Cintapada, Padasuka, Padaasih, Toponim yang Merekam Kekayaan Alam dan Kekhawatiran

4 menit baca
T Bachtiar
Ditulis oleh T Bachtiar diterbitkan
Kampung Cipadakati di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung. (Sumber: Peta: Google maps)
Kampung Cipadakati di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung. (Sumber: Peta: Google maps)

Dalam puisi Sunda klasik seperti dalam pupuh, ada istilah padalisan, yang bermakna bait. Dari setiap baitnya itu harus sesuai dengan ketentuan jumlah baris, yang dalam setiap barisnya harus memenuhi syarat jumlah suku kata dan vokal atau bunyi suku kata terakhir. Padalisan, merupakan gabungan dari kata pada dan lisan. Pada bermakna alam atau dunia, dan lisan merupakan bentuk tuturan kata dan kalimat tentang kehidupan dengan cara berbicara. Padalisan bermakna dunia atau alam lisan. Ini merupakan upaya penutur bahasa untuk lebih mewujudkan, atau mengikat dunia lisan yang tidak terbatas, menjadi tuturan yang disesuaikan dengan ketentuan guru lagu dan guru wilangan. Seperti halnya tentang semesta yang tidak terbatas, agar mewujud pada saat berbicara, agar menjadi mudah disampaikan, maka semesta yang tak terbatas itu diwujudkan dalam garis berbentuk lingkaran, menjadi nol.

Kata pada terdapat dalam kata mayapada. Maya dan pada, yang bermakna dunia semu, tidak kekal, dunia yang fana. Kata pada bermakna dunia, daerah, atau alam, juga banyak digunakan dalam toponim di Jawa Barat, seperti: Cintapada di Desa Sagara, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka. Cinta adalah perhatian penuh, kecemasan, perawatan, khawatir, atau mengkhawatirkan. Mengapa daerah itu begitu mengkhawatirkan, mengapa daerah itu memerlukan perawatan? Apakah di daerah itu pernah terjadi bencana alam seperti gempa bumi atau longsor yang besar dengan kerusakan yang parah, yang sangat mengkhawatirkan, sehingga memerlukan perhatian penuh?

Di tempat lain ada toponim Desa Padabeunghar di Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, dan Desa Padabeunghar di Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. Padabeunghar bermakna daerah yang subur, alam yang kaya, sehingga menghasilkan penen yang berlimpah. Penduduk yang tinggal di sana menjadi sugih.

Toponim Kecamatan Padalarang di Kabupaten Bandung Barat bermakna daerah yang terlarang, bisa juga sebagai tempat yang suci.  

Toponim Padaasih terdapat di Kabupaten Bandung Barat, di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Sumedang. Padaasih bermakna daerah yang subur, hasil panen yang baik, dan yang utama, penduduknya penuh damai dan penuh cinta kasih.

Di Kabupaten Sumedang, ada toponim Desa Padasari di Kecamatan Cimalaka. Padasari bermakna daerah yang nyari, pantas, indah, penuh pesona.

Ada banyak toponim Padasuka, seperti Kelurahan Padasuka di Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Kelurahan Padasuka di Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. Desa Padasuka, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur. Desa Padasuka di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut. Ada juga toponim Kelurahan Sukapada di Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, dan Desa Sukapada di Kabupaten Tasikmalaya. Toponim Padasuka dan Sukapada bermakna daerah yang menyenangkan, karena alamnya yang indah, subur, dan penduduknya penuh kedamaian.

Toponim Desa Padakembang dan Kecamatan Padakembang di Kabupaten Tasikmalaya, dan di Kecamatan Padaherang di Kabupaten Pangandaran, bermakna daerah yang indah dengan bunga-bunga yang bermekaran. 

Desa Padaherang di Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, merupakan daerah dengan alamnya indah, berlimpah air yang jernih berkilau. Mataair yang tiada henti mengalir jernih, sehingga kebutuhan air penduduknya tercukupi, alam yang dikelola dengan seimbang menghasilkan panen yang memenuhi kebutuhan hidup. 

Di Kabupaten Bandung Barat terdapat dua toponim Cipada, yaitu Desa Cipada di Cikalong Wetan, dan Desa Cipada di Kecamatan Cisarua. Kalau toponimnya hanya Cipada, kata pada bermakna daerah, alam. Rasanya toponim ini tidak lengkap. Karena masih dapat dipertanyakan daerah yang bagaimana? Tapi, karena begitu adanya, apakah sejak penamaannya sudah Cipada, atau ada kata di depan pada atau di belakangnya yang hilang.

Toponim Kampung Cipadaulun di Desa Wangisagara, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, berasal dari kata pada dan ulun. Ulun berarti hamba atau saya. Toponim Cipadaulun bermakna bahwa daerah itu dihadiahkan oleh seseorang atau penguasa saat itu untuk para hamba? Ataukah daerah itu milik saya? Saya sebagai tuan tanah pemilik kawasan itu siapa? Apakah ada dalam cerita lisan yang beredar di masyarakat?

Sedangkan toponim Kampung Cipadakati di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung. Kampung ini berada di barat daya Gunung Burangrang, yang di utaranya ada Situ dano, dan lebih ke utara ada Sendang Geulis. Toponim ini berasal dari kata pada dan kati. Kati bermakna lebih berat dari biasanya. Pertanyaannya pernah terjadi bencana alam apa yang menyebabkan daerah itu menjadi daerah yang dirasakan lebih berat dari biasanya? Apakah pernah terjadi longsor yang besar, sehingga tanah dan bebatuannya menimbun perkampungan, atau gerakan tanah itu telah mendesak, merobohkan, menghanyutkan perkampungan jauh ke lembah. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Sejarah 29 Agu 2026, 10:47

Jejak K.F. Holle, Tokoh Kolonial yang Membawa Perubahan Pertanian di Garut

K.F. Holle meninggalkan jejak panjang di Cikajang, Garut, dari perkebunan teh, pertanian, hingga pengembangan domba Garut.

Monumen K.F. Holle di perkebunan teh Giriawas, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Bandung 28 Agu 2026, 22:17

Dobrak Stigma 'Bandung Coret', FKB 2026 Boyong Kuliner Legendaris demi Gaet Wisatawan hingga Gen Z

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong kuliner legendaris seperti Perkedel Bondon ke Gedebage, langkah gerilya untuk gaet wisatawan dan Gen Z.

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong berbagai kuliner legendaris Bandung dan Jawa Barat. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Biz 28 Agu 2026, 19:12

Lipat demi Lipat, Dimsum Inmons Menyusun Resep Paten dari Gang Sempit Cicadas

Kisah Dimsum Inmons, UMKM kuliner asal gang sempit Cicadas, yang menyeimbangkan kanal digital dengan kekuatan penjualan konvensional.

Ani Andriyani, pemilik Dimsum Inmons, UMKM asal Kota Bandung, (12/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 18:08

Menerapkan Pompa Submersible Tenaga Surya untuk Atasi Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) di berbagai wilayah dihadang masalah klasik yakni titik api jauh dari sumber air dan listrik.

Ilustrasi penggunaan sistem pompa untuk atasi karhutla (Sumber: dibuat dengan Gemini | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 17:38

Alibasah Sentot Abdullah Mustafa Prawirodirdjo Menumpas Kerusuhan China di Karawang pada Mei 1832

Kisah heroik Alibasah Sentot Prawirodirdjo saat memimpin pasukan menumpas kerusuhan China di Karawang pada Mei 1832. Analisis sejarah mendalam tentang strategi dan dampaknya bagi kolonial.

Alibasah Sentot Prawirodirdjo. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: G.L. Kepper: Wapenfeiten van het Nederlandsch-Indisch leger)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 16:29

Romantisme Membaca Majalah Mangle Edisi Agustus 1962: Jejak Mojang Bandung Doeloe dan Kiwari

Ada romantisme tersendiri ketika membuka kembali sebuah majalah tua yang telah berusia puluhan tahun.

Majalah Mangle edisi Agustus 1962, menampilkan mojang Bandung, Tatty Kartika, sebagai wajah sampul. (Sumber: Dokumentasi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 15:52

Riwayat Cikao dan Cikaobandung Sejak Dahulu Hingga Sekarang

Riwayat Cikaobandung dari masa lalu hingga masa kini. Menelusuri jejak perkembangan wilayah, peran strategis, transformasi sosial dan budaya yang kaya nilai historis dalam narasi yang mendalam.

Tjikao Koffiepakhuis – Gudang Kopi Cikao, 1880. (Sumber: Koleksi Leiden University Libraries)
Linimasa 28 Agu 2026, 15:09

Riwayat Hitam Kebakaran Hutan di Kalimantan, 4 Dekade Kabut di Lahan Gambut

Kebakaran hutan berulang di Kalimantan sejak 1982. Ketahui riwayat karhutla besar, El Niño, lahan gambut, hingga peristiwa 2026.

Ilustrasi kebakaran hutan.
Sejarah 28 Agu 2026, 14:30

Sejarah Gempa NTT, Tercatat Sejak 1898

Sejarah gempa besar NTT berlangsung lebih dari satu abad, dengan sejumlah peristiwa disertai tsunami dan korban jiwa besar.

Dampak tsunami Lunyuk 1977. (Sumber: Pulau Sumba News)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 14:01

Peran Unpad Membantu Gen Z Raih LoA Universitas Top Dunia

Saat ini adalah momentum untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) agar setara dengan negara maju.

Ilustrasi peran Unpad membantu siswa memperoleh LoA dari universitas top dunia (Sumber: dibuat dengan Gemini | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 12:42

Jangan Menjadikan ‘Pitbull’ sebagai Tersangka Tunggal

Dalam kasus pitbull di Arjasari, Anjing itu memang yang menyerang anak. Itu terlihat jelas dalam rekaman video yang sempat viral di media sosial. 

Ilustrasi anjing sebagai hewan peliharaan. (Sumber: Magnific)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 10:25

Motivasi dan Peluang Mahasiswa Wirausaha

Sebab di era digital dan era yang penuh ketidakpastian ini, mahasiswa sangat ditekankan untuk mengelola setiap keputusannya.

Ilustrasi mahasiswa (Sumber: Pexels | Foto: hartono subagio)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 20:20

Ayyuhal Walad: Kumpulan Nasihat Imam Al-Ghazali untuk Orang yang Sedang Mencari

Ayyuhal Walad merupakan kumpulan nasihat yang ditulis ketika Al-Ghazali mendapatkan surat dari salah satu murid kinasihnya.

Buku "Ayyuhal Walad". (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 18:34

Sudahkah Hukum Berpihak pada Korban Kekerasan Seksual Anak di Bawah Umur?

Mengangkat isu mengenai kekerasan seksual pada anak sebagai persoalan yang sensitif dan penting, memaparkan berbagai kekerasan seksual, dan membahas mengenai sulitnya bagi korban untuk bersuara.

Ilustrasi anak yang mengalami trauma kekerasan. (Sumber: Pexels/Ron Lach)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 17:25

Istilah Sunda untuk Besar Guncangan Gempa Bumi

Masyarakat Sunda memiliki lima istilah untuk menggambarkan tingkat guncangan gempabumi, dari riyeg hingga pralaya, yang berkaitan dengan skala MMI dan dampak kerusakannya.

Gambar tafsir baru mitologi gempabumi. Bola bumi berada di ujung tanduk sapi yang berdiri di atas paus. Bila paus dan sapi bergerak, terjadilah gempabumi. (Sumber: Dok. T Bachtiar)
Beranda 27 Agu 2026, 16:55

Kemenkes Temukan Jutaan Kasus PTM lewat Cek Kesehatan Gratis, Prioritaskan Tata Laksana demi Indonesia Emas 2045

Skrining Cek Kesehatan Gratis terhadap 73,8 juta peserta hingga Juli 2026 mengungkap jutaan kasus penyakit tidak menular yang selama ini tidak terdeteksi.

Pelaksanaan program cek kesehatan gratis (CKG) untuk anak sekolah di SMPN 5 Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin 4 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 27 Agu 2026, 16:20

73,8 Juta Peserta Jangkau Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes Ubah Paradigma Menuju Indonesia Emas 2045

Generasi yang sakit akan sulit menjadi generasi unggul, sementara generasi yang sehat menjadi modal utama menuju Indonesia Emas 2045.

Program cek kesehatan gratis (CKG) untuk anak sekolah di SMPN 5 Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin 4 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 15:17

Selawatan, Muludan, dan Perdamaian 

Dari buku yang semula hanya tergeletak di rak sederhana tiba-tiba menjadi pintu masuk untuk membicarakan Islam tidak hanya mengajarkan bagaimana mencintai Nabi, tetapi harus menjadi landasan bersama

Anak-anak tengah asyik diskusi sebelum belajar ngaji bersama. (Sumber: instagram @jaro_numoto)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 13:53

Nasib CFD Bandung yang Terjerat Audit Rp2,7 Miliar

BPK menemukan penggunaan anggaran sekitar Rp 2,7 miliar terkait CFD untuk membayar personel non-ASN tanpa dasar hukum yang memadai.

CFD di kawasan Dago. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Kavin Faza)
Ikon 27 Agu 2026, 13:40

Gedung Sate Cikajang Garut, Bangunan Unik di Tengah Perkebunan Teh

Di pelosok Cikajang, Garut, berdiri Gedung Sate Cikajang yang dibuat mirip ikon Jawa Barat dan digunakan untuk kegiatan warga.

Bangunan miniatur Gedung Sate di Cikajang, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)