Sangkanhurip, Mata Air Kehidupan yang Menguatkan Jiwa

3 menit baca
T Bachtiar
Ditulis oleh T Bachtiar diterbitkan
Telaga yang dijadikan destinasi wisata ini akan terjaga airnya bila hutan di Gunung Cerémé tetap terjaga. (Sumber: Istimewa)
Telaga yang dijadikan destinasi wisata ini akan terjaga airnya bila hutan di Gunung Cerémé tetap terjaga. (Sumber: Istimewa)

Sangkan itu bermakna asal-muasal, sumber, atau permulaan. Di Jawa Barat, kata sangkan banyak dijadikan toponim, dijadikan nama tempat, seperti di kaki Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, ada nama geografis: Sangkanhurip, Sangkanherang, dan Sangkanmulya. Di Kabupaten Purwakarta dan di Kota Cimahi, ada toponim Cisangkan. Dan lebih ke utara dari kaki gunung itu, yang secara administratif berada di Kabupaten Cirebon, ada toponim Sumber. Sangkan dan sumber, bermakna asal-muasal, dan secara fisik mempunyai makna yang sama, yaitu di sana terdapat cinyusu, mataair, yang jernih, segar, sehat, sumber kehidupan, dengan debit yang cukup hingga sangat besar dan berkelanjutan sepanjang musim. Hurip itu hidup atau jiwa (atma), Sangkanhurip bermakna asal-muasal kehidupan. Sumber yang menguatkan jiwa. Sangkanmulya bermakna asal-muasal keluhuran, derajat, budi, kemuliaan, nilai. Sangkanhérang bermakna asal-muasal kejernihan mata air atau asal-muasal kejernihan hati.

Kawasan dengan toponim yang memakai kata sangkan dan sumber, merupakan kawasan yang secara fisik dianugerahi berkelimpahan air. Seperti halnya Sangkanhurip yang berada di sebelah utara Gunung Cerémé. Keadaan hutan di Gunung Cerémé masih terjaga, sehingga menjadi menara air tertinggi di Jawa Barat. Keadaan hutan yang terjaga baik menjadi zona imbuhan di ketinggian, yang menjadi sumber air yang tiada hentinya, dengan debit ada yang mencapai 650 liter per detik.

Inilah yang menyebabkan sisi utara Gunung Cerémé sangat berlimpah sumber air, seperti yang terdapat di Talaga Pancar, Talaga Hérang, Talaga Biru, Talaga Loa, Talaga Nilem, Talaga Deleg, Sangkanhurip, Sangkanherang, Situ Cipanten, Situ Ciranca, Situ Cicerem, Cibuluh Pasawahan, Situ Sipariuk, Cisitu, Tirtawana, Andir, dan Situ Pajaten.

Keberlimpahan air jernih dan segar ini, oleh masyarakat dimanfaatkan menjadi sumber air baku yang dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Kedua untuk irigasi pertanian, perikanan. Dan, mataair air yang debitnya keberlimpahan, dijadikan kolam renang dan pemandian umum, dijadikan tempat wisata alam, dan ada yang memanfaatkan kesegaran mata air dengan suhu airnya yang dingin alami, kaya oksigen yang menyegarkan, dijadikan tempat terapi kesehatan.

Keadaan bagian utara Gunung Cerémé yang berupa endapan hasil letusan gunungapi muda, dengan kemampuan untuk meresapkan air melalui pori-pori yang saling terhubung, serta porositas tanah dan batuan yang tinggi, seperti di abu letusan, pasir, lapilli, dan aliran lava. Inilah endapan batuan yang memungkinkan air meteorik atau air hujan dapat meresap ke dalam tanah dengan sangat cepat melalui celah-celah batuan. 

Material letusan gunungapi muda itu dialasi oleh batulempung yang berselingan dengan batupasir. Lapisan batu lempung merupakan lapisan yang kedap air, yang dapat menahan air tanah tidak meresap. Airtanah kemudian menurun mengikuti arah kemiringan lereng dan gravitasi, kemudian ke luar di mataair. Mata air yang mengalir di sisi utara Gunung Cerémé keadaan airnya dapat dikategorikan memiliki tingkat kemurnian yang sangat tinggi, dengan tingkat keasaman yang netral, serta tidak tercemar logam berat, sehingga airnya layak untuk dikonsumsi.  

Baca Juga: Curug Putri Palutungan Terjun dari Atas Lava Gunung Gegerhalang

Satu hal penting yang berkaitan dengan air yang sangat berlimpah di mata air di sisi utara gunung, sangat terkait erat dengan keadaan hutan yang terjaga dengan baik di lereng Gunung Cerémé. Bagaimana agar keberadaan mata air terus mengalir dengan debit yang tinggi seperti pada awalnya, tidak mengenal musim, memerlukan keterlibatan semua pihak, terutama yang paling merasakan keberkahan lestarinya hutan di Gunung Cerémé.

Saat ini desakan keinginan untuk menikmati suasana alam yang lestari semakin tinggi. Namun sayangnya, seringkali dalam pemanfaatan nya, pengelola wisata alam justru mengorbankan apa yang menjadi daya tarik utamanya, dan kecenderungan masyarakat untuk menikmati kelestarian alam. Pengelola dan sebagian pengunjung wisata alam masih belum paham sepenuhnya tentang hakekat wisata di tengah alam dengan baik. Wisata alam yang berlangsung saat ini di banyak tempat, banyak yang menghilangkan keteduhan pohon. Saat ini, wisata alam sekedar memindahkan kebisingan, kehebohan, dan hiruk-pikuk perkotaan ke tengah alam.

Pengelola wisata alam yang sudah merasakan keberkahan alam, harus berkontribusi secara penuh, nyata, dan menerus untuk menjaga ekosistem hutan. Menjaga agar pohon yang ada terus tumbuh, dan menanam, menumbuh-kembangkan pohon endemik di tempat yang semula hutan. Dengan terjaganya hutan alami, mataair akan terus mengalir. Menjaga keragaman alam agar keheningan di dalam alam terus terpelihara. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 17 Okt 2026, 20:31

Cuanki: Semangkok Kehangatan dari Kota Bandung

Bagaimana sejarah munculnya cuanki di Kota Bandung dari zaman dulu hingga zaman sekarang?

Foto semangkok cuanki (Sumber: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 17 Okt 2026, 19:54

BRT Bandung Raya, Budaya Car-Centric, dan Nasib Pejalan Kaki

Jalan kaki di Bandung kerap terasa serba salah hingga dianggap cap ketidakmampuan ekonomi. Mampukah rencana BRT Bandung Raya mengubah budaya car-centric ini?

Suasana pembangunan halte on-corridor BRT Bandung Raya di Jalan Ahmad Yani Cicadas, Kota Bandung, Kamis (15/10/2026) sore. (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Sarah Annisa Fadhila)
Ayo Netizen 17 Okt 2026, 15:23

Film Horor dan Komedi adalah Kita

Fenomena di industri film Indonesia.

Film Horor dan Komedi adalah Kita (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 17 Okt 2026, 11:46

Menata Rumah di Bantaran Rel Bandung Raya, Tanpa Mengabaikan Warga

Bandung Raya membutuhkan transportasi massal yang semakin andal, tetapi juga membutuhkan kebijakan perumahan yang tidak membiarkan masyarakat terjebak dalam hunian berisiko.

Gambar ilustrasi kondisi jalur rel di Bandung Raya yang perlu dibenahi (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 17 Okt 2026, 10:32

Sangkanhurip, Mata Air Kehidupan yang Menguatkan Jiwa

Di Jawa Barat, kata sangkan banyak dijadikan toponim, dijadikan nama tempat, seperti nama geografis Sangkanhurip, Sangkanherang, dan Sangkanmulya.

Telaga yang dijadikan destinasi wisata ini akan terjaga airnya bila hutan di Gunung Cerémé tetap terjaga. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 20:03

KDM dan Tantangan Mengubah Empati Menjadi Kebijakan

Pemimpin dengan skor empati tinggi bisa berhasil ketika mereka membangun institusi yang mampu menerjemahkan empati menjadi kebijakan yang bermakna.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 18:00

Pengalaman Memandu SMP Atirah Makassar #1

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin.

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin. (Sumber: Malia Nur Alifa)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:57

Ketika Foto Menjadi Saksi Sejarah: Ray Bachtiar dan Perjalanan Dunia Visual

Fotografi menyimpan jejak sejarah dan ingatan bangsa. Talkshow “Jejak Visual” mengulas evolusi fotografi dan videografi bersama Ray Bachtiar Dradjat di Museum Mandiri, Kota Tua Jakarta.

Praktisi fotografi Ray Bachtiar Dradjat menjadi narasumber talkshow “Jejak Visual: Evolusi Fotografi dan Videografi”. (Sumber: Ray Bachtiar Dradjat)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:42

Menelusuri Jejak Benny Soebardja, Sang Godfather Rock Progresif Indonesia

Buku Benny Soebardja: The Progressive Years karya Zuhair Alyafie mengulas perjalanan Benny Soebardja dan perannya dalam membentuk sejarah rock progresif Indonesia.

Benny Soebardja: Perjalanan Sang Godfather Rock Progresif Indonesia (Sumber: Zuhair Alyafie)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 15:21

Peran Bank Perekonomian Rakyat Mencegah Jerat Rentenir di Bandung

Tujuan utama perbankan daerah bukan hanya menghimpun dana dan menyalurkan kredit. Keberadaannya menjaga martabat ekonomi keluarga di Bandung.

Ilustrasi pentingnya peran Bank Perekonomian Rakyat di Kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 13:58

Cerita Perjalanan Menuju Palimanan dan Belajar Keberanian dari Lapak Baca Buku Gratis Cirebon

Kegiatan membuka lapak untuk membaca buku gratis mulai hadir di beberapa kota untuk meningkatkan minat literasi, begitu juga dengan Kota Cirebon.

Baca Buku Gratis di Alun-Alun Palimanan Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 11:07

Jalur Banjaran–Pangalengan Seringkali Padat: Mengapa Kemacetan Terjadi?

Kemacetan di jalur Banjaran–Pangalengan menjadi perhatian karena jalur ini digunakan oleh warga untuk beraktivitas sehari-hari sekaligus menjadi akses menuju kawasan wisata.

Dokumentasi kemacetan di daerah Pasar Banjaran.
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 10:07

SKS: Kebiasaan Buruk atau Mekanisme Bertahan Mahasiswa?

Tugas menumpuk dan tenggat mendekat membuat mahasiswa begadang demi menyelesaikan pekerjaan. Apakah SKS sekadar kebiasaan buruk atau cara bertahan di tengah tuntutan akademik?

night study (Sumber: pexels.com | Foto: Bikram Bezbaruah)
Bandung 15 Okt 2026, 19:59

Industri Hiburan Bandung Masih Bergelora, Playlist Rewind 2026 Jadi Bukti Eksistensi Kota Musik

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026.

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 17:57

Para Insinyur Planologi, Arsitektur dan Sipil Terkemuka Yang Terlibat Pembangunan Kota Bandung dan Cimahi (Bagian 1)

Kisah insinyur planologi, arsitektur dan sipil terkemuka dalam membangun Bandung dan Cimahi. Temukan jejak sejarah, inovasi tata kota dan mahakarya ikonis mereka di sini!

Lukisan cat air Gedung Sate (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2)
Bandung 15 Okt 2026, 16:41

Menolak Lupa Rasa Rumah, 11 Tahun Warung Kopi Imah Babaturan Merawat Hangatnya Bandung

Tepat pada 15 Oktober 2026, warung kopi dan rumah makan, yakni Warung Kopi Imah Babaturan yang bersemayam di jantung Kota Bandung ini merayakan hari jadinya yang ke-11.

Pemilik Warung Kopi Imah Babaturan, yakni Mohammad Nurul Hudha dan sang istri, Anggia Bonyta. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:48

Relasi Santri dengan Indonesia

Refleksi Hari Santri Nasional 2026: menelusuri jejak Resolusi Jihad, peran ulama, dan perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga hubungan santri dan negara.

Relasi Santri dengan Indonesia (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:09

Ketika Pertemanan Punya Target Harian: Terhubung atau Sekadar Menjaga Api Streak TikTok?

Pernah takut api streak TikTok dengan teman terputus? Kebiasaan ini bisa menjaga komunikasi, tetapi juga terasa seperti kewajiban harian. Apakah kita benar-benar terhubung atau sekadar menjaga angka?

Fitur api streak TikTok bisa menjadi cara menyenangkan untuk menjaga komunikasi.
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:03

Pardoks 'Tidak Ada Bukti' dalam Kasus Pelecehan Seksual di Unpas

Data menunjukkan bahwa laporan palsu -- atau bahkan fitnah -- dalam kasus kekerasan dan pelecehan seksual di kampus sangat rendah, sementara underreporting sangat tinggi. Apa artinya?

Aksi mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) Bandung terkait dugaan kekerasan seksual oleh oknum dosen. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 12:03

Mengenal Emma Poeradiredja dan Jejak Politik Perempuan Sunda

Emma Peoradiredja, seorang tokoh perempuan sunda yang membukakan jalan berpolitik untuk perempuan di tanah sunda

Emma Poeradiredja