Adventure Tourism Berbasis Kendaraan: Antara Daya Tarik dan Risiko Kecelakaan

4 menit baca
Angga Marditama Sultan Sufanir
Ditulis oleh Angga Marditama Sultan Sufanir diterbitkan
Lava Tour Merapi, wisata jeep Jogja paling populer. (Sumber: labirutour.com)
Lava Tour Merapi, wisata jeep Jogja paling populer. (Sumber: labirutour.com)

Dalam beberapa tahun terakhir, adventure tourism berbasis kendaraan semakin berkembang di Indonesia. Wisatawan tidak hanya mencari destinasi yang menarik, tetapi juga pengalaman perjalanan yang memberikan sensasi berbeda dari aktivitas sehari-hari. Fenomena ini dapat ditemukan pada wisata jeep di Merapi dan Bromo maupun wisata Volkswagen (VW) klasik di sekitar Borobudur. Dalam aktivitas tersebut, perjalanan menjadi bagian dari pengalaman wisata yang dinikmati pengunjung.

Perkembangan wisata berbasis kendaraan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar. Aktivitas ini menciptakan lapangan pekerjaan bagi pengemudi, pemandu wisata, pelaku usaha kecil, penyedia jasa perawatan kendaraan, hingga sektor pendukung lainnya. Di sisi lain, meningkatnya aktivitas wisata juga perlu diiringi dengan perhatian terhadap aspek keselamatan agar pengalaman yang diperoleh wisatawan tidak hanya menarik, tetapi juga berlangsung dengan aman.

Petualangan menarik dengan kendaraan klasik di Magelang. (Sumber: raja-wisata.com)
Petualangan menarik dengan kendaraan klasik di Magelang. (Sumber: raja-wisata.com)

Daya Tarik Wisata dan Tantangan Keselamatan

Salah satu daya tarik utama wisata berbasis kendaraan adalah kemampuannya menghadirkan pengalaman yang sulit diperoleh melalui wisata konvensional. Wisatawan dapat menikmati perjalanan melintasi jalur berbatu, kawasan perbukitan, aliran sungai, maupun pedesaan dengan karakteristik lingkungan yang khas. Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah yang membuat wisata berbasis kendaraan semakin diminati.

Bagi banyak wisatawan, daya tarik tersebut tidak hanya terletak pada tujuan akhir perjalanan, tetapi juga pada proses mencapainya. Sensasi melintasi medan yang menantang, menikmati panorama alam dari kendaraan, serta merasakan pengalaman yang berbeda dari perjalanan sehari-hari menjadi alasan mengapa wisata berbasis kendaraan terus berkembang. Pada beberapa destinasi, kendaraan bahkan telah menjadi identitas wisata yang tidak terpisahkan dari pengalaman yang ditawarkan kepada pengunjung.

Namun, karakteristik perjalanan tersebut juga menghadirkan tantangan keselamatan yang perlu dikelola dengan baik. Medan yang tidak selalu mulus, perubahan cuaca, serta intensitas penggunaan kendaraan yang tinggi menuntut perhatian terhadap kondisi kendaraan dan cara pengoperasiannya. Oleh karena itu, kendaraan yang digunakan untuk mengangkut wisatawan perlu memenuhi aspek kelaikan teknis dan dioperasikan sesuai prosedur keselamatan yang berlaku.

Tantangan lain yang perlu mendapat perhatian adalah penggunaan kendaraan yang telah berusia puluhan tahun. Kondisi ini tidak hanya dijumpai pada wisata VW klasik di sekitar Borobudur, tetapi juga pada armada jeep yang digunakan dalam wisata Merapi maupun Bromo. Kendaraan berusia tua tidak selalu identik dengan kondisi yang tidak aman. Banyak kendaraan yang tetap dapat beroperasi dengan baik apabila dirawat secara konsisten dan menjalani pemeriksaan teknis secara berkala. Namun, bertambahnya usia kendaraan dapat meningkatkan risiko keausan komponen, korosi, dan penurunan kinerja sistem mekanis sehingga memerlukan pemeriksaan dan perawatan yang lebih intensif.

Terlepas dari usia kendaraan, faktor yang paling penting adalah jaminan bahwa kendaraan tersebut berada dalam kondisi laik operasi. Oleh karena itu, pemeriksaan dan perawatan sistem pengereman, kemudi, suspensi, rangka, ban, serta komponen keselamatan lainnya perlu dilakukan secara rutin. Hal ini menjadi semakin penting ketika kendaraan digunakan untuk mengangkut wisatawan pada medan yang relatif menantang dan berisiko lebih tinggi dibandingkan perjalanan di jalan biasa.

Berbagai tantangan tersebut perlu dikelola dengan baik karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan apabila kondisi kendaraan, perilaku pengemudi, dan prosedur operasional tidak mendapat perhatian yang memadai. Dengan kata lain, semakin tinggi tingkat petualangan yang ditawarkan, semakin besar pula kebutuhan untuk memastikan bahwa setiap perjalanan berlangsung secara aman.

Membangun Budaya Keselamatan dalam Adventure Tourism

Keselamatan wisatawan tidak hanya ditentukan oleh kondisi kendaraan. Perilaku berkendara yang tertib dan bertanggung jawab juga memiliki peran yang sangat besar dalam mencegah kecelakaan. Pengemudi perlu mengoperasikan kendaraan sesuai karakteristik medan, menghindari manuver yang berisiko, menjaga kecepatan pada batas yang aman, serta mengutamakan keselamatan dibandingkan mengejar sensasi perjalanan. Di sisi lain, wisatawan juga dapat berkontribusi dengan mematuhi arahan keselamatan, menggunakan perlengkapan keselamatan yang tersedia, dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu konsentrasi pengemudi.

Pendekatan keselamatan yang efektif perlu melibatkan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan wisata. Pengelola destinasi, operator layanan, pengemudi, wisatawan, dan pemerintah memiliki peran masing-masing dalam menciptakan lingkungan perjalanan yang aman bagi seluruh pengguna layanan wisata. Pemeriksaan kendaraan secara berkala, peningkatan kompetensi pengemudi, penyediaan perlengkapan keselamatan, edukasi kepada wisatawan, serta pengawasan terhadap standar operasional merupakan langkah-langkah yang dapat mendukung tujuan tersebut.

Pada akhirnya, keberhasilan sebuah destinasi wisata tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung yang datang, tetapi juga dari kemampuannya memberikan kesan aman bagi wisatawan. Keindahan alam, keunikan kendaraan, dan sensasi petualangan memang menjadi daya tarik utama. Namun, keselamatan tetap menjadi fondasi yang memastikan bahwa setiap perjalanan dapat dinikmati dengan nyaman dan berakhir dengan baik bagi semua pihak. Dengan menempatkan keselamatan sebagai bagian dari kualitas layanan, adventure tourism berbasis kendaraan dapat terus berkembang secara berkelanjutan tanpa mengurangi hak wisatawan untuk memperoleh perjalanan yang aman dan nyaman. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Angga Marditama Sultan Sufanir
Asst. Professor of Transportation Engineering, Politeknik Negeri Bandung

Berita Terkait

News Update

Ayo Biz 31 Agu 2026, 19:02

Dua Wajah Paten UMKM Bandung, Dua Jalan Berbeda untuk Naik Kelas di Pasar Digital

Kisah kontras Koku Footwear dan Dimsum Inmons, dua UMKM Bandung yang sama-sama tumbuh lewat Shopee namun dengan tingkat ketergantungan yang jauh berbeda.

Mochamad Indra Yusuf Wahyudin (pemilik produsen sepatu kulit Koku Footwear) dan Ani Andriyani (pemilik Dimsum Inmons). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 17:25

Maut Menjemput Putri Diana, Dunia Berduka

Catatan Nostalgia dan In Memoriam 29 Tahun Kepergian “Lady Di”.

Berita kepergian Putri Diana menjadi perhatian utama berbagai media cetak di Indonesia, mencerminkan besarnya duka dan perhatian masyarakat terhadap sosok Princess of Wales tersebut. (Sumber: koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 16:28

Sejarah Nama Bulan (Bagian 2)

Dua belas bulan yang kita kenal hari ini ternyata menyimpan jejak perubahan zaman, kekuasaan, dan cara manusia menata waktu.

Februa atau Lupercalia, suatu festival penyucian di Romawi Kuno. (Sumber: Wikimedia Commons)
Beranda 31 Agu 2026, 16:20

PLN Nusantara Power UP Cirata Overhaul Unit 5 dan 6 Demi Keandalan Pasokan Listrik

PLN Nusantara Power UP Cirata melakukan overhaul Unit 5 dan 6 PLTA Cirata untuk menjaga keandalan pasokan listrik pelanggan.

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat keandalan PLTA Cirata melalui overhaul Unit 5 dan Unit 6 demi pelayanan listrik pelanggan.
Beranda 31 Agu 2026, 16:13

Hari Pelanggan Nasional, PLN NP UP Cirata Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Desa Ciroyom

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Milangkala Desa Ciroyom ke-171 di Hari Pelanggan Nasional.

PLN Nusantara Power UP Cirata berpartisipasi dalam Milangkala Desa Ciroyom ke-171 sebagai wujud sinergi bersama masyarakat dan lingkungan.
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 14:24

Rijsttafel Hidangan Perpaduan Belanda dan Nusantara di Priangan

Nikmati kelezatan Rijsttafel, tradisi kuliner unik era kolonial di Priangan. Perpaduan harmonis antara kemewahan rasa Belanda dan autentisitas rempah Nusantara dalam satu meja

Keluarga C.H. Japing dalam sebuah acara rijsttafel bersama Bibi Jet dan Paman Jan Breeman di Bandung. (Sumber: Collectie Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen | Foto: Christoffel Hendrik)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 13:01

Medsos, Buku, dan Rindu

Algoritma semakin pandai mengenali, harusnya semakin pandai mengenali diri sendiri. Termasuk waktu berhenti pada satu video, apa dirasakan setelah menontonnya, dan nilai apa yang diambil hikmahnya.

Kaligrafi nama Nabi Muhammad berbentuk hati (Sumber: ayobandung.com)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 11:09

Ketika Rumput Habis, Bagaimana Mitigasi Pakan Ternak?

Berharap agar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) membuat program massal sistem mitigasi bencana untuk hewan ternak maupun hewan liar.

Ilustrasi kondisi ternak rakyat ketika musim kemarau ekstrim. (Sumber: dikreasi denganvGemini | Foto: Totok Siswantara)
Beranda 31 Agu 2026, 10:30

Pernah Jadi Pintu Masuk Ratusan Ribu Wisman ke Bandung, Bandara Husein Sastranegara Kini Bangkit Lagi

Dulu jadi pintu gerbang ratusan ribu wisman ke Bandung, Bandara Husein Sastranegara sempat mati suri akibat pandemi dan pencabutan status internasional.

Suasana bandara saat pesawat jet komersial Garuda Indonesia mendarat perdana di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jumat 14 Agustus 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 09:14

Manajemen Dapur Umum dan Menu Ideal untuk Korban Bencana Alam

Perencanaan dan pemilihan lokasi dapur umum harus bebas dari risiko bencana susulan.

Ilustrasi aktivitas dapur umum untuk korban bencana alam. (Sumber: by AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 08:13

Sisi Lain Sang Jenderal: Menelusuri Makna Filosofis dan Tradisi di Balik Kuliner Favorit Soeharto

Kegemaran kuliner Presiden ke-2 RI, Soeharto, tidak lepas dari perjalanan hidupnya yang berakar di Desa Kemusuk.

Momen Presiden Soeharto dan Ibu Tien memotong tumpeng saat merayakan HUT pernikahan di Jalan Cendana, Jakarta, Juni 1986, disaksikan ibu mertua dan Sumitro Djoyohadkusumo. (Sumber: ANRI, Setneg 634)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 20:52

Ketika Seniman Memilih untuk Tidak Diam, Jangan Biarkan Kezaliman Menjadi Kelaziman

Ketika kezaliman menjadi kelaziman, diam bukan lagi netral. Manifesto Seniman Bandung adalah ajakan untuk bersuara—bukan sekadar nyinyir dari kejauhan.

Aliansi Bandung Ngagoak mengadakan aksi ekspresi seni di Kebun Seni Jalan Tamansari 56 Bandung. (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 18:14

Menciptakan Kembali Televisi Pendidikan

Televisi pendidikan sebagai proyek nasional pun sudah seharusnya menjadi keputusan pemerintah.

Ilustrasi televisi. (Sumber: Pexels | Foto: Nothing Ahead)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 16:45

Cerita Tomakur Milik KWT Desa Nagarawangi Terpilih untuk Pendaftaran Legalitas Merek

Tomakur milik KWT Desa Nagarawangi terpilih mendapat pendampingan pendaftaran merek melalui program KKN UNINUS untuk memperkuat legalitas dan identitas produk UMKM.

Sosialisasi dan Pendampingan Proses Pendaftaran HKI (Sumber: Tim Medkominfo KKN UNINUS Kel.5&6 | Foto: Deni & Julian)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 14:11

Kedaulatan di Atas Meja Makan: Diplomasi Kuliner Sukarno pada Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 di Bandung

Sukarno menegaskan visi bahwa "kemerdekaan dimulai dari lidah"—sebuah manifestasi dari prinsip Berdikari (Berdiri di Atas Kaki Sendiri).

Momen jamuan makan malam resmi pada Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Hotel Savoy Homann, Bandung, pada 19 April 1955. (Sumber foto: Arsip Nasional Republik Indonesia)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 12:04

Sehat untuk Semua, Warga Desa Nagarawangi Ikuti CKG dan Edukasi Pertolongan Pertama

Warga Nagarawangi mengikuti CKG dan edukasi kesehatan, mulai dari pertolongan pertama dalam situasi darurat hingga kesehatan psikologis anak dan remaja bersama Puskesmas Rancakalong.

Kegiatan Pelaksanaan Program "Sehat  untuk Semua Warga Desa Nagarawangi" (KKN UNINUS Kel.5&6) (Sumber: Tim Medkominfo KKN UNINUS Kel.5&6 | Foto: Deni & Julian)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 09:59

Budaya Mengaji di Tengah Kota

Di tengah modernitas dan dinamisnya kehidupan perkotaan. Masih ada ruang di sudut perkotaan untuk mempertemukan anak-anak dengan kehidupan sosial dan agamanya.

Mengaji di kalangan anak-anak menjadi memori yang begitu melekat. Melihat aktivitas tersebut masih berjalan di area perkotaan menjadi fenomena yang menarik untuk dibahas. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Sejarah 29 Agu 2026, 10:47

Jejak K.F. Holle, Tokoh Kolonial yang Membawa Perubahan Pertanian di Garut

K.F. Holle meninggalkan jejak panjang di Cikajang, Garut, dari perkebunan teh, pertanian, hingga pengembangan domba Garut.

Monumen K.F. Holle di perkebunan teh Giriawas, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Bandung 28 Agu 2026, 22:17

Dobrak Stigma 'Bandung Coret', FKB 2026 Boyong Kuliner Legendaris demi Gaet Wisatawan hingga Gen Z

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong kuliner legendaris seperti Perkedel Bondon ke Gedebage, langkah gerilya untuk gaet wisatawan dan Gen Z.

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong berbagai kuliner legendaris Bandung dan Jawa Barat. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Biz 28 Agu 2026, 19:12

Lipat demi Lipat, Dimsum Inmons Menyusun Resep Paten dari Gang Sempit Cicadas

Kisah Dimsum Inmons, UMKM kuliner asal gang sempit Cicadas, yang menyeimbangkan kanal digital dengan kekuatan penjualan konvensional.

Ani Andriyani, pemilik Dimsum Inmons, UMKM asal Kota Bandung, (12/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)