nama geografis
Kerancuan dalam Penamaan Geografi Lokal antara Gunung dan Bukit di Indonesia Khususnya di Jawa Barat
Artikel ini mengulas fenomena kerancuan penamaan geografi lokal di Indonesia, di mana perbukitan sering kali salah kaprah disebut sebagai gunung, serta dampaknya terhadap aspek pemetaan wilayah.
Toponimi yang Lahir dari Respons Indra Manusia terhadap Stimulus Gempa
Guncangan gempa bumi yang besar dengan kehancuran permukiman, akan menimbulkan emosi dan rasa takut, sebab inilah yang dapat menjadi alasan lahirnya toponim Cieundeur dan Cigenjlong.
Riung Gunung Bandung, 'Bandung Kakurung ku Gunung'
Riung Gunung Bandung mengungkap pesona alam legendaris Bandung kakurung ku gunung.
Cigenjlong Pernah Diguncang Gempa Sangat Kuat
Di balik tanjakan yang menantang pesepeda, Cigenjlong menyimpan jejak gempa dahsyat yang membentuk bentang alam sekaligus meninggalkan cerita dalam nama kampungnya.
Tanah, Makanan, dan Tempat
Timbal-balik antara alam dengan manusia, dan sebaliknya, khususnya tentang nama-nama batuan atau tanah yang dijadikan toponimi.
Ci Mahi, Sungai yang Mengalirkan Air Susu Keagungan dan Kemuliaan
Toponim Cimahi berasal dari dua kata bahasa Sunda, yaitu ci atau cai, dan mahi.
Ci Manuk, Sungai Suci Penuh Do’a untuk Kekuatan Jiwa
Ci Manuk itu bukan berasal dari kata "manuk" yang berarti burung, tapi berasal dari kata "manu", dari bahasa Sanskerta.
Ada Lohbener, Ada Losarang
Semula, toponimi dua kecamatan ini adalah toponim sungai yang mengalir melintasi Indramayu.
Toponimi Lembang (bagian 3 – Habis)
Di Lembang terdapat sebuah bukit yang berada di selatan observatorium Bosscha, yang dahulunya hanya merupakan bukit biasa yang ditumbuhi ilalang.
Toponimi Lembang (Bagian 2)
Dengan mempelajari ilmu Toponimi kita jadi lebih tahu akar sejarah sebuah kawasan, termasuk sejarah Lembang.
Nama Geografis yang Bersumber dari Alat dan Cara Memasak
Toponimi telah mengabadikan kata yang produktif digunakan di suatu daerah, pada saat nama geografis itu diberikan.
Bojongmalaka, Tanjung yang Ditumbuhi Pohon Malaka
Pohon malaka itu batangnya bengkok-bengkok, tingginya antara 10 m sampai 19m.
Toponimi Lembang (Bagian 1)
Lembang berasal dari bahasa Sunda yaitu “Ngalembang” yang berarti air yang tergenang.
Tanara Berarti Tanah Merah
Toponim Tanara merujuk pada keadaan kawasan tersebut, yaitu tanah yang berwarna merah.
Hutan dalam Toponim, Indah, Damai, dan Menyejahterakan
Masyarakat Sunda, pada mulanya melebur dengan alam, dengan hutan.
Cintapada, Padasuka, Padaasih, Toponim yang Merekam Kekayaan Alam dan Kekhawatiran
Kata 'pada' terdapat dalam berbagai kata dan sering terkait dengan makna alam, tempat, atau daerah.
Semula, Ada Pandai Kuningan di Sayang dan di Bojongsayang
Di Jawa Barat, banyak toponim yang memakai kata sayang.
Desa Kasturi, Tempat Tumbuh Mangga Kasturi
Di Jawa Barat, sedikitnya ada dua nama geografis Kasturi.
Di Kampung Beledug, Pernah Terdengar Ledakan dari Dalam Bumi
Dalam bahasa Sunda (RA Danadibrata, 2015), lema beledug dapat berarti suara guludug atau petir di langit, atau suara letusan di kejauhan.
Danau Cikijing Purba di Majalengka
Pada masa lalu, Cikijing merupakan danau alami yang luas.