Membaca Majalah Remaja Tahun 1980-an

bram herdiana
Ditulis oleh bram herdiana diterbitkan Kamis 02 Apr 2026, 17:27 WIB
Majalah Remaja Gadis edisi September 1980. (Sumber: Instagram | Foto: Koleksi Goeni)

Majalah Remaja Gadis edisi September 1980. (Sumber: Instagram | Foto: Koleksi Goeni)

Akhir tahun lalu kembali digelar Gadis Sampul 2025 yang merupakan kompetisi remaja wanita yang diselenggarakan ke-37 kalinya pada tanggal 20 Desember 2025 di Jakarta, dengan tujuan mencari wajah-wajah baru yang akan menghiasi sampul majalah GADIS.

Membaca nama majalah GADIS menerbangkan ingatan saya kepada memori tahun 1980-an saat situasi para remaja atau kawula muda Kota Bandung khususnya, gemar membaca majalah-majalah remaja yang cukup banyak dan beraneka ragam isinya.  Hasil antusiasme membaca yang tinggi  terlihat  saat para remaja berkumpul selalu membahas  info-info dari majalah-majalah tersebut baik di sekolah maupun tempat nongkrong lainnya.  Mereka membicarakan tentang artis, film, musik, olahraga dan cerpen.

Waktu itu sekitar  tahun 1980-an, majalah remaja menjadi salah satu media paling berpengaruh dalam membentuk opini, gaya hidup, identitas, dan cara pandang para kawula muda Indonesia. Di tengah kekurangan akses informasi karena belum adanya siaran televisi swasta dan tentu saja  internet  seperti saat ini, maka otomatis majalah remaja seperti HAI, GADIS, ANITA CEMERLANG, KAWANKU, MODE INDONESIA dan ANEKA YESS menjadi “jendela dunia” bagi para remaja.

Kawula muda atau remaja pada masa itu sangat menantikan terbitnya majalah favorit mereka setiap minggu, dua mingguan atau sebulan sekali. Membeli majalah bukan sekedar aktivitas konsumsi, melainkan bagian dari gaya hidup. Banyak remaja yang rela menyisihkan uang jajannya untuk berburu edisi tertentu demi membaca rubrik kesayangan atau melihat idola mereka tampil di sampul.

Majalah-majalah tersebut rata-rata diterbitkan dari Jakarta namun  pembacanya adalah para kawula muda atau remaja seluruh Indonesia. Cara mendapatkan majalah-majah tersebut bisa didapatkan  dengan cara berlangganan  atau  membeli di lapak-lapak koran yang saat itu banyak sekali di perempatan jalan raya,  bisa juga membeli di toko  buku. Bisa juga nanti setelah lewat masa edisinya membeli di bursa  majalah bekas di kawasan Cikapundung Bandung.

Majalah-majalah tersebut juga sering dipinjamkan karena ada sebagian remaja yang belum bisa membeli atau berlangganan, dibaca bersama, bahkan dikoleksi. Hal ini menciptakan budaya literasi populer yang kuat di kalangan remaja. Tahun 1980-an.

Jika kita membaca majalah-majalah di atas maka akan terlihat karakter masing-masing majalah tersebut, misalnya majalah HAI. Majalah ini memiliki karakter atau ciri khasnya yaitu ditujukan untuk remaja, terutama laki-laki, fokus pada dunia anak muda, pergaulan, identitas, dan gaya hidup.

Menggunakan bahasa santai, gaul, dan komunikatif.  Isi info utamanya tentang Musik & hiburan, Film & pop culture, Teknologi & gadget, Gaya hidup remaja, Opini & cerita remaja serta Inspirasi tokoh muda. Sedangkan secara visual tampilan desainnya penuh warna dan dinamis banyak gambar, ilustrasi, dan foto artis  begitipun layout tidak kaku, mengikuti tren visual anak muda.

Karakter dari majalah GADIS memiliki ciri khas yang cukup berbeda dibanding majalah remaja lain. Karakternya itu antara lain, sasaran pembaca remaja perempuan. Fokusnya pada kehidupan remaja putri, sekolah, pertemanan, dan pengembangan diri.

Sedangkan gaya bahasanya ringan, santai, dan akrab. Lebih halus dan emosional serta menggunakan bahasa yang nyambung dengan keseharian remaja putri. Lalu si informasinya Adalah Fashion & beauty, Kehidupan remaja, Self-development, Selebriti, Cerita & curhat pembaca, Tips praktis. Untuk tampilan visualnya berwarna cerah dan feminine, banyak foto model, artis, dan ilustrasi menarik dan layout rapi stylish juga modern.

Sementara itu majalah Anita Cemerlang memiliki ciri khas yang kuat pada cerita dan emosi pembaca.  Sasaran pembacanya adalah para remaja Perempuan yang.menyukai cerita romantis dan drama kehidupan remaja dengan menggunakan gaya bahasa naratif berbentuk cerita mengalir, ringan, dan mudah dipahami.

Untuk isi utama  cerita pendek remaja, Persahabatan dan konflik sosial, Kehidupan sekolah, Cerita inspiratif atau pengalaman hidup dan kadang mengangkat tema keluarga dan masalah pribadi. Tampilan visual tidak terlalu padat gambar seperti majalah fashion tetapi lebih fokus pada teks cerita, serta iluustrasi sederhana sebagai pelengkap cerita. Nilai yang diangkat .Kesetiaan dan ketulusan cinta, arti persahabatan, pengorbanan dan kejujuran dan pembelajaran dari konflik hidup yaitu empati dan perasaan.

Dengan adanya majalah-majalah tersebut di atas berhasil menjadi  mesin pencipta lahirnya penulis handal Indonesia seperti Hilman Hariwidjaya yang menulis Lupus di  majalah HAI, begitu juga Gola Gong dengan kisah Balada Si Roy, bahkan dedengkotnya majalah HAI, Arswendo Atmowiloto menulis cerita Keluarga Cemara yang belakangan  fenomenal dibuat film layar leb. Termasuk juga para penyanyi dan musisi tanah air sering mendapat masukan dari analisa-analisa wartawan musiknya.

Begitu juga adanya majalah GADIS telah melahirkan artis-artis populer Indonesia yang mengawali karirnya dari ajang kontes GADIS Sampul, misalnya seperti Desy Ratnasari, Nike Ardila, Bella Saphira, Maudy Wilhelmina, Cindy Fatikasari, Btari Karlinda, Lulu Tobing, Dian Sastro, Anisa Pohan.

Seiring masa yang berubah kini dua majalah remaja terbesar di negeri ini yaitu majalah HAI dan GADIS bisa dibaca secara online. Majalah ANITA CEMERLANG dikabarkan sudah tidak aktif lagi, namun para pembaca masih bisa menikmati dengan membeli majalah lamanya secara online.

Terima kasih majalah-majalah remaja yang sudah menemani nuansa kehidupan generasi manual tahun 1980-an yang sangat dinamis, generasi yang selalu mengejar bis kota atau nunggu angkot serta jalan kaki. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

bram herdiana
Tentang bram herdiana
GURU SMK PARIWISATA TELKOM BANDUNG

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 22 Mei 2026, 19:17

Senayan Bergema untuk Persib Sejak 1995 dan Kini 2026 

Kemenangan Persib Bandung selangkah lagi menuju juara Liga Super Indonesia 2026 membuat kenangan mendekat.

Sutiono Lamso dan Kekey Zakaria menjadi pahlawan kemenangan Persib pada partai final di Stadion Senayan, Jakarta. (Sumber: Tabloid Tribun Olahraga, 1995 | Foto: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 22 Mei 2026, 18:07

Gaya Hidup Demi 'Eksposur': Puncak Komedi Finansial dan Cara Waras biar Gak Tekor

Hemat pangkal kaya itu mutlak, tapi di zaman sekarang, hemat itu butuh mental baja!

Kini, media sosial menjadi panggung global, tempat siapa pun bisa menampilkan diri, membentuk citra, dan menarik perhatian. (Sumber: Pexels/RDNE Stock project)
Ayo Netizen 22 Mei 2026, 17:19

Lebaran Haji Tempo Dulu

Hari Raya Idul Adha pada tempo dulu lebih dikenal dengan nama Lebaran Haji.

Artikel pada salah satu koran yang terbit tahun 1936. (Sumber: Delpher.nl)
Beranda 22 Mei 2026, 15:02

Hutan di Papua Selatan yang Dincar untuk PSN Seluas 3,5 Juta Lapangan Sepakbola Standar FIFA

Film dokumenter Pesta Babi menyoroti 2,5 juta hektare hutan Papua yang masuk proyek pangan dan energi, setara 3,5 juta lapangan bola.

Tayangan di film Pesta Babi. (Sumber: Jubi TV)
Ayo Netizen 22 Mei 2026, 13:08

Urban Legend Rel Kereta Api: Bukan Setannya yang Budeg tapi Manusianya yang Bebal

Kadang manusia lebih setan dari setan itu sendiri. Satu tindakan impulsif atas pilihan pribadi sering kali justru mengkambinghitamkan mahluk di dunia lain.

Kereta Rel Listrik (KRL). (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: TyewongX)
Wisata & Kuliner 22 Mei 2026, 11:14

Jelajah Pesona Green Canyon Karawang, Sungai Jernih di Tengah Tebing Lumut Hijau

Green Canyon Karawang menawarkan sungai jernih, tebing lumut hijau, canyoning, dan suasana alam sejuk di kawasan Pangkalan.

Green Canyon Karawang. (Sumber: KCIC)
Komunitas 22 Mei 2026, 08:47

Cara Anti Leumpunk Club Susur Sudut Tersembunyi Kota Bandung Pakai GPS Sungut dan Modal Tawa

Menatap Bandung dari gang sempit bersama Anti Leumpunk Club. Modal tanya warga dan saling ledek, jalan kaki 8 km jadi ruang sehat yang penuh tawa.

Ayu dan Meiyama bersama rekannya di Anti Leumpunk Club di Lapangan Saparua, Kamis 21 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 22 Mei 2026, 08:35

Buku, Keluarga, dan Literasi

Buku menjadi jendela dunia yang pertama kali dikenalkan dari rumah, sebelum anak mengenal ruang belajar yang lebih luas, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat.

Seseorang sedang asyik membaca (Sumber: ayobandung.com | Foto: Kavin Faza)
Beranda 21 Mei 2026, 21:21

Ekosistem Digital Kian Bising, Media Lokal Didorong Kembali ke Publik

Media lokal didorong kembali mengutamakan kepentingan publik di tengah ancaman AI, hilangnya trafik klik, dan maraknya buzzer di ruang digital.

Pembukaan Jateng Media Summit 2026, Kamis (21/5/2026). (Sumber: Suara.com | Foto: Budi Arista Romadhoni)
Ayo Netizen 21 Mei 2026, 20:34

Reformasi Dibungkam, Otoritarianisme Gaya Baru Bangkit Kembali

Pembatalan sepihak kegiatan peringatan 28 Tahun Reformasi di Jakarta bukan lagi sekadar persoalan administrasi hotel.

Peringatan 28 Tahun Reformasi 98 di Jakarta. (Foto: Dokumen pribadi)
Beranda 21 Mei 2026, 19:31

Papua Bukan Tanah Kosong, Tapi Terus Dianggap Tanah Tanpa Suara

Film Pesta Babi memperlihatkan Papua dari sudut yang jarang terlihat: ketakutan, kehilangan tanah, dan pembangunan yang meninggalkan luka.

Hofni Sibetai mahasiswa asal Papua menyampaikan pandangannya seusai nobar Pesta Babi di Pusat Studi Bahasa Jepang Universitas Padjadjaran, Rabu 20 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 21 Mei 2026, 19:03

Malam Jum’at Bukan Sekadar Baca Yasin: Menyelami Kedalaman Ritual Spiritual Warga NU

Ritual kebanyakan warga Nu membaca yasin pada malam jumat sudah menjadi sebuat tradisi

Seorang warga Bandung sedang membaca Alquran. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 21 Mei 2026, 17:17

Cintapada, Padasuka, Padaasih, Toponim yang Merekam Kekayaan Alam dan Kekhawatiran

Kata 'pada' terdapat dalam berbagai kata dan sering terkait dengan makna alam, tempat, atau daerah.

Kampung Cipadakati di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung. (Sumber: Peta: Google maps)
Wisata & Kuliner 21 Mei 2026, 16:00

Jelajah Kuliner Roti Bandung, dari Bakery Viral Kekinian hingga Toko Jadul Legendaris

Bandung punya banyak bakery populer, mulai dari artisan sourdough modern hingga toko roti jadul dengan resep yang hampir tidak berubah.

Ilustrasi roti hits di Bandung.
Ayo Biz 21 Mei 2026, 15:38

Ketika QRIS Jadi ‘Game Changer’ Ekosistem Pembayaran Nasional, UMKM Terbantu Signifikan

QRIS adalah game changer dalam ekosistem pembayaran nasional.

Pegawai Cikopi Mang Eko saat melayani konsumen di Arcamanik, Kota Bandung, (11/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Linimasa 21 Mei 2026, 14:48

Dari Tragedi Sampah ke Konservasi, Wajah Baru Eks TPA Leuwigajah

Dua dekade setelah longsor maut 2005, eks TPA Leuwigajah kini dijadikan area konservasi di Cimahi.

Lahan eks TPA Leuwigajah. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 21 Mei 2026, 12:20

Ketika Reformasi Mulai Bergulir

Di tengah tekanan Orde Baru yang masih terasa, pers mulai tampil lebih berani.

Sejumlah surat kabar menyoroti gelombang demonstrasi pada era Reformasi Mei 1998. (Sumber: Surat kabar Kedaulatan Rakyat dan Berita Buana | Foto: koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 21 Mei 2026, 09:21

Siswa Tahun 1980-an adalah Generasi Tangguh

Ketangguhan para siswa tahun 1980-an adalah jawaban dalam menangani bebagai permasalahan generasinya.

Ilustrasi siswa. (Sumber: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 21 Mei 2026, 08:32

Bandung Review, Membangun Kesadaran Kolektif

Hegemoni sosial seharusnya menjadi semangat untuk membangun kesadaran kolektif, dengan mengadopsi nilai-nilai lokal seperti someah, silih asah, silih asih dan silih asuh untuk membangun kota inklusif

Keramaian kawasan Cikapundung Bandung yang menjadi salah satu pusat aktivitas kota. (Foto: Agus Wahyudi)
Wisata & Kuliner 21 Mei 2026, 08:00

Panduan Wisata ke Kampung Turis Karawang, Oase Pedesaan di Balik Kota Industri

Kampung Turis Karawang menawarkan wisata alam, sawah terasering, waterpark, kuliner Sunda, hingga villa dan camping di kawasan Tegalwaru.

Kampung Turis Karawang.