Kamus Gaul Ramadan: 10 Akronim Sosial yang Populer Saat Ini

3 menit baca
Aris Abdulsalam
Ditulis oleh Aris Abdulsalam diterbitkan
Ilustrasi anak pesantren. (Sumber: Unsplash/ Muhammad Adil)
Ilustrasi anak pesantren. (Sumber: Unsplash/ Muhammad Adil)

AYOBANDUNG.ID -- Setiap tahun, begitu kalender menunjuk Ramadan, bahasa kita ikut berubah. Percakapan di grup WhatsApp mendadak penuh singkatan. Spanduk masjid berjejer akronim. Bahkan notifikasi di HP pun ikut-ikutan padat.

Dan entah kenapa, semua orang seolah sudah tahu artinya, bahkan tanpa pernah benar-benar belajar.

Tapi tunggu dulu. Sudah tahu semua belum? Yuk, kita bedah satu per satu akronim sosial paling populer di bulan suci, plus beberapa kata lokal yang mungkin belum pernah kamu dengar.

Paling Sering Muncul di Grup WA

BUKBER  —  Buka Bersama

Ini ratunya akronim Ramadan. Satu kata yang otomatis bikin kamu mikir: mau pakai baju apa? Reservasi di mana? Bukber bukan sekadar makan bareng, ini ritual reuni tahunan yang punya kekuatan magis: mempertemukan orang-orang yang sudah lama tidak saling menyapa.

BUBAR  —  Buka Bareng

Saudara kembar bukber, tapi lebih santai. Kalau bukber terasa formal dan perlu booking tempat, bubar biasanya lebih spontan — mampir ke warung depan masjid atau ngumpul di teras rumah teman. Istilah ini lebih sering dipakai di kalangan tongkrongan atau komunitas yang tidak terlalu ribet soal formalitas.

SOTR  —  Sahur On The Road

Akronim yang lahir dari semangat anak muda dan komunitas sosial. Konsepnya sederhana: sahur bersama di jalanan, sambil berbagi makanan dengan orang-orang yang membutuhkan. Walau namanya 'on the road', praktiknya kini sering lebih terorganisir, ada panitia, ada koordinasi, ada dokumentasi. Intinya tetap sama: sahur sambil berbuat baik.

NGABUBURIT  —  Ngalantung bari Ngadagoan Burit-burit

Sebetulnya kata ini sudah punya arti mandiri di KBBI. Meski begitu, belakang dipopulerkan akronim khas Sundanya. Dalam Kamus Bahasa Sunda LBBs,  ngabuburit berasal dari kata 'ngalantung' (bersantai) dan 'burit' (sore/menjelang maghrib). Mulanya hanya dikenal di Jawa Barat, kini seluruh Indonesia pakai kata ini untuk menyebut aktivitas menunggu waktu buka puasa. Bukti nyata bahwa bahasa daerah bisa jadi lingua franca.

Warga menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit) di Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Kamis 6 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Warga menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit) di Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Kamis 6 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Akronim di Sekitar Masjid

KULTUM  —  Kuliah Tujuh Menit

Ceramah singkat yang biasanya mengisi jeda sebelum atau sesudah shalat tarawih. Namanya saja sudah jujur: tujuh menit. Sayangnya dalam praktik, kultum bisa melar jadi dua kali lipatnya. Tapi tidak apa-apa, isinya tetap bermanfaat, dan jamaah sudah maklum.

TARLING  —  Tarawih Keliling

Tradisi berpindah-pindah masjid saat shalat tarawih. Ada yang motivasinya ibadah murni, ada yang sekalian wisata masjid, ada pula yang ikut-ikutan teman. Apapun alasannya, tarling punya fungsi sosial yang kuat: mempererat silaturahmi antarwarga dan antarkomunitas.

SANLAT  —  Pesantren Kilat

Program Ramadan andalan di sekolah-sekolah. Dalam satu kata sudah tercakup: kajian keislaman, tadarus Al-Qur'an, lomba-lomba, dan tentu saja — menginap di aula sekolah yang jadi momen paling dikenang. Bagi banyak orang, sanlat adalah kenangan masa kecil yang tidak terlupakan.

Kajian Inspirasi Ramadhan (IRAMA) dengan tema "Generasi Cinta Quran Membangun Masa Depan" di Masjid Salman ITB. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Kajian Inspirasi Ramadhan (IRAMA) dengan tema "Generasi Cinta Quran Membangun Masa Depan" di Masjid Salman ITB. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)

Akronim Lokal yang Mulai Dikenal Luas

NGEBAKSO  —  Ngobrol Bareng Sebelum Sahur

Belum sepopuler bukber, tapi mulai sering muncul di komunitas-komunitas anak muda Bandung dan Jawa Barat. Konsepnya simpel: ngumpul ngobrol sebelum waktu sahur tiba. Kadang disertai camilan, kadang cuma duduk-duduk sambil menunggu imsak. Lebih santai dari SOTR, lebih bermakna dari sekadar rebahan.

TASBEH  —  Tarawih Sambil Begadang

Istilah informal yang beredar di kalangan remaja masjid. Menggambarkan kebiasaan menjalankan tarawih lalu lanjut begadang bareng hingga sahur. Bukan akronim resmi, tapi nyata dipakai di lapangan — bukti bahwa bahasa slang Ramadan terus berkembang dari akar komunitas.

NGAMPUNG  —  Ngaji Bareng Kampung

Akronim yang lebih sering dipakai di pedesaan Jawa Barat. Merujuk pada kegiatan mengaji bersama warga kampung, biasanya setelah isya atau tarawih. Ada yang dilaksanakan di mushola, ada pula yang bergiliran dari rumah ke rumah. Tradisi ini menjaga rasa kebersamaan yang sering hilang di kota.

Baca Juga: 13 Abreviasi yang Paling Sering Muncul di Bulan Ramadan

Yang menarik dari akronim-akronim ini bukan sekadar kepraktisannya. Lebih dari itu, mereka adalah cermin bagaimana Ramadan dirayakan: penuh kebersamaan, penuh aktivitas, penuh makna sosial. Dari bukber yang melampaui batas usia, SOTR yang menyentuh sisi kemanusiaan, hingga ngabuburit yang mengangkat kearifan lokal ke panggung nasional — semua punya cerita.

Dan setiap tahun, kamus akronim ini terus bertambah. Karena selama Ramadan masih datang, bahasa kita pun akan terus bergerak mengikutinya. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 17 Jul 2026, 15:18

Revolusi Perancis dan Bandung Nol Kilometer

Revolusi Prancis berawal dari penjara Bastille tahun 1789 telah membuat perubahan besar hak asasi manusia juga mempengaruhi perkembangan Bandung.

Monumen titik nol kilometer Kota Bandung diresmikan Gubernur H. Danny Setiawan pada 18 Mei 2004 dan didedikasikan untuk masyarakat Priangan korban kerja paksa. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Anya Dellanita)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 14:50

Islam di Kerajaan Demak: Warisan Peradaban dan Hukum Islam

Kemunculan Demak tidak terlepas dari melemahnya Majapahit yang memberi kesempatan bagi para penguasa Islam di pesisir Jawa untuk membangun kekuasaan.

Masjid Agung Demak, yang terletak di Kauman, Demak, Jawa Tengah, dibangun pada abad ke-15 M oleh Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak, bersama para Wali Songo. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hastosuprayogo)
Wisata & Kuliner 17 Jul 2026, 13:56

Panduan Wisata ke Pantai Legon Pari Sawarna, Laguna Tersembunyi di Ujung Jalan Setapak

Panduan lengkap Pantai Legon Pari Sawarna, mulai dari harga tiket, rute menuju lokasi, aktivitas, camping, hingga rekomendasi penginapan terbaru.

Pantai Legon Pari Sawarna. (Sumber: wisatasawarna.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 13:42

Soedirman dalam Tulisan Tempo

Review buku Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir karya Tempo.

Buku "Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir" (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nahla Lisana, 2026)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 12:33

Persib dan Mimpi Menjadi Kekuatan Indonesia

Persib memiliki peluang menjadi salah satu lokomotif perubahan sepak bola di Tanah Air.

Pemain Persib Bandung melakukan selebarasi saar mengalahkan tamunya Selangor FC dengan skor 2-0. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 17 Jul 2026, 10:59

Soekarno-Hatta: Jalur Maut di Kota Bandung yang Terbelenggu Sekat Birokrasi

Selama birokrasi belum mampu di-bypass demi keselamatan, aspal Soekarno-Hatta akan tetap menjadi "jalur tengkorak" yang menanti nyawa lainnya.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 09:55

Hikayat Stasiun Kereta Api di Padang Panjang

dari awal berjalannya kereta api Padang Panjang sampai Berhentinya beroperasinya kereta api Padang Panjang

Stasiun Kereta Api Padang Panjang. (atourin.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 06:51

Reaktivasi SPP Sekolah Negeri di Jawa Barat

Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat tidak ingin ada beban biaya lagi dalam menuntut pendidikan

Sejumlah siswa SD pergi sekolah menaiki rakit bambu melintasi Waduk Saguling. (Sumber: Ayobandung | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:41

Perkembangan Lukisan dari Zaman purba sampai Era Digital

Lukisan-lukisan yang kini kita kenal, menyimpan sejarahnya tersendiri tanpa kita sadari.

Lukisan digital printing. (Sumber: Taswadi. 2019. "Teknik Digital Printing Lukisan Warli Haryana." Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:03

Jejak Tersembunyi di Balik Gereja Sidang Kristus Sukabumi

Gereja Sidang Kristus merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di pusat kota Sukabumi.

Tampak depan Gereja Sidang Kristus Kota Sukabumi. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Kepadalisna)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 18:44

Inspirasi Pajajaran sebagai Warisan yang Menunggu Diingat Kembali

Kerajaan Pajajaran banyak meninggalkan sejarah di masa Nusantara, tapi sayangnya ingatan kolektif tentang inspirasi Pajajaran bagi masa kini mulai terlupakan.

Kirab budaya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 17:05

Menikmati Matahari Terbit di Lawang Angin

Lawang Angin Garut menawarkan panorama matahari terbit, Gunung Cikuray, kabut pegunungan, dan potensi wisata yang belum tergarap.

Sunset di Lawang Angin, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 16:33

Mandala Koran Legendaris yang Mewarnai Sejarah Pers Jawa Barat

Pada masanya, Harian Mandala merupakan salah satu surat kabar paling berpengaruh di Jawa Barat.

Sampul depan Harian Umum MANDALA edisi 13 Juli 1976, terbitan 50 tahun silam yang menjadi salah satu saksi perjalanan pers di Jawa Barat. (Sumber: Foto dan koleksi koran lawas milik Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 15:12

Teruslah Membaca meskipun Dianggap Tidak Berguna

Membaca saja tidak cukup, kita harus memahami isi, konteks, dan pesan yang ingin disampaikan dalam buku atau tulisan tersebut.

Seseorang sedang membaca buku. (Sumber: Unsplash | Foto: Mufid Majnun)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 14:43

Di Balik MPLS Masih Adakah Pendidikan untuk Semua?

MPLS sudah dilaksanakan namun yang menjadi sorotan adalah masih ada sekolah yang menerima murid kurang dari kebutuhan

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 12:56

Bagaimana Teknologi Pengenal Plat Nomor Mengubah Wajah Transportasi Modern?

Teknologi License Plate Recognition (LPR) memungkinkan kamera dan AI mengenali plat nomor kendaraan secara otomatis untuk mendukung transportasi yang lebih aman, efisien, dan cerdas.

LPR (License Plate Recognition) atau disebut juga dengan ANPR (Automatic Number Plate Recognition) adalah salah satu aplikasi cctv untuk mengenali plat nomor kendaraan. (Sumber: ilmiteknik.co.id)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 11:48

Panduan Berkunjung ke Pulau Komodo: Cara ke Labuan Bajo, Pink Beach, dan Pulau Padar

Panduan lengkap Taman Nasional Komodo mulai dari harga tiket, aplikasi SiOra, Pulau Padar, Pink Beach, Manta Point, hingga pilihan tour terbaik.

Pulau Komodo. (Sumber: Flickr)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 11:09

Bobotoh Layak Menuntut Persib Lebih daripada Sekadar Juara

Klab besar di dunia hampir tidak pernah mendefinisikan dirinya hanya melalui jumlah piala yang mereka koleksi.

Bobotoh Persib sedang berkonvoi. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Lukman Hidayat/Magang)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 08:00

Ci Manuk, Sungai Suci Penuh Do’a untuk Kekuatan Jiwa

Ci Manuk itu bukan berasal dari kata "manuk" yang berarti burung, tapi berasal dari kata "manu", dari bahasa Sanskerta.

Bandar Dermayu, tertulis dalam peta abad ke-16. Peta ini merupakan potongan dari Nova tabula insularum Javae, Sumatrae, Borneonis et aliarum Malaccam usque, 1598. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 07:42

Republik Tanpa Akuntabilitas

Kekuasaan yang menolak pertanggungjawaban sesungguhnya sedang mengingkari hakikatnya sebagai amanah rakyat.

Sebuah aksi penolakan Jokowi di Jawa Barat. Bandung 14 Juli 2026 di Depan DPRD Jawa Barat (Foto: Dokumen pribadi)