Ayo Netizen

Bunderan Cibiru dan Tumpukan Kendaraan

Oleh: Sarah Rahuel Jumat 23 Jan 2026, 06:33 WIB
Macet menjelang Malam Natal dan Tahun Baru. (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Malam hari di kawasan Bunderan Cibiru kerap diwarnai kemacetan yang padat merayap. Deretan lampu kendaraan memanjang dari berbagai arah, menciptakan suasana jalan yang penuh sesak.

Meski lalu lintas tersendat, kondisi tidak selalu diiringi kebisingan klakson yang berlebihan. Sebagian besar pengendara justru tampak pasrah, menunggu arus bergerak perlahan.

Bunderan Cibiru merupakan salah satu simpul lalu lintas tersibuk di Bandung Timur. Setiap malam, kendaraan dari arah pusat Kota Bandung, Kabupaten Bandung, hingga jalur menuju Garut bertemu di titik yang sama. Aktivitas masyarakat yang masih tinggi pada malam hari, seperti kepulangan dari tempat kerja, kegiatan usaha, hingga mobilitas warga sekitar, membuat kepadatan lalu lintas sulit dihindari.

Kemacetan biasanya mulai terasa sejak selepas magrib hingga larut malam. Kendaraan berjalan pelan, bahkan beberapa kali berhenti total. Keberadaan angkutan umum yang berhenti di sekitar bunderan serta parkir di bahu jalan turut mempersempit ruang gerak kendaraan, sehingga arus lalu lintas semakin melambat.

Baca Juga: Hanya 'Keajaiban' yang Bisa Menuntaskan Masalah Kemacetan di Kota Bandung

Kondisi ini menunjukkan bahwa kemacetan di Bunderan Cibiru bukan hanya terjadi pada momen tertentu atau saat libur panjang. Pada hari biasa pun, kepadatan lalu lintas hampir selalu terjadi, terutama pada malam hari. Hal ini sudah menjadi rutinitas yang akrab bagi warga Bandung Timur dan para pengendara yang melintas.

Meski tidak selalu bising, kemacetan di Bunderan Cibiru tetap menyita waktu dan tenaga. Situasi ini menjadi pengingat bahwa persoalan lalu lintas di kawasan tersebut membutuhkan penanganan yang lebih serius dan berkelanjutan agar mobilitas warga dapat berjalan lebih nyaman di kemudian hari. (*)

Reporter Sarah Rahuel
Editor Aris Abdulsalam