Toponimi Gandasoli

4 menit baca
T Bachtiar
Ditulis oleh T Bachtiar diterbitkan
Setidaknya terdapat tujuh nama geografis Gandasoli di Jawa Barat. (Sumber: Citra satelit: Google maps)
Setidaknya terdapat tujuh nama geografis Gandasoli di Jawa Barat. (Sumber: Citra satelit: Google maps)

Dalam menata taman-taman kota, akan ada keterhubungan dengan masyarakat setempat, bila penataannya dikaitkan dengan sejarah alam dan sejarah budaya. Misalnya pemilihan jenis tumbuhan yang dipakai dalam penataan taman kota. Sebelum penataan taman, sebaiknya dicari informasi, apakah ada tumbuhan endemik yang dapat dijadikan tumbuhan dalam penghijauan? Atau adakah toponimi di kawasan itu yang berasal dari nama tumbuhan, dan dapat dijadikan tumbuhan yang ditanam dalam penataan kawasan?

Ternyata ada dan sudah banyak dibudidayakan, seperti gandasoli. Tumbuhan ini dibudidayakan karena daunnya yang hijau indah, dan bunganya yang putih itu harum. Di beberapa daerah, gandasoli banyak dikembangkan untuk tumbuhan di taman-taman.

Bahwa tumbuhan gandasoli banyak ditanam oleh masyarakat Jawa Barat pada masa lalu, karena abadi dalam nama geografis Gandasoli, yang tersebar di beberapa Kabupaten. Tumbuhan ini berkembang dengan baik mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 1.900 m dpl. Seperti toponim Gandasoli di Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, yang termasuk daerah Cukambuy.

Gandasoli itu jenis tumbuhan (Hedychium spec. div.), bila dipelihara dengan baik, akan berbunga sepanjang tahun. Bunganya berwarna putih bersih inilah, oleh pemberi nama tumbuhan pada masa lalu, diibaratkan putih seperti salju. Bunganya seputih salju inilah yang menjadikan alasan, mengapa tumbuhan ini diberi nama hedychium.

Di Jawa Barat, di daerah yang mempunyai tumbuhan berbunga putih dan wangi ini, namanya gandasoli. Sehingga di kawasan yang terdapat gandasoli yang tumbuh subur menarik hati, menjadi ciribumi, maka tempat itu lama-lama dinamai Gandasoli. Setidaknya terdapat tujuh nama geografis Gandasoli di Jawa Barat.

Pertama di Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung. Kedua Kampung Gandasoli di Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Ketiga Desa Gandasoli di Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan. Keempat Desa Gandasoli di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. Kelima Desa Gandasoli di Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang. Keenam Kampung Gandasoli di Desa Kamurang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur. Dan ketujuh, Desa Gandasoli di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta.

Di Provinsi Jawa Tengah, nama tumbuhan ini disebut gandasuli. Di kawasan yang terdapat tumbuhan gandasuli yang menjadi ciribumi, kemudian tempat itu diberi nama Gandasuli, seperti Desa Gandasuli di Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, dan Desa Gandasuli di Kecamatan Brebes.

Gandasoli, tumbuhan berbunga dari keluarga jahe (Zingiberaceae), termasuk tumbuhan menahun yang memiliki rimpang, yaitu umbi (akar) yang bercabang-cabang seperti jari kaki yang terkubur di dalam tanah. Bentuknya pipih, berwarna putih, dan lunak. Umumnya, gandasoli tumbuh setinggi antara 120 cm - 180 cm. Gandasoli tumbuh dengan baik di bawah kerindangan pohon, dan di daerah yang lembab.

Dalam buku Tumbuhan Berguna Indonesia (terjemahan) karya K Heyne (1987), tumbuhan gandasoli oleh masyarakat dimanfaatkan pangkal batangnya, yang dikunyah untuk pengobatan amandel, atau bengkak lainnya dengan cara dioleskan. Tangkainya yang sudah diremas-remas, kemudian digodog, dapat dimanfaatkan untuk obat kumur.

Pimpinan daerah perlu pengetahuan yang bagus tentang karakter wilayah kerja, dan bidang yang menjadi tanggungjawabnya, sehingga dari pemimpin di daerah tumbuh gagasan untuk mengembangkan daerah yang sesuai dengan karakter wilayah, sejarah alam, dan sejarah budayanya. Misalnya menanam tumbuhan gandasoli, tumbuhan yang pernah menjadi ciri bumi di suatu kawasan, sehingga nama tumbuhan itu menjadi nama geografis.

Baca Juga: Maung Sélang Sudah Tak Dikenali Lagi, tapi Abadi dalam Toponimi

Sebagai percontohan, dinas yang menangani pertamanan di Kabupaten Bandung, dapat mulai menanam gandasoli di taman, di halaman kantor Bupati Kabupaten Bandung di Soreang. Cukup beralasan, karena hanya berjarak 5,7 km dari kantor Bupati Kabupaten Bandung ke arah timur laut, ada nama geografis Gandasoli.

Di taman dan di sepanjang jalan yang ada di dalam lingkungan kantor Bupati Kabupaten Bandung, pepohonannya sudah cukup tinggi, sehingga dapat memberikan perlindungan, dapat memberikan naungan, dan keteduhan bagi tumbuhan gandasoli di bawahnya. Di antara pohon-pohon di sepanjang jalan itu dan di pinggir lapangan rumput di depan kantor-kantornya, ditanam tumbuhan gandsoli. Bila sudah tumbuh, daunnya akan menghijau indah, dan berbunga putih yang harum sepanjang waktu.

Di taman-taman kota, di antara jalanraya dan rerumputan, di antara pohon pinggir jalan, gandasoli dapat ditanam di sana, menjadi pembatas antara satu peruntukan dengan peruntukan lainnya. 

Penanaman gandasoli bukan hanya di halaman kantor Bupati Kabupaten Bandung, tapi dapat menyebar lebih luas di taman-taman kota, di halaman kantor Desa, di halaman kantor Kelurahan, di halaman kantor kecamatan, dan di taman-taman kota, dan di halaman kantor kabupaten, yang di wilayahnya terdapat toponim Gandasoli, seperti di Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Cianjur, dan di Kabupaten Purwakarta.

Tentu, bila dianggap bagus, menjadi pewangi alami dalam kawasan yang luas, gandasoli dapat ditanam di sepanjang sempadan sungai, di sepanjang pinggir parit di permukiman, dan di tempat lainnya. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 17 Jul 2026, 17:29

Alih Fungsi Jalur Sepeda Menjadi Parkir Motor: Inkonsistensi Kebijakan Transportasi Kota Bandung

Alih fungsi jalur sepeda di Jalan Lembong menjadi parkir motor bukan sekadar persoalan parkir, tetapi mencerminkan inkonsistensi kebijakan Kota Bandung dalam mewujudkan transportasi berkelanjutan.

Pemandangan miris di Jalan Lembong, Kota Bandung pada Kamis (16/7/2026). Jalur sepeda yang dibangun untuk menjamin keselamatan pesepeda, justru beralih fungsi menjadi ruang parkir sepeda motor. (Foto: Alkhalifi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:58

Mengapa Isolasi Politik Pasca Tragedi Bubat Membuat Sunda Makin Mandiri?

Mengulas bagaimana Kerajaan Sunda memperkuat kemandirian politik, ekonomi, dan pertahanannya setelah Perang Bubat melalui kebijakan isolasi dari Majapahit.

Ilustrasi peristiwa Perang Bubat di Taman Citra Resmi, Purwakarta. (Sumber: nationalgeographic.grid.id | Foto: Cut Menas Nila Tanu Sukma Devi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:25

Satu Peluncuran, Tiga Cara Bercerita: Menganalisis Penyampaian Pesan Produsen Ponsel Pintar Ternama

Memahami bagaimana cara jenama besar menyebarkan informasi tentang produk terbaru.

Ilustrasi ponsel pintar. (Sumber: Pexels | Foto: Efrem Efre)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 15:18

Revolusi Perancis dan Bandung Nol Kilometer

Revolusi Prancis berawal dari penjara Bastille tahun 1789 telah membuat perubahan besar hak asasi manusia juga mempengaruhi perkembangan Bandung.

Monumen titik nol kilometer Kota Bandung diresmikan Gubernur H. Danny Setiawan pada 18 Mei 2004 dan didedikasikan untuk masyarakat Priangan korban kerja paksa. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Anya Dellanita)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 14:50

Islam di Kerajaan Demak: Warisan Peradaban dan Hukum Islam

Kemunculan Demak tidak terlepas dari melemahnya Majapahit yang memberi kesempatan bagi para penguasa Islam di pesisir Jawa untuk membangun kekuasaan.

Masjid Agung Demak, yang terletak di Kauman, Demak, Jawa Tengah, dibangun pada abad ke-15 M oleh Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak, bersama para Wali Songo. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hastosuprayogo)
Wisata & Kuliner 17 Jul 2026, 13:56

Panduan Wisata ke Pantai Legon Pari Sawarna, Laguna Tersembunyi di Ujung Jalan Setapak

Panduan lengkap Pantai Legon Pari Sawarna, mulai dari harga tiket, rute menuju lokasi, aktivitas, camping, hingga rekomendasi penginapan terbaru.

Pantai Legon Pari Sawarna. (Sumber: wisatasawarna.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 13:42

Soedirman dalam Tulisan Tempo

Review buku Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir karya Tempo.

Buku "Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir" (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nahla Lisana, 2026)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 12:33

Persib dan Mimpi Menjadi Kekuatan Indonesia

Persib memiliki peluang menjadi salah satu lokomotif perubahan sepak bola di Tanah Air.

Pemain Persib Bandung melakukan selebarasi saar mengalahkan tamunya Selangor FC dengan skor 2-0. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 17 Jul 2026, 10:59

Soekarno-Hatta: Jalur Maut di Kota Bandung yang Terbelenggu Sekat Birokrasi

Selama birokrasi belum mampu di-bypass demi keselamatan, aspal Soekarno-Hatta akan tetap menjadi "jalur tengkorak" yang menanti nyawa lainnya.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 09:55

Hikayat Stasiun Kereta Api di Padang Panjang

dari awal berjalannya kereta api Padang Panjang sampai Berhentinya beroperasinya kereta api Padang Panjang

Stasiun Kereta Api Padang Panjang. (atourin.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 06:51

Reaktivasi SPP Sekolah Negeri di Jawa Barat

Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat tidak ingin ada beban biaya lagi dalam menuntut pendidikan

Sejumlah siswa SD pergi sekolah menaiki rakit bambu melintasi Waduk Saguling. (Sumber: Ayobandung | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:41

Perkembangan Lukisan dari Zaman purba sampai Era Digital

Lukisan-lukisan yang kini kita kenal, menyimpan sejarahnya tersendiri tanpa kita sadari.

Lukisan digital printing. (Sumber: Taswadi. 2019. "Teknik Digital Printing Lukisan Warli Haryana." Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:03

Jejak Tersembunyi di Balik Gereja Sidang Kristus Sukabumi

Gereja Sidang Kristus merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di pusat kota Sukabumi.

Tampak depan Gereja Sidang Kristus Kota Sukabumi. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Kepadalisna)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 18:44

Inspirasi Pajajaran sebagai Warisan yang Menunggu Diingat Kembali

Kerajaan Pajajaran banyak meninggalkan sejarah di masa Nusantara, tapi sayangnya ingatan kolektif tentang inspirasi Pajajaran bagi masa kini mulai terlupakan.

Kirab budaya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 17:05

Menikmati Matahari Terbit di Lawang Angin

Lawang Angin Garut menawarkan panorama matahari terbit, Gunung Cikuray, kabut pegunungan, dan potensi wisata yang belum tergarap.

Sunset di Lawang Angin, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 16:33

Mandala Koran Legendaris yang Mewarnai Sejarah Pers Jawa Barat

Pada masanya, Harian Mandala merupakan salah satu surat kabar paling berpengaruh di Jawa Barat.

Sampul depan Harian Umum MANDALA edisi 13 Juli 1976, terbitan 50 tahun silam yang menjadi salah satu saksi perjalanan pers di Jawa Barat. (Sumber: Foto dan koleksi koran lawas milik Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 15:12

Teruslah Membaca meskipun Dianggap Tidak Berguna

Membaca saja tidak cukup, kita harus memahami isi, konteks, dan pesan yang ingin disampaikan dalam buku atau tulisan tersebut.

Seseorang sedang membaca buku. (Sumber: Unsplash | Foto: Mufid Majnun)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 14:43

Di Balik MPLS Masih Adakah Pendidikan untuk Semua?

MPLS sudah dilaksanakan namun yang menjadi sorotan adalah masih ada sekolah yang menerima murid kurang dari kebutuhan

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 12:56

Bagaimana Teknologi Pengenal Plat Nomor Mengubah Wajah Transportasi Modern?

Teknologi License Plate Recognition (LPR) memungkinkan kamera dan AI mengenali plat nomor kendaraan secara otomatis untuk mendukung transportasi yang lebih aman, efisien, dan cerdas.

LPR (License Plate Recognition) atau disebut juga dengan ANPR (Automatic Number Plate Recognition) adalah salah satu aplikasi cctv untuk mengenali plat nomor kendaraan. (Sumber: ilmiteknik.co.id)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 11:48

Panduan Berkunjung ke Pulau Komodo: Cara ke Labuan Bajo, Pink Beach, dan Pulau Padar

Panduan lengkap Taman Nasional Komodo mulai dari harga tiket, aplikasi SiOra, Pulau Padar, Pink Beach, Manta Point, hingga pilihan tour terbaik.

Pulau Komodo. (Sumber: Flickr)