Jejak Keemasan Majalah Vista

4 menit baca
Kin Sanubary
Ditulis oleh Kin Sanubary diterbitkan
Pebulutangkis nasional Hastomo Arbi menghiasi sampul depan Majalah Vista edisi Juni 1985. (Sumber: Koleksi Majalah Vista milik Kin Sanubary)
Pebulutangkis nasional Hastomo Arbi menghiasi sampul depan Majalah Vista edisi Juni 1985. (Sumber: Koleksi Majalah Vista milik Kin Sanubary)

Jejak Keemasan Majalah Vista : Menelusuri Dunia Hiburan Era 1980-90-an

Era 1980 hingga 1990-an merupakan masa keemasan media cetak di Indonesia. Di tengah belum hadirnya internet dan media sosial, masyarakat menjadikan koran dan majalah sebagai sumber utama informasi sekaligus hiburan. Beragam majalah hadir dengan ciri dan segmen masing-masing, mulai dari berita, olahraga, hingga dunia hiburan. Salah satu yang cukup populer pada masanya adalah Majalah Vista, yang secara konsisten menyajikan liputan seputar musik, film, olahraga, dan kehidupan para bintang tanah air maupun mancanegara.

Membuka kembali lembar demi lembar Majalah Vista edisi Juni 1985 menghadirkan sensasi nostalgia yang sulit tergantikan. Kertas yang mulai menguning, desain tata letak khas dekade 1980-an, serta deretan foto para pesohor zamannya seolah menjadi mesin waktu yang membawa pembaca kembali pada sebuah era ketika berita hiburan dinikmati dengan penuh antusias dari halaman demi halaman.

Pada halaman utamanya, Majalah Vista menampilkan sosok pebulu tangkis nasional Hastomo Arbi sebagai cerita sampul. Atlet kelahiran Kudus, 5 Agustus 1958 ini menjadi salah satu pahlawan Indonesia dalam perebutan kembali Piala Thomas tahun 1984. Namanya dikenang setelah berhasil menaklukkan Han Jian, pebulu tangkis tangguh dari Tiongkok yang kala itu dijuluki “Raksasa dari China”. Kemenangan Indonesia atas Republik Rakyat Tiongkok dengan skor 3-2 di partai final mengakhiri penantian setelah pada perebutan Piala Thomas 1982 Indonesia harus mengakui keunggulan China dengan skor 4-5 di London, Inggris.

Dari dunia perfilman Indonesia, nama Meriam Bellina menjadi salah satu sorotan utama. Aktris yang dijuluki “Magma Perfilman Indonesia” itu baru saja meraih Piala Citra pada Festival Film Indonesia 1984 sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik melalui film Cinta di Balik Noda. Setelah keberhasilan tersebut, Meriam kembali hadir melalui film Dia yang Tercinta, karya sutradara Yopie Burnama yang diproduksi Parkit Films dengan dukungan sejumlah aktor dan aktris terkenal seperti Rico Tampatty, Frans Tumbuan, Dolly Martin, Ully Artha, Yenny Farida, dan Lina Budiarti.

Majalah ini juga menghadirkan sosok Astri Ivo, bintang film dan penyanyi berdarah Aceh-Minangkabau yang pada tahun 1985 memasuki usia 21 tahun. Putri penyanyi senior Ivo Nilakresna ini telah mengenal dunia hiburan sejak usia kanak-kanak dan membintangi banyak film, di antaranya Samiun dan Dasima (1970), Kasih Tak Terputuskan (1971), Titienku Sayang (1972), Jauh di Mata (1973), Susana (1974), Suster Maria (1974), hingga Ratapan Si Miskin (1974).

Majalah Vista merupakan salah satu majalah hiburan populer era 1980–1990-an yang menyajikan beragam informasi seputar dunia musik, film, serta perkembangan dunia hiburan, dan menjadi bacaan favorit masyarakat pada zamannya. (Sumber: Majalah Vista milik Kin Sanubary)
Majalah Vista merupakan salah satu majalah hiburan populer era 1980–1990-an yang menyajikan beragam informasi seputar dunia musik, film, serta perkembangan dunia hiburan, dan menjadi bacaan favorit masyarakat pada zamannya. (Sumber: Majalah Vista milik Kin Sanubary)

Dari dunia musik nasional, Majalah Vista memperkenalkan penyanyi pendatang baru Connie Constantia yang mencuri perhatian berkat karakter vokalnya yang disebut-sebut memiliki kemiripan dengan Emilia Contessa. Album perdananya berjudul Ingin Menyambung Hidup merupakan karya musisi senior A. Riyanto, dengan penggarapan musik oleh Leidit Usman dan diproduksi oleh DS Records.

Sementara dari dunia hiburan internasional, berbagai kabar menarik juga menghiasi halaman-halaman Vista. Michael Jackson dikabarkan menggarap proyek film bersama produser rekaman terkenal David Geffen. Di Hollywood, Sylvester Stallone menjadi perhatian karena kehidupan pribadinya, sementara Tanya Roberts sedang menikmati masa keemasannya lewat film Sheena: Queen of the Jungle dan keterlibatannya dalam film James Bond A View to a Kill. Aktris Natasha Kinski pun menjadi sorotan karena proyek film Revolution bersama Al Pacino di bawah arahan sutradara Hugh Hudson.

Dunia musik rock Indonesia turut mendapatkan tempat istimewa melalui liputan Festival Rock se-Indonesia 1985 yang digagas promotor musik Log Zhelebour melalui bendera Sari Enterprises. Festival yang digelar di Gelora 10 November Surabaya dan GOR Pulosari Malang tersebut berlangsung meriah dan melahirkan Elpamas dari Pandaan, Jawa Timur, sebagai juara pertama setelah menyisihkan 31 kelompok musik peserta lainnya. Penampilan dua rocker wanita, Sylvia Saartje dan Nicky Astria, juga mendapat sambutan hangat dari para penggemar musik rock.

Sebagai pelengkap, Majalah Vista menampilkan rubrik “The Best 1985” yang memuat pilihan album dan musisi terbaik dunia. Nama-nama besar seperti Van Halen, Mötley Crüe, Ratt, Bruce Springsteen, David Lee Roth, Vince Neil, Pat Benatar, Lita Ford, dan Cyndi Lauper menjadi simbol kejayaan musik rock dunia pada masa tersebut.

Membaca kembali Majalah Vista edisi Juni 1985 bukan sekadar menikmati berita lama, tetapi juga menelusuri jejak sebuah zaman. Dari gemilangnya prestasi olahraga Indonesia, kejayaan film nasional, semarak musik rock, hingga gemerlap bintang Hollywood, semuanya menjadi potongan mozaik kenangan yang memperlihatkan warna kehidupan populer pada era 1980-an. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Kin Sanubary
Tentang Kin Sanubary
Kolektor media cetak lawas. Peraih Anugerah PWI Jawa Barat 2023 Kategori Pangajen Rumawat Kalawarta

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 22 Sep 2026, 18:33

Jika Ada Lagi Taman Nasional atau Taman Hutan Raya Baru di Jawa Barat

Menelusuri peluang hadirnya taman nasional atau taman hutan raya (tahura) baru sebagai benteng keanekaragaman hayati, pelindung ekosistem (flora dan fauna) serta oasis hijau masa depan Bumi Pasundan.

Bagas Aji Prakoso saat menjajal Tahura Djuanda. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 16:50

Ketika Idealisme Pengabdian Gen-Z Membentur Tembok Kaku Birokrasi

Artikel opini ini membahas paradoks antara idealisme pengabdian ASN Generasi Z dan budaya birokrasi yang masih dianggap kaku.

Tumpukan Berkas. (Sumber: Chat GPT | Foto: AI Chat GPT)
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 15:05

Jalur FM: Ketika Suara dari Udara Menjadi Lebih Jernih

Sebelum gelombang FM semakin ramai di Bandung, perubahan serupa lebih dahulu terasa di Jakarta.

Studio Radio OZ Bandung di Jl. Setrasari II No. 14, Bandung. Radio OZ menjadi salah satu stasiun radio di Bandung yang termasuk awal bermigrasi dari jalur AM ke FM. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 14:42

216 Tahun Kota Bandung: Merawat Warisan dan Membangun Masa Depan Gastronomi Berkelanjutan

Lebih dari sekadar destinasi tempat orang mencari tempat makan yang estetis atau makanan lezat, Bandung pada hakikatnya adalah laboratorium budaya.

Kudapan tradisional khas Kota Kembang yang sangat populer antara lain cireng, cilok, seblak, dan telur gulung. (Sumber: Shutterstock | Foto: Hanifah Kurniati)
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 12:21

Momentum Mahasiswa Meraih Prestasi

Mahasiswa sering menyalahkan diri dan keadaannya dalam situasi yang sulit. Menurut mahasiswa, bahwa keberadaannya belum tentu berprestasi. 

Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat, 1 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day). (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 22 Sep 2026, 10:40

Media Lokal Cari Model Bisnis Baru di Local Media Summit 2026

Media lokal tidak lagi hanya dituntut menjadi penerbit berita, tetapi juga dapat berkembang menjadi agensi lokal, pengelola komunitas.

Local Media Summit (LMS) akan kembali hadir di pada 22-23 Oktober 2026 di Hotel Manhattan Jakarta.
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 10:15

Jika Benzema Datang, Persib Sebenarnya Membeli Apa?

Status bebas transfer Benzema saat ini membuat sebuah pintu terbuka untuk Persib.

Karim Benzema (Sumber: ayobandung.com | Foto: Wikimedia Commons (Lisensi CC) via ayobandung.com)
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 10:00

Urap: Jejak Mahakarya Kuliner Tertua dan Filosofi Kehidupan dalam Sepiring Sayuran Nusantara

Dalam khazanah gastronomi Indonesia, urap bukan sekadar komposisi sayuran dan kelapa parut.

Urap merupakan sajian sayuran tertua di tanah Jawa yang tercatat secara formal dalam literatur sejarah. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 19:31

Demokrasi yang Berakar: Ketika Politik Bertemu  Budaya dan Kepercayaan

Sebelum seseorang menjatuhkan pilihan politiknya, ada proses komunikasi yang panjang. Sebelum sebuah kekuasaan dianggap sah, ada proses pembentukan makna.

Diah Fatma Sjoraida merupakan Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran. (Sumber: Gemini | Foto: Ilustrasi oleh AI)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 19:01

Urgensi Kota Bandung: Persolan Sampah dan Kemacetan

Sampah dan kemacetan adalah dua persoalan besar yang dihadapi Bandung. Harus diatasi dengan membangun kesadaran bersama, yang akhirnya demi kenyamanan bagi warga Bandung, sebagai rumah bersama.

Pengendara melintas di dekat tumpukan sampah yang menggunung di TPS Jalan Makam Caringin, Kota Bandung, Kamis, 9 April 2026. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 18:17

Imaji Papua Bersilaturahmi dengan Caraka Sundanologi Bandung

Imaji Papua membawa cerita tentang manusia, budaya, dan kehidupan Tanah Papua ke Bandung melalui film dan dialog lintas komunitas.

Caraka Sundanologi bersilaturahmi dengan komunitas Imaji Papua melalui pemutaran film dokumenter sebagai ruang berbagi cerita, budaya, dan pengalaman tentang Papua. (Sumber: Nonon Rachnaya)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 17:20

Bandung dan Terbentuknya Karyawan 'Flourish'

Ketika Pemkot Bandung berhasil memangkas hambatan birokrasi,sektor industri harus siapkan sistem rekrutmen yang presisi.

Bandung dan urgensi karyawan "Flourish" (Sumber: dokpri dengan kreasi chatgpt | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 16:22

Tugu Proklamasi Cirebon: Jejak Pembacaan Proklamasi 15 Agustus 1945

Sebuah tugu berwarna putih di perempatan Jalan Siliwangi, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, itu menjadi saksi bahwa kemerdekaan Indonesia pernah diproklamirkan sebelum 17 Agustus 1945.

Tugu Proklamasi Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Wahyu)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 15:58

Menimbang Dampak Pajak Otomatis di Tengah Melejitnya Lokapasar Kota Bandung

Proses perpajakan digital menuntut UMKM agar merapikan pembukuan mereka

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan (Kanan). (Sumber: Humas Pemkot Bandung)
Ikon 21 Sep 2026, 15:33

Stasiun Cicalengka, dari Stasiun Bersejarah jadi Tinggal Sejarah

Stasiun Cicalengka berusia lebih dari seabad. Bangunan lamanya telah dibongkar, sementara tinggalan sejarahnya masih tersisa.

Stasiun Cicalengka, Bandung, antara tahun 1900-1920-an. (Sumber: Tropenmuseum)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 13:41

Akar Historis dan Evolusi Gastronomi Sunda: Meneroka Budaya Pangan Tatar Parahyangan

Gastronomi bukan sekadar urusan pemuasan kebutuhan fisiologis manusia melalui asupan nutrisi, melainkan sebuah disiplin ilmu yang membedah korelasi intrinsik antara makanan dan kebudayaan.

Penjual makanan keliling di Jawa Barat sekitar tahun 1910. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 11:21

Bioskop sebagai Ruang Refleksi Diri

Bioskop di era modern tidak sekedar ajang hiburan tapi ruang refleksi yang membuat nyaman.

Ilustrasi bioskop. (Sumber: Pexels | Foto: cottonbro studio)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 09:09

Ketika Fikom Harus Mengajarkan Cara Berkomunikasi dengan Mesin

Sekarang mulai terbentuk pola baru komunikasi, yakni manusia berbicara kepada mesin, mesin menghasilkan pesan, mesin memilih pesan, lalu manusia menerima dan menafsirkannya.

Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. (Sumber: ayobandung.com | Foto: fikom.unpad.ac.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 20 Sep 2026, 17:07

930 Pecatur di Bandung Dapat Wejangan dari Legenda Utut Adianto

Open Tournament Catur Piala Panglima TNI 2026 menjadi ajang kompetisi sekaligus ruang pembinaan dan pencarian talenta catur baru.

Open Tournament Catur Piala Panglima TNI 2026 menjadi ajang kompetisi sekaligus ruang pembinaan dan pencarian talenta catur baru. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 20 Sep 2026, 16:57

Istilah Bahasa Jawa untuk Besar Guncangan Gempa Bumi

Mengenal istilah lokal Bahasa Jawa untuk menggambarkan kekuatan guncangan gempa bumi, dari Lir hingga Lindhu Kiamat/Jagad Obah. Kaya makna dan kearifan lokal suu bangsa Jawa.

Ilustrasi bangunan yang rusak akibat gempa bumi. (Sumber: Pexels | Foto: Ahmed akacha)