Mengintip Peran AI dan Pekerjaan Insinyur Mekatronika di Era Digital 5

6 menit baca
Darren Andrian Hosni
Ditulis oleh Darren Andrian Hosni diterbitkan
Gedung karya arsitektur. (Sumber: Unsplash | Foto: Lance Anderson)
Gedung karya arsitektur. (Sumber: Unsplash | Foto: Lance Anderson)

Pada era ini, era digital 5, AI sudah semakin canggih dan semakin pintar. AI bisa melakukan banyak hal mulai dari menganalisis, membuat karangan, gambar, video, coding programming bahkan bisa meniru suara manusia. Arooj Ahmed, seorang penulis artikel dari Digital World Information  mengatakan bahwa AI yang paling banyak digunakan adalah AI jenis chatbot, yaitu CHAT GPT pada tahun 2023 dengan 14.6 miliar visit.

Mengapa orang menggunakan CHAT GPT tersebut? Orang-orang merasa bahwa CHAT GPT ini dapat merespon dengan cepat dan baik, dapat diakses dengan mudah, juga dapat membantu pekerjaan atau tugas sehari-hari.  Banyak sekali orang bahkan perusahaan yang menggunakan AI, oleh sebab itu di kalangan masyarakat muncul suatu rasa ketakutan akan AI. Mereka takut pekerjaan mereka akan tergantikan oleh AI.

AI adalah singkatan dari Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan, yaitu teknologi yang dibuat untuk meniru kemampuan intelektual manusia, seperti belajar, berpikir, dan memecahkan masalah. AI membuat mesin bisa menjadi mandiri atau dengan sendirinya memproses data, mengenal pola, membuat keputusan dan juga prediksi.

Contohnya dalam bidang jasa dan layanan, layanan pelanggan ditangani oleh AI sehingga tidak lagi perlu manusia untuk mengatasi masalah para pelanggan. Bukan hanya itu, AI juga sudah merambah ke dalam banyak bidang. Salah satu contohnya adalah bidang mekatronika. Dalam bidang mekatronika, AI membuat sistem mekatronika menjadi lebih cerdas dan otonom. Hal ini sangat berdampak untuk masa depan mekatronika. Lalu bagaimana pengaruh AI terhadap pekerjaan manusia, khususnya insinyur mekatronika?

Era Digital 5 dan Era Industri 4 

Dalam beberapa tahun terakhir ini, teknologi berkembang menjadi semakin canggih  sehingga kita memasuki ke era baru yaitu era digital 5. Era digital 5 biasanya lebih dikenal dengan istilah Society 5. Konsep era digital 5 ini pertama kali muncul pada tahun 2016 dan diperkenalkan oleh pemerintah Jepang. Era digital 5 adalah era yang mengutamakan penggabungan teknologi seperti AI, IoT, dan Big Data yang bertujuan untuk membantu manusia agar hidupnya menjadi lebih berkualitas.

Arsitektur dan mekatronika dapat menyatu sebagai penggabungan interdisipliner. (Sumber: Pexels | Foto: energepic.com)
Arsitektur dan mekatronika dapat menyatu sebagai penggabungan interdisipliner. (Sumber: Pexels | Foto: energepic.com)

Era digital 5 merupakan evolusi dari era industri 4. Era industri 4 lebih mengutamakan industri dan produksi, sedangkan menurut Carlos Ferreira dan Sandro Serpa dalam jurnalnya, Society 5 adalah era setelah industri 4, dimana era ini berfokus bukan hanya pada teknologi dan industri tetapi juga pada manusia agar dapat meningkatkan kualitas hidup manusia, keberlanjutan juga tanggung jawab sosial.

Era digital ini berbeda dengan era industri 4. Menurut Atsushi Deguchi dan kawan-kawannya dalam bukunya yang berjudul Society 5.0 A People-centric Super-smart Society , era digital 5 menggunakan siklus dimana data dikumpulkan dan dianalisa lalu diubah menjadi informasi yang penting agar dapat diimplementasikan ke dunia nyata. 

Pro dan Kontra dari AI

Menurut seorang mahasiswi Universitas Amikom Yogyakarta dari jurusan Teknologi Informasi, yaitu Ratna Dwi Natasya, AI sudah banyak digunakan dimana-mana. Contohnya pada bidang industri, AI dapat meningkatkan efektivitas produksi dan kualitas produk. Pada bidang pendidikan, AI bisa membantu proses pembelajaran para murid sehingga para murid dapat memahami materi dengan lebih baik. AI pada umumnya juga mudah untuk diakses orang-orang. Selain itu, menurut Nikita Duggal dari website artikel simplilearn, AI dapat bekerja tanpa henti, meningkatkan pengambilan keputusan dan dapat mengurangi kesalahan manusia atau human error

Namun AI memiliki kekurangan seperti, kekurangan kreativitas karena hanya bisa memberikan hasil berdasarkan pola. Di samping itu, AI juga tidak memiliki emosi sehingga tidak cocok untuk memahami perasaan manusia. Penggunaan AI yang berlebihan dapat mengakibatkan kemalasan misalnya mengerjakan tugas hanya dengan copy dan paste dari AI tanpa campur tangan manusia. Misalnya symbolab AI, dimana kita hanya perlu scan soal matematika dan hasilnya akan langsung muncul. 

AI pun memiliki potensi untuk menggantikan pekerjaan manusia. Misalnya ketika kita ingin menggambar, kita tidak perlu susah-susah menggambar dengan tangan kita sendiri cukup menyuruh AI dan gambarnya akan langsung muncul. Contoh lainnya adalah layanan pelanggan yang sudah ditangani oleh AI tidak perlu manusia untuk mengatasi masalah para pelanggan sehingga manusia tidak dibutuhkan dalam pekerjaan layanan pelanggan. Oleh sebab itu, muncullah kekhawatiran mengenai AI di masyarakat. 

Mekatronika sebagai Bidang Multidisiplin

Istilah Mekatronika pertama kali muncul pada tahun 1969. Menurut Nestor dan Gabriel dari Department of University Libraries, Northern Illinois University,  dalam penelitian artikel mereka, Mekatronika merupakan gabungan dari bidang mekanik dan bidang elektronika. Sekarang, Mekatronika adalah bidang teknik yang menggabungkan mekanika, elektronika, informatika, dan juga control untuk membuat sistem otomatis yang optimal, cerdas, dan efisien. Mekatronika berkembang pesat sejak mikrokontroler diciptakan pada tahun 1980, yang membuat system dalam  Mekatronika lebih cerdas, presisi, juga efisien. 

Mekatronika sendiri memiliki prospek kerja yang luas. Bisa dilihat bahwa mekatronika digunakan di dalam banyak bidang seperti bidang Industri. Dalam bidang Industri, salah satu contoh alat yang menerapkan sistem mekatronika adalah lengan robot las. Bukan hanya ada dibidang industri tapi Mekatronika juga ada dalam bidang Kesehatan, contohnya adalah MRI, CT-Scan, robot bedah dan lain-lain.

Dalam transportasi, contoh produk yang menerapkan sistem Mekatronika adalah mobil listrik, drone, dan mobil hybrid. Bukan hanya itu, insinyur mekatronika juga bisa bekerja dalam bidang robotik, kontrol, elektronik, dan masih ada banyak contoh penggunaan sistem mekatronika dan pekerjaan sebagai insinyur mekatronika lain di dalam kehidupan sehari-hari. Bisa dibilang bahwa mekatronika sudah menjadi bagian dari hidup kita. Dengan kata lain, insinyur mekatronika mempunyai peluang mendapat pekerjaan yang besar karena pilihan kerjanya banyak.

Hubungan Mekatronika, AI, dan Era Digital 5: Akankah Insinyur Mekatronika tergantikan AI?  

Kita sekarang sudah mengetahui mekatronika, AI, juga era digital 5. Lalu hubungan ketiga hal tersebut apa? AI berperan penting dalam pengembangan sistem mekatronika. Cemal Öztürk, Ph.D. dalam artikelnya mengenai aplikasi AI pada mekatronika mengatakan bahwa, mekatronika akan terus memanfaatkan AI dalam perangkat yang canggih dengan menggunakan algoritma pembelajaran mesin yang adaptif agar dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan di sekitar.

Bukti nyatanya adalah AI digunakan untuk memprediksi kebutuhan perawatan mesin melalui sensor dan data-data yang sebelumnya diambil, supaya mencegah kerusakan terjadi pada mesin. Selain itu, robot juga menjadi lebih menjadi lebih pintar dan adaptif sehingga dapat mengambil keputusan dengan otomatis berdasarkan data-data yang ada. Penerapan integrasi antara mekatronika dan AI bukan hanya pada mesin-mesin dalam industri tetapi juga untuk manusia sehingga manusia dapat hidup dengan lebih nyaman dan kualitas hidup yang bagus. Contohnya adalah mobil otonom atau tanpa pengemudi, vakum pembersih otomatis, robot operasi dan masih ada banyak penerapan yang digunakan untuk membantu hidup manusia lebih mudah. Oleh sebab itu mekatronika dan AI termasuk ke dalam era digital 5 dan menjadi peran yang penting.   

Menurut saya sendiri, AI tidak akan menggantikan pekerjaan para insinyur setidaknya untuk saat ini. Karena untuk menjadi seorang insinyur, kita bukan hanya harus menguasai kemampuan teknisnya, tetapi juga kemampuan non teknis seperti kerja sama tim, komunikasi, memecahkan masalah, juga memikirkan ide yang kreatif dan inovatif. Tetapi masih ada banyak hal yang AI belum bisa lakukan yang insinyur wajib bisa seperti yang sudah disebut.

Baca Juga: Menjabarkan Mekatronika dan Arsitektur kepada Masyarakat Awam

Sejauh ini AI hanya menggunakan data-data dan pola yang sudah ada sehingga sangat susah sekali untuk memunculkan ide baru yang original. Sebaliknya, AI ini justru dapat menolong para insinyur agar bekerja dengan lebih efektif karena adanya bantuan AI. Seperti yang sudah dibahas tadi, AI sudah berintegrasi dengan mekatronika dan kedepannya akan terus saling berhubungan sehingga AI tidak bisa menggantikan insinyur mekatronika tapi justru membuat mekatronika menjadi semakin maju dan berkelanjutan. 

Dari penjelasan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa AI itu tidak seburuk yang dipikirkan oleh masyarakat. Memang AI dapat memberikan dampak negatif kepada kita. Tetapi AI juga dapat memberikan dampak positif jika digunakan dengan tepat. Seperti penggunaan AI dalam sistem mekatronika, AI digunakan untuk membantunya bukan menggantikannya. Oleh sebab itu, kita juga harus lebih bijak dalam menggunakan AI agar kita tidak tergantikan olehnya ; tetapi sebaliknya, kita dapat memaksimalkan pekerjaan kita dengan bantuan AI. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Darren Andrian Hosni
Mahasiswa Unpar angkatan 2025

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 22 Jul 2026, 20:11

Masih Ada Asa untuk Pos Indonesia

Sektor logistik merupakan asa bagi karyawan Posindo.

Ilustrasi kondisi Posindo yang sedang menghadapi badai disrupsi namun masih ada harapan yang tersisa. (Sumber: Gemini | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 18:20

Saat Medium Musik Menjadi Jembatan Emosi antara Institusi dan Publik

Konsistensi gaya komunikasi mampu memperkuat hubungan antara institusi dan publik.

konsistensi gaya komunikasi mampu memperkuat hubungan antara institusi dan publik. (Sumber: https://newsroom.spotify.com)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 18:01

Bagaimana Perusahaan Kosmetik Global Membentuk Opini Publik di Era Media Sosial?

Kunci keberhasilan strategi PR digital dalam membentuk opini publik yang positif dan berkelanjutan.

Kunci keberhasilan strategi PR digital dalam membentuk opini publik yang positif dan berkelanjutan. (Ilustrasi oleh AI)
Wisata & Kuliner 22 Jul 2026, 17:45

Wisata Edukasi Museum ITB Sabuga: Lokasi, Harga Tiket, dan Fasilitas

Berencana mengunjungi Museum ITB? Ketahui harga tiket, cara pemesanan online, jam buka, lokasi, dan fasilitas museum terbaru di Kampus Ganesha Bandung.

Museum ITB. (Sumber: Instagram @indonesiaartdocumentary)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 17:15

Butiran Debu Kapur yang Mengundang Gangguan Saluran Pernapasan

Sepanjang jalan dengan pemandangan pohon berwarna putih saya kira karena warnanya ternyata ada serpihan debu dari pertambangan. Dampaknya terhadap gangguan pernapasan perlu diperhatikan

Pohon yang penuh debu halus dari pertambangan kapur. (Minggu, 19/06/2025) (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 16:48

Festival Film Bandung, Jejak Panjang Apresiasi Independen Perfilman Indonesia

Selama hampir empat dekade, Festival Film Bandung terus bertahan melewati berbagai fase perkembangan sinema nasional.

Pengumuman daftar nominasi Festival Film Bandung (FFB) 2026 yang digelar di Gulapadi, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis, 16 Juli 2026. (Foto: Ratna Ayu Budhiarti)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 15:10

Parkir Kendaraan Konvensional di Area Pengisian Daya: Pelanggaran Etika dan Mengganggu Fungsi SPKLU

Parkir kendaraan konvensional di area pengisian daya bukan sekadar pelanggaran etika. Praktik ini dapat mengganggu fungsi SPKLU, mengurangi keandalan layanan, dan menurunkan kenyamanan pengguna.

Kendaraan konvensional yang parkir di area pengisian daya kendaraan listrik pada sebuah SPKLU di Kota Bandung. (Foto: Angga Marditama)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 13:14

Bandung dalam Bayang-Bayang Begal: Realitas atau Efek Viral?

Begal, dengan segala unsur ketegangan dan ancamannya, menjadi “konten” yang nyaris sempurna.

Tersangka Begal di Kawasan Cicendo Kota Bandung, beberapa waktu lalu. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Rahmat Kurniawan)
Ikon 22 Jul 2026, 12:58

Pempek Palembang, Warisan Kuliner Legendaris dengan Sejarah dari Era Sriwijaya

Pempek Palembang bukan sekadar makanan khas Sumatera Selatan. Simak sejarah, bahan utama, jenis-jenis pempek, dan kisah cuko yang membuatnya mendunia.

Pempek Palembang, salah satu kuliner legendaris Indonesia.
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 11:02

Gunung Pangradinan: Ketika Pendakian Singkat Menjadi Perjalanan yang Berkesan

Pendakian tektok ke Gunung Pangradinan membuktikan bahwa perjalanan terbaik bukan hanya soal puncak, tetapi juga orang-orang yang ditemui di sepanjang jalan.

Potret kebersamaan yang diambil saat berada di puncak Gunung Pangradinan (Sumber: Dok. Pribadi | Foto: Sifa Nurfauziah)
Beranda 22 Jul 2026, 08:33

Air Situ Ciburuy Menyusut, Dasar Danau Berusia 1 Abad Ini Perlahan Terbuka

Kemarau panjang yang diprediksi BMKG berlangsung hingga Oktober membuat debit air Situ Ciburuy terus surut, hingga dasar bendungan bersejarah berusia satu abad itu mulai terlihat.

Fenomena tahunan menyusutnya air Situ Ciburuy kian terasa di musim kemarau ini, berdampak langsung pada sektor pertanian, pariwisata lokal, hingga aktivitas warga. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 08:00

Rendezvous Masa Lalu dan Kini di Tanah Pasundan

Bagaimana membaca ingatan antara masa lalu dan kini. Titik pertemuan ini adalah sebuah rendezvous.

Kirab budaya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 19:52

Menilik Komunikasi Digital dalam Publikasi Peluncuran Layanan Kereta Api

Penggunaan kata kunci pada website dan Instagram memiliki fokus informasi yang sama kepada seluruh masyarakat pembaca digital.

Ilustrasi komunikasi digital layanan kereta api. (AI)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 17:12

Propaganda Masa Pendudukan Jepang di Bandung

Propaganda-propaganda Jepang ini dibentuk untuk menarik simpati dari publik.

Propaganda-propaganda Jepang ini dibentuk untuk menarik simpati dari publik. (Foto: wowshack.com)
Wisata & Kuliner 21 Jul 2026, 17:05

Lontong Balap, Kuliner Ikonik Surabaya yang Lahir dari Para Pedagang Berlari

Sejarah lontong balap Surabaya, dari tradisi pedagang memikul kemaron hingga menjadi salah satu makanan khas Jawa Timur yang paling legendaris.

Lontong Balap khas Surabaya. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 16:20

Time Travel Seru bareng Cerita Bunda: Menguak Sejarah dan Thrifting Perangko di Museum Pos Bandung!

Kemarin, hari Sabtu tanggal 18 Juli 2026, saya bareng 20 orang teman-teman dari komunitas Cerita Bunda, main ke Museum Pos Indonesia. Mari simak keseruannya!

Foto 1 Peserta Komunitas Cerita Bunda Sedang Thrifting Perangko dan Postcard. (Sumber: Pribadi | Foto: Pribadi)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 16:07

Tren Manusia Digital: Ketika Live Streamer menjadi Pekerjaan Baru bagi Masyarakat

Media sosial memang kerap membuka banyak peluang bagi masyarakat. Namun dibalik gemerlap dunia maya seringkali menyisakan moral dan budaya yang semakin terkikis.

Media sosial memang kerap membuka banyak peluang bagi masyarakat. Namun terkadang ada harga yang dibayar untuk moral. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 15:32

Kampanye Digital Akhir Tahun Terbesar Raih Lebih dari 200 Juta Pengguna dalam Satu Hari

Spotify Wrapped 2025 jadi kampanye digital akhir tahun terbesar dengan lebih dari 200 juta pengguna dalam 24 jam pertama dan lebih dari 500 juta kali dibagikan di TikTok, Instagram, dan X.

Ilustrasi platform musik. (Sumber: Pexels | Foto: Breakingpic)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 14:48

Pengembangan Stadion GBLA dan Pusat Produk Peralatan Olahraga

Pentingnya transformasi stadion olahraga dengan ekosistem yang memberikan tempat untuk menumbuhkan industri produk peralatan olahraga

Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 12:06

Tangkis Tengkes untuk Generasi Emas Bandung

Urusan stunting pada dasarnya kompleks dan penuh perjuangan dengan menggunakan pendekatan multi sektor dan multi disiplin.

Pencegahan stunting di Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)