Membaca Majalah Remaja Tahun 1980-an

4 menit baca
bram herdiana
Ditulis oleh bram herdiana diterbitkan
Majalah Remaja Gadis edisi September 1980. (Sumber: Instagram | Foto: Koleksi Goeni)
Majalah Remaja Gadis edisi September 1980. (Sumber: Instagram | Foto: Koleksi Goeni)

Akhir tahun lalu kembali digelar Gadis Sampul 2025 yang merupakan kompetisi remaja wanita yang diselenggarakan ke-37 kalinya pada tanggal 20 Desember 2025 di Jakarta, dengan tujuan mencari wajah-wajah baru yang akan menghiasi sampul majalah GADIS.

Membaca nama majalah GADIS menerbangkan ingatan saya kepada memori tahun 1980-an saat situasi para remaja atau kawula muda Kota Bandung khususnya, gemar membaca majalah-majalah remaja yang cukup banyak dan beraneka ragam isinya.  Hasil antusiasme membaca yang tinggi  terlihat  saat para remaja berkumpul selalu membahas  info-info dari majalah-majalah tersebut baik di sekolah maupun tempat nongkrong lainnya.  Mereka membicarakan tentang artis, film, musik, olahraga dan cerpen.

Waktu itu sekitar  tahun 1980-an, majalah remaja menjadi salah satu media paling berpengaruh dalam membentuk opini, gaya hidup, identitas, dan cara pandang para kawula muda Indonesia. Di tengah kekurangan akses informasi karena belum adanya siaran televisi swasta dan tentu saja  internet  seperti saat ini, maka otomatis majalah remaja seperti HAI, GADIS, ANITA CEMERLANG, KAWANKU, MODE INDONESIA dan ANEKA YESS menjadi “jendela dunia” bagi para remaja.

Kawula muda atau remaja pada masa itu sangat menantikan terbitnya majalah favorit mereka setiap minggu, dua mingguan atau sebulan sekali. Membeli majalah bukan sekedar aktivitas konsumsi, melainkan bagian dari gaya hidup. Banyak remaja yang rela menyisihkan uang jajannya untuk berburu edisi tertentu demi membaca rubrik kesayangan atau melihat idola mereka tampil di sampul.

Majalah-majalah tersebut rata-rata diterbitkan dari Jakarta namun  pembacanya adalah para kawula muda atau remaja seluruh Indonesia. Cara mendapatkan majalah-majah tersebut bisa didapatkan  dengan cara berlangganan  atau  membeli di lapak-lapak koran yang saat itu banyak sekali di perempatan jalan raya,  bisa juga membeli di toko  buku. Bisa juga nanti setelah lewat masa edisinya membeli di bursa  majalah bekas di kawasan Cikapundung Bandung.

Majalah-majalah tersebut juga sering dipinjamkan karena ada sebagian remaja yang belum bisa membeli atau berlangganan, dibaca bersama, bahkan dikoleksi. Hal ini menciptakan budaya literasi populer yang kuat di kalangan remaja. Tahun 1980-an.

Jika kita membaca majalah-majalah di atas maka akan terlihat karakter masing-masing majalah tersebut, misalnya majalah HAI. Majalah ini memiliki karakter atau ciri khasnya yaitu ditujukan untuk remaja, terutama laki-laki, fokus pada dunia anak muda, pergaulan, identitas, dan gaya hidup.

Menggunakan bahasa santai, gaul, dan komunikatif.  Isi info utamanya tentang Musik & hiburan, Film & pop culture, Teknologi & gadget, Gaya hidup remaja, Opini & cerita remaja serta Inspirasi tokoh muda. Sedangkan secara visual tampilan desainnya penuh warna dan dinamis banyak gambar, ilustrasi, dan foto artis  begitipun layout tidak kaku, mengikuti tren visual anak muda.

Karakter dari majalah GADIS memiliki ciri khas yang cukup berbeda dibanding majalah remaja lain. Karakternya itu antara lain, sasaran pembaca remaja perempuan. Fokusnya pada kehidupan remaja putri, sekolah, pertemanan, dan pengembangan diri.

Sedangkan gaya bahasanya ringan, santai, dan akrab. Lebih halus dan emosional serta menggunakan bahasa yang nyambung dengan keseharian remaja putri. Lalu si informasinya Adalah Fashion & beauty, Kehidupan remaja, Self-development, Selebriti, Cerita & curhat pembaca, Tips praktis. Untuk tampilan visualnya berwarna cerah dan feminine, banyak foto model, artis, dan ilustrasi menarik dan layout rapi stylish juga modern.

Sementara itu majalah Anita Cemerlang memiliki ciri khas yang kuat pada cerita dan emosi pembaca.  Sasaran pembacanya adalah para remaja Perempuan yang.menyukai cerita romantis dan drama kehidupan remaja dengan menggunakan gaya bahasa naratif berbentuk cerita mengalir, ringan, dan mudah dipahami.

Untuk isi utama  cerita pendek remaja, Persahabatan dan konflik sosial, Kehidupan sekolah, Cerita inspiratif atau pengalaman hidup dan kadang mengangkat tema keluarga dan masalah pribadi. Tampilan visual tidak terlalu padat gambar seperti majalah fashion tetapi lebih fokus pada teks cerita, serta iluustrasi sederhana sebagai pelengkap cerita. Nilai yang diangkat .Kesetiaan dan ketulusan cinta, arti persahabatan, pengorbanan dan kejujuran dan pembelajaran dari konflik hidup yaitu empati dan perasaan.

Dengan adanya majalah-majalah tersebut di atas berhasil menjadi  mesin pencipta lahirnya penulis handal Indonesia seperti Hilman Hariwidjaya yang menulis Lupus di  majalah HAI, begitu juga Gola Gong dengan kisah Balada Si Roy, bahkan dedengkotnya majalah HAI, Arswendo Atmowiloto menulis cerita Keluarga Cemara yang belakangan  fenomenal dibuat film layar leb. Termasuk juga para penyanyi dan musisi tanah air sering mendapat masukan dari analisa-analisa wartawan musiknya.

Begitu juga adanya majalah GADIS telah melahirkan artis-artis populer Indonesia yang mengawali karirnya dari ajang kontes GADIS Sampul, misalnya seperti Desy Ratnasari, Nike Ardila, Bella Saphira, Maudy Wilhelmina, Cindy Fatikasari, Btari Karlinda, Lulu Tobing, Dian Sastro, Anisa Pohan.

Seiring masa yang berubah kini dua majalah remaja terbesar di negeri ini yaitu majalah HAI dan GADIS bisa dibaca secara online. Majalah ANITA CEMERLANG dikabarkan sudah tidak aktif lagi, namun para pembaca masih bisa menikmati dengan membeli majalah lamanya secara online.

Terima kasih majalah-majalah remaja yang sudah menemani nuansa kehidupan generasi manual tahun 1980-an yang sangat dinamis, generasi yang selalu mengejar bis kota atau nunggu angkot serta jalan kaki. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

bram herdiana
Tentang bram herdiana
GURU SMK PARIWISATA TELKOM BANDUNG

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 22 Jul 2026, 20:11

Masih Ada Asa untuk Pos Indonesia

Sektor logistik merupakan asa bagi karyawan Posindo.

Ilustrasi kondisi Posindo yang sedang menghadapi badai disrupsi namun masih ada harapan yang tersisa. (Sumber: Gemini | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 18:20

Saat Medium Musik Menjadi Jembatan Emosi antara Institusi dan Publik

Konsistensi gaya komunikasi mampu memperkuat hubungan antara institusi dan publik.

konsistensi gaya komunikasi mampu memperkuat hubungan antara institusi dan publik. (Sumber: https://newsroom.spotify.com)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 18:01

Bagaimana Perusahaan Kosmetik Global Membentuk Opini Publik di Era Media Sosial?

Kunci keberhasilan strategi PR digital dalam membentuk opini publik yang positif dan berkelanjutan.

Kunci keberhasilan strategi PR digital dalam membentuk opini publik yang positif dan berkelanjutan. (Ilustrasi oleh AI)
Wisata & Kuliner 22 Jul 2026, 17:45

Wisata Edukasi Museum ITB Sabuga: Lokasi, Harga Tiket, dan Fasilitas

Berencana mengunjungi Museum ITB? Ketahui harga tiket, cara pemesanan online, jam buka, lokasi, dan fasilitas museum terbaru di Kampus Ganesha Bandung.

Museum ITB. (Sumber: Instagram @indonesiaartdocumentary)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 17:15

Butiran Debu Kapur yang Mengundang Gangguan Saluran Pernapasan

Sepanjang jalan dengan pemandangan pohon berwarna putih saya kira karena warnanya ternyata ada serpihan debu dari pertambangan. Dampaknya terhadap gangguan pernapasan perlu diperhatikan

Pohon yang penuh debu halus dari pertambangan kapur. (Minggu, 19/06/2025) (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 16:48

Festival Film Bandung, Jejak Panjang Apresiasi Independen Perfilman Indonesia

Selama hampir empat dekade, Festival Film Bandung terus bertahan melewati berbagai fase perkembangan sinema nasional.

Pengumuman daftar nominasi Festival Film Bandung (FFB) 2026 yang digelar di Gulapadi, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis, 16 Juli 2026. (Foto: Ratna Ayu Budhiarti)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 15:10

Parkir Kendaraan Konvensional di Area Pengisian Daya: Pelanggaran Etika dan Mengganggu Fungsi SPKLU

Parkir kendaraan konvensional di area pengisian daya bukan sekadar pelanggaran etika. Praktik ini dapat mengganggu fungsi SPKLU, mengurangi keandalan layanan, dan menurunkan kenyamanan pengguna.

Kendaraan konvensional yang parkir di area pengisian daya kendaraan listrik pada sebuah SPKLU di Kota Bandung. (Foto: Angga Marditama)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 13:14

Bandung dalam Bayang-Bayang Begal: Realitas atau Efek Viral?

Begal, dengan segala unsur ketegangan dan ancamannya, menjadi “konten” yang nyaris sempurna.

Tersangka Begal di Kawasan Cicendo Kota Bandung, beberapa waktu lalu. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Rahmat Kurniawan)
Ikon 22 Jul 2026, 12:58

Pempek Palembang, Warisan Kuliner Legendaris dengan Sejarah dari Era Sriwijaya

Pempek Palembang bukan sekadar makanan khas Sumatera Selatan. Simak sejarah, bahan utama, jenis-jenis pempek, dan kisah cuko yang membuatnya mendunia.

Pempek Palembang, salah satu kuliner legendaris Indonesia.
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 11:02

Gunung Pangradinan: Ketika Pendakian Singkat Menjadi Perjalanan yang Berkesan

Pendakian tektok ke Gunung Pangradinan membuktikan bahwa perjalanan terbaik bukan hanya soal puncak, tetapi juga orang-orang yang ditemui di sepanjang jalan.

Potret kebersamaan yang diambil saat berada di puncak Gunung Pangradinan (Sumber: Dok. Pribadi | Foto: Sifa Nurfauziah)
Beranda 22 Jul 2026, 08:33

Air Situ Ciburuy Menyusut, Dasar Danau Berusia 1 Abad Ini Perlahan Terbuka

Kemarau panjang yang diprediksi BMKG berlangsung hingga Oktober membuat debit air Situ Ciburuy terus surut, hingga dasar bendungan bersejarah berusia satu abad itu mulai terlihat.

Fenomena tahunan menyusutnya air Situ Ciburuy kian terasa di musim kemarau ini, berdampak langsung pada sektor pertanian, pariwisata lokal, hingga aktivitas warga. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 08:00

Rendezvous Masa Lalu dan Kini di Tanah Pasundan

Bagaimana membaca ingatan antara masa lalu dan kini. Titik pertemuan ini adalah sebuah rendezvous.

Kirab budaya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 19:52

Menilik Komunikasi Digital dalam Publikasi Peluncuran Layanan Kereta Api

Penggunaan kata kunci pada website dan Instagram memiliki fokus informasi yang sama kepada seluruh masyarakat pembaca digital.

Ilustrasi komunikasi digital layanan kereta api. (AI)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 17:12

Propaganda Masa Pendudukan Jepang di Bandung

Propaganda-propaganda Jepang ini dibentuk untuk menarik simpati dari publik.

Propaganda-propaganda Jepang ini dibentuk untuk menarik simpati dari publik. (Foto: wowshack.com)
Wisata & Kuliner 21 Jul 2026, 17:05

Lontong Balap, Kuliner Ikonik Surabaya yang Lahir dari Para Pedagang Berlari

Sejarah lontong balap Surabaya, dari tradisi pedagang memikul kemaron hingga menjadi salah satu makanan khas Jawa Timur yang paling legendaris.

Lontong Balap khas Surabaya. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 16:20

Time Travel Seru bareng Cerita Bunda: Menguak Sejarah dan Thrifting Perangko di Museum Pos Bandung!

Kemarin, hari Sabtu tanggal 18 Juli 2026, saya bareng 20 orang teman-teman dari komunitas Cerita Bunda, main ke Museum Pos Indonesia. Mari simak keseruannya!

Foto 1 Peserta Komunitas Cerita Bunda Sedang Thrifting Perangko dan Postcard. (Sumber: Pribadi | Foto: Pribadi)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 16:07

Tren Manusia Digital: Ketika Live Streamer menjadi Pekerjaan Baru bagi Masyarakat

Media sosial memang kerap membuka banyak peluang bagi masyarakat. Namun dibalik gemerlap dunia maya seringkali menyisakan moral dan budaya yang semakin terkikis.

Media sosial memang kerap membuka banyak peluang bagi masyarakat. Namun terkadang ada harga yang dibayar untuk moral. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 15:32

Kampanye Digital Akhir Tahun Terbesar Raih Lebih dari 200 Juta Pengguna dalam Satu Hari

Spotify Wrapped 2025 jadi kampanye digital akhir tahun terbesar dengan lebih dari 200 juta pengguna dalam 24 jam pertama dan lebih dari 500 juta kali dibagikan di TikTok, Instagram, dan X.

Ilustrasi platform musik. (Sumber: Pexels | Foto: Breakingpic)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 14:48

Pengembangan Stadion GBLA dan Pusat Produk Peralatan Olahraga

Pentingnya transformasi stadion olahraga dengan ekosistem yang memberikan tempat untuk menumbuhkan industri produk peralatan olahraga

Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 12:06

Tangkis Tengkes untuk Generasi Emas Bandung

Urusan stunting pada dasarnya kompleks dan penuh perjuangan dengan menggunakan pendekatan multi sektor dan multi disiplin.

Pencegahan stunting di Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)