Di Balik Kumpulan Kata Khas Ramadan, Memahami Bahasa dan Makna Sosial

Aris Abdulsalam
Ditulis oleh Aris Abdulsalam diterbitkan Senin 23 Feb 2026, 14:18 WIB
Seorang anak sedang mengaji. (Sumber: Pixabay | Foto: Joko_Narimo)

Seorang anak sedang mengaji. (Sumber: Pixabay | Foto: Joko_Narimo)

Bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda dalam kehidupan masyarakat Muslim. Aktivitas sehari-hari mengalami perubahan ritme, ruang publik dipenuhi nuansa religius, dan komunikasi sosial diperkaya dengan berbagai istilah yang khas.

Kata-kata yang sering terdengar selama periode ini bukan sekadar penanda waktu ibadah, tetapi juga mencerminkan nilai spiritual, kebiasaan budaya, hingga praktik sosial yang mengakar.

Memahami istilah-istilah khas Ramadan berarti memahami bagaimana bahasa berfungsi sebagai medium pengalaman kolektif. Setiap kata membawa makna ritual sekaligus simbol kebersamaan.

Bahasa sebagai Penanda

Sejumlah istilah muncul langsung dari praktik ibadah yang menjadi inti Ramadan. Kata sahur dan berbuka, misalnya, menandai dua momen penting yang mengatur pola makan harian umat Muslim selama sebulan penuh. Sementara itu, imsak berfungsi sebagai penanda transisi menuju dimulainya puasa, mengingatkan pada kedisiplinan waktu yang menjadi bagian dari latihan spiritual.

Istilah puasa atau shaum sendiri memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menahan lapar dan haus. Ia mencerminkan pengendalian diri secara menyeluruh: emosi, perilaku, hingga niat. Dalam konteks sosial, praktik ini membentuk pengalaman kolektif yang dirasakan secara serentak oleh komunitas.

Ramadan juga identik dengan peningkatan kualitas dan kuantitas ibadah. Kata tarawih merujuk pada salat malam yang menjadi ciri khas bulan ini, sementara tadarus menggambarkan kebiasaan membaca dan mempelajari kitab suci secara lebih intensif.

Ada pula istilah Lailatul Qadar, malam yang diyakini memiliki nilai ibadah luar biasa. Pencarian malam ini melahirkan tradisi ibadah yang lebih khusyuk pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Dalam konteks yang sama, i’tikaf mencerminkan praktik menyepi di masjid sebagai bentuk refleksi dan pendalaman spiritual.

Kehadiran istilah-istilah tersebut menunjukkan bahwa Ramadan bukan hanya momentum ritual rutin, tetapi juga periode akselerasi spiritual yang memiliki struktur dan tahapan tertentu.

Ilustrasi simbol-simbol Ramadan. (Sumber: Pexels | Foto: Anna Tarazevich)
Ilustrasi simbol-simbol Ramadan. (Sumber: Pexels | Foto: Anna Tarazevich)

Ramadan tidak terlepas dari praktik berbagi. Istilah seperti zakat fitrah, sedekah, dan fidyah menunjukkan bagaimana ibadah memiliki dimensi sosial yang nyata. Distribusi bantuan kepada yang membutuhkan menjadi bagian integral dari kehidupan religius.

Dalam perspektif sosial ekonomi, praktik ini memperkuat solidaritas komunitas sekaligus menciptakan mekanisme redistribusi sumber daya. Ramadan dengan demikian tidak hanya berfungsi sebagai pengalaman spiritual individual, tetapi juga sebagai sistem nilai yang memperkuat keseimbangan sosial.

Baca Juga: Mendadak Pasar Takjil Ramadan

Menjelang akhir bulan suci, muncul istilah yang berhubungan dengan perayaan dan rekonsiliasi sosial. Takbiran menandai euforia spiritual menjelang hari raya, sementara Idul Fitri menjadi simbol kembalinya manusia pada keadaan suci. Tradisi halalbihalal mempertegas dimensi sosial Ramadan sebagai momentum memperbaiki relasi antarmanusia.

Selain itu, berbagai ungkapan religius seperti Marhaban ya Ramadan, Alhamdulillah, atau Minal aidin wal faizin berfungsi sebagai ekspresi emosional sekaligus simbol identitas kolektif. Ungkapan-ungkapan ini memperlihatkan bagaimana bahasa menjadi sarana memperkuat rasa kebersamaan.

Baca Juga: Bahasa yang Menjadi Kontrol Sosial Kala Ramadan

Kumpulan kata khas Ramadan menunjukkan bahwa bahasa tidak hanya merekam praktik keagamaan, tetapi juga membentuk cara masyarakat memahami waktu, ibadah, dan relasi sosial. Setiap istilah mengandung lapisan makna, ritual, budaya, dan sosial yang saling bertaut.

Ramadan, dengan demikian, tidak hanya hadir sebagai periode dalam kalender keagamaan, melainkan juga sebagai pengalaman bersama yang terstruktur melalui bahasa. Memahami istilah-istilahnya berarti membaca bagaimana tradisi, spiritualitas, dan kehidupan sosial berpadu dalam satu momentum yang sama. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 23 Feb 2026, 20:20

Reforma Agraria di Punclut: Negara Hadir atau Abai?

Di lereng yang menjadi bagian dari Kawasan Bandung Utara (KBU) itu, warga telah puluhan tahun menggarap lahan ex-erfpacht verponding.

Pertemuan warga Punclut (Foto: Dokumen Mang Aqli)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 16:20

Kumpulan Kata yang Mendadak Ramai Diucap Pas Ramadan

Berikut kumpulan kata khas Ramadan yang sering digunakan beserta maknanya.

Ilustrasi santri. (Sumber: Pixabay)
Bandung 23 Feb 2026, 15:25

Strategi Bertahan Gado Gado Gerobakan Cibadak Menembus Batas Zaman dan Pandemi

Merintis bisnis bukanlah wacana yang mudah. Perencanaan yang matang hingga eksekusi bisnis sampai di tahap mempunyai pelanggan setia, bukanlah proses yang mudah.

Kuliner tradisional yakni gado-gado gerobakan di kawasan Cibadak milik Efendi Wahyudin. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 14:18

Di Balik Kumpulan Kata Khas Ramadan, Memahami Bahasa dan Makna Sosial

Memahami istilah-istilah khas Ramadan berarti memahami bagaimana bahasa berfungsi sebagai medium pengalaman kolektif.

Seorang anak sedang mengaji. (Sumber: Pixabay | Foto: Joko_Narimo)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 12:13

Bahasa yang Menjadi Kontrol Sosial Kala Ramadan

Di Bulan Suci ini, bahasa menjaga puasa kita tetap tuntas dengan baik.

Ilustrasi orang Indonesia berkumpul di sebuah warung. (Sumber: Pexels | Foto: Noval Gani)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 09:07

Mendadak Pasar Takjil Ramadan

Yang membuat Pasar Takjil menarik, di antaranya adalah suasananya yang meriah dan penuh kejutan.

Pasar Takjil dadakan di Jalan Gading Tutuka, Kabupaten Bandung. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 22 Feb 2026, 18:04

Sejarah Es Cendol Elizabeth yang Selalu Menjadi Minuman 'Bintang' di Saat Ramadan

Kisah Es Cendol Elizabeth berawal dari cerita Haji Rohman pada 1972 yang ditinggal pergi ayahnya.

Es Cendol Elizabeth. (Sumber: Instagram @escendolelizabethofficial)
Bandung 22 Feb 2026, 15:08

Manisnya Berkah Ramadan di Jalan Cibadak, Kisah Pak Heri Merawat Tradisi Es Goyobod di Tengah Gempuran Zaman

Eksistensi pedagang Es Goyobod di kota kembang membuktikan bagaimana peran kuliner tradisional tetap hidup di zaman yang terus berkembang dan tak terbatas ini.

Eksistensi pedagang Es Goyobod di kota kembang membuktikan bagaimana peran kuliner tradisional tetap hidup di zaman yang terus berkembang dan tak terbatas ini. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 22 Feb 2026, 15:02

Ngabuburead: Menemukan Ketenangan di Tengah Riuh Ramadan Jawa Barat

Inilah tren 'Ngabuburead', cara baru menepi lewat konten digital yang lebih intim dan berisi.

Media digital. (Sumber: Unsplash | Foto: @felirbe)
Ayo Netizen 22 Feb 2026, 11:43

Lembang Tempo Dulu

Dahulu Lembang adalah sebuah kawasan hijau yang pada masa VOC memiliki sebuah upeti istimewa.

Alun alun Lembang tahun 1902. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 22 Feb 2026, 09:36

Miéling Poé Basa Indung: Jejak Panjang Pers Sunda

Denyut pers Sunda sebenarnya telah terdengar sejak akhir abad ke-19 melalui penerbitan seperti Sunda Almanak (1894) dan Panemu Guru (1906).

Wajah baru Majalah Mangle dalam manajemen Pusat Budaya Sunda Unpad. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Beranda 22 Feb 2026, 07:10

Tak Ada yang Berbuka Sendirian: Cerita Ramadan, Relawan, dan Sampah yang Dipilah di Salman ITB

Saat azan Magrib mendekat, halaman sekitar Masjid Salman ITB dipenuhi aroma makanan berbuka yang tertata rapi di atas meja-meja panjang

Masjid Salman ITB menyiapkan sekitar 800 porsi berbuka setiap hari. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Biz 21 Feb 2026, 21:53

Konektivitas Singapore Airlines Group Jadi Motor Penggerak Pariwisata Inbound Indonesia

Ia menyebutkan bahwa Indonesia, bersama China dan Australia, merupakan pasar penerimaan pariwisata (tourism receipt) utama bagi Singapura.

Maskapai Singapore Airlines. (Sumber: singaporeair)
Beranda 21 Feb 2026, 14:48

Wajah Ramadan yang Dinamis di Masjid Salman ITB

Di balik padatnya rangkaian ibadah, terdapat enam program yang dirancang untuk menjawab kebutuhan jemaah dari beragam latar belakang.

Kegiatan Ramadan di Masjid Salman ITB menjelang waktu berbuka puasa. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Beranda 21 Feb 2026, 10:41

Di Balik Jepretan Kamera di Dago: Antara Faktor Ekonomi dan Privasi Pelari

Namun di balik kemudahan itu, ada sisi lain yang tak selalu terlihat. Jika ada pelari yang keberatan, ia memil

Seorang fotografer mengabdikan para pelari di daerah Dago, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 20 Feb 2026, 21:17

5 Aktivitas Ngabeubeurang yang Berfaedah

Dengan melakukan aktivitas ngabeubeurang, kita belajar ihwal puasa bukan sekadar ritual tahunan.

Pengecatan ulang garis jalur khusus sepeda di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Rabu 10 Juli 2024. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 20 Feb 2026, 18:55

Dari Godin hingga Nyemen, 5 Istilah Lokal untuk Batal Puasa

Istilah untuk membatalkan puasa sebelum waktunya, baik secara diam-diam maupun sengaja.

Ilustrasi makan masakan khas Indonesia. (Sumber: Unsplash | Foto: Masjid Pogung Raya)
Bandung 20 Feb 2026, 16:48

Rasa Legit Klepon di Tengah Munculnya Takjil Modern, Rana Rusmana Pilih Bertahan Sejak 2006

Klepon bukan sekedar jajanan kue basah biasa yang kerap ditemui di area pasar kaget saja, namun keberadaannya sudah dikenal dalam potret gastronomi nusantara pada masa-masa tradisional.

Klepon bukan sekedar jajanan kue basah biasa yang kerap ditemui di area pasar kaget saja, namun keberadaannya sudah dikenal dalam potret gastronomi nusantara pada masa-masa tradisional. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 20 Feb 2026, 16:14

Benarkah Guru Honorer Sudah Sejahtera?

Realitas memaparkan, masih banyak guru honorer yang gajinya di bawah standar.

Gambar mengajar di kelas (Sumber: / | Foto: pixabay.com)