Mendadak Pasar Takjil Ramadan

Dudung Ridwan
Ditulis oleh Dudung Ridwan diterbitkan Senin 23 Feb 2026, 09:07 WIB
Pasar Takjil dadakan di Jalan Gading Tutuka, Kabupaten Bandung. (Sumber: Ayobandung.id)

Pasar Takjil dadakan di Jalan Gading Tutuka, Kabupaten Bandung. (Sumber: Ayobandung.id)

RAMADAN 1447 H memasuki hari keempat. Sementara warga Muhammadiyah memasuki hari kelima. Salah satu berkah Ramadan, di mana-mana—setiap hari sore-sore menjelang berbuka puasa—mendadak muncul Pasar Takjil, Pasar Ramadan, Pasar Kaget atau Pasar Senggol, entahlah pasar apa namanya--di lapangan, jalan lebar, dan tempat strategis yang keberadaan tempatnya seolah tak direncanakan, tiba-tiba ada begitu saja. Barang yang dijual di Pasar Takjil sangat beragam keperluan takjil: mulai dari makanan berat, cemilan, gorengan, kolak kolek, kerupak-kerupuk, buah-buahan, dan lain-lain.

Di Kabupaten Bandung, misalnya: Di Warung Lobak; Ciherang; Jelekong; Pemda Kab. Bandung; Gading Tutuka; Taman Kopo Indah; Baleendah; Sapan; Di Kota Bandung: Punclut; Gedebage; Terusan Kiaracondong; Arcamanik; sekitar Masjid Salman; Babakansari; Pasirjati; Cisaranten Kulon; Gasibu; Cipadung; Cikadut; Tegallega: Batununggal; Cibaduyut.

Yang membuat Pasar Takjil menarik, di antaranya adalah suasananya yang meriah dan penuh kejutan. Kita bisa memenuhi keperluan takjil sambil ngabuburit. Bayangkan saja, tiba-tiba ada puluhan pedagang dengan berbagai dagangan keperluan takjil dan harga yang kadang lebih murah daripada pasar. Kita tak menduga sebelumnya.

Selain ajang ngabuburit, Pasar Takjil juga jadi ajang buat warga sekitar bersilaturahmi dan berinteraksi. Biasanya, orang-orang yang datang ke Pasar Takjil  tidak cuma buat belanja, tapi juga buat saling ber-hai halo ketemu tetangga yang membuat seru dan menyenangkan.

Baca Juga: Sejarah Es Cendol Elizabeth yang Selalu Menjadi Minuman 'Bintang' di Saat Ramadan

Para pedagangnya, selain UMKM, eh tak disangka ternyata para tetangga kita sendiri yang tiba-tiba jadi pedagang kolak atau pedagang gorengan. Ini contoh celotehan yan terjadi Pasar Takjil Parken, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung:

“Eh, Bu Tati sekarang jualan gorengan, toh?” tanya Bu Agus.

“Eh, Bu Agus. Iya, Bu, mengisi waktu luang sekalian ngemanfaatin peluang.”

“Kalau begitu, saya beli bala-bala 20, gehu 20. Mau bikin di rumah, saya enggak sempat.”

“Mangga, Bu Agus. Saya kasih bonus 2 ya.”

“Nuhun.”

Bagi pedagang UMKM, Pasar Takjil juga jadi kesempatan emas buat mengenalkan produk mereka ke lebih banyak orang. Karena pasar ini dadakan dan ramai pengunjung, para pedagang bisa dapet exposure lebih besar. Ditambah lagi, tak ada biaya sewa di Pasar Takjil ini.

Baca Juga: Ngabuburead: Menemukan Ketenangan di Tengah Riuh Ramadan Jawa Barat

Tempat lain di sekitar Soreang yang ada Pasar Takjil adalah kawasan Jalan Gading Tutuka. Sudah lama kawasan ini menjadi favorit warga untuk ngabuburit sekaligus tempat berbelanja keperluan takjil. 

Tidak berbelanja keperluan Takjil, banyak anak muda dan juga orangtua bersama anak-anaknya datang ke tempat ini sekaligus berbuka puasa di tempat ini. Sebab, kawasan Gading Tutuka selalu ramai dan banyak juga tempat yang asyik untuk berbuka. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dudung Ridwan
Tentang Dudung Ridwan
Jurnalis dan Pengamat Bulutangkis

Berita Terkait

Ayo Netizen 18 Feb 2026, 17:07

Mapag Puasa

Mapag Puasa

News Update

Ayo Netizen 23 Feb 2026, 20:20

Reforma Agraria di Punclut: Negara Hadir atau Abai?

Di lereng yang menjadi bagian dari Kawasan Bandung Utara (KBU) itu, warga telah puluhan tahun menggarap lahan ex-erfpacht verponding.

Pertemuan warga Punclut (Foto: Dokumen Mang Aqli)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 16:20

Kumpulan Kata yang Mendadak Ramai Diucap Pas Ramadan

Berikut kumpulan kata khas Ramadan yang sering digunakan beserta maknanya.

Ilustrasi santri. (Sumber: Pixabay)
Bandung 23 Feb 2026, 15:25

Strategi Bertahan Gado Gado Gerobakan Cibadak Menembus Batas Zaman dan Pandemi

Merintis bisnis bukanlah wacana yang mudah. Perencanaan yang matang hingga eksekusi bisnis sampai di tahap mempunyai pelanggan setia, bukanlah proses yang mudah.

Kuliner tradisional yakni gado-gado gerobakan di kawasan Cibadak milik Efendi Wahyudin. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 14:18

Di Balik Kumpulan Kata Khas Ramadan, Memahami Bahasa dan Makna Sosial

Memahami istilah-istilah khas Ramadan berarti memahami bagaimana bahasa berfungsi sebagai medium pengalaman kolektif.

Seorang anak sedang mengaji. (Sumber: Pixabay | Foto: Joko_Narimo)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 12:13

Bahasa yang Menjadi Kontrol Sosial Kala Ramadan

Di Bulan Suci ini, bahasa menjaga puasa kita tetap tuntas dengan baik.

Ilustrasi orang Indonesia berkumpul di sebuah warung. (Sumber: Pexels | Foto: Noval Gani)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 09:07

Mendadak Pasar Takjil Ramadan

Yang membuat Pasar Takjil menarik, di antaranya adalah suasananya yang meriah dan penuh kejutan.

Pasar Takjil dadakan di Jalan Gading Tutuka, Kabupaten Bandung. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 22 Feb 2026, 18:04

Sejarah Es Cendol Elizabeth yang Selalu Menjadi Minuman 'Bintang' di Saat Ramadan

Kisah Es Cendol Elizabeth berawal dari cerita Haji Rohman pada 1972 yang ditinggal pergi ayahnya.

Es Cendol Elizabeth. (Sumber: Instagram @escendolelizabethofficial)
Bandung 22 Feb 2026, 15:08

Manisnya Berkah Ramadan di Jalan Cibadak, Kisah Pak Heri Merawat Tradisi Es Goyobod di Tengah Gempuran Zaman

Eksistensi pedagang Es Goyobod di kota kembang membuktikan bagaimana peran kuliner tradisional tetap hidup di zaman yang terus berkembang dan tak terbatas ini.

Eksistensi pedagang Es Goyobod di kota kembang membuktikan bagaimana peran kuliner tradisional tetap hidup di zaman yang terus berkembang dan tak terbatas ini. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 22 Feb 2026, 15:02

Ngabuburead: Menemukan Ketenangan di Tengah Riuh Ramadan Jawa Barat

Inilah tren 'Ngabuburead', cara baru menepi lewat konten digital yang lebih intim dan berisi.

Media digital. (Sumber: Unsplash | Foto: @felirbe)
Ayo Netizen 22 Feb 2026, 11:43

Lembang Tempo Dulu

Dahulu Lembang adalah sebuah kawasan hijau yang pada masa VOC memiliki sebuah upeti istimewa.

Alun alun Lembang tahun 1902. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 22 Feb 2026, 09:36

Miéling Poé Basa Indung: Jejak Panjang Pers Sunda

Denyut pers Sunda sebenarnya telah terdengar sejak akhir abad ke-19 melalui penerbitan seperti Sunda Almanak (1894) dan Panemu Guru (1906).

Wajah baru Majalah Mangle dalam manajemen Pusat Budaya Sunda Unpad. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Beranda 22 Feb 2026, 07:10

Tak Ada yang Berbuka Sendirian: Cerita Ramadan, Relawan, dan Sampah yang Dipilah di Salman ITB

Saat azan Magrib mendekat, halaman sekitar Masjid Salman ITB dipenuhi aroma makanan berbuka yang tertata rapi di atas meja-meja panjang

Masjid Salman ITB menyiapkan sekitar 800 porsi berbuka setiap hari. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Biz 21 Feb 2026, 21:53

Konektivitas Singapore Airlines Group Jadi Motor Penggerak Pariwisata Inbound Indonesia

Ia menyebutkan bahwa Indonesia, bersama China dan Australia, merupakan pasar penerimaan pariwisata (tourism receipt) utama bagi Singapura.

Maskapai Singapore Airlines. (Sumber: singaporeair)
Beranda 21 Feb 2026, 14:48

Wajah Ramadan yang Dinamis di Masjid Salman ITB

Di balik padatnya rangkaian ibadah, terdapat enam program yang dirancang untuk menjawab kebutuhan jemaah dari beragam latar belakang.

Kegiatan Ramadan di Masjid Salman ITB menjelang waktu berbuka puasa. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Beranda 21 Feb 2026, 10:41

Di Balik Jepretan Kamera di Dago: Antara Faktor Ekonomi dan Privasi Pelari

Namun di balik kemudahan itu, ada sisi lain yang tak selalu terlihat. Jika ada pelari yang keberatan, ia memil

Seorang fotografer mengabdikan para pelari di daerah Dago, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 20 Feb 2026, 21:17

5 Aktivitas Ngabeubeurang yang Berfaedah

Dengan melakukan aktivitas ngabeubeurang, kita belajar ihwal puasa bukan sekadar ritual tahunan.

Pengecatan ulang garis jalur khusus sepeda di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Rabu 10 Juli 2024. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 20 Feb 2026, 18:55

Dari Godin hingga Nyemen, 5 Istilah Lokal untuk Batal Puasa

Istilah untuk membatalkan puasa sebelum waktunya, baik secara diam-diam maupun sengaja.

Ilustrasi makan masakan khas Indonesia. (Sumber: Unsplash | Foto: Masjid Pogung Raya)
Bandung 20 Feb 2026, 16:48

Rasa Legit Klepon di Tengah Munculnya Takjil Modern, Rana Rusmana Pilih Bertahan Sejak 2006

Klepon bukan sekedar jajanan kue basah biasa yang kerap ditemui di area pasar kaget saja, namun keberadaannya sudah dikenal dalam potret gastronomi nusantara pada masa-masa tradisional.

Klepon bukan sekedar jajanan kue basah biasa yang kerap ditemui di area pasar kaget saja, namun keberadaannya sudah dikenal dalam potret gastronomi nusantara pada masa-masa tradisional. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 20 Feb 2026, 16:14

Benarkah Guru Honorer Sudah Sejahtera?

Realitas memaparkan, masih banyak guru honorer yang gajinya di bawah standar.

Gambar mengajar di kelas (Sumber: / | Foto: pixabay.com)