2026, 16:39

Beralih ke Motor Listrik, Ojol Hadapi Dilema Antara Hemat Biaya dan Keterbatasan Jarak

Peralihan ojol ke motor listrik menghadirkan efisiensi biaya, namun dibayangi tantangan jarak tempuh dan infrastruktur, memaksa pengemudi lebih cermat mengatur strategi kerja.

Rizki Ahmad sedang melakukan pengisian baterai motor listrik di Kantor Pos Ujung Berung Kota Bandung, pada Kamis, 9 April 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Toni Hermawan)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 15:02

4 Ide Tulisan Hari Besar Terkait Tema Ayonetizen April 2026: Kartini, Asia-Afrika, sampai Hari Puisi

Bulan April penuh dengan momentum yang bisa diubah jadi cerita.

Warga berwisata di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu, 30 April 2023. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Bandung 09 Apr 2026, 13:42

Menjembatani Kreativitas dan Regulasi: Menilik Tantangan Ekonomi Kreatif di Bandung

Pemerintah dan pelaku ekraf Bandung bedah regulasi & standar harga pengadaan dalam Ruang Dialog Ekraf guna dorong dampak ekonomi nyata.

Ilustrasi. Ekonomi kreatif (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 13:14

Dari Sampah Menjadi Penjernih Sungai

Mahasiswa Tel-U menggagas website edukasi Ecoenzyme untuk atasi banjir Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Ilustrasi banjir yang menggenang Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 12:03

Doktrin Pemikiran Manusia

Dalam konteks apapun, doktrin menjadikan sebuah pemikiran otak manusia menjadi lebih aktif dalam berbagai permasalahan.

Ilustrasi manusia. (Sumber: Pexels | Foto: beytlik)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 11:18

Acara Radio Legendaris Top Hits Pop Indonesia (THPI) dari Radio Ganesha Bandung

Di Bandung, salah satu acara yang paling ditunggu adalah Top Hits Pop Indonesia (THPI).

Daftar lagu Top Hits Pop Indonesia edisi Desember 1990 yang dimuat di surat kabar Suara Pembaruan. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Kin Sanubary)
Beranda 09 Apr 2026, 09:55

Menjembatani Kesenjangan Internet: Antara Fiber, FWA, dan Harapan 5G

Kesenjangan akses internet di Indonesia masih tinggi, sehingga kombinasi fiber optik, 4G, 5G, dan FWA serta kolaborasi pemerintah dan operator jadi kunci pemerataan broadband.

Suasana Seminar Teknologi FTTH, FWA & Mobile Broadband di Aula Timur ITB Kampus Ganesa, yang membahas strategi pemerataan akses internet di tengah kesenjangan infrastruktur digital di Indonesia. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 09:54

Rambu dan Marka yang Tidak Dipelihara: Ancaman Sunyi di Jalanan Bandung

Rambu pudar, tertutup, dan marka hilang meningkatkan risiko kecelakaan di Bandung. Masalah ini menegaskan pentingnya pemeliharaan infrastruktur jalan.

Salah satu titik yang sering mengalami kemacetan parah di Kota Bandung, persimpangan lampu merah di Jalan Djunjunan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ikbal Tawakal)