Terima Kasih untuk yang Berkurban

4 menit baca
bram herdiana
Ditulis oleh bram herdiana diterbitkan
Panitia bersiap melakukan penyembelihan hewan kurban berupa sapi dan domba di halaman Masjid Lautze 2, Jalan Tamblong, Kota Bandung pada Rabu, 27 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Panitia bersiap melakukan penyembelihan hewan kurban berupa sapi dan domba di halaman Masjid Lautze 2, Jalan Tamblong, Kota Bandung pada Rabu, 27 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Kemilau surya  pagi menyapa lembut kemegahan Hari Raya Iduladha 1447 H yang bertepatan dengan 27 Mei 2026. Takbir terus berkumandang dari berbagai sudut wilayah tempat dilaksanakan salat Iduladha, menyelinap ke relung sukma. Anak-anak mengenakan pakaian terbaik mereka dan para orang tua tersenyum penuh syukur karena mampu melaksanakan saum Arafah bahkan ada sekaligus dapat berkurban. Dalam suasana tersebut, ada hal yang selalu menghadirkan segenap haru setiap tahun yaitu pengorbanan dan ketulusan orang-orang yang berkurban kambing atau sapi.

Dalam Iduladha bukan sekadar perayaan, tetapi adalah pelajaran tentang kasih sayang, keikhlasan, dan kemanusiaan. Di balik seekor hewan kurban yang disembelih, ada perjuangan panjang yang mungkin tidak diketahui banyak orang. Ada seseorang yang menabung diam-diam selama berbulan-bulan, selama satu tahun. Ada keluarga yang rela mengurangi kebutuhan pribadi demi bisa berbagi kepada sesama. Ada pula orang-orang yang mungkin hidup sederhana, tetapi memiliki hati seluas langit untuk membantu mereka yang kekurangan. Selain tentu saja orang yang mampu secara harta punya kecukupan untuk selalu berkurban.

Tahun ini, saat Iduladha 1447 H, rasa terima kasih itu terasa tambah dalam. Saat kehidupan sekarang yang tidak selalu mudah, masih banyak orang yang memilih untuk berbagi. Ketika harga kebutuhan melambung, ketika beban hidup terasa memberat, masih ada tangan-tangan tulus menebarkan kepedulian kepada orang lain yang masih kekurangan. Mereka tidak meminta pujian serta tidak mengharapkan balasan, meski pengorbanan mereka membuat banyak hati tersentuh dan senyum yang kembali mengembang.

Banyak keluarga yang hanya dapat menikmati daging dengan puas setahun sekali melalui momentum Iduladha. Bagi sebagian orang, pembagian daging kurban terlihat biasa saja. Namun bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan, itu adalah kebahagiaan yang luar biasa. Ada anak-anak yang bersorak gembira ketika bapak atau ibunya membawa pulang sebungkus daging kurban. Kemudian keluarga sederhana hari itu bisa makan nikmat bersama dengan penuh suka cita dan para lansia yang mencucurkan air mata bahagia sebab masih mendapatkan perhatian dari orang-orang sekitarnya. Semua kebahagiaan itu lahir dari ketulusan para orang yang melaksanakan kurban.

Seekor kambing yang mereka serahkan dengan ikhlas ternyata mampu menghadirkan harapan bagi banyak orang. Seekor sapi yang mereka kurbankan ternyata mampu mempererat persaudaraan di tengah masyarakat. Kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, melainkan menyembelih rasa egois dalam diri manusia. Kurban mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati yang tertinggi tidak berasal dari rasa memiliki, tetapi dari tindakan memberi.

Bersama gema takbir Iduladha, sesungguhnya ada doa-doa yang mengalir untuk orang yang berkurban. Doa tulus dari orang-orang yang menerima daging kurban. Doa dari hati mereka yang bening sebab merasa diperhatikan. Kemudian doa dari orang-orang kecil yang mungkin tak mampu membalas apa pun selain ucapan doa tulus serta harapan kepada Allah SWT agar seluruh amal orang yang berkurban diterima sebagai ibadah yang mulia dan menjadi ladang luas pahala mereka.

Ilustrasi hewan kurban. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ilustrasi hewan kurban. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Terima kasih kepada para orang tua yang mengajarkan anak-anaknya arti berbagi melalui kurban. Terima kasih kepada para pekerja keras yang menyisihkan rezekinya demi kebahagiaan orang lain. Terima kasih kepada para dermawan yang diam-diam membantu masyarakat tanpa ingin dikenal. Dan terima kasih kepada siapa saja yang menjadikan Iduladha bukan hanya seremoni tahunan, tetapi momentum untuk menebarkan kasih sayang.

Sesungguhnya, pengorbanan selalu memiliki bahasa yang dapat menyentuh kalbu manusia. Ketika seseorang rela mengeluarkan hartanya untuk berkurban, ia sedang menunjukkan bahwa cintanya kepada Allah lebih besar daripada cinta kepada dunia. Ia sedang membuktikan bahwa iman bukan hanya ucapan, melainkan tindakan nyata yang membawa manfaat untuk sesama. Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang menjadi dasar ibadah kurban mengajarkan tentang kepatuhan dan keikhlasan tanpa tepi. Nilai itulah yang selalu menyala terang ketika Hari Raya Iduladha. Para orang yang berkurban hari ini telah menjadi bagian dari warisan keteladanan tersebut.

Di banyak tempat, suasana pembagian kurban selalu menghadirkan pemandangan yang menyentuh. Warga berkumpul dengan wajah penuh harap. Para panitia tua dan muda, laki-laki dan wanita bekerja tanpa lelah sejak pagi. Semua bersatu dalam kebersamaan yang jarang ditemukan di hari-hari biasa. Tidak ada perbedaan kaya atau miskin. Momen seperti inilah yang membuat Iduladha terasa begitu istimewa. Ia menghadirkan sisi kemanusiaan yang kadang terlupakan di tengah kesibukan hidup modern. Kurban mengingatkan bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri. Kita saling membutuhkan, saling menguatkan, dan saling memberi.

Ucapan terima kasih mungkin terdengar sederhana. Namun dari kalbu yang tulus, ucapan itu membawa makna yang sangat megah. Kepada seluruh orang yang berkurban Iduladha 1447 H. Ketahuilah bahwa pengorbanan anda semuanya menjadi alasan banyak orang tersenyum gembira. Anda mungkin tidak melihat semua kebahagiaan yang terwujud, tetapi Allah Maha Mengetahui setiap niat baik dan setiap ketulusan yang tersembunyi.

Semoga setiap tetes keringat dalam mencari rezeki menjadi pahala. Semoga setiap rupiah yang dikeluarkan untuk kurban menjadi jalan keberkahan hidup. Semoga setiap niat tulus dibalas Allah SWT dengan kesehatan, kelapangan rezeki, ketenangan hati, dan kebahagiaan dunia akhirat. Peristiwa Iduladha mengajarkan bahwa hidup yang paling indah bukanlah hidup yang dipenuhi kemewahan, tetapi hidup yang mampu memberi manfaat bagi masyarkat lain, orang yang berkurban telah menunjukkan makna itu dengan nyata.

Anda semuanya telah membuktikan bahwa keikhlasan dalam memberi masih hidup di tengah dunia yang sering dipenuhi kepentingan pribadi. Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah kurban, melimpahkan keberkahan kepada anda dan keluarga, serta menjadikan Iduladha tahun ini sebagai pengingat bahwa cinta, pengorbanan, dan kepedulian adalah nilai yang akan selalu dibutuhkan manusia sepanjang zaman. Memberi adalah tindakan yang derajatnya lebih tinggi daripada rasa memiliki, terima kasih! (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

bram herdiana
Tentang bram herdiana
GURU SMK PARIWISATA TELKOM BANDUNG

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 14 Jul 2026, 08:56

Pesan Tersembunyi dari Empat Semifinalis Piala Dunia 2026

Prancis, Argentina, Spanyol, dan Inggris memiliki satu kesamaan: mereka tidak hanya memiliki sebelas pemain hebat.

Ilustrasi semifinalis Piala Dunia 2026. (Sumber: Arsip pribadi | Foto: AI Gemini)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 19:03

Ketika Kebebasan Ber-(SUARA) Disalahpahami

Katanya Silahkan jadi Penulis yang Kritis tapi jangan abcd

Ilustrasi kebebasan berpendapat. (Sumber: Pexels | Foto: Dany Kurniawan)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 18:39

Anak Cerdas Tak Bisa Kuliah

Ribuan anak cerdas terancam gagal kuliah karena biaya. Persoalan bermuara pada paradigma pendidikan, bukan hanya UKT.

Ilustrasi topi wisuda saat simbolisasi lulus kuliah. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Wisata & Kuliner 13 Jul 2026, 17:25

Jelajah Leuwi Raksamala Ciamis, Lubuk Tersembunyi di Kawasan Curug Jami

Cari hidden gem di Ciamis? Leuwi Raksamala dekat Curug Jami menawarkan kolam alami, air jernih, dan suasana tenang. Cek panduan wisata lengkapnya di sini.

Leuwi Raksamala Ciamis. (Sumber: TikTok @heru_montana2)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 17:00

Tumbal Pembangunan Halus Berupa Pengusiran Pedagang Cicaheum demi Depo Bus Modern

Kios pedagang Terminal Cicaheum akan dibongkar demi depo BRT. Kompensasi Rp2-3 juta dinilai jauh dari nilai puluhan tahun mata pencaharian mereka.

Tak lagi dipadati penumpang, Terminal Cicaheum kini menyisakan cerita dan kenangan di setiap sudutnya. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 16:40

Selebrasi Ikonik Piala Dunia

Pertandingan Piala Dunia menghadirkan beberapa selebrasi gol ikonik yang masih menjadi perhatian masyarakat dunia sampai saat ini

Selebrasi khas Brian Laudrup di Piala Dunia 1998. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 16:06

Mengintip Strategi Public Relations Writing dalam Kampanye Brand Olahraga di Piala Dunia 2026

Analisis strategi public relations writing Adidas dalam kampanye “Backyard Legends” menjelang Piala Dunia 2026 melalui website dan Instagram untuk memperkuat citra brand.

Kampanye Piala Dunia 2026. (Sumber: .adidas.com/world-cup-2026)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 15:25

Saya, Lapar, dan Knut Hamsun

Entah ini memang takdir, atau kesengajaan yang konyol. Saya membaca Lapar (Sult/Hunger) karangan Knut Hamsun dalam keadaan lapar, benar-benar lapar.

Buku "Hunger" (Lapar) karya Knut Hamsun. (Sumber: oldsovereignpublishing.com)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 15:08

Politik Bandung Terlalu Sibuk Mencari Ikon

Politik perkotaan kerap bergerak di antara dua kepentingan: yang pertama adalah membangun citra kota, yang kedua adalah mengelola kehidupan kota sehari-hari. 

Sejumlah warga Bandung, dibantu sanggota Satlantas Polresta Bandung, sedang antre air bersih.
sedang mengantre air bersih, (Sumber: ayobandung.com | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 13:19

Merayakan Keragaman, Memupuk Kerukunan 

Keragaman, kerukunan, toleransi sejatinya tidak hanya lahir dari ruang-ruang dialog, seminar, regulasi negara.

Warga mengikuti Upacara Adat Tutup Taun 1956 Ngemban Taun 1 Sura 1957 Saka Sunda di Kampung Adat Cireundeu, Leuwigajah, Kota Cimahi, Sabtu 5 Agustus 2023. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Wisata & Kuliner 13 Jul 2026, 11:48

Museum Kretek Kudus: Sejarah, Harga Tiket, Koleksi, dan Jam Buka

Museum Kretek Kudus merupakan satu-satunya museum rokok di Indonesia. Simak sejarah, koleksi, harga tiket, jam buka, dan daya tariknya di sini.

Museum Kretek Kudus. (Sumber: Pemprov Jateng)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 11:15

Budaya NG.O.P.I Anak Muda Sekarang: NGeluarin Opini 'Pragmatis vs Idealis'

Ketika pola pikir pragmatis dan idealis pada generasi muda yang memengaruhi orientasi dalam proses beropini.

Ilustrasi ngopi. (Sumber: Pexels | Foto: Thanh Bui)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 10:59

Pengaruh Pembangunan Rel Kereta di Ciwidey untuk Mata Pencaharian Pribumi (1917-1924)

Sedikit gambaran mengenai mata pencaharian masyarakat ketika pembangunan rel kereta di Ciwidey.

 (Sumber: ebay.com | Foto: ebay.com)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 09:07

Perjuangan Pustakawan Menghadirkan Buku Bergizi Gratis

Pustakawan tidak bisa dianggap sebagai profesi yang mudah.

Ilustrasi buku-buku di perpustakaan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 08:58

Urgensi Koperasi untuk Sektor Mekanisasi Pertanian Berkelanjutan

KDMP mestinya tumbuh menjadi koperasi yang mendukung peningkatan produksi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Ilustrasi Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 (Sumber: Kreasi dengan bantuan Gemini | Foto: dokpri Totok Siswantara)
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 18:01

Dekonstruksi Strategi Komunikasi Persib dan Teka Teki Kedatangan Peralta

Persib kenalkan 6 pemain baru lewat kampanye 'positive movement' yang inovatif. Kini, Bobotoh menanti kejutan pamungkas: Peralta!

Mariano Peralta. (Sumber: Ileague)
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 16:11

Koperasi Desa Merah Putih, Akankah Menjadi Solusi Pemerataan Ekonomi Tingkat Desa?

Program nasional Koperasi Desa Merah Putih resmi diluncurkan pemerintah sebagai upaya percepatan kemandirian ekonomi desa. Namun, program ini dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

Koperasi Desa Merah Putih. (Sumber: blorakab.go.id)
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 12:11

Di Tengah Kenaikan Harga Bahan Bakar: Strategi Komunikasi Digital Perusahaan Energi Menjaga Kepercayaan Konsumen

Kenaikan harga bahan bakar minyak yang terjadi pada 4 Mei 2026 menjadi perhatian masyarakat karena berdampak langsung terhadap kebutuhan sehari-hari.

banner ilustrasi kenaikan harga bbm.
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 10:13

Bandung Utama Bagja Sararea: Inovasi Memperkuat Layanan Psikis Warga

Mengapa layanan psikologi klinis penting untuk masyarakat kota Bandung? Sederhana jawabannya, masyarakat membutuhkan kesehatan mentalnya.

Seorang warga berkonsultasi dengan psikolog di Puskesmas Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Rabu 13 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 09:51

Kemerdekaan dan Kedaulatan Rakyat atas Tanah

Kemerdekaan sejati tidak hanya ditandai oleh berdirinya sebuah negara, tetapi juga oleh terjaminnya ruang hidup yang adil bagi seluruh rakyatnya.

Aliansi Anti Penggusuran dalam Festival Asia-Afrika 11 Juli 2026 di Bandung (Foto: Dokumen pribadi)