Mengulik Gedung Kosong 30 Tahun yang Disulap Jadi Rumah Hantu Braga

Muhammad Amril
Ditulis oleh Muhammad Amril diterbitkan Jumat 28 Nov 2025, 15:24 WIB
Tampak depan Rumah Hantu Braga di Jalan Braga, Kota Bandung, Rabu 29 September 2025. (Foto: (Sumber: Dokumentasi Penulis | foto: Muhammad Amril Fathurrahman Rovery)

Tampak depan Rumah Hantu Braga di Jalan Braga, Kota Bandung, Rabu 29 September 2025. (Foto: (Sumber: Dokumentasi Penulis | foto: Muhammad Amril Fathurrahman Rovery)

Di antara aroma kopi dan derap langkah wisatawan di Jalan Braga, berdiri sebuah gedung tua berusia puluhan tahun. Dari dalamnya, terdengar jeritan bercampur tawa yang menjadi tanda bahwa rasa takut kadang bisa menjadi hiburan.

Wahana ini bernama Rumah Hantu Braga, menempati sebuah gedung tua yang telah berdiri lebih dari tiga dekade. Berlokasi di Jl. Braga No. 18, Kelurahan Sumur Bandung, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/10/2025).

Koordinator Rumah Hantu Braga, yang akrab disapa Bang Juna, mengatakan ide ini muncul karena belum ada wahana hiburan serupa di kawasan tersebut karena jalan Braga terkenal dengan berbagai macam kuliner yang memadati sisi kiri dan kanan jalan. 

ā€œKita lihat di Braga semuanya kuliner. Jadi kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda untuk warga Bandung dan wisatawan yang berkunjung di jalan braga,ā€ ujar pria berbaju hitam itu saat ditemui di Bandung

Bang Juna menuturkan, konsep utama wahana ini bukan hanya menakuti pengunjung, tetapi juga memberi pesan bahwa rasa takut sebenarnya berasal dari pikiran manusia sendiri.

ā€œKami memiliki beberapa konsep yang membedakan wahana rumah hantu kita tuh berbeda dengan rumah hantu lainnya kayak yang Rumah Hantu Braga itu sendiri berdiri di gedung yang kosong hampir 30 tahun yang membuat nilai daya tarik tersendiri dari Rumah Hantu Braga kemudian kita juga meyakinkan visitor untuk langsung mencoba langsung wahana kami dengan menjelaskan jika yang menakuti kita itu bukan hantu, tapi mindset kita sendiri,ā€ ujarnya.

Untuk menjaga pengalaman tetap segar, Rumah Hantu Braga rutin mengganti tema setiap tiga bulan. Salah satu tema yang diangkat adalah kisah Chika.

Konon, Chika adalah seorang gadis muda, putri dari pemilik gedung tua yang kini menjadi lokasi Rumah Hantu Braga. Ia dikabarkan menghilang secara misterius dan tak pernah terlihat keluar dari bangunan tersebut. Hingga kini, banyak yang percaya arwah Chika masih bersemayam di dalam gedung itu, menjelma menjadi simbol mistis yang menambah nuansa mencekam di setiap sudut wahana.

Pria yang juga menjadi kreator dari wahana ini juga menjelaskan jika menjaga kualitas pengalaman horor bagi setiap pengunjung bukan perkara mudah. Beliau mengakui ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi untuk memastikan setiap orang mendapatkan sensasi yang seru sekaligus aman.

Hingga kini, Rumah Hantu Braga telah memiliki sekitar 36 cabang di berbagai kota di Indonesia. Namun, cabang di Braga bersifat permanen, sedangkan cabang lainnya hanya bersifat event bulanan.

Suasana di dalam Rumah Hantu Braga, Kota Bandung, Rabu 29 September 2025. (Foto : @RumahHantuBraga) (Sumber: (Sumber: Dokumentasi Penulis | foto: Muhammad Amril Fathurrahman Rovery} | Foto: (Sumber: Dokumentasi Penulis | foto: Muhammad Amril Fathurrahman Rovery})

Bang Juna sebagai koordinator Rumah Hantu Braga berharap kehadiran wahana ini dapat memperkuat wisata tematik Kota Bandung, khususnya di kawasan Braga yang kini semakin hidup dengan perpaduan kuliner dan hiburan.

Menutup perbincangan sore itu, Pria ramah itu menyampaikan pesan menarik bagi siapa pun yang berencana mengunjungi Rumah Hantu Braga untuk pertama kalinya. Ia tersenyum, lalu berkata pelan namun tegas,

ā€œYang merasa takut, justru wajib masuk.ā€ Pesannya dengan tegas.

Dengan pesan itu, wawancara berakhir dalam suasana hangat. Di luar, langit Braga mulai temaram. Lampu-lampu jalan menyala, sementara dari dalam gedung tua itu, kembali terdengar jeritan bercampur tawa, menjadi pertanda bahwa ketakutan memang bisa jadi hiburan, asalkan kita berani melangkah masuk ke dalam. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Muhammad Amril
Mahasiswa S1 Digital Public Relation Telkom University '24
Nilai artikel ini
Klik bintang untuk menilai

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 08 Des 2025, 08:32 WIB

Menangkal Bencana Hoaks

Dari bencana inilah kita belajar ihwal pemimpin sejati bukanlah mereka yang tampil paling menonjol di layar.
Komisaris Bio Farma, Relly Reagen menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Padang, Sumatera Barat. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Arif Budianto)
Ayo Netizen 07 Des 2025, 20:40 WIB

Sisi ā€˜Gelap’ Bandung di Batununggal

Keresahan masyarakat atas minimnya penerangan di area Jalan Batununggal, Kota Bandung.
Kondisi jalanan di Batununggal saat malam hari pada Rabu (3/12/25). (Sumber: Penulis | Foto: Adventia)
Ayo Netizen 07 Des 2025, 20:22 WIB

Farhan Vs. KDM

Banyak kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang berseberangan dengan Wali Kota dan Bupati Bandung.
Banyak kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang berseberangan dengan Wali Kota dan Bupati Bandung. (Sumber: Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung)
Ayo Netizen 07 Des 2025, 20:15 WIB

Catatan Warga untuk Wali Kota Farhan: Lubang Jalan, Lubang Kepercayaan Publik

Masyarakat selalu dihantui oleh satu masalah paling klise yang tak ada habisnya yaitu jalan berlubang dimana-mana.Ā 
Salah Satu titik jalan berlubang di Jl. Lombok, Merdeka, Kec.Sumur Bandung, Kota Bandung.(3/12/2025) (Sumber: Nabila Putri Wiritanaya)
Ayo Biz 07 Des 2025, 20:13 WIB

Bandung Menjadi Pusat Inovasi Hotel Ramah Lingkungan Bertaraf Internasional

Bandung kini menegaskan dirinya bukan hanya sebagai kota kreatif dan kuliner, tetapi juga sebagai laboratorium hidup bagi praktik keberlanjutan di sektor pariwisata.
The Gaia Hotel Bandung membuktikan bahwa komitmen terhadap keberlanjutan dapat menjadi sumber daya saing, peluang investasi, dan jalan menuju pariwisata yang lebih inklusif dan berdaya tahan. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 07 Des 2025, 20:07 WIB

Halte Bus Bandung: Wajah Buram Transportasi Publik

Halte menjadi salah satu fasilitas umum yang sangat terabaikan oleh Pemerintah Kota Bandung.
Kondisi halte yang basah dan minim pencahayaan pada malam hari di Halte Tegalgea, Jl. Moch. Toha, Kec. Regol, Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Tsaqifa Dhiyaul Hawa)
Ayo Jelajah 07 Des 2025, 19:54 WIB

Gunung Burangrang, Eksotisme Kaldera Tropis dalam Imajinasi Wisata Kolonial Priangan

Catatan kolonial menggambarkan Gunung Burangrang sebagai lanskap eksotik Priangan yang harus dipetakan dan ditaklukkan lewat wisata alam.
Gunung Burangrang.
Ayo Netizen 07 Des 2025, 19:46 WIB

Di Antara Ombak Buatan dan Tawa Keluarga di Bandung Barat

Wahoo Waterworld, taman air modern yang seru di Bandung Barat.
Area masuk Wahoo Waterworld yang menampilkan ikon roda kemudi besar di kawasan Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung Barat, Senin (10/11/2025). (Sumber: Dokumentasi penulis | Foto: Adifa Arsyad)
Beranda 07 Des 2025, 19:44 WIB

Bencana Alam Itu Tidak Jauh, Sudah di Depan Hidung Kita

Data bencana alam BNPB tahun 2024 menyatakan Jawa Barat sebagai provinsi yang paling sering mengalami bencana, yakni sebanyak 461 kejadian.
Warga di lokasi bencana sedang membantu mencari korban tertimbun longsor di Arjasari, Kabupaten Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Biz 07 Des 2025, 19:30 WIB

Ekosistem Esports Bandung Menjadi Model Pertemuan Teknologi Komunitas dan Budaya

Industri esports Indonesia sedang berada di persimpangan penting dan tumbuh lebih besar menjadi ekosistem yang lebih dari sekadar tren hiburan.
Ilustrasi. Industri eSports telah berkembang dari sekadar hobi menjadi arena kompetitif yang melibatkan teknologi, komunitas, dan ekonomi kreatif. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Beranda 07 Des 2025, 19:02 WIB

Inklusiland 2025: Mewujudkan Indonesia Inklusif

Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun ini menjadi momentum bersejarah bagi sahabat disabilitas Indonesia.
Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun ini menjadi momentum bersejarah bagi sahabat disabilitas Indonesia. (Sumber: Istimewa)
Beranda 07 Des 2025, 18:57 WIB

Braga Beken: Wajah Baru Braga yang Lebih Ramah Pejalan Kaki di Akhir Pekan

Tidak ada lagi klakson atau deru mesin kendaraan yang memecah riuh suasana. Para pejalan kaki mendominasi jalan sepanjang kurang lebih 380 meter itu
Pengunjung Jalan Braga menikmati suasana jalan yang terbebas dari kendaraan, Sabtu (6/7). (Sumber: ayobandung.id | Foto: Toni Hermawan)
Ayo Netizen 07 Des 2025, 18:40 WIB

Bila Gempa Terjadi Saat Berada di Mal

Apa yang akan dilakukan bila saat berada di dalam mal, di dalam stadion, di dalam gedung konser, terjadi gempa bumi?
Sebelum terjadi gempa, kenali kegunaan nomor dan tanda-tanda yang ada dalam panel di dinding litf. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: T Bachtiar)
Ayo Netizen 07 Des 2025, 18:21 WIB

Catatan Warga untuk Wali Kota M. Farhan: Menata Arah Penanganan Pengangguran Bandung

Meningkatnya angka pengangguran di Kota Bandung dan menyoroti bagaimana ketidakseimbangan antara kebutuhan industri dan keterampilan warga.
Seorang pengendara motor melaju di jalan Kota Bandung siang hari. (29/10/2024) (Sumber: Khalidullah As Syauqi)
Ayo Netizen 07 Des 2025, 07:27 WIB

Ketan Bakar Nurjaman: Cita Rasa Bandung ketika Malam

Di tengah dinginnya malam, ada satu kehangatan yang tetap hidup di sudut kota: Ketan Bakar Nurjaman.
Ketan Bakar Nurjaman. (Sumber: DokumentasiĀ pribadi | Foto: Fikri Akmal)
Ayo Netizen 07 Des 2025, 05:30 WIB

Tak Ada Teja Paku Alam, Fitrah Maulana pun Jadi

Fitrah Maulana—yang didapuk mendampingi pelatih Persib, Bojan Hodak-- menangis tersedu-sedu. Suasana pun menjadi haru.Ā 
Fitrah Maulana, kiper muda Persib Bandung. (Sumber: Dok. Persib)
Ayo Netizen 07 Des 2025, 05:06 WIB

Nasi Bakar Saparua, Hangatnya Malam Bandung dalam Sebungkus Rasa

Nasi Bakar Saparua adalah pilihan kuliner praktis di Bandung dengan cita rasa gurih pedas.
Di balik kepulan asap dan lampu kuning temaram, ada rasa yang bikin balik lagi. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Biz 06 Des 2025, 19:38 WIB

Gaya Hidup Sehat Anak Muda Bandung Tumbuh Bersama Treat a Cup

Treat a Cup tampil berbeda dengan menekankan pentingnya kesadaran akan kesehatan melalui makanan dan minuman yang mereka sajikan.
Treat a Cup tampil berbeda dengan menekankan pentingnya kesadaran akan kesehatan melalui makanan dan minuman yang mereka sajikan. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Biz 06 Des 2025, 11:45 WIB

Momentum Libur Natal dan Tahun Baru Jadi Peluang Emas Industri Hotel Bandung

Momentum libur Natal dan Tahun Baru tetap menjadi peluang emas bagi hotel-hotel untuk meningkatkan hunian kamar sekaligus memperkuat citra mereka sebagai destinasi liburan.
Momentum libur Natal dan Tahun Baru tetap menjadi peluang emas bagi hotel-hotel untuk meningkatkan hunian kamar sekaligus memperkuat citra mereka sebagai destinasi liburan. (Sumber: Four Points by Sheraton Bandung)
Ayo Netizen 05 Des 2025, 21:20 WIB

Mewujudkan Asa Bandung TeknopolisĀ 

Di kawasan industri Gedebage ada entitas industri yang masih memberikan asa Bandung teknopolis.
Hangar machining Pudak Group di kawasan industri Gedebage Bandung yang memproduksi komponen pesawat terbang pesanan Airbus dan Boeing (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)