Gelaran Pasar Kreatif Jawa Barat dan Tantangan Layanan Publik Kota Bandung

3 menit baca
Rangga Dwi Rizky
Ditulis oleh Rangga Dwi Rizky diterbitkan
Sejumlah pengunjung memadati area Pasar Kreatif Jawa Barat di Jalan Pahlawan No.70 Kota Bandung, Rabu (03/12/2025). (Foto: Rangga Dwi Rizky)
Sejumlah pengunjung memadati area Pasar Kreatif Jawa Barat di Jalan Pahlawan No.70 Kota Bandung, Rabu (03/12/2025). (Foto: Rangga Dwi Rizky)

Keramaian terjadi kembali di Kota Bandung (03/12/2025) yang disebabkan oleh Gelaran Pasar Kreatif yang bertempat di Jalan Pahlawan no.70.

Tempat tersebut disulap menjadi ruang publik yang mempertemukan ratusan masyarakat dengan para Pengusaha UMKM yang secara langsung ingin melihat berbagai produk kreatif yang dipajang sepanjang jalan, seperti makanan, baju, hingga kerajinan tangan lainnya. intensitas dan banyaknya pengunjung serta peserta menandakan bahwa ekosistem ekonomi di Kota Bandung masih sangat kuat dan terus berkembang.

Tetapi dampak dari ramainya acara tersebut perlu disoroti kembali oleh Wali Kota Bandung, M. Farhan.khususnya pada pengelolaan selama acara berlangsung dan sarana publik.

 Seperti pada saat acara berlangsung, beberapa titik lokasi terlihat cukup padat hingga mengganggu ruang gerak pengunjung yang berlalu lalang. Area jalan untuk para pengunjung pun terlihat sempit sehingga banyak yang berdesakan dan ruang gerak sangat terbatas. Tidak adanya arah petunjuk yang jelas menyebabkan pengunjung kesulitan dan persebaran pengunjung pun hanya di beberapa titik lokasi saja.

“Kita jadi kesulitan cari stand dan akhirnya mutar-mutar karena gaada penunjuk arah yang jelas,” Ucap salah satu warga Antapani, Gita.

Selain itu, kebersihan tempat juga menjadi hal yang perlu ditinjau. Kurangnya tempat sampah di beberapa titik lokasi menyebabkan sampah berserakan karena tidak tempat sampah tidak mampu menampung sampah-sampah yang sudah menumpuk. Hal ini menunjukkan kurang optimalnya pihak-pihak terkait seperti penyelenggara, dinas terkait dan petugas kebersihan.

Kendati demikian, masalah aksebilitas juga menjadi perbincangan. Tempat parkir yang tidak memadai menyebabkan banyak kendaraan parkir di tepi-tepi jalan, yang dapat menyebabkan kemacetan di sekitar area pasar. Hal ini perlu ditunjau kembali oleh pihak penyelenggara untuk memanfaatkan fasilitas gedug lain yang bisa digunakan sebagai alternatif lahan parkir.

Dalam hal inibeberapa pelaku UMKM turut menyuarakan pendapatnya. Seperti Egi, salah satu pelaku usaha kerajinan, memberi masukan terkait pasokan listrik untuk lebih di tingkatkan untuk meminimalisir gangguan listrik di beberapa stand.

“Pasokan listrik sangat penting, karena tampilan produk sangat dipengaruhi oleh pencahayaan,” ujar Egi.

Fasilitas toilet portable yang terbatas juga menimbulkan ke tidak nyamanan. Banyak pengunjung terpaksa berjalan lebih jauh untuk mencari fasilitas yang tidak terlalu penuh, karena jumlah toilet yang tersedia tidak cukup menampung membludaknya antrian.

Di luar permasalahan teknis, masyarakat menilai acara tersebut menggambarkan potensi Bandung sebagai kota kreatif. Namun, potensi itu belum didukung sepenuhnya oleh sarana publik. Pedistrian yang tidak memadai, arah petunjuk yang minim, dan tidak tersedianya akses untuk para disabilitas merupakan keluhan yang perlu ditinjau dengan baik oleh pihak terkait.

Baca Juga: Hikayat Paseh Bandung, Jejak Priangan Lama yang Diam-diam Punya Sejarah Panjang

Dari beberapa keresahan yang dirasakan masyarakat serta pelaku UMKM tersebut, diharapkan dapat menjadi pertimbangan pemerintah untuk lebih terkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya dalam menyelenggarakan acara dengan skala yang besar. 

“Kami juga berharap perlu adanya persiapan yang optimal dengan pedoman yang lebih memadai mengenai kebersihan, aturan pengunjung dan tata kelola parkir,” ujar Gita.

Dalam hal ini masyarakat secara tidak langsung memberi dorongan perbaikan fasilitas publik, seperti area pedistrian maupun sarana transportasi di sepanjang jalan menuju pasar kreatif. Sebagai kota yang identik dengan pariwisata dan kreativitas, Bandung perlu memberikan kenyamanan maksimal bagi pengunjung dan pelaku UMKM.

Pada akhirnya, pemerintahan Pasar Kreatif Jawa Barat menjadi pengingat bahwa Bandung memiliki potensi luar biasa, namun masih membutuhkan peningkatan kualitas layanan publik. Warga berharap evaluasi atas acara ini dapat diwujudkan agar kegiatan kreatif selanjutnya dapat berlangsung lebih inklusif, tertata, dan menyenangkan bagi semua pihak. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Rangga Dwi Rizky
Mahasiswa Digital Public Relations

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 05 Agu 2026, 18:29

Kemerdekaan bagi Sastra

Sastra adalah salah satu ruang terakhir bagi tempat kejujuran yang masih berani bicara. Tapi apakah kehidupan bagi pelakunya sudah layak atau tenggelam dalam lautan merdeka itu sendiri?

Ilustrasi buku sastra. (Sumber: Pexels | Foto: Alexandra Krainyukhova)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 17:10

10 Netizen Terpilih Juli 2026, Menangkap Isu Begal hingga Jalur Maut

Redaksi Ayobandung.id kembali mengumumkan para penulis terbaik di kanal "Ayo Netizen" untuk periode Juli 2026.

Pengguna jalan melintas di dekat satu tombol darurat (panic button) yang dipasang di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu 26 November 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 16:15

Perlindungan Pohon: Mengajak Generasi Muda Kota Bandung Cinta Lingkungan

Jika ditarik lebih luas bahwa perlindungan terhadap lingkungan yang lestari di Kota Bandung harus ditegakkan. Sebab pohon yang tumbuh dengan baik seharusnya dipertahankan untuk menjadi penghijauan.

Pengunjung berjalan di Forest Walk Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Selasa 16 Januari 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 05 Agu 2026, 15:21

Panduan Pendakian Gunung Ciremai: Jalur, Tiket, Booking, dan Tips Terbaru

Panduan lengkap Gunung Ciremai mulai dari jalur Apuy, Palutungan, Linggarjati, tiket, booking online, estimasi pendakian, hingga tips mencapai puncak 3.078 mdpl.

Gunung Ciremai. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 15:02

Bulan Dedaunan

Bahasa Jepang dari bulan Agustus adalah Hachigatsu, yang artinya "bulan dedaunan".

Ilustrasi dedaunan pada pohon. (Sumber: Pexels | Foto: Jeffry Surianto)
Sejarah 05 Agu 2026, 14:14

Hikayat Bandung Surganya Kopi Terbaik

Bandung menjadi rumah bagi Java Preanger, kopi legendaris yang mendunia. Simak sejarah, budaya, dan perjalanan kopi terbaik dari tanah Priangan.

Ilustrasi proses pengolaha kopi Jawa Barat. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 13:26

Bangkitkan Peradaban Bambu, Bangun Pasar Kerajinan sebagai Gabungan Koperasi

Produk kerajinan yang berbasis sumber daya lokal mestinya bisa mendominasi pasar di dalam negeri maupun pasar ekspor.

Ilustrasi sentra kerajinan rakyat dalam naungan Koperasi (Sumber: Kreasi dengan AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 11:30

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 1): Menjelajah Warisan Rasa Jawa Barat Versi Taste Atlas

Dari 10 hidangan yang terpilih, artikel ini akan mengulas 5 di antaranya.

Pedagang batagor. (Sumber: Unsplash | Foto: Reyhan Aviseno)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 10:01

PHK Massal Garmen Cimahi di Era 'China + Many'

Gelombang PHK itu tentu saja bukan sekadar kabar lokal semata. Ia juga merupakan potongan kecil dari puzzle besar yang sedang berubah di jagad industri garmen global.

Sejumlah buruh perempuan di salah satu pabrik tekstil, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 18:59

Surabi Cangkring Dago, Kuliner Pagi Favorit di Kawasan Bandung Utara

Cari surabi oncom autentik di Bandung? Surabi Cangkring Dago menawarkan cita rasa tradisional dengan harga mulai Rp3.000 per porsi.

Surabi telur oncom. (Sumber: Surabi Cangkring)
Linimasa 04 Agu 2026, 18:15

Jelajah Perkebunan Teh Rakyat Terluas di Priangan Timur

Perkebunan teh rakyat di Tasikmalaya berkembang sejak awal abad ke-20 dan kini menjadi sumber penghidupan ribuan keluarga di Priangan Timur.

Perkebunan teh Tasikmalaya yang tersebar di di Taraju, Bojonggambir dan Sodonghilir berawal dari pengembangan kolonial Belanda dan kini didominasi kebun rakyat yang diwariskan lintas generasi. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Mayantara 04 Agu 2026, 18:13

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'

Pengguna media sosial tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga terlibat dalam (re)produksi konten sebagaimana dalam fenomena “getcho money up”.

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 17:32

Wisata Literasi di Bandung, Ini Ide Tema Ayo Netizen dari Pages & Plates Festival 2026

Acara bertajuk Pages & Plates Festival 2026 ini menjadi momentum yang layak ditangkap penulis Ayo Netizen.

Festival Literasi Pages and Plates 2026 featuring Big Bad Wolf Books di Bikasoga Sport Center, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 16:50

Di Balik Transformasi KA Cikuray, Ada Strategi Komunikasi yang Menyatukan Masyarakat

Transformasi KA Cikuray dengan fasilitas terbaik dengan harga ekonomis.

Kereta Api Cikuray rangkaian baru 2026. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hamzz P)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 15:34

Panduan Kuliner Sate Puncak Cipanas: Warung Legendaris di Jalur Wisata Pegunungan

Cari sate enak di Puncak? Temukan rekomendasi Warung Sate Shinta, Hanjawar, H. Kadir, Sate Maranggi Sari Asih, hingga SMP Gadog lengkap dengan harga dan lokasinya.

Sate.
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 14:17

Memperketat Pengawalan Angkutan Getah Pinus, Mencegah Pencurian dan Angkutan Ilegal

KPH Bandung Utara memperkuat pengamanan hasil hutan melalui pengawalan ketat angkutan getah pinus di wilayah Resort Polisi Hutan (RPH) Cikalong.

Petugas dari Perhutani Bandung Utara saat melakukan pengawasan. (Sumber: Liputan | Foto: Humas )
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 11:43

Aktualisasi Hari Kemerdekaan

Seruan kemerdekaan harus digemakan sampai ke pelosok-pelosok

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Hawu. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 09:08

Kala Pohon Kota Tumbang, Hukum Mengarah ke Mana?

Jika penebangan pohon berkaitan dengan kepentingan bisnis -- misalnya membuka ruang, akses, atau visibilitas -- maka korporasi bisa masuk sebagai subjek hukum.

Lokasi pohon-pohon yang ditebang disegel Pemkot Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Beranda 04 Agu 2026, 08:14

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!

Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara hadir di Jabar! Ajak generasi muda hidupkan legenda rakyat. Pendaftaran masih dibuka, buruan cek!

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!
Wisata & Kuliner 03 Agu 2026, 18:19

Situ Lengkong Panjalu, Tempat Wisata Estetik dan Bersejarah di Ciamis

Panduan wisata Situ Lengkong Panjalu Ciamis lengkap: sejarah Kerajaan Panjalu, Nusa Gede, Museum Bumi Alit, tradisi Nyangku, tiket masuk, dan rute.

Situ Lengkong Panjalu, Ciamis.