Mentari pagi menyinari Kota Bandung, menghadirkan suasana baru bagi industri kreatif pernikahan yang kini semakin kompetitif dan penuh permintaan dari pasangan muda. Di balik kesibukan menata kebahagiaan klien, Marlina, generasi muda yang mengelola Indhira Wedding Organizer, memberikan sentuhan khas Gen Z melalui pendekatan modern dan personal. Kisahnya bersama sang ibu menjadi cerminan usaha keluarga yang tumbuh lewat inovasi dan penyesuaian tren masa kini, di GG. H. Abu Bakar II No. 30, Kota Bandung, Sabtu (8/11/2025).
Marlina, co-founder Indhira Wedding Organizer, bercerita bahwa usaha ini berawal dari jasa rias pengantin milik ibunya, Ratna Komala, yang sudah dipercaya banyak klien. “Awalnya mama cuma fokus di rias pengantin aja, tapi karena banyak yang minta paket lengkap, akhirnya berkembang jadi wedding organizer,” katanya. Dari usaha rias pengantin sederhana itu, Marlina dan ibunya terus mengembangkan konsep agar dapat memenuhi kebutuhan klien dengan layanan yang lebih profesional.
Tren Wedding Organizer kini semakin dipengaruhi oleh pasangan muda yang menginginkan konsep pernikahan estetik, modern, dan lebih menggambarkan kepribadian mereka. Sebagai representasi generasi Z, Marlina menghadirkan ide-ide segar yang membuat Indhira Wedding Organizer tampil lebih kekinian dan mengikuti perkembangan zaman. Berkat pembaruan tersebut, Indhira Wedding Organizer mulai dikenal sebagai WO yang adaptif, kreatif, dan mampu menarik perhatian pasangan muda di Kota Bandung.

Berbeda dari wedding organizer lain, Indhira Wedding Organizer dikenal karena memberikan special treatment yang membuat hubungan antara klien dan tim terasa lebih dekat dan personal. “Kita tuh ingin klien lebih ngerasa nyaman kayak teman sendiri, bukan cuma hubungan kerja formal aja,” kata Marlina sambil tersenyum. Sentuhan khas Gen Z terlihat dari gaya komunikasi yang santai dan penuh candaan, serta chemistry hangat yang membuat proses kerja terasa menyenangkan.
Usaha keluarga Marlina pertama kali dirintis pada tahun 2010 sebagai jasa rias pengantin yang kemudian resmi berkembang menjadi Wedding Organizer pada tahun 2012. Kini, Marlina mulai aktif membantu pengelolaan Indhira Wedding Organizer dengan membawa ide-ide baru yang lebih segar, kreatif, serta menyesuaikan tren generasi muda masa kini. Seiring berjalannya waktu, usaha ini terus menunjukkan perkembangan positif berkat pelayanan yang konsisten dan kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan setiap klien.
Indhira Wedding Organizer menyediakan berbagai layanan pernikahan mulai dari rias pengantin, dekorasi, fotografi, katering, hingga konsultasi konsep acara sesuai permintaan klien. Setiap layanan dirancang secara personal agar menciptakan momen istimewa yang merepresentasikan keinginan, karakter, serta gaya hidup pasangan pengantin masa kini.
Hingga kini, Indhira Wedding Organizer beroperasi di wilayah Bandung dengan fokus memberikan pelayanan terbaik bagi setiap klien yang mempercayakan momen pernikahannya. Selama ini promosi dilakukan melalui Facebook yang dikelola ibunya, namun Marlina berencana memperluas jangkauan promosi ke berbagai platform media sosial lainnya. Ia ingin menghadirkan inovasi baru dengan membuat konten di TikTok, memiliki akun resmi Instagram, serta melibatkan rekan seangkatannya untuk berkolaborasi dalam pengelolaan usaha.

Indhira Wedding Organizer mendapatkan banyak respon positif dari klien yang merasa puas dengan pelayanan profesional dan hasil kerja yang sesuai harapan mereka. Kepuasan tersebut menjadi bukti bahwa perhatian pada detail serta kedekatan komunikasi mampu menciptakan pengalaman pernikahan yang istimewa dan berkesan bagi setiap pasangan.
Marlina berpesan kepada generasi muda agar berani memulai langkah pertama terutama ketika usaha kecil tersebut dibangun dengan ikatan kuat serta dukungan keluarga terdekat. Ia menegaskan bahwa kepercayaan diri, semangat belajar, dan kemauan beradaptasi menjadi sebuah pondasi penting untuk berkembang di tengah peluang industri kreatif masa kini. “Anak muda harus banyak penasaran, banyak cari tahu tentang market zaman sekarang seperti apa, dan kalau masih ragu ya coba aja,” ujar Marlina sambil tersenyum. (*)